Pemprov Kalsel Siap Bantu Kabupaten Kota Tanggulangi Banjir

BANJARBARU – Semakin meningginya curah hujan akhir-akhir ini membuat sejumlah daerah di Kalimantan Selatan mengalami banjir. Namun hingga kini Pemerintah Provinsi Kalsel belum menetapkan status siaga bencana banjir.

Disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, Abriansyah Alam mengatakan, penetapan status siaga bencana saat ini masih dalam tahap kajian.

“Kajian dilakukan agar kebijakan nantinya sesuai dengan kondisi nyata di lapangan,” katanya.

Alasan lainnya sebut Alam, karena status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan di Banua masih belum berakhir.

“Kalau siaga karhutla sudah diakhiri, baru nanti masuk siaga banjir,” ungkapnya.

Terkait kondisi banjir di Kalsel saat ini, Abriansyah menyampaikan, sudah ada tiga kabupaten yang diterjang banjir. Yakni, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Balangan.

“Yang lumayan parah di HST,” ucapnya.

Untuk menangani banjir, dia menyampaikan, BPBD Kalsel telah mengirim tim reaksi cepat untuk melakukan kajian cepat ke lokasi banjir.

“Di lokasi tim bertugas menghitung berapa yang terdampak, kerugian dan apa saja yang diperlukan,” ucapnya.

Tambahnya, apabila daerah meminta bantuan maka BPBD Kalsel akan langsung memberikannya.

“Misal perlu dapur umum, pemprov siap untuk membantu untuk pengungsi,” ungkapnya.

Selain itu, dia menyebut, Pemprov Kalsel juga siap membantu melakukan evakuasi apabila diperlukan.

“Tim di Kalsel siap untuk berangkat ke lokasi kapan saja. Tapi sampai sekarang belum ada permintaan, sehingga kami memantau dulu,” sebutnya. (ASC/RDM/RH)

Era Telepon Pintar, Jadi Atensi Bunda PAUD Kalsel

BANJARMASIN – Di era digital telepon pintar sekarang ini, membuka ruang segenap.penjuru informasi komunikasi. Alhasil, ponsel pintar ini tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak.

Saat anak-anak memegang gawai , sebagai orang tua kita perlu memberikan pengawasan ekstra. Dibalik kecanggihannya, telepon pintar rupanya membawa efek yang bisa mempengaruhi pola pikir  anak.

Hal itu dituturkan Raudatul Jannah Sahbirin Noor usai dikukuhkan menjadi Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan Masa Bakti 2021- 2024, Jumat (19/11).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Turut menyaksikan pengukuhan Bunda PAUD Kalsel Ketua DPRD Kalsel serta Kepala BP-PAUD  dan Dikmas Kalsel serta undangan terkait.

Bunda PAUD Kalsel didampingi Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan alat peraga edukatif

Kegiatan dirangkai dengan pelantikan Bunda PAUD Kabupaten Kota, antara lain Bunda PAUD Tanah Bumbu, Kabupaten Banjar, Bunda PAUD Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan kota Banjarbaru.

Raudatul Jannah, menyampaikan, jabatan Bunda PAUD tersebut memang melekat pada seorang istri kepala daerah.

“Tapi ini bukan formalitas saja, kita niatkan sebagai dedikasi untuk mengembangkan pendidikan PAUD berkualitas di daerah masing-masing,” tuturnya.

Ketua PKK Kalsel dua periode ini mengatakan, secara umum Bunda PAUD bertugas membentuk Pokja yang berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemangku kepentingan.

Bunda PAUD  bersama Pokja akan melakukan pembinaan dan pengawasan, yang tujuannya adalah meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan PAUD.

Diketahui, masa Pendidikan Anak Usia Dini, terhitung sejak usia 0-6 tahun, merupakan masa  emas bagi pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.

Di sisi lain, Raudatul Jannah mengungkapkan, penggunaan telepon pjntar yang marak di kalangan anak-anak, menjadi tantangan bagi orang tua.

“Era ini menuntut kita ekstra hati-hati. Arahan orang tua, guru, bahkan lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak terjerumus penyalahgunaan teknologi,” ujarnya.

Lulusan magister Ilmu Kesehatan Masyarakat ini mengungkapkan keprihatinannya.

“Berbagai kajian membuktikan, anak yang sering bermain smartphone cenderung mengalami penurunan kecerdasan, bahkan pada tingkat tertentu jadi kecanduan,” bebernya.

Kondisi tersebut menjadi atensi Bunda PAUD Kalsel. Ia berpesan, agar Bunda PAUD  mampu memberikan edukasi kepada orang tua dan pendidik.

“Arahkan anak-anak kita agar dapat menjadi manusia yang bermanfaat. Tumbuhkan generasi penerus bangsa yang terhormat,” pesan Bunda Paud Kalsel.

Sementara itu, Sahbirin Noor mengapresiasi kerja Bunda PAUD  yang menurutnya luar biasa.

“Masa depan anak tergantung bagaimana kita mendidiknya saat ini. Di tahun 2050 kelak, kita berharap anak-anak sekarang sudah tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berguna bagi nusa dan bangsa,” harapnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan alat peraga edukatif dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Antisipasi Banjir, DPRD Banjarmasin Gelar RDP

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) mengantisipasi banjir sejak dini.

Suasana rapat dengar pendapat, di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Noor Latifah, kepada wartawan pada Kamis petang (18/11), rapat dengar pendapat ini sangat penting untuk mengetahui kesiapan dua dinas, yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kota Banjarmasin, dalam rangka meantisipasi bencana banjir dari sekarang, karena berkaca pada pertengahan Januari 2021 lalu, dinilai kurang maksimal.

“Kami gelar RDP ingin mengetahui, cara penanganan, pencegahan dan kesiapan dana,” ucapnya.

Noor Latifah menyampaikan, saat ini intensitas hujan di kota seribu sungai mulai semakin tinggi, belum lagi terjadi air sungai pasang, dengan demikian harus disiapkan secara matang oleh pemerintah kota, seperti sarana dan prasana mengangkut korban banjir, serta nanti didirikannya posko berupa dapur umum di lima Kecamatan.

“Dari penjelasan BPBD dan Dinsos Kota Banjarmasin, sudah siap siaga bencana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarmasin Fahruraji menyampaikan, memang saat ini sudah dinaikkan statusnya menjadi siaga darurat bencana banjir. Hal itu berdasarkan hasil rapat dengan Walikota melalui laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca hujan ekstrim sejak bulan Desember dan Januari, meski kondisi masih normal, namun kesiap siagaan harus ditingkatkan.

Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji

“Kita minta warga terus waspada, apalagi wilayah provinsi tetangga sudah ada yang banjir,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Berkas Pendaftar Calon Ketua KONI Kalsel Masuk Tahap Verifikasi

BANJARMASIN – Pendaftaran Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan, berakhir pada Kamis Malam (18/11).

Sekretaris Tim Penjaringan Pendaftaran Calon Ketua KONI Kalimantan Selatan Ahmad Yunani mengatakan, untuk pendaftaran calon ketua KONI Provinsi Kalimantan Selatan resmi ditutup.

“Pendaftaran Bakal Calon Ketua KONI Kalsel telah ditutup,” ucapnya.

Dan, untuk pendaftar di hari terakhir tersebut Bambang Heri Purnama melakukan penyerahan pendaftaran pada Kamis Sore, serta Sutarto pada Kamis Malam.

Menurut Ahmad Yunani, setelah pihaknya menerima berkas pendaftaran calon ketua KONI Provinsi Kalimantan Selatan, pihaknya akan melakukan verifikasi kelengkapan berkas berkas dari pendaftar.

“Setelah menerima berkas pendaftaran, kami melakukan verifikasi,” ujarnya.

Pemeriksaan berkas tersebut, lanjutnya, berdasarkan kelengkapan dan dukungan yang didapat dari pendaftar bakal calon Ketua KONI Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Bambang Heri Purnama kembali mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua KONI Provinsi Kalsel ini.

Enly Hadiyanor selaku penerima mandat penyerahan berkas pendaftaran dari Bambang Heri Purnama mengatakan, ia menyerahkan berkas pendaftaran di hari terakhir dari Bambang Heri Purnama.

Bambang merupakan satu dari 2 (dua) pendaftar yang telah menyerahkan berkas ke panitia.

“Kami berterimakasih berkas diterima langsung oleh Tim Penjaringan Pendaftaran Calon Ketua KONI Kalsel,” ucapnya.

Menurut Enly, pada pendaftaran sebagai calon Ketua KONI Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Heri Purnama mendapatkan dukungan dari 13 KONI kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, serta 34 Cabang Olahraga.

“Untuk dukungan Pak Bambang Heri Purnama mendapatkan dukungan dari 2 KONI Kota serta 11 KONI di Kabupaten,” ungkapnya.

Sedangkan, tambahnya, untuk dukungan dari Cabang Olahraga sampai saat ini, masih berproses.

Seperti diketahui, sejak dibuka pada 18 Oktober – ditutup pada 18 November kemarin, ada dua pendaftar yang telah memasukkan berkasnya ke panitia. Yaitu Bambang Heri Purnama dan Sutarto. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version