BANJARMASIN – Sehubungan dengan menghadapi hari libur bersama dalam rangka momen Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, maka dengan ini Bank Kalsel mengumumkan sejumlah hal penting.
Pertama, waktu operasional terakhir di bulan Ramadan adalah pada Selasa (18/4), dan Bank Kalsel akan kembali beroperasional seperti semula pada Rabu (26/4). Kemudian, kegiatan operasional Bank Kalsel 19 – 25 April 2023 ditiadakan (tidak beroperasi), termasuk pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gerai Duta Mall dan KCP Syariah Banjarbaru (Q-Mall Banjarbaru) yang notabene merupakan Weekend Banking.
Waktu libur lebaran (cuti bersama) dimulai pada Rabu (19/4) sampai dengan Selasa (25/4) Layanan Bank Kalsel dapat diperoleh melalui jaringan ATM Bank Kalsel untuk transaksi penarikan dana tunai ataupun melalui ADM Bank Kalsel untuk penyetoran dana tunai, dan Mobile Banking AKSEL by Bank Kalsel untuk transaksi pindah bukuan ataupun pembayaran kewajiban/tagihan seperti air, listrik, telepon, PBB, pajak kendaraan dan keperluan lainnya.
Sementara untuk persiapan dana kas Bank Kalsel dalam menghadapi libur panjang lebaran ini, total diproyeksikan meningkat menjadi sebesar Rp1,33 trilyun, dapat mencover untuk keperluan penarikan dana nasabah pada hari-hari terakhir menjelang libur panjang lebaran.
Untuk mengantisipasi jika terjadinya gangguan layanan selama libur lebaran, maka nasabah dapat mengoptimalkan penggunaan Mobile Banking AKSEL by Bank Kalsel dalam transaksi, menghubungi call center Bank Kalsel di nomor 0800 1122 000.
Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, bepesan kepada seluruh nasabah agar mengoptimalkan penggunaan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel untuk mengakses penggunaan produk digital Bank Kalsel.
“Tersedia fitur-fitur yang tentunya akan membantu nasabah memenuhi seluruh kebutuhan transaksi, seperti transfer, pembayaran listrik dan air, internet, telepon pra dan pascabayar, televisi berlangganan, maupun layanan lainnya. Dengan menggunakan AKSEL by Bank Kalsel, seluruh transaksi dapat dilakukan dalam genggaman, dimanapun dan kapanpun, secara mudah, aman, dan nyaman. Bank Kalsel berkomitmen untuk selalu setia memberikan layanan terbaik, memastikan seluruh layanan dapat berjalan optimal di sepanjang momen lebaran, sehingga seluruh nasabah dapat berbagi kebahagiaan bersama dengan orang-orang terdekat,” beber Fachrudin.
Lebih lanjut, Fachrudin juga mengimbau kepada para nasabah untuk tetap mempersiapkan dana cash/tunai, agar senantiasa selalu siap dalam kondisi darurat.
“Kami juga mengimbau agar seluruh nasabah selalu mempersiapkan dana tunai menjelang libur lebaran, dan memastikan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel telah aktif dan siap digunakan. Dalam hal terdapat gangguan layanan, dapat menghubungi Call Center Bank Kalsel di 0800 1122 000. Nantikan juga informasi ragam produk dan layanan serta aktivitas Bank Kalsel melalui website www.bankkalsel.co.id atau media sosial Instagram @bankkalsel,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)
Hari: 19 April 2023
Paman Birin: Rayakan Idul Fitri Dalam Kegembiraan, Namun Tetap Penuh Kesederhanaan
BANJARMASIN – Tidak terasa Idul Fitri 1444 Hijriah tinggal 2 hari lagi. Masyarakat diimbau untuk merayakannya dalam kesederhanaan, namun tetap penuh dengan kegembiraan. Imbauan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.
Kepada wartawan baru – baru ini, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, hari kemenangan perlu untuk dirayakan dan disambut dengan suka cita. Namun tidak berarti, kegembiraan itu membuat masyarakat menyambutnya secara berlebihan. Contohnya dengan memborong bahan kebutuhan pokok, dengan alasan untuk memenuhi keperluan Idul Fitri.
“Tidak perlu berlebihan berbelanja bahan pokok, seperlunya saja. Apalagi pemerintah sudah menjamin ketersediaan pasokan hingga 3 bulan ke depan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok bahan pokok,” ujar Gubernur.
Paman Birin juga memastikan, kondisi harga bahan pokok masih terbilang normal, dan terjangkau masyarakat. Meskipun ada kenaikan menjelang perayaan Idul Fitri, namun masih dalam batas kewajaran.
“Semua ini merupakan hasil kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah, yang memastikan bahan pokok di Kalsel, tetap terjamin pasokannya, begitu juga dengan daya beli masyarakat,” jelasnya.
Menanggapi kondisi ini, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengapresiasi langkah strategis yang sudah dilakukan TPID Kalsel, untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok jelang Idul Fitri.
“Kita bersyukur bahwa supply komoditas kebutuhan Hari Raya tetap bisa terjaga, dan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan menyambut Idul Fitri,” ujarmya kepad Abdi Persada FM, pada Selasa (18/4) malam.
Menurut Shinta Laksmi, hal ini juga terbantu dengan berhasilnya program kerja pemerintah khususnya TPID beserta stakeholder. Khususnya dalam hal monitoring, serta melalui kegiatan pasar murah. Termasuk yang dilakukan KADIN Kalsel.
“Pasar murah ini memang sangat terasa efektif sebagai media katalisator pengendalian harga kebutuhan pokok dan sekaligus untuk mencegah inflasi”, tambahnya.
Jikapun ada beberapa harga kebutuhan pokok yang masih belum mengalami penurunan harga secara signifikan, namun menurut Shinta Laksmi, hal ini lebih disebabkan tingginya permintaan masyarakat menyambut Idul Fitri, dan juga adanya faktor biaya transportasi/distribusi yang masih belum berpihak pada penurunan harga.
“Kenaikan harga untuk komoditas daging, telur, bawang merah secara moderat masih terjangkau. Dan kecukupan pasokan di pasaran, membuat harga bisa terjaga tidak melambung tinggi. Namun demikian, saya tetap berharap harga masih bisa diturunkan dan terkendali”, tutupnya. (RIW/RDM/RH)

