Gubernur Kalsel Dukung Porwarda Piala Paman Birin

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memberikan, apresiasi dan dukung penuh kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Daerah Kalsel (Porwarda) Piala Paman Birin 2023 di Borneo Indoor Futsal Banjarmasin, Sabtu (15/7).

Usai pembukaan, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini hadir saksikan pertandingan antar desk wartawan pressroom Pemprov Kalsel melawan FWE Ekonomi.

Paman Birin mengatakan, olahraga bukan hanya memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental, tetapi juga mampu membangun kerjasama tim, semangat sportivitas, dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan ini, PWI Kalsel dapat memasyarakatkan olahraga, sehingga tidak hanya berdampak positif bagi wartawan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat umum,” katanya.

Paman Birin menyampaikan, apresiasi yang tinggi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel atas upayanya dalam memasyarakatkan olahraga melalui penyelenggaraan Paman Birin Cup 2023 ini.

“Kita dapat menyatukan wartawan dari berbagai media dan memperkuat hubungan antar anggota media yang ada di daerah kita. Saya percaya bahwa kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada kita untuk saling berinteraksi dan memperkuat persahabatan antar wartawan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menuturkan, ada sebanyak 300 wartawan se Kalimantan Selatan kumpul di Banjarmasin dalam rangka memeriahkan Porwarda Piala Paman Birin 2023.

“Tahun ini kita dapat kembali melaksanakan Porwarda dan ini menjadi ajang bergembira dan terus menjunjung sportivitas serta jaga kekeluargaan walaupun bertanding,” katanya.

Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Irwansyah menambahkan kegiatan Porwarda ini akan berlangsung pada 15,16,22 dan 23 Juli 2023 dengan mempertandingkan 3 cabang olahraga yakni Futsal, Catur dan E-Sport.

“E-Sport ada dua kategori yakni Mobile Legend dan PES,” ucapnya.

Adapun Pembina Panitia, Sandi Fitrian Noor memberi dukungan penuh dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PWI.

“Semoga kita terus dapat memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” pungkasnya. (ADPIM/SRI/RDM/RH)

Penerimaan UPPD Batulicin Naik, Paman Yani : Peruntukkannya Kembali ke Rakyat

TANAH BUMBU – Dampak atas kebijakan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalsel soal pemberian insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mengalami kemajuan pesat. Baru-baru ini, di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Batulicin sudah menerima sedikitnya Rp4,1 miliar tercatat hingga 14 Juli 2023, atau merangkak naik sebesar 6 persen.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, saat ini memang penerimaan di UPPD Batulicin selama penyelenggaraan kebijakan diskon dan pembebasan denda PKB mengalami pergerakan yang sangat siginifikan. Apalagi, sebagai penambah energi mendongkrak pendapatan, kehadiran legislatif pun penting dalam membantu merealisasikan termasuk ikut serta menyosialisasikan ke masyarakat.

“Ini terus kita dorong agar penerimaan pajak daerah bisa mencapai target dan peruntukkannya kembali lagi kepada rakyat,” ujarnya, usai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Propem, Perda, Rancangan Perda, Perundang-undangan (Sosper) yang dilaksanakan di Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (14/7) sore.

Lewat Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah yang dibawakan, legialator asal Dapil VI Kalsel berharap seterusnya bisa mencapai target sesuai dengan potensi yang dimiliki. Baik melalui berbagai fasilitas hingga sosialisasi.

“Melalui perda ini masyarakat benar-benar memahami. Apalagi adanya relaksasi yang saat ini masih dilaksanakan itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Secara persentase, disebutkan, penerimaannya yang tercatat dari Januari – Juli 2023 sudah mencapai 55,48 persen. Hal tersebut terlihat atas realisasi yang diterima pada masa pemberlakuan kebijakan relaksasi.

“Dilihat dari tren pendapatan di Samsat Batulicin sangat meningkat. Karena masyarakat sadar bahwa pajak itu untuk pembangunan di banua termasuk penuntasan jalan tembus Banjarbaru – Tanah Bumbu yang ditempuh kurang lebih tiga jam saja dan ini kembali lagi kepada masyarakat melalui infrastruktur,” ungkapnya.

Dengan pergerakan positif ini pula, menurut dia, sejumlah pembangunan di daerah khususnya di Tanah Bumbu juga ikut mendapat perhatian besar. Apalagi, wilayah ini juga masuk dalam deretan penyangga ekonomi bagi pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Pajak yang dibayarkan tentu peruntukkannya adalah untuk pembangunan termasuk rencana adanya jembatan penghubung Kalsel dengan kepulauan yakni dari Tanah Bumbu ke Kotabaru. Karena, ini harus kita perjuangkan agar roda perekonomian warga juga turut lancar,” papar politisi yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Provinsi Kalsel.

Selain itu, adanya rencana pembangunan gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Taman Kota Kapet Batulicin, di Desa Sarigadung, Simpang Empat, Tanah Bumbu, menjadi pelengkap dalam memudahkan masyarakat menuntaskan pembayaran pajak.

“Bayangkan saja yang berurusan ke Banjarmasin dari Tanah Bumbu dan Kotabaru harus menanggung beban biaya tambahan. Bayar pajaknya ringan tetapi berat diongkosnya. Nah, ini lah yang turut kita perjuangan, semoga tahun 2024 pembangunan gedungnya dapat dimulai agar nantinta masyarakat di Bumi Bersujud dapat menikmati pelayanan untuk mempermudah kepengurusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB),” bebernya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat dari Tungkaran Pangeran, Hasudungan, mengungkapkan, dengan diberlakukannya program relaksasi atau pemberian diskon pajak kendaraan bermotor setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat. Terlebih, unggulan layanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalsel cukup membantu disaat ekonomi sedang merangkak naik.

“Ya kita ketahui, kendaraan di Tanbu ini juga banyak. Mencapai puluhan ribu bahka lebih sehingga tepat dilaksanakan dan sangat membantu masyarakat,” jelasnya.

Bahkan adanya gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel yang dikhususkan melayani masyarakat Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, diakuinya, sudah sangat tepat. Selain menghemat waktu juga mengurangi beban pengeluaran.

“Saya sangat setuju dengan hadirnya pelayanan BPKB Ditlantas Polda di Tanbu. Karena kita ketahui mulai dari Kotabaru itu jaraknya sudah mencapai 280 KM atau paling cepat sekitar 6 jam. Ya, kami berharap rencana ini dapat berjalan sukses untuk memudahkan masyarakat yang ada di daerah pesisir,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Letakan Batu Pertama Pembangunan Rektorat Universitas Islam Kalimantan

BATOLA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska MAB) di Desa Berangas Timur, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala pada Sabtu (15/7).

Selain itu, dilakukan pemotongan pita oleh Paman Birin, menandai peresmian Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknis Uniska MAB Handil Bhakti.

Kegiatan awal pembangunan kantor rektorat di Kampus Uniska MAB Handil Bhakti dan peresmian dua fakultas ini, bersamaan dengan kegiatan jalan santai dalam rangka Dies Natalis ke-42 UNISKA MAB.

Turut mendampingi Paman Birin diantaranya Ketua Badan Pembina Yayasan MAB, Hj Rahmi Tajuddin Noor, Ketua Pengurus Yayasan Uniska MAB, Budian Musthafa dan Rektor Uniska MAB, Prof. Abdul Malik.

Mengawali sambutannya, Paman Birin sempat bercerita, bagaimana perjalanan UNISKA sebagai universitas ini, mengawali pembelajarannya di Kalsel, dengan sarana dan prasarana masih terbatas.

Karenanya, dirinya menyambut baik pembangunan kedua infrastruktur pendidikan di Kampus UNISKA MAB, karena selain meningkatkan akan pengelolaan aktivitas akademik, juga meningkatkan jumlah lulusan magister di Kalsel.

Gedung rektorat ujarnya, layaknya jantung bagi sebuah universitas, dengan fungsinya sebagai tempat kerja bagi jajaran pimpinan universitas sekaligus wadah pelayanan akademis bagi civitas akademika.

Sedangkan keberadaan gedung pasca sarjana sendiri akan memfasilitasi lahirnya magister-magister baru di Banua, yang tentunya diharapkan, jumlah lulusan akan berimbang dengan peningkatan kualitas lulusan.

Meskipun dirasakan belum terlalu banyak yang disumbangkan pemerintahan terhadap dunia pendidikan seperti Uniska MAB ini, Paman Birin bertekad terus berupaya memberikan yang maksimal dan terbaik.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun
SDM yang unggul, produktif, dan berkarakter. Peran ini semakin krusial menjelang momentum Indonesia Emas 2045, di mana jumlah penduduk usia produktif akan mengalami puncaknya,” kata Paman Birin.

Tugas pemerintah, tambah Paman Birin, adalah bersama institusi pendidikan, untuk mengelola bonus demografi tersebut agar terbentuk SDM yang berdaya saing tinggi, produktif, dan
kreatif.

Paman Birin yang juga merupakan Ketua Dewan Penyantun UNISKA MAB, berharap, Universitas ini dapat mempersiapkan diri untuk menjadi tongkat estafet pembangunan pendidikan menjelang momen Indonesia Emas 2045.

“Semoga UNISKA dapat terus melahirkan generasi – generasi andalan Banua yang tentunya akan membanggakan bukan hanya untuk Banua Kalsel, tapi untuk Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Yayasan MAB, Hj Rahmi Tajuddin Noor menyebutkan, gedung rektorat rencananya dibangun empat lantai dengan peruntukan, lantai satu untuk pelayanan, lantai kedua untuk ruang rektor dan yayasan, lantai ketiga untuk pasca sarjana dan lantai keempat dibuat aula untuk berbagai kegiatan.

Rektor Prof. Abdul Malik menyebutkan, seiring dengan perkembangan kampus, dilakukan pembangunan gedung rektorat, sesuai tuntutan sarana dan prasarana yang harus dilengkapi untuk kelancaran proses mengajar dan kegiatan kampus lainnya.

Dilaporkan Malik, saat ini UNISKA, menduduki rangking 125 PTN/PTS se Indonesia, khusus wilayah Kalimantan, sebagai PTS terbesar.
Acara ditutup dengan pengguntingan pita peresmian Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik UNISKA MAB, kemudian ramah tamah dengan jajaran kampus. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

TP PKK Provinsi Kalsel Melalui Binaannya UP2K Bartim Buka Stand di KBN Nasional 2023

BANJARMASIN – Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, melalui binaannya UP2K Kecamatan Banjarmasin Timur, membuka stand dalam rangkaian Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua UP2K Kecamatan Banjarmasin Timur, Hayati, pada Jumat (14/7) menjelaskan, pihaknya membuka stand mulai Senin 10 – 16 Juli 2023, berlokasi di Kiram Park. Kabupaten Banjar. Selama lima hari buka, rata-rata pembeli lebih banyak membeli buah tangan seperti kerupuk ikan gabus, dan tas dari bahan purun.

“Produk usaha kami perwakilan dari sembilan Kelurahan yang menjadi best seller,” ucapnya

Disampaikan Hayati, produk yang dijual dari pelaku Usaha Mikro Kecil ini berupa makanan ringan, kerajinan tangan dan kriya. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memajukan usaha dan dikenal hingga dari luar daerah.

“Stand buka dari pukul 10.00 WITA hingga 22.00 WITA,” ungkapnya

Hal senada juga ditambahkan, salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil Banjarmasin, Rastri, dijelaskannya, kegiatan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023 sangat besar dampak positifnya, setiap hari selalu ada pembeli, mereka biasanya membeli brownies coklat dan pai dari nenas.

Salah satu Pelaku Usaha Mikro Kecil Banjarmasin, Rastri

“Para pembeli nantinya dapat menjadi langganan, agar semakin maju produk di Kalsel,” tutup Rastri

Salah satu produk Usaha Mikro Kecil di Banjarmasin

Untuk diketahui, puluhan dagangan usaha mikro kecil juga menjual berbagai macam aneka kuliner seperti bakso, mie ayam, lalapan, serta minuman ringan, camilan dan produk jamu. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version