Rekatkan Kekompakan, Paman Birin Gowes Bersama Kepala SKPD

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor bersepeda (gowes)  bersama  seluruh Kepala SKPD mengelilingi Kota Banjarmasin, pada Jum’at (1/10) pagi.

Dimulai dari halaman Mahligai Pancasila, Paman Birin serta rombongan bersepeda melintasi beberapa ruas jalan, antara lain jalan  S Parman menuju Jalan H Hasan Basri, kemudian melalui Jembatan Sei Alalak, Trans Kalimantan, Jalan Cemara. Kemudian rombongan melintasi jalan Sungai Jingah dan finish di R Suprapto.

Gubernur Kalsel (paling kanan) bersama rombongan saat melintasi jembatan Sei Alalak

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, gowes ini merupakan olahraga yang menggembirakan untuk menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan imun terlebih dimasa pandemi ini.

“Hari ini kita besepedaan untuk tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan imun,” katanya.

Dengan rajin berolahraga, menurut Paman Birin, maka akan semakin sehat baik jasmani maupun rohani. Jika badan sehat, otak atau pikiran menjadi sehat. Sebab pikiran yang sehat sangat diperlukan untuk membangun Banua.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar mengatakan, gowes bersama ini untuk merekatkan seluruh jajaran Pemprov Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dari 50 M, Relaksasi PKB 50 Persen Sudah Capai 35 M

BANJARBARU – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dalam program relaksasi kebijakan 50 persen di Kalimantan Selatan sudah mencapai Rp35 miliar. Artinya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tinggal menutupi sisa target yang ada yakni sekitar Rp15 miliar dari total keseluruhan Rp50 miliar.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengungkapkan, meski penerimaan disektor ini sempat melandai bahkan diakui stagnan. Namun, hal tersebut masih mampu diantisipasi oleh unit penyelenggara layanan.

“Rekan di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) telah banyak melakukan upaya-upaya mengoptimalkan penerimaan ini. Salah satu cara atau langkah yang diambil pihaknya yaitu mengoperasikan Samsat keliling (Samkel) dengan memaksimalkan program kebijakan relaksasi 50 persen,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, usai melaksanakan rapat koordinasi bersama jajaran UPPD se Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota, di salah satu hotel ternama di Banjarbaru, terkait rencana penyelenggaraan optimalisasi pendapatan pajak daerah, Kamis (30/9) kemarin.

Diakuinya, penerimaan di sejumlah Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) sempat tersendat akibat faktor keuangan dari wajib pajak menipis pada pertengahan bulan lalu.

“Memang di tanggal 20 sampai seterusnya itu kan kondisi keuangan masyarakat banyak yang belum stabil,” ucap mantan Kepala UPPD Samsat Pelaihari, Rustamaji.

Kendati demikian, dirinya meyakini dari tanggal 1 – 9 Oktober pembayaran pajak kendaraan bermotor kembali normal alias lancar.

“Semoga pada moment ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh wajib pajak di Kalsel,” harapnya.

Ditanya soal realisasi sementara pada penerimaan ini, Rustamaji menyebutkan, sudah tercapai dikisaran angka Rp35 miliar dari total Rp50 miliar secara keseluruhan.

“Artinya tinggal Rp15 miliar lagi untuk mencapai realisasi target,” tuturnya.

Dia mengharapkan, setelah berakhirnya masa penyelenggaraan program kebijakan relaksasi pada 9 Oktober nanti setidaknya realisasi target yang ditetapkan oleh Pemprov Kalsel dapat tercapai secara optimal.

“Mudah-mudahan sembilan hari terakhir ini animo untuk pembayaran dari wajib pajak semakin meningkat,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version