Paman Yani Ingatkan, Hasil Pungutan Pajak Bakal Kembali ke Masyarakat

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, terus menyuarakan tentang pentingnya membayar pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satunya melalui sosialisasi tentang Perda Pajak dan Retribusi, ke masyarakat di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (11/11).

Dihadapan masyarakat di sana, Yani Helmi menjabarkan sejumlah pembangunan hasil dari pungutan pajak. Seperti jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin yang akan memangkas waktu perjalanan hingga separuhnya, dari akses jalan biasanya.

“Kalau biasa kita dari Banjarbaru ke Batulicin memakan waktu kurang lebih 6 jam. Lewat jalan bebas hambatan nanti hanya akan memakan waktu paling lama 3 jam. Uangnya dari mana ? tentu saja dari hasil pajak yang kita bayar. Insyaallah jalannya akan bisa dilalui Oktober 2024 nanti,” ujar wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani.

Ia juga menyebut Pemprov Kalsel saat ini tengah berencana melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut – Pulau Kalimantan, menggunakan APBD Provinsi Kalsel ditambah Kabupaten Tanah Bumu dan Kotabaru  dengan total Rp500 miliar.

“Itu jumlah uang yang tidak sedikit, pemerintah tidak akan mempunyai dana sebanyak itu jika tidak dibantu dengan hasil pajak yang kita bayar. Kita harus membantu percepatan pembangunannya, karena tentu saja kita tidak ingin terus-terusan mengeluarkan banyak uang untuk menyebrang dari Tanah Bumbu ke Kotabaru,” tutur Paman Yani.

Disisi lain, Legislator Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu juga meminta Pemkab untuk memaksimalkan infrastruktur di daerah. Terlebih, dalam Perda Pajak dan Retribusi yang telah disetujui dalam paripurna DPRD Kalsel pada 11 Oktober lalu, Pemkab/Pemko akan menerima sebanyak 70 persen dari hasil pungutan pajak.

“Jumlah sebanyak 70 persen itu tentu saja harus dimaksimalkan oleh Pemerintah Daerah, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat harus terjamin,” tutup Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Paman Yani Upayakan Bantu Turunkan Harga Pupuk

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DRPD Kalsel Muhammad Yani Helmi, akan berupaya membantu pekebun karet di Desa Karang Rejo, Kabupaten Tanah Bumbu, untuk mendapatkan pupuk dengan harga miring.

Wakil rakyat yanb akrab disapa Paman Yani itu, menilai harga pupuk yang dijual ke pekebun karet masih tergolong tinggi.

“Mungkin dengan harga yang agak miring dari harga pasar, ini kan sangat dibutuhkan oleh warga,” ujar Paman Yani di sela hari terakhir resesnya, baru-baru tadi.

Saat hari terakhir reses, sejumlah warga di Desa Karang Rejo juga menyampaikan aspirasi mereka untuk dibantu pengembangan perkebunan sawit.

Menurut Paman Yani, regulasinya akan tersebut terbilang sulit, karena PTPN mewajibkan perkebunan karet di Desa itu. Kendati demikian, Paman Yani mengaku akan tetap menyampaikan aspirasi warga ke Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

“Sehingga ketika pertemuan ini nanti digelar ya kita akan ditanyakan apa hal yang sekiranya diperlukan oleh masyarakat kita bisa bantu,” tuturnya.

Paman Yani menegaskan, setiap tantangan yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat harus bisa diselesaikan oleh pemerintah melalui inisiasi anggota dewan yang sudah keliling ke pelosok desa.

“Saya hanya bisa mendo’akan siapapun masyarakat yang sudah kita temui, apapun program yang sudah kita dapat sebagai anggota dewan saya kembalikan lagi ke masyarakat. Setidaknya hari ini saya mengucapkan banyak terimakasih karena sudah dipercaya oleh masyarakat selama ini, terutama warga di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada hari terakhir tersebut, Paman Yani juga melaksankan reses di Desa Rejo Winangun, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version