DPRD BANJARMASIN APRESIASI PASMUR RAMADHAN

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi langkah Pemerintah kota, menggelar pasar murah Ramadhan.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Rabu (6/4) menjelaskan,
dari hasil rapat pembahasan LKPj tahun 2021 dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Banjarmasin, selama bulan Ramadhan ini menggelar pasar murah digelar sebanyak 17 titik, tersebar di semua Kecamatan.

“Pasmur ini sangat tepat, untuk membantu warga yang memerlukan bahan pokok,” ucapnya

Disampaikan Awan, biasanya dalam menjalani ibadah di bulan puasa, keperluan seperti minyak goreng dan gula pasir, sangatlah prioritas bagi warga, untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

“Kita sarankan lebih baik lagi, pasmur Ramadhan digelar di 52 Kelurahan,” katanya

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, kegiatan pasar murah digelar mulai di Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Selatan dan di 15 titik lainnya, dengan menjalin kerjasama CSR.

“Satu paket minyak goreng dan gula pasir harganya Rp70 ribu, hanya Rp55 ribu dijual, karena disubsidi Rp 15ribu, ada sebanyak 9.500 paket disediakan,” ungkapnya.

Tezar berharap, kegiatan pasar murah ini, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama keperluan dua komoditi berupa minyak goreng dan gula pasir.

“Minyak goreng dan gula pasir tidak langka lagi, tapi harga dipasaran masih tinggi,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Tingkatkan PAD, Pemprov Bakal Sewakan Videotron

BANJARBARU –  Selain untuk mempublikasikan kegiatan pemerintah, videotron milik Pemprov Kalsel akan disewakan kepada pihak swasta.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar mengungkapkan, kucuran dana dari pusat dari tahun ke tahun semakin berkurang. Dan untuk memaksimalkan pembangunan, menurutnya Pemprov Kalsel perlu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Salah satunya melalui pemanfataan videotron ini,” ungkapnya.

Roy menilai, videotron milik Pemprov ini juga berada pada lokasi strategis, yaitu di tengah kota, halaman kantor SKPD, hingga perempatan jalan.

“Mungkin saja lokasi ini akan sangat berarti bagi pelaku usaha untuk mempromosikan usahanya agar bisa jadi perhatian masyarakat,” terangnya.

Untuk menunjukkan keseriusannya, Roy bahkan meminta instansi terkait untuk segera membuat regulasi atau Perda terkait penyewaan videotron ini.

“Kita perlu Perda tentang pajak dan tarif sewa, agar kedepannya tidak terjadi masalah,” jelasnya.

Tak hanya videotron yang ada, Roy membeberkan, Pemprov Kalsel juga akan menambah jumlah videotron ini, agar PAD Kalsel semakin meningkat.

“Kita sudah minta Diskominfo Kalsel untuk mengkaji titik-titik strategis yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan swasta. Dan kita juga minta pemilihan waktu strategis untuk menampilkan informasi strategis atau pengiklanan,” bebernya.

Untun diketahui, SKPD yang sudah memiliki videotron diantaranya Diskominfo, Dispersip, Dinas Pariwisata, Disdikbud, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Dinas PPPA, BKD, Badan Penghubung, BPSDMD, Sekretariat DPRD, Inspektorat, dan RSJD Sambang Lihum.(SYA/RDM/APR)

DI UPTD PELABUHAN PERIKANAN BANJARMASIN STOK IKAN MENCUKUPI SELAMA BULAN RAMADHAN

BANJARMASIN – Untuk kebutuhan ikan laut segar di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya mencukupi. Pasokan ikan tersebut, dari UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf mengatakan, untuk ketersediaan stok ikan laut segar mencukupi, selama Bulan Ramadhan ini.

“Selama Ramadhan pasokan ikan laut terpenuhi,” ucap Nurbani.

Menurut Nurbani, stok ikan laut segar yang ada saat ini, dapat memenuhi kebutuhan ikan laut segar untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

“Terpenuhinya ikan laut segar tersebut, dikarenakan saat ini sedang masa tangkap ikan laut segar,” ujarnya.

Jenis ikan laut yang banyak masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, jenis tongkol, peda/kembung, serta lajang.

“Untuk jenis ikan laut segar yang banyak dipasok ke UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, yaitu, jenis ikan tongkol, peda, serta lajang,” ungkapnya.

Ketiga jenis ikan laut segar ini, merupakan jenis ikan yang digemari oleh masyarakat.

“Saat ini untuk kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin ini, hampir setiap hari,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/APR)

Sosper Nomor 19/2018, Isra Ismail Ajak Masyarakat Kembangkan Usaha Kerajinan Lokal

Banjarbaru – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diajak untuk mengembangkan usaha kerajinan lokal dalam rangka mengembangkan dan menggerakkan sektor ekonomi mereka.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Isra Ismail ketika melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 19 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Kalsel Tahun 2018-2038 di hadapan warga Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (5/4).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan Perda tersebut sebagai dokumen perencanaan yang menjadi acuan dalam pembangunan industri serta pedoman bagi perangkat daerah dan instansi terkait dalam menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan industri dan pedoman bagi pelaku industri dan masyarakat dalam membangun Industri daerah.

“Tujuannya mewujudkan industri daerah yang mandiri, berdaya saing, berkesimbangunan dan berwawasan lingkungan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan daerah secara merata dan berkeadilan,” jelas Isra.

Sementara itu, lanjut Isra, industri adalah seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi. Hal tersebut tentunya dengan mengembangkan industri unggulan atau kearifan lokal yang ada di Kalsel yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan produktif sehingga mempunyai nilai tambah bagi masyarakat.

“Dengan mengolah bahan baku lokal seperti tanaman purun yang tumbuh di air alam bebas yg dapat dimanfaatkan untuk dianyam membuat tas, bakul, tudung sehingga dapat mengembangkan usaha pengrajin Industri dalam rangka menggerakkan sektor ekonomi masyarakat,” terangnya.

Isra menambahkan bentuk lain pengembangan industri lokal misalnya kain sasirangan dan banyak lagi kearifan lokal yang dapat dikembangkan seperti enceng gondok (ilung) dan sebagainya.

Dalam kegiatan sosper kali ini juga menghadirkan Sekretaris Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Hasan Talaohu sebagai narasumber dan turut hadir tokoh masyarakat Sungai Sipai, Fadiyah. (NRH/RDM/APR)

Sapa Warga Cempaka, Paman Birin Borong Kue dan Makanan Berbuka Puasa

Banjarbaru – Menjelang berbuka puasa, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyapa warga Cempaka, Selasa (5/4) sore.

Paman Birin, sapaan Sahbirin Noor yang kebetulan melintas kawasan Cempaka, secara spontan berhenti tepat di warung-warung warga yang menjajakan jajanan maupun lauk pauk untuk berbuka puasa.

Begitu keluar dari mobil, Paman Birin langsung menuju warung dan membeli aneka makanan. Semua aneka jajanan atau kue dan makanan pun dibeli semua serta langsung diberikan kepada warga sekitar.

Melihat kedatangan Paman Birin, warga pun mendekat dan dilayani oleh pedagang untuk membungkus kue maupun lauk pauk persiapan berbuka puasa.

Paman Birin pun tak segan-segan turut melayani warga dan juga ikut membakarkan ikan hingga masak.

“Alhamdulilah, sore ini bisa menyapa warga Cempaka. Semoga Ramadhan ini, membawa berkah bagi warga yang sedang berjualan dan laris hingga akhir puasa,” kata Paman Birin.

Mendapat kedatangan Paman Birin, Acil Atul salah satu pedagang jajanan/kue berbuka mengaku senang.

“Terimakasih Paman Birin yang memborong semua kue ini dan diberikan kepada warga. Sekali lagi terimakasih,” kata Atul.

Senada dengan Atul, pedagang di warung makan Abwa pun menyampaikan hal serupa. Selain mendapatkan pembeli langsung Paman Birin, mereka juga senang aneka lauk pauknya habis dan dibagikan kepada warga.

“Senang semua diborong Paman Birin. Kami senang, warga yang dapat gratis juga senang,” ujar Ninik, pedagang warung Abwa. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Polda Kalsel Ukir Prestasi, 7 Satker dan Satwil Raih Penghargaan KPPN Banjarmasin

Banjarmasin – Keberhasilan Polda Kalimantan Selatan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Banjarmasin.

Pemberian penghargaan itu berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, yang dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro, Auditor Itwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

“Pada prinsipnya, penghargaan yang diberikan KPPN Banjarmasin hari ini, merupakan salah satu bentuk apresiasi buat Polda Kalsel terlebih selama ini belum pernah ada,” terang Wakapolda Kalsel, Selasa (5/4) siang.

Selain itu, lanjutnya, penghargaan yang diperoleh ini juga menjadi motivasi untuk Satker dan Satwil Polda Kalsel lainnya.

“Paling tidak dengan nilai sangat bagus, yang sudah bagus menjadi sangat bagus, itu yang menjadi perhatian Kita selaku Pimpinan Polri di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dengan penghargaan yang ditorehkan ini, Wakapolda berharap upaya untuk mempertahankan capaian predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di lingkungan Polri selama 8 kali berturut-turut dapat terwujud.

Sementara itu Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun yang luar biasa bagi Polda Kalsel karena atas kinerjanya berhasil meraih penghargaan dengan 7 kategori.

Dari tujuh kategori itu, ada kategori “Kuasa Pengguna Anggaran Terbaik” diberikan KPPN Banjarmasin kepada Polda Kalsel yang merupakan hal luar biasa, dan ini sebagai bentuk fokus perhatian Pimpinan dalam pengelolaan APBN tahun 2021.

Selain itu prestasi yang sangat luar biasa juga didapat dari kategori “Bendahara Pengeluaran” yang menjadi Bendahara terbaik, dan ini akan menjadi pemacu untuk memberikan kinerja yang lebih baik tidak hanya di lingkup Polri namun juga instansi lainnya.

Apresiasi pun diberikan KPPN Banjarmasin atas capaian kategori “Pengelolaan Hibah”, karena dengan hibah yang sangat banyak, Satker dilingkup Polda Kalsel dengan kinerja pencatatan dan pertanggungjawabannya mampu dilaksanakan dengan sangat baik dan luar biasa.

Adapun penerima penghargaan di lingkup Polda Kalsel dari KPPN Banjarmasin tersebut diantaranya :
1) Biro SDM Polda Kalsel (Terbaik Dalam Pengelolaan Hibah Tahun 2021).
2) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik I Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
3) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik II Pengelolaan Dokumen Pencarian Anggaran Tahun 2021)
4) Penda I Rizali Hadi – Rumkit Bhayangkara Banjarmasin (Terbaik I Bendahara Pengeluaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
5) Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K. – Sat Brimob Polda Kalsel (Terbaik I Kuasa Pengguna Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
6) Polres Banjarbaru (Terbaik II Capaian Output Tahun 2021 Target Output Sedang)
7) Polres banjar (Terbaik II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar). (POLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version