Legislator Kalsel Edukasi Pentingnya Administrasi Kependudukan Kepada Para Guru

Banjarmasin – Puluhan warga yang terdiri dari para tenaga pendidik di Kota Banjarmasin tampak antusias mengikuti sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Kegiatan itu dilaksanakan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias di Sekreteriat Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalsel, Minggu (3/4).

Rachmah menyatakan dalam kegiatan kali ini, dirinya sengaja menyasar para guru dengan harapan para peserta dapat memahami dan menyebarluaskan isi Perda tersebut jika suatu saat para siswa mendapatkan permasalahan mengenai catatan kependudukan.

“Perda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan ini sangat penting untuk disebarluaskan, terlebih kepada para tenaga pendidik. Salah satunya, jika ada siswa-siswa yang belum memiliki akte kelahiran, dapat diuruskan secara kolektif,” ujar politisi partai PAN tersebut.

Salah satu peserta sosialisasi, Reza Fahlipi, selaku Kepala Madrasah Aliyah Al Furqan, menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh perwakilan rakyat ini. Menurutnya, informasi yang disampaikan sangat bermanfaat.

“Setiap tahunnya, sering kami temukan permasalahan kekeliruan penulisan nama siswa. Berbeda antara Kartu Keluarga dan Ijazah. Sangat bermanfaat sekali sosialisasi ini, kami merasa terbantu dengan informasi yang diberikan,” ungkapnya. (NRH/RDM/APR)

Awali Ramadhan, Paman Birin Tadarusan di Langgar Baiturrahman dan Langgar Al Huda Sekumpul

Banjar – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin mengunjungi Langgar Baiturrahman dan Langgar Al Huda Jl. Sekumpul Sei Kacang Martapura, Minggu malam (3/4).

Sudah barang tentu, kedatangan secara mendadak orang nomor satu di Kalsel ini, mengangetkan warga dan jamaah langgar yang sedang menggelar tadarusan Al Qur’an.

Kunjungan pertama di Langgar Baiturrahman, Melayu Ulu, Martapura contohnya. Begitu Paman Birin yang datang mendadak, jamaah warga langgar pun dengan senang hati mempersilakan untuk masuk dan bergabung tadarus membaca Al Qur’an.

Pada kesempatan itu, Paman Birin pun turut bertadarusan dan membaca kitab suci Al Qur’an, Surah Al Baqarah.

Selanjutnya, pada kesempatan kedua, giliran Langgar Al Huda Jl. Sekumpul Sei Kacang Martapura yang didatangi Paman Birin dan berbaur dengan warga tadarusan Al Qur’an.

Paman Birin seusai kunjungan di kedua langgar tersebut mengaku bersyukur di awal ramadan ini, berbagai kegiatan syiar Islam dan tadarusan Al Qur’an dilakukan warga Banua.

“Alhamdulillah, awal Ramadhan semua berjalan dengan lancar, aman dan khusyuk warga menjalaninnya. Salah satunya dengan tadarusan Al Qur’an,” kata Paman Birin.

Paman Birin menyebut, tadarusan Al Qur’an yang dilakukan di mushala, langgar maupun masjid memiliki banyak manfaat keutamaannya.

Mulai memperbaiki bacaan Al Quran, menjaga hafalan Al Quran, mengamalkan isi Al Quran hingga mampu menjalin Ukhuwah Islamiyah.

“Semoga Ramadan tahun ini bisa kita jalani bersama dengan hati yang tenang, tunai sebulan penuh dan amal ibadah kita diterima Allah SWT, aamiin,” kata Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Lantik 295 Pejabat Eselon 3 dan 4, Paman Birin Tegaskan Soal Evaluasi Performa

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melantik 74 Pejabat Administrator dan 221 Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Idham Chalid, Kantor Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Jumat (1/4) siang.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengingatkan, agar para pejabat yang dilantik dapat menunaikan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang melekat dalam masing-masing jabatan.

Gubernur Kalsel saksikan penandatanganan SK pelantikan

Menurut Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkomitmen untuk menyelenggarakan manajemen Aparatur Sipil Nagara berdasarkan sistem merit. Proses mutasi dan promosi akan tetap didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, dan kinerja seluruh aparatur yang dimiliki.

“Kinerja dan performa saudara-saudara di jabatan yang saat ini dipegang, akan terus dievaluasi berdasarkan target kinerja yang diperjanjikan, serta aspek-aspek penilaian prestasi kerja lainnya,” katanya.

Para pejabat yang dilantik

Disampaikan Paman Birin, proses mutasi dan promosi ini diselenggarakan setelah dilakukan pertimbangan yang didasarkan pada objektivitas, kompetensi dan kualifikasi, syarat jabatan dan penilaian prestasi kinerja, serta kreativitas dan kualitas kepemimpinan masing-masing aparatur, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, kata Paman Birin, pelaksanaan mutasi dan promosi yang diselenggarakan adalah upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengoptimalkan segala sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Sekdaprov Minta SKPD Sinergi Jaga Marwah Pemprov

Banjarbaru – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk merespon cepat suatu isu yang berkembang, sehingga dapat menjaga reputasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal ini diutarakan Sekda Provinsi Kalsel saat membuka Monitoring Isu Publik yang diinisiasi Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Jum’at (1/4) pagi.

“Saya minta SKPD merespon cepat suatu isu yang berkembang, kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang baik,” ucapnya.

Disampaikan Sekdaprov, kegiatan manajemen isu publik ini, selain bertujuan untuk menjaga reputasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, juga dapat melatih selaku penyelenggara negara, untuk lebih sensitif dan responsif terhadap kondisi dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kita lebih sensitif untuk mengenali sejak dini, suatu informasi yang berkembang, apakah berpotensi negatif atau tidak, sekaligus mencegah sejak awal potensi kabar-kabar bohong atau hoax yang meresahkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan, keberadaan isu tersebut, dapat menjadi bahan untuk membuat agenda setting, sebagai rujukan bagi media atau jurnalis untuk memuat pemberitaan yang dapat membentuk citra pemerintah yang positif, serta seluruh Goverment Public Relations (GPR) dan SKPD yang bertugas mengelola media.

“Oleh sebab itu, melalui kegiatan Monitoring Isu, Persamaan Persepsi dan Tindaklanjut ini, diharapkan agar seluruh SKPD memiliki kesamaan persepsi dalam pengelolaan isu publik, sehingga memunculkan keselarasan dalam menindaklanjuti issue publik dimana upaya tersebut dapat menjaga reputasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version