Inspektorat Kalsel Dukung Pemerintahan Bebas KKN

BANJARBARU – Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus melaksanakan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Kepala Inspektorat Daerah Kalsel Ahmad Fydayeen mengatakan, pencegahan dan pemberantasan KKN telah menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) pihaknya, dimana salah satu cascadingnya (turunan) yaitu menjadikan Kalsel kembali meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke 9 kalinya di tahun ini.

“Kita harapkan hasil temuan material dan eksternal di tahun dapat berada di bawah 20 persen,” ucapnya, Rabu (16/2).

Dalam memberantas KKN, lanjut Dayeen, pihaknya selalu bekerjasama dengan tim Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK melalui Monitoring Centre for Prevention (MCP).

“Semua monitoring sudah terjadwalkan, yang saat ini kami lakukan yaitu reviuw Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk mencegah terjadinya tindak korupsi,” terangnya.

Selain dengan pengawasan langsung, Dayeen menyebut, pihaknya juga selalu menindaklanjuti terkait hasil laporan masyarakat mengenai tindak KKN.

“Kami terus bekerja keras untuk mengemban seluruh tugas tugas yang diembankan kepada Inspektorat Daerah Kalsel,” imbuhnya.

Di singgung terkait dugaan KKN oleh Dispersip Kalsel tentang pengadaan buku pada tahun 2020 lalu, Dayeen mengaku, kasus tersebut telah tertangani sejak bulan Mei tahun lalu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tahun 2020 lalu terjadi kelebihan pembayaran oleh Dispersip Kalsel  sebesar kurang lebih 230 juta Rupiah, dan kelebihan pembayaran tersebut telah disetorkan oleh Dispersip Kalsel ke kas daerah sejak bulan Mei 2021 lalu,” tutupnya.(SYA/RDM/RH)

DWP Kota Banjarmasin Menggelar Sosialisasi Koperasi Noorsari dan E-Reporting

BANJARMASIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarmasin menghimbau kepada seluruh anggota mereka, untuk menjadi anggota koperasi. Oleh karena itu, dilaksanakan Sosialisasi Koperasi dan E-Reporting

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (16/2). Dihadiri Penasehat DWP Kota Banjarmasin Hardiyanti Arifin Noor.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarmasin Hardiyanti Arifin Noor (Tengah)

Hardiyanti mengatakan, pada saat ini pihaknya melaksanakan pertemuan, Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin dengan Unit Dharma Wanita Persatuan yang ada dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Pada pertemuan ini diisi dengan sosialisasi koperasi Noorsari dan Pembinaan Sistem Pelaporan Elektronik (E-Reporting),” ungkap Hardiyanti.

Menurut Hardiyanti, terkait mengenai koperasi tersebut, pihaknya menghimbau, kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dilingkup SKPD di Pemerintah Kota Banjarmasin dapat menjadi anggota koperasi.

“Kami menghimbau kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin dan Unit agar dapat menjadi anggota koperasi Noorsari,” ujarnya.

Mengingat, lanjut Hardiyanti, saat ini koperasi tersebut telah berbadan hukum.

“Sedangkan tujuan didirikannya koperasi untuk kesejahteraan anggota,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Bagian Ekonomi memberikan bantuan untuk pemasangan produk UMKM.

Seperti yang disampaikan, Koordinator Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Rabiatul Adawiyah Doyo Pudjadi.

“Dalam rangka membantu meningkatkan perekonomian pelaku UMKM di Kota Banjarmasin ini, maka Dharma Wanita Persatuan Bagian Ekonomi Kota Banjarmasin membantu melakukan pemasaran atau penjualan produk UMKM,” tuturnya.

Rabiatul mengatakan, untuk produk UMKM yang mereka pasarkan, adalah produk kuliner seperti aneka cemilan, sambal, kain sasirangan, atribut produk Dharma Wanita serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Paman Birin Berduka, Gubernur Kalsel Periode 1985-1995, HM Said, Wafat

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengucapkan dukacita mendalam, atas wafatnya,  HM Said,   Gubernur Kalsel Periode 1985-1995.

Sosok kepala daerah yang dikenal pekerja keras dan ramah ini, meninggal dunia dikediamannya di Pondok Indah Jakarta Selatan, pagi tadi sekitar jam 05.15 WIB.

“Atas nama pribadi, keluarga dan masyarakat Kalimantan Selatan, saya turut berdukacita mendalam atas wafatnya HM Said, Gubernur Kalsel Periode 1985-1995,” ucapnya, Rabu (16/2) pagi.

Paman Birin,  menuturkan,  HM Said adalah sosok kepala daerah yang turut berjasa memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pembangunan daerah.

“Beliau adalah sosok kepala daerah yang berdedikasi tinggi dan sangat berjasa bagi kemajuan  daerah,” terang Paman Birin.

HM Said juga pernah menjadi senator perwakilan Kalimantan Selatan di lembaga perwakilan daerah pusat.

Dikatakan, sebagai kepala daerah yang melanjutkan pembangunan di Kalimantan Selatan, lanjut Paman Birin, sosok almarhum juga menjadi inspirasi dan motivasi dirinya untuk melanjutkan pembangunan di Banua

Almarhum diketahui juga anggota DPD/MPR RI perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan 2004-2009.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Landasan Ulin Banjarbaru, sore ini sekitar jam 17.00 WITA. Dimana pemakamannya, akan dipimpin langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Dinilai Tempat Yang Tepat Pelajari Pengelolaan Perpustakaan dan Kearsipan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) dinilai sebagai tempat yang tepat untuk mempelajari pengelolaan perpustakaan dan kearsipan. Penilaian tersebut disampaikan Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhak kepada wartawan, usai berkunjung ke Dispersip Kalsel, Selasa (15/2).

“Hari ini kami merasa terkejut dan kagum, bahwa tidak rugi dan sangat tepat kami berkunjung di sini tidak perlu keluar daerah, cukup hanya di sini saja sudah bisa memberikan gambaran tentang bagaimana manajemen pengelolaan khususnya dibidang perpustakaan dan kearsipan,” katanya.

Selain itu, menurut Ikhsan, selama kepemimpinan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani, upaya untuk mengembangkan perpustakaan tidak hanya mengandalkan bantuan keuangan daerah tetapi juga mampu menarik dana-dana dari pemerintah pusat.

Suasana kunjungan Kepala Dispersip Kota Banjarmasin ke Dispersip Kalsel

“Ini adalah suatu hal yang terus terang kami di Pemerintah Kota Banjarmasin perlu belajar banyak. Mudah-mudahan kabupaten/kota khususnya di Kota Banjarmasin bisa mengembangkan perpustakaan menjadi lebih baik dan modern,” jelasnya.

Ikhsan berharap koordinasi ini bisa terus berlanjut, dan pihaknya bisa terus mendapatkan bimbingan serta arahan dari Dispersip Kalsel, sehingga bisa berkembang menjadi lebih baik lagi.

Untuk diketahui, Kepala Dispersip Kota Banjarmasin beserta jajarannya disambut langsung oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie. Mereka juga diajak berkeliling melihat fasilitas dan pelayanan, hingga menjadi anggota perpustakaan Palnam mulai dari perpustakaan umum, perpustakaan anak, dan juga ruang teater di gedung yang baru selesai dibangun. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Warga Isoman Harus Diberi Bantuan

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menyarankan Pemerintah kota mendata warga dan memberi bantuan, bagi yang melakukan isolasi mandiri.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada wartawan pada Rabu (16/2), naiknya angka kasus COVID-19, terlebih munculnya varian baru Omicron, sebagian besar warga yang terpapar tentu melakukan isolasi mandiri, dengan demikian ini harus segera diberikan bantuan, untuk memenuhi keperluan sehari hari.

“Kami ingin pemko mendata warga isoman, agar nanti diberi bantuan,” ucapnya

Yamin menjelaskan, dengan sekarang berstatus level tiga, dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di kota seribu sungai ini, maka seluruh lapisan masyarakat hendaklah semakin ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Prokes jangan kendor, dan terus tingkatkan imunitas” pintanya

Lebih lanjut Politisi Gerindra DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, masyarakat juga semakin gencar melakukan vaksinasi, bagi yang baru vaksin satu, maka lanjutkan kevaksin dua, setelah enam bulan bisa ke vaksin tiga. Apalagi ketersediaan vaksin masih ada, dan tidak hanya di puskesmas namun banyak yang digelar secara massal.

“Mari bersama-sama kita cegah meluasnya penyebaran virus corona,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Jaring Aspirasi, Paman Yani Ajak Pemdes di Tanbu Tanggulangi Varian Baru Omicron

TANAH BUMBU – Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengajak kepala desa/dusun yang berada di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu untuk ikut serta mengaungkan penerapan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat ditengah merebaknya Omicron.

Suasana kegiatan reses Yani Helmi yang menerapkan prokes ketat

“Ditengah merebaknyan pandemi COVID-19 ini dan bermutasi menjadi Omicron yang kita ketahui tanda masuk ke Kalsel sudah mulai orange. Jelas, semua menginginkan tidak mau menjadi zona merah. Jadi selain menjaring aspirasi, kami di DPRD Kalsel turut ikut mengedukasi warga di sini dan langsung turun ke lapangan, terus hadir ditengah mereka. Ini yang sangat diperlukan sekali,” paparnya, usai melaksanakan menjaring aspirasi (reses) di titik ke enam di Dusun II RT 03 Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (15/2).

Yani Helmi yang menjabat sebagai anggota legislatif di Komisi II bidang ekonomi dan keuangan, menyebutkan, selain memaksimalkan pelaksanaan tracing, tracking dan treatment (3T) untuk langkah pencegahan, pelaksanaan vaksinasi untuk kategori umum, lanjut usia hingga anak juga harus digencarkan.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat hati-hati dalam melakukan aktivitas di luar terutama juga peserta didik yang masih kecil baik SD ataupun SMP ini yang paling rentan terhadap Omicron, tetapi, tidak menutup kemungkinan kita yang dewas mudah terpapar. Terkait vaksin, jangan sampai kita menolak pemberian ini dari pemerintah seperti dosis pertama, kedua hingga ketiga (booster) tidak ada hal yang menyakitkan kecuali orang yang dalam keadaannya komorbit dan itu pasti dipertimbangkan oleh dokter. Serta anak-anak umur 6 tahun keatas kalau bisa juga memberikan pemahaman kepada mereka dan diri sendiri,” paparnya lagi.

Bahkan, ia meminta agar Kampung Tangguh Banua (KTB) di desa/dusun kembali dihidupkan. Tentu, langkah ini sebagai antisipasi dalam menekan angka penambahan kasus COVID-19 di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Mudah-mudahan dari Pemdes dan seluruh warga, saya mesti sampaikan kembalikan Kampung Tangguh Banua (KTB). Jadi, kami menginginkan adanya kembali pemberlakuan ini,” beber anggota legislatif Dapil VI Kabupaten Tanbu dan Kotabaru.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kalsel, menghendaki, supaya kekuatan dalam menangkal penyebaran mutasi virus berjenis Omicron tidak semakin parah. Maka, Kampung Tangguh Banua (KTB) merupakan aksi nyata dalam  pengendalian.

“Tujuannya adalah agar dapat lebih mendorong kesadaran masyarakat, melihat adanya kondisi ini bahkan pada tahun 2020 – 2021 kejadian itu sempat tidak mengenakan. Makanya ketika sudah kejidian tentu menjadi perhatian serius apalagi kita ketahui bersama rumah sakit saat ini juga banyak menampung pasien anak-anak akibat terpapar COVID-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun II RT 03 Desa Batulicin Irigasi, Heriadi, mengungkapkan, meski di wilayahnya berhasil membentuk Kampung Tangguh Banua (KTB) Akan tetapi, dalam rangka pengendalian, Pemerintah Desa (Pemdes) Batulicin Irigasi terus melakukan sosialisasi pencegahan terkait bahaya penularan virus yang bermutasi ini.

“Sebelumnya, kami selaku jajaran Pemdes juga sudah melaksanakan Kampung Tangguh Banua dengan selalu menghimbau warga sekitar untuk mengetatkan prokes agar terhindar dari penyebaran pandemi COVID-19 di desa ini,” ucapnya.

Bahkan, Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu ini diketahui sempat menjadi juara umum sebagai Kampung Tangguh Banua terbaik se Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentunya, kami terus melakukan sosialisasi ini secara berkelanjutan agar masyarakat dapat mematuhi serta mentaati prokes yang dianjurkan dalam mencegah penyebaran,” tutup Kadus II Desa Batulicin Irigasi, Heriadi.

Sebelumnya, anggota DPRD Kalsel yang akrab disapa Paman Yani itu telah melaksanakan reses (menjaring aspirasi) dari masyarakat ke sejumlah titik dibeberapa wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) seperti, Desa Barokah, Bersujud dan Kelurahan Kampung Baru di Kecamatan Simpang Empat dan Rantau Panjang Hulu di Kecamatan Kusan Hilir. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version