Halalbihalal KBB Jabodetabek, Paman Birin Bersyukur Silaturahmi Warga Banjar Terus Terjaga

JAKARTA – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin menegaskan pentingnya silaturahmi dalam membangun kehidupan yang aman, rukun, dan damai.

Hal tersebut disampaikan Paman Birin saat menghadiri acara Halal bihalal tahun 1445 H / 2024 M dengan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat pada Sabtu (4/5) pagi.

Dalam halalbihalal itu, Paman Birin hadir bersama istrinya Raudatul Jannah atau Acil Odah, serta putranya H. Sandi Fitrian Noor, anggota DPR RI terpilih 2024-2029.

Dihadapan warga Banjar di Jabodetabek, Paman Birin pun mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum halalbihalal ini sebagai pengingat betapa pentingnya menjaga hubungan baik dan silaturahmi antar sesama.

“Silaturahmi adalah kunci utama menciptakan harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Paman Birin.

Selain silaturahmi, Paman Birin, selaku Presiden KBB Sa-Dunia, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa semangat persatuan dan kesatuan diantara orang Banjar semakin kuat, bahkan hingga ke mancanegara.

“Alhamdulillah, KBB sudah dikukuhkan di 14 provinsi. Ini menunjukkan bahwa orang Banjar semakin kompak dan bersatu, tidak hanya di Kalsel tapi juga di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri,” tutur Paman Birin.

Pada kesempatan tersebut, Paman Birin mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel akan menyiapkan lahan seluas 10 hektar di Kiram, Kabupaten Banjar, untuk pembangunan Alkah, Alkah ini akan terdiri dari Alkah Ulama dan Alkah untuk masyarakat umum.

“Kita akan siapkan lahan seluas 10 hektar di Kiram, Kabupaten Banjar untuk pembangunan Alkah. Alkah ini akan terdiri dari Alkah untuk para ulama dan Alkah untuk masyarakat umum,” jelas Paman Birin.

Paman Birin berharap dengan adanya Alkah ini, masyarakat Banjar dapat semakin memperkuat keimanan dan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT.

Sementara itu, Ketua Umum KBB Jabodetabek, A.M. Fachir menyampaikan rasa terimakasih kepada Presiden KKB Sedunia, Paman Birin, atas dukungan penuhnya terhadap acara ini.

“Paman Birin selalu memberikan dukungan kepada kami untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Banjar,” ungkap Fachir.

Sepemikiran dengan Paman Birin, Fachir juga memaparkan program strategis KKB Jabodetabek dalam pembuatan alkah warga Banjar di daerah Sentul.

“Di Jakarta, sangat sulit mencari lahan pemakaman, oleh karena itu, kami berinisiatif untuk membangun alkah urang Banjar di Sentul dengan luas 1 hektar,” jelas Fachir.

Pembangunan alkah urang Banjar ini akan didanai dengan anggaran sebesar 11 miliar rupiah.

“Warga Banjar di Jakarta dapat menggunakan alkah urang Banjar ini secara gratis, Sedangkan untuk donatur akan diterapkan skema yang sudah ditentukan,” kata Fachir

Fachir berharap program pembangunan alkah urang Banjar ini dapat terealisasi dengan baik dan bermanfaat bagi seluruh warga Banjar di Jakarta.

“Dengan semangat gotong royong dan kekompakan, kami yakin program ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Kegiatan halal bihalal tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK beserta anggota DPRD Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur, Noor Aidi, Guru Supian Al-Banjari, Kepala SKPD lingkup Kalsel, Tokoh masyarakat Banjar, beberapa KBB wilayah lain bahkan KBB dari Malaysia.

Tak sekadar bersilaturahmi saja, Paman Birin dan Acil Odah juga tak lupa membawa oleh-oleh istimewa bagi para tamu warga Banjar di Jabodetabek.

Oleh-oleh khas Banua itu adalah 400 kue bingka, kue lam, baju kaos hingga kain sasirangan.

Semua warga Banjar di Jabodetabek pun mendapat semua oleh-oleh Paman Birin dan Acil Odah.

Oleh-oleh ini sengaja dibawa Paman Birin dan Acil Odah untuk mengobati kerinduan warga Banjar di Jabodetabek. Paman Birin berharap dengan mencicipi kue-kue khas Banjar ini, para warga Banjar di Jabodetabek dapat merasakan kembali suasana kampung halaman. Lebih dari itu, Paman Birin mengajak Bubuhan Banjar di Jabodetabek untuk selalu menjaga tradisi dan budaya Banjar, meskipun jauh dari tanah kelahiran. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Yani Monitoring Capaian Kinerja Samsat Handil Bakti

BATOLA – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja (kunker) dalam daerah ke Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Handil Bakti Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Marabahan di jalan Trans Kalimantan KM 21 Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala, Jum’at (3/5).

Suasana Monitoring Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi ke Samsat Handil Bakti

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan kunker ini dilaksanakan dalam rangka monitoring pelaksanaan pelayanan kesamsatan kepada masyarakat dan capaian realisasi pendapatan di triwulan pertama tahun 2024.

“Kita sudah melaksanakan komunikasi dengan Kepala UPPD Samsat Handil Bakti beserta jajarannya. Kita fokus pada capaian realisasi pendapatan sebesar 33 persen hingga saat ini,” katanya.

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini memberikan apresiasi dan menyambut baik atas capaian realisasi pendapatan di triwulan pertama ini. Ia berharap realisasi pendapatan di triwulan kedua dan selanjutnya bisa lebih ditingkatkan sesuai dengan target yang telah ditetapkan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel.

“Pendapatan ini tidak hanya berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor, tetapi juga Pendapatan Lainnya (PL),” ungkapnya

Dalam kunjungannya, Paman Yani juga menyoroti kondisi Samsat Handil Bakti yang dinilai belum memiliki tempat yang representatif bagi masyarakat. Padahal, menurutnya, jumlah wajib pajak di Samsat Handil Bakti ini sangat banyak, bahkan hampir sama dengan UPPD Marabahan.

“Samsat Handil Bakti ini meskipun kantor cabang pembantu, tapi jumlah wajib pajaknya sangat banyak. Namun tempat parkirnya sempit dan ruang tunggu yang berada di samping kantor yang dikhawatirkan bila hujan bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi wajib pajak,” terangnya.

Oleh karena itu, Paman Yani akan kembali mengusulkan ke Pemprov Kalsel agar Samsat Handil Bakti dapat memiliki kantor yang representatif seperti ruang tunggu dan tempat parkir yang lebih luas sehingga pelayanan terhadap wajib pajak bisa lebih optimal.

Sementara itu, Kepala UPPD Marabahan, Ermina Zaidah mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan dukungan Komisi II DPRD Kalsel ke Samsat Handil Bakti. Ia berharap ke depan, Samsat Handil Bakti mendapatkan fasilitas yang lebih memadai sehingga pelayanan bisa lebih maksimal yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terimakasih atas monitoring dan dukungan Paman Yani yang sangat kami perlukan. Semoga ke depan, Samsat Handil Bakti bisa lebih bagus pelayanannya dan mendapatkan fasilitas yang lebih memadai,” harapnya.

Untuk diketahui, data rekapitulasi penerimaan online UPPD Marabahan sampai dengan 2 Mei 2024 mencatat bahwa penerimaan online Samsat Handil Bakti mencapai Rp1.175.897.100. Disusul penerimaan online Samsat Marabahan sebesar Rp768.260.900 dan penerimaan online salam sebanyak Rp640.039.800.

Sementara data rekapitulasi penerimaan reguler UPPD Marabahan sampai dengan 2 Mei 2024, untuk penerimaan Samsat Handil Bakti sebesar Rp2.841.333.550. Jumlah ini menduduki posisi kedua setelah penerimaan Samsat Marabahan (daftar baru)
mencapai Rp9.718.000.400 dan disusul penerimaan Samsat Marabahan sebesar Rp2.549.373.200 di urutan ketiga.

Untuk target penerimaan pajak daerah dan lain-lain PAD yang sah (non denda) UPPD Marabahan hingga Mei 2024, tercatat bahwa penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sudah terealisasi sebesar 33,91 persen atau Rp10.415.892.200 dari target Rp30.717.325.500.

Sedangkan penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sudah terealisasi sebesar 39,01 persen atau Rp8.546.387.400 dari target Rp21.909.457.000.

Untuk penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) terealisasi sebesar 36,35 persen atau Rp207.743.619 dari target Rp326.362.945.
Sementara penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga (SP3) Dealer terealisasi sebesar 37,34 persen atau Rp89.350.000 dari target Rp236.137.000. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version