RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Bersiap Meriahkah Kalsel Expo 2023

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Kalsel Expo Tahun 2023, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, akan berpartisipasi dengan mempersiapkan dua buah stand selama kegiatan berlangsung nantinya.

Kepada Abdi Persada FM, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi mengatakan, untuk tahun 2023 ini pihaknya mempersiapkan dua buah stand, untuk semakin memperkenalkan ke seluruh lapisan masyarakat, baik dari segi pelayanan dan penanganan yaitu selama ini melayani pasien tidak hanya umum, juga BPJS kesehatan, bahkan UGD gigi buka 1×24 jam.

“Kita ini terus gencar memberikan promosi kepada warga di Banua,” ucapnya

Disampaikan Teguh, selama lima hari pelaksanaan Kalsel Expo 2023, pihaknya menurunkan beberapa tim dari tenaga kesehatan, yaitu dokter gigi, dokter umum, perawat gigi, dan dokter gigi spesialis, yang akan memberikan pelayanan serta penyuluhan kesehatan secara bergantian.

“Mobil dental pun tetap ada,” jelas Teguh

Lebih lanjut Teguh menambahkan, dalam pelayanan yang diberikan berupa edukasi cara memelihara gigi, melalui menggosok gigi dengan benar, kemudian mengadakan pemeriksaan pengobatan sederhana. Hal itu dimaksudkan gigi akan selalu sehat, tidak mudah keropos, dan berlubang hingga dihari tua.

“Kami berharap warga memanfaatkan, untuk datang ke stand, guna memeriksa kesehatan gigi dan mulut sejak dini,” tutupnya

Untuk diketahui, pelaksanaan Kalsel Expo 2023 sebentar lagi akan digelar dengan mengangkat tema “Kalsel Babussalam, Kalsel Maju, Gerbang Ibukota Negara”, kegiatan dimulai pada tanggal 30 Agustus hingga 3 September, berlokasi di Lapangan Murjani Banjarbaru. (NHF/RDM/RH)

Optimalkan Digitalisasi Pendidikan, Komisi IV DPRD Kalsel Kunjungi Dinas Pendidikan Jabar

BANDUNG – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkunjung ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat guna membahas program digitalisasi dunia pendidikan.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Barat sangat konsen mempersiapkan generasi digital talent untuk memenangkan persaingan di masa mendatang, khususnya menghadapi Indonesia Emas di tahun 2045.

Suasana Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kalsel ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

“Oleh karena itu, Kalsel sebagai gerbang IKN sudah sepatutnya terus berupaya meningkatkan mutu dunia pendidikan selaras dengan perkembangan era teknologi dan digitalisasi,” katanya kepada wartawan, baru-baru tadi.

Lutfi berharap hasil pertemuan ini dapat menjadi masukan dalam perumusan kebijakan-kebijakan sektor pendidikan di Kalael sehingga mampu membawa dunia pendidikan di Banua lebih maju terutama dari sistem informasi dan teknologi.

“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pertemuan ini,” jelasnya.

Rombongan Komisi IV DPRD Kalsel diterima oleh Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Jawa Barat, Firman Oktara beserta jajarannya.

Firman menerangkan bahwa Pemprov Jabar bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar akan menerapkan Kurikulum Industri yang memiliki 18 program seperti teknik konstruksi dan perumahan, program desain pemodelan dan informasi bangunan, teknik kimia industri, teknik otomotif, teknik ketenagalistrikan dan teknik elektronika.

“Selain itu ada juga nauika kapal penangkap ikan, nautika kapal niaga, agro teknologi pengolahan hasil pertanian, desain komunikasi visual, pengembangan perangkap lunak, teknik jaringan komputer, manajemen perkantoran dan layanan bisnis, akuntansi keuangan dan lembaga, busana, perhotelan, dan juga layanan pariwisata,” terangnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Munculkan Bibit Baru, Turnamen Tenis Meja DPRD Kalsel Tahun 2023 Digelar

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan hari jadi provinsi Kalsel ke 73 dan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 78, Persroom DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Sekretariat DPRD Kalsel dan Bank Kalsel menggelar Turnamen Tenis Meja Tahun 2023.

Suasana Acara Pembukaan Turnamen Tenis Meja DPRD Kalsel Tahun 2023

Turnamen tahunan yang digelar secara rutin sejak 2021 ini dibuka oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK bertempat di halaman parkiran belakang gedung DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (21/8).

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan minat dan semangat dalam pengembangan olahraga tenis meja di Banua.

“Saya juga akan menyumbang Rp 10 juta untuk turnamen ini. Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas,” jelasnya.

Sementara, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin berterima kasih atas kerjasama kalangan wartawan dan DPRD Kalsel dengan pihaknya dalam berbagai kegiatan, termasuk turnamen tenis meja ini.

“Ini bentuk sinergi yang bagus. Alhamdulillah ini bisa dilanjutkan lagi. Semoga dilanjutkan lagi di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Dengan turnamen ini, Fachrudin berharap tidak saja terjalin silaturahmi antara Bank Kalsel dengan DPRD Kalsel dan kalangan wartawan, tapi juga muncul bibit-bibit tenis meja guna memajukan olahraga ini di masa mendatang.

Suasana Pertandingan Ganda Putra Eksternal Turnamen Tenis Meja 2023

Hal senada juga disampaikan Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Darmansyah. Ia berharap turnamen tenis meja ini merupakan salah satu bagian membangun kebersamaan antara DPRD Kalsel, otoritas perbankan, jurnalis dan kalangan terkait.

“Turnamen ini juga sebagai wadah pembinaan bibit-bibit baru pemain tenis meja,” tegasnya.

Ketua panitia, Rudi Setiawan menjelaskan tahun ini, turnamen dilaksanakan lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, selain diikuti internal persroom serta karyawan dan karyawati DPRD Kalsel, juga diikuti peserta eksternal dari berbagai instansi, perbankan dan organisasi.

“Juaranya pun terdiri dari juara internal dan eksternal dimana juara internal terdiri dari tiga kategori yaitu 43 orang tunggal putra, 12 pasangan ganda putri dan 10 orang tunggal putri,” ungkapnya.

Sedangkan juara turnamen tenis meja untuk eksternal dengan dua kategori yati tunggal putra sebanyak 22 orang dan ganda putra yang diikuti 16 pasangan. (NRH/RDM/RH)

Banjarmasin Kota Pertama Digelar Sispamkota Oleh Polda Kalsel

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan melalui Polresta Banjarmasin mengelar Deklarasi Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Tahun 2024 di Kota Banjarmasin.

Kegiatan dilaksanakan, di Kawasan Balaikota Banjarmasin, Senin (21/8).

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, pada Deklarasi ini juga digelar simulasi pengamanan Pemilu oleh Polresta Banjarmasin.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi (Tengah)

“Kegiatan ini, untuk menguji kesiapan pengamanan oleh pihak Kepolisian dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Saat ini, lanjut Andi, Polda Kalsel terus melakukannya persiapan keamanan menjelang, pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 mendatang.

“Polda Kalsel telah melakukan koordinir dengan seluruh Polres yang ada di Kalael, untuk melaksanakan Sispamkota di daerah masing masing,” tutur Kapolda lebih lanjut.

Menurut Andi, dengan melaksanakan simulasi sistem pengamanan kota tersebut, untuk mengevakuasi kekurangan di daerah masing masing.

“Pelaksana Pemilu Tahun 2024 ini dilaksanakan secara serentak, maka disetiap daerah harus mempersiapkan kekuatan keamanan masing masing,” ucap Andi.

Acara ini dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo, Perwakilan Parpol yang mengikuti Pemilu Tahun 2023 di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Gelar Lomba Balogo Antar Instansi Pemprov Kalsel

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar lomba permainan tradisional balogo, Senin (21/8).

Suasana lomba balogo di halaman Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Lomba Balogo yang merupakan permainan aset budaya bangsa ini, digelar di halamam Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Banjarbaru, dan diikuti oleh 28 peserta dari 9 instansi lingkup Pemprov Kalsel.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Taufik Akbar mengatakan, selain demi memeriahkan Hari Jadi Kalsel ke-73 dan HUT Kemerdekaan RI ke-78, lomba ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya Banjar.

“Tiap instansi terdiri dari 3 orang. Pemenangnya nanti mendapat uang tunai, piagam dan trofi,” ujarnya.

Menurut Akbar, dalam permainan tradisional ini terdapat nilai-nilai pendidikan. Sehingga, ia berencana menambah kategori untuk pelajar pada event selanjutnya.

“Ini kan bersifat ketangkasan, jadi kita ingin libatkan pelajar juga nanti. Apalagi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga menginginkan agar pengetahuan tentang budaya lebih ditingkatkan kepada generasi muda termasuk pelajar,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Hadeli Rosadi mengatakan, silaturahmi antar ASN dapat lebih terjalin melalui permainan ini.

“Melalui lomba ini kebersamaan jadi lebih terbentuk, mereka (ASN) juga jadi lebih akrab,” tuturnya.

Hadeli berharap, kedepannya kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan lebih meriah. Sehingga aset budaya Banjar tidak mudah tergerus oleh kemajuan zaman.

“Semakin banyak peserta, artinya semakin banyak masyarakat yang cinta terhadap adat dan budaya kita,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tingkatkan Transaksi QRIS, BI Kalsel Gelar Pesta Rakyat Banua

BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya meningkatkan penggunaan QRIS untuk menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kalsel. Pesan itu mengemuka dari kegiatan Pekan QRIS Nasional: Pesta Rakyat Banua di Taman Siring Nol Kilometer, Banjarmasin, Minggu (20/08),

Pengunjung menggunakan QRIS untuk mengikuti Pesta Rakyat Banua

Dalam sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel Bimo Epyanto mengatakan, perkembangan dunia digital adalah sebuah kepastian. Lebih lanjut, dunia digital telah mengubah pola transaksi masyarakat, baik individu maupun korporasi, serta mengubah tatanan bisnis konvensional, tidak terkecuali di sektor keuangan, perbankan maupun pemerintah.

Deputi Kepala KPw BI Kalsel saat memberikan sambutan

“Untuk itu, BI Kalsel berkolaborasi dengan BPD Kalsel menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional: Pesta Rakyat Banua untuk mendorong perkembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Bumi Banua,” tutur Bimo.

Bimo juga mengatakan, Pesta Rakyat Banua merupakan salah satu rangkaian Festival Antasari 2023 yang telah dibuka pada 13 Agustus 2023. Sebagai langkah awal untuk mengenal dan membiasakan diri menggunakan QRIS, pengunjung diwajibkan untuk bertransaksi menggunakan QRIS dengan biaya sebesar Rp78.

“Angka 78 merupakan bentuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia. Setelah bertransaksi, pengunjung dapat membeli berbagai produk UMKM menggunakan QRIS. Hal ini merupakan bentuk nyata penerapan teknologi digital sebagai langkah digitalisasi ekonomi di masyarakat,” ungkap Bimo.

Selain mendorong pembayaran digital, upaya pelestarian budaya Kalsel juga tidak luput dari perhatian dalam bentuk lomba permainan rakyat. Mulai dari balogo, bakiak, dan lari balok. Hal itu dilakukan dalam rangka memberikan pengalaman nyata bagaimana bertransaksi dengan QRIS yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

“Menyangkut aspek keamanan, BI Kalsel bersama industri keuangan selalu berupaya menjaga keamanan data masyarakat saat bertransaksi. Dalam konteks itu, BPD Kalsel memberikan edukasi perlindungan konsumen bagi masyarakat,” kata Bimo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPD Kalsel Fachrudin mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan BI Kalsel. Fahrudin mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan transaksi digital dengan memberikan inovasi dan layanan digital bagi nasabah.

“Pada kesempatan ini, kami juga menghadirkan sekitar 20 UMKM binaan BPD Kalsel yang telah tergabung dalam QRIS. UMKM itu terlibat dalam program flash sale dan shopping race, dengan tujuan meningkatkan transaksi QRIS sekaligus mendukung upaya pengembangan UMKM di Kalsel,” kata Fahrudin.

Fachrudin juga menegaskan, BPD Kalsel berkomitmen mendorong berbagai kemudahan transaksi nontunai dengan menyediakan layanan melalui Mobile Banking Aksel Bank Kalsel, hingga bekerja sama dengan berbagai merchant agar layanan QRIS BPD Kalsel semakin mudah didapatkan masyarakat.

Pesta Rakyat Banua terpantau dihadiri oleh ribuan pengunjung. Sebagai penutup, disediakan pula hiburan rakyat yang disuguhkan oleh artis lokal Tommy Kaganangan dan Selfi Nafilah. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Sambangi Sebanti, Paman Yani Sebar Pesan Positif Melalui Aktualisasi Ideologi Pancasila

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, terus menyampaikan pesan positif dalam menjunjung tinggi toleransi persatuan dan kesatuan melalui kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila. Kali ini Desa Sebanti, Pulau Laut Barat, Kotabaru yang menjadi lokasi kegiatan.

“Membangun negara ini pasti harus ada semangat yang kita gelorakan. Apa itu, yakni semangat kebersamaan gotong royong. Tapi ingat bila tidak ada persatuan tidak ada namanya pembangun terhadap negara,” ujarnya usai kegiatan, baru-baru tadi.

Legislator Dapil VI Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu di DPRD Kalsel itu juga memberikan gambaran betapa indahnya perdamaian meski sering terjadi perbedaan. Namun, melalui sosialisasi ini dapat secara maksimal menangkal perselisihan yang dapat mendorong terjadinya konflik.

“Kita berharap pula di daerah ini tidak ada konflik dan riak-riak kecil bisa diselesaikan mulai dari tokoh masyarakat dan pihak aparat (red; TNI/Polri). Hal yang membahagiakan itu tentu bisa diselesaikan secara bersama-sama,” paparnya.

Jelang pemilu, dia terus mengingatkan, agar seluruh masyarakat khususnya di Desa Sebanti untuk tak mudah tersulut emosi apabila memiliki perbedaan pilihan.

“Siapa saja pemimpinnya boleh. Asal jangan sampai terkontak-kotak dengan adanya kepentingan politik. Nah, ini yang kita harus jaga baik-baik karena persatuan dan kesatuan menjadi prioritas,” tutur legislator yang biasa disapa Paman Yani tersebut.

Sementara itu, Kassubid Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan Perwakilan dan Partai Politik Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyampaikan, tugas dalam menjaga persatuan dan kesatuan tak hanya dari pemerintah daerah (pemda) saja, melainkan, seluruh unsur masyarakat harus ikut berpartisipasi.

“Harapannya sosialisasi tersebut dapat menciptakan masyarakat yang berkualitas, cinta tanah air dan rasa partiotisme. Kemudian, dapat membentengi diri agar paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila mampu ditangkal maksimal,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Pulau Laut Barat, Iptu Muhammad Amir Arsyad, mengungkapkan, selaku aparat kepolisian tentu turut serta dalam menjaga keamanan negara. Termasuk jelang tahun politik 2024, imbas dari pemilu harus benar-benar ditangkal maksimal.

“Tahun politik ini memang sangat bagus adanya penyampaian materi penanaman ideologi Pancasila. Jangan sampai juga ada berkotak-kotak artinya berbeda-beda pilihan tetapi persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga dengan baik,” harapnya.

General Manager (GM) PT MSAM Kotabaru, Adam Nulpanus, yang turut hadir juga berpendapat, sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat dan karyawannya tentu sangat bermanfaat. Apalagi, jelang pemilu 2024 penangkalnya adalah penguatan dalam menjaga persatuan hingga toleransi.

“Baru kali ini ada anggota legislatif dari Paman Yani yang mau hadir turun langsung mensosialisasikan ini. Tentu, tahun politik saat ini sangat sensitif sekali dengan adanya kegiatan tersebut sangat bermanfaat baik dan kami sangat terbantu,” ungkapnya.

Selain dihadiri Bati Tuut Koramil 11 Pulau Laut Barat/Korem 1004 Kotabaru, Sertu Susul Priyanto, turut hadir sejumlah kepala desa di Pulau Laut Barat Kotabaru. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version