PKK Kalsel Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Digital

BANJARMASIN – PKK Kalimantan Selatan menggelar kegiatan “Pelatihan Peningkatan Pemasaran dengan Penerapan Teknik Digital di Kalsel”, Rabu (15/11), disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Suasana pelatihan UMKM oleh TP PKK Kalsel

Pelatihan tersebut merupakan inisiasi TP PKK Pusat, dengan penyelenggaraan serentak di tiga kota, yaitu Banjarmasin, Samarinda, dan Makassar.

Ketua PKK Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, diwakili Ketua Bidang I PKK Kalsel Aminatus Alifah Roy Rizali Anwar, membuka acara yang diikuti 107 peserta ini. Turut hadir, Ketua Pokja Bidang IV PKK Pusat Safriati Safrizal.

Disebutkan, pelatihan pemasaran digital sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya bagi pelaku UMKM yang banyak terdampak pandemi COVID-19.

“Hampir seluruh produk UMKM yang mengandalkan pemasaran dengan cara perdagangan di pasar-pasar, di arena olahraga, lokasi wisata, mengalami penurunan penjualan, bahkan sampai tutup usahanya,” terang Raudatul Jannah dalam sambutannya yang dibacakan Aminatus Alifah.

Ia melanjutkan, hanya UMKM yang memanfaatkan pasar secara digital yang mampu bertahan di tengah pandemi, bahkan ada yang bisa berkembang pesat.

Menurutnya, tren pemasaran ke depan lebih banyak memanfaatkan kecanggihan digital. Wilayah pemasaran tidak terbatas dan mampu menjangkau mancanegara.

“Karena itu, UMKM di Kalimantan Selatan, sejak sekarang kita dorong ke arah pemasaran digital,” ujarnya.

Ketua Pokja Bidang IV PKK Pusat, Safriati Safrizal, memotivasi para kader PKK agar bersemangat melahirkan kreativitas dan inovasi.

“Bukan tidak mungkin usaha kecil menembus pasar luar negeri. Semua itu tergantung dari kemasan produk. Jika kemasannya menarik, bukan tidak mungkin bisa sampai ke Australia dan sebagainya,” kata mantan Penjabat Ketua TP PKK Kalsel ini.

Selain inovasi produk, menurutnya, dukungan pemasaran digital sangat penting di era sekarang. Dunia berada dalam genggaman internet, tergantung bagaimana memanfaatkannya.

Pelatihan pemasaran digital ini digelar selama dua hari, menghadirkan pemateri dari Google Indonesia. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pelaku UMKM Banua, Antusias Ikuti Pelatihan Digital Marketing Bank Kalsel

BANJARMASIN – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pelaku usaha paling memberikan kontribusi besar lebih dari 50 persen bagi perekonomian nasional. Terlebih di masa pandemi, dikala banyak perusahaan memutuskan untuk menghentikan produksi, ekosistem UMKM masih mampu bertahan bahkan terus tumbuh. Latar belakang inilah yang membuat Bank Kalsel menaruh perhatian lebih kepada pelaku UMKM di Kalimantan Selatan, sehingga Bank Kalsel menggelar Pembinaan dan Pelatihan Pengemasan serta Digitalisasi Marketing Produk UMKM, Rabu (15/12).

Suasana pelantihan Bank Kalsel

Secara khusus, Bank Kalsel menggelar kegiatan pembinaan dan pelatihan ini sebagai upaya memperkuat stabilitas pelaku UMKM di Banjarmasin. Kegiatan yang digelar di salah satu rumah makan di Kelurahan Sungai Jingah ini, mengundang 2 narasumber yakni Fajeri Hidayat selaku pelaku usaha UMKM yang berhasil mengembangkan digital marketing, dan Ramadhania Meiliantinoor selaku Kepala Seksi Industri Hasil Pertanian, Kimia, Tekstil dan Aneka Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin. Acara ini dibuka oleh Pgs. Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalsel, Suriadi yang mewakili Direksi didampingi oleh Plt. Kepala Divisi Kredit Bank Kalsel, Teguh Indra Bayu.

Suriadi menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk partisipasi Bank Kalsel dalam rangka mendukung dan mengembangkan UMKM di Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin.

“Bank Kalsel senantiasa mendukung dan berharap pelaku UMKM di Kalimantan Selatan khususnya di Banjarmasin semakin maju dan berkembang. Kegiatan ini akan kita laksanakan secara berkesinambungan sehingga nanti dapat terbentuk UMKM yang unggul,” ucap Suriadi.

Diikuti puluhan peserta yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM di segmen mikro dan usaha rumah tangga, kegiatan ini diisi dengan paparan dalam hal pengemasan produk dan digital marketing dalam menghadapi era 4.0 yang serba digital dan di masa pemulihan ekonomi saat ini.

Ramadhania Meiliantinoor menyampaikan betapa pentingnya pengemasan yang apik, higienis dan menarik untuk sebuah produk UMKM kepada para peserta.

“Pengemasan produk yang baik dan menarik sangat diperlukan sebagai bagian dari pemasaran sebuah produk UMKM yang efektif. Pengemasan yang apik disamping dapat menarik minat calon pembeli secara langsung, juga menarik keingintahuan calon pembeli secara online yang mengedepankan visual terlebih dahulu,” jelas Ramadhania.

Lebih lanjut, Fajeri menyampaikan paparan bagaimana para pelaku UMKM Banua harus dapat beradaptasi dengan cara pemasaran menggunakan internet dan media digital lainnya.

Fajeri Hidayat sendiri merupakan pengusaha UMKM asli Banjarmasin memiliki berbagai pengalaman dan meraih sejumlah prestasi dalam berjualan secara online di berbagai platform.

“Pelaku UMKM di Kalimantan Selatan mau tidak mau harus melek dengan dunia digital untuk memperluas pangsa pasar. Dengan pemanfaatan internet secara optimal dan aktif memperkenalkan produk di aplikasi jual beli atau populer disebut e-commerce, saya yakin produk UMKM Banua dapat dikenal secara nasional bahkan luar negeri. Kuncinya yakni ada pada kekhasan yang dimiliki produk – produk asli Kalimantan Selatan dan cara pengemasan yang apik. Kami yakin dengan sinergi antara Bank Kalsel dan dinas terkait semakin memperkuat UMKM Banua,” yakin Fajeri. (ADV-RIW/RDM/RH)

Ibnu Sina : Permasalahan Sosial Atasi Dengan Gotong-Royong

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2021, dengan mengangkat tema Kayuh Baimbai untuk Mewujudkan Banjarmasin Baiman Lebih Bermartabat.

Peringatan HKSN di Pemko Banjarmasin

Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini dilaksanakan, di lobby Balaikota Banjarmasin, Rabu (15/12).

Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Banjarmasin yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Dimana permasalahan sosial di Kota Banjarmasin agar dapat ditangani secara bergotong-royong atau bersama-sama,” ucapnya.

Menurut Ibnu, Pemerintah Kota Banjarmasin juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait seperti yayasan sosial, relawan sosial, organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, yang telah membantu DInas Sosial Kota Banjarmasin.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terimakasih kepada seluruh komoditas perduli, yang telah tumbuh subur di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Komoditas perduli tersebut, lanjut Ibnu, ada yang bergerak untuk lansia, anak-anak, wanita, kaum dhuafa, parkir miskin serta lainnya.

Ibnu mengatakan, tentunya keberadaan komoditas perduli ini, membantu Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami tentunya mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada komoditas perduli yang telah mendukung Dinas Sosial Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin mengucapkan, terimakasih kepada Kementerian Sosial melalui program program dalam memberikan bantuan kepada keluarga penerima manfaat di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version