TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, memulai kegiatan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di daerah konstituennya, untuk kali kedua di tahun ini.
Hari pertama reses, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu menyambangi warga di RT. 014 Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (12/5).
Kedatangan Paman Yani di titik pertama tersebut langsung mendapat antusias hangat dari warga setempat. Pasalnya, legislator bidang Ekonomi dan Keuangan di Rumah Banjar (Kantor DPRD Kalsel) itu memang menjadi sosok yang sudah dianggap keluarga oleh masyarakat Tanah Bumbu termasuk Desa Bersujud.
Setelah mendengarkan aspirasi dari warga disana, Paman Yani melanjutkan reses ke titik kedua yakni di RT. 006 Desa Bersujud.
Seperti di titik pertama, Paman Yani kembali mendapat sambutan hangat dari warga. Bahkan, tidak sedikit warga yang mengantri untuk sekedar bersalaman hingga berswafoto bersama Paman Yani.
“Alhamdulillah hari ini kita kembali menyapa masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya ke Desa Bersuju,” kata Paman Yani.
Dalam kesempatan itu, Paman Yani mengaku sudah mengantongi setiap permintaan warga dan siap menyampaikan serta memperjuangkannya di Rumah Banjar.
“Sementara ini aspirasi warga di dua Desa ini masih kita tampung dulu. Nanti akan kita kumpulkan apa saja yang menjadi keinginan warga di desa-desa lain dan pasti akan kita perjuangkan,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Ketua Pembina Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Yani Helmi berharap masyarakat adat Dayak menjadi masyarakat maju dan bermartabat. Hal itu disampaikan Yani Helmi saat menghadiri hari jadi ke-2 Fordayak Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (12/5).
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu merasa bangga dan berbahagia atas perjalanan Fordayak selama 2 tahun ini.
“Dengan semangat juang dan dedikasi yang tinggi dari para pengurus dan anggota, Fordayak telah berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi pemuda yang peduli dengan kemajuan masyarakat Dayak di Tanah Bumbu dan Kotabaru,” kata Paman Yani (sapaan akrabnya).
Menurut Paman Yani, Fordayak sebagai organisasi kepemudaan Dayak memiliki peran penting dalam membina dan mengembangkan potensi para pemuda Dayak.
“Pemuda merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan bangsa ini berada di tangan para pemuda. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada para pemuda agar mereka dapat berkembang dan berkarya dengan maksimal,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Fordayak merupakan oganisasi yang berpusat di Kalimantan Tengah dan telah berdiri sejak tahun 2018.
Sampai saat ini Fordayak sudah memiliki anggota sebanyak 23.191 orang dan tersebar di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. (SYA/RDM/RH)
JAWA TIMUR – Gubernur Kalsel sekaligus Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar Sa Dunia, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menghadiri Halalbihalal 1445 H Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jawa Timur di Gedung Islamic Center (ISC) Surabaya, Minggu (12/5) pagi.
Diiringi Sinoman Hadrah setibanya di lokasi acara Paman Birin dan rombongan disambut meriah para tamu undangan dan ribuan warga Banjar yang hadir.
Warga Banjar yang hadir dari berbagai pelosok kabupaten/kota se – Jawa Timur. Jumlah warga Banjar yang hadir mencapai lebih dari 2.000 warga.
Kemeriahan pun terlihat dalam gedung sesaat sebelum acara dimulai hingga acara selesai.
Dalam sambutannya Paman Birin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada warga Banjar yang ada di Jawa Timur khususnya yang hadir di acara halalbihalal tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan masyarakat Banua, ulun mengucapakan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah,” kata Paman Birin.
Ia menuturkan pertemuan hari ini merupakan kebahagian bagi semua masyarakat Banjar di Jatim.
“Kekerabatan antara Banjar dan Jatim itu sangat dekat, buktinya masyarakat Banjar banyak di Jatim begitu juga sebaliknya. Maka dari itu, tetap jaga kerukunan dimanapun berada, dimana bumi di pijak disitu langit di junjung,” ujar Paman Birin.
Paman Birin juga mengajak para perantau Banjar untuk terus mencintai negeri dan banua mereka, Kalimantan Selatan.
“Jangan sampai kada ingat lawan kampung halaman, kita harus terus menjaga dan melestarikannya. Dengan terselenggaranya KBB ini, diharapkan dapat terus menambah kecintaan kita kepada negeri dan banua kita Kalsel,” pungkas Paman Birin.
Sementara itu, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengucapkan apresiasi atas kekompakan masyarakat Banjar di Jatim.
‘Jatim merupakan rumah yang nyaman bagi semua etnis dan agama,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, siapa saja mempunyai hak yang sama di Jatim, tak terkecuali masyarakat Banjar.
“Kemajuan ekonomi di Jatim juga tidak luput dari peran dan kontribusi masyarakat Banjar di Jatim. Sungguh beruntung masyarakat Banjar mempunyai Presiden KBB seperti Paman Birin, beliau adalah Gubernur panutan, Gubernur senior di Indonesia yang banyak prestasi dan terkenal dekat dengan rakyatnya,” ungkap Adhy.
Sementara itu, Ketua Umum KBB Jawa Timur, Noor Alamsyah mengucapkan terimakasih atas kehadiran serta dukungan Paman Birin terhadap KBB Jawa Timur selama ini.
“Terus melestarikan budaya Banjar serta menjaga kerukunan antar sesama perantauan merupakan dukungan yang selalu beliau berikan kepada KBB Jatim,” ujarnya.
Ia menambahkan, KBB Jatim mempunyai program yaitu ibadah qurban, fitrah dan lain-lain.
Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin membawakan oleh-oleh dari Kalsel kepada masyarakat yang hadir pada acara Halalbihalal tersebut berupa kue bingka serta menyumbang 4 ekor sapi untuk KBB Jatim pada saat hari raya Idul Adha nanti.
Halalbihalal KBB Jatim ini selain dihadiri Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, tampak hadir juga mantan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Walikota Banjarmasin, Wakil Bupati HST, Guru Sufian Al Banjari, Sekjen KBB Sa Funia Taufik Arbain, Ketua Umum dan Koordinator Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) se pulau Jawa, sejumlah kepala SKPD lingkup Provinsi Kalsel, para alim ulama serta tokoh masyarakat. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)