Triwulan Kedua 2025, RSUD Ansari Saleh Catatkan SKM Kategori Sangat Baik

BANJARMASIN – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, terus menunjukkan tren positif. Terbukti, hingga triwulan kedua tahun 2025, rumah sakit ini mencatat nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebesar 90,63 poin, yang masuk dalam kategori Sangat Baik dengan nilai A.

Direktur RSUD Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo mengungkapkan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari evaluasi dan peningkatan berkelanjutan diberbagai lini layanan.

Direktur RSUD Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, Among Wibowo

“Data yang kami himpun menunjukkan Survei Kepuasan Masyarakat sebesar 90,63. Ini mencerminkan kualitas layanan kami, baik di rawat jalan, rawat inap, poliklinik, farmasi, laboratorium, maupun layanan lainnya,” katanya, Jumat (25/7).

Ia menjelaskan, masing-masing unit layanan memiliki sistem pengukuran indeks tersendiri. Pendekatan ini dilakukan guna mengetahui aspek mana saja yang perlu ditingkatkan dan mana yang harus dipertahankan agar kualitas layanan tetap terjaga.

“Evaluasi ini menjadi dasar kami untuk terus meningkatkan mutu layanan. Dengan demikian, masyarakat bisa merasakan layanan yang semakin optimal dan berkualitas,” tambahnya.

Among juga menegaskan, RSUD Moch. Ansari Saleh berkomitmen kuat dalam menjaga mutu pelayanan serta mengedepankan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Koordinasi internal dan eksternal terus diperkuat demi menjaga standar layanan yang profesional dan berkelanjutan.

“Komitmen kami adalah menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien. Semua lini pelayanan kami evaluasi agar terus meningkat dan dapat memberikan kepuasan maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Kunker ke DPRD Kalsel, Pansus RPJMD Sulteng Bahas Keberhasilan Strategi Pembangunan

BANJARMASIN – Rombongan Panitia Khusus DPRD Provinsi Sulawasi Tengah, study komparasi ke DPRD Kalsel, membahas berbagai strategi dan program yang telah berhasil di Kalsel.

Suasana pertemuan di Ruang Komisi III DPRD Kalsel

Dalam sambutannya, Ketua Pansus RPJMD Sulawesi Tengah Yas Simangun menyampaikan, tujuan kunjungan ini, untuk mempelajari berbagai pengalaman dan praktik terbaik di Kalimantan Selatan khususnya bidang pembangunan.

“Kami ingin mempelajari dan mengadopsi beberapa strategi dan program yang telah berhasil di Bumi Lambung Mangkurat,” ucapnya saat kunker di DPRD Provinsi Kalsel belum lama tadi.

Sementara itu, Anggota Pansus RPJMD DPRD Kalsel, Mustaqimah menyampaikan, pihaknya membahas berbagai isu terkait pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi.

Anggota Pansus RPJMD Kalsel Mustaqimah

“Kita berbagi pengalaman dan pengetahuan,” jelasnya

Lebih lanjut Mustaqimah menambahkan, dalam pertemuan juga membahas kesiapan
kerjasama dengan Sulawesi Tengah, untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Indonesia. Sehingga, tercipta saling sinergi antar daerah.

“Kunjungan ini dapat meningkatkan pemahaman,” tutup Mustaqimah

Untuk diketahui, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, menerima tamu dari Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, terkait study komparasi
Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2025 – 2029, pada Rabu (23/7). (NHF/RIW/RH)

Lulus Fit and Proper Test OJK, Dewan Komisaris Baru Bank Kalsel Resmi Menjabat

BANJARMASIN – Dewan Komisaris Bank Kalsel periode 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah seremoni di Auditorium Idham Khalid, Banjarbaru, pada 14 Juli 2025 lalu. Prosesi ini dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, dan dihadiri Forkopimda, para kepala daerah, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, DPRD, dan mitra strategis lainnya.

Pelantikan ini merupakan tindaklanjut dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 13 Maret 2025 lalu. Proses pengangkatan seluruh calon Dewan Komisaris dipastikan telah melalui mekanisme dan tata cara perundang-undangan yang berlaku. dimulai dari penetapan calon Dewan Komisaris oleh seluruh peserta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 13 Maret 2025, seleksi administratif, tes kesehatan, serta ujian sertifikasi perbankan. Yaitu Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 yang diselenggarakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Selanjutnya seluruh calon Dewan Komisaris mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat, sebagai lembaga independen yang bertujuan untuk memastikan, bahwa para calon Dewan Komisaris memiliki kualifikasi yang memadai, dan memenuhi standar integritas serta kompetensi yang telah ditetapkan OJK.

Setelah seluruh tahapan dilalui dan dinyatakan memenuhi syarat, pengangkatan resmi dilakukan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: SR-242/PB.02/2025 dan Akta Penetapan Nomor 04 tanggal 11 Juli 2025.

Susunan Dewan Komisaris Bank Kalsel yang menjabat untuk periode 2025–2030 adalah Subhan Nor Yaumil – Komisaris Utama Non-Independen, Riza Aulia – Komisaris Independen, Karmila Muhidin – Komisaris Non-Independen, dan Widya Ais Sahla – Komisaris Independen.

“Pengukuhan jajaran Dewan Komisaris ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat struktur pengawasan dan memastikan keberlanjutan tata kelola Perusahaanyang baik. Bank Kalsel senantiasa menjadikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG)yang meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran sebagai landasan utama dalam menjalankan seluruh proses bisnis dan pengambilan keputusan,” ujar Firmansyah, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel. (ADV-RIW/RH)

Kejurnas Seri III Triathlon Piala Gubernur Kalsel Resmi Digelar

BANJARBARU – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri 3 Triathlon Piala Gubernur Kalsel Tahun 2025 resmi digelar, setelah dibuka Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Jumat (25/7).

Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Selatan Budiono menyampaikan, pada pelaksanaan Kejurnas Triatlon Seri 3 ini, Kalsel ditunjuk sebagai tuan rumah, setelah Jakarta dan Jawa Timur.

Ketua FTI Kalsel Budiono

“Kejurnas Triatlon Seri 3 ini, diikuti seluruh atlet atlet nasional, setelah mereka mengikuti kejuaraan di Malaysia,” ungkap Budiono, kepada sejumlah wartawan.

Karena, lanjutnya, Kejurnas Seri 3 ini merupakan salah satu kejuaraan penting, untuk mengumpulkan poin bagi atlet Triatlon, agar dapat mengikuti ajang Kejurnas triatlon lainnya. Salah satunya untuk mengikuti PON mendatang.

“Kejurnas Triatlon Seri 3 ini diikuti 20 Provinsi yang ada di Tanah Air, dengan kategori elit serta junior,” ucapnya.

Pada Kejurnas Seri 3 ini, atlet Triathlon Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti seluruh kelas yang dipertandingkan. Baik pada kelas elit maupun kelas junior.

Budiono mengatakan, prestasi atlet triathlon Banua saat ini sudah masuk pada lima sampai 10 besar tingkat nasional.

“Sehingga keberadaan atlet Kalsel pada pKejurnas Triathlon sudah diperhitungkan. Kami berharap, atlet Kalsel yang bertanding pada Kejurnas Triathlon Seri 3 ini, dapat memberikan prestasi terbaiknya,” ucap Budiono. (SRI/RIW/RH)

Membanggakan, Dua Pelajar Wakili Kalsel Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka

BANJARBARU – Dua pelajar asal Kalimantan Selatan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025.

Mereka adalah Dimas Budiman dari SMA Negeri 4 Banjarbaru, dan Alvina Dhiya Kamila Faradisa dari SMA Negeri 1 Rantau, yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta pada 17 Agustus mendatang.

Keduanya kini tengah menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan di Cibubur, Jakarta, bersama 74 anggota Paskibraka lainnya yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel, Heriansyah melalui Kepala Sub Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Ary Pramono mengatakan, bahwa terpilihnya Dimas dan Alvina merupakan hasil dari proses seleksi yang sangat ketat, di tingkat provinsi hingga nasional.

Kasubbid Bina Ideologi Dan Wasbang, Bakesbangpol Kalsel, Ary Pramono

“Mereka telah melalui rangkaian seleksi yang ketat. Pengantaran keduanya ke pemusatan pelatihan di Jakarta sudah dilakukan dan turut didampingi oleh pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ini bentuk dukungan penuh terhadap putra-putri terbaik Banua,” kata Ary, Kamis (24/7).

Dimas dan Alvina saat mengikuti pemusatan latihan Paskibraka Nasional di Jakarta

Ary juga mengungkapkan, dari 90 peserta seleksi tingkat provinsi, hanya tiga pasang yang berhasil lolos ke tingkat nasional. Dua peserta di antaranya adalah Dimas dan Alvina, sementara dua pasang lainnya ditetapkan sebagai cadangan Paskibraka nasional.

“Sesuai arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, yang juga sebagai Ketua Pembentukan Paskibraka 2025, yang mewakili daerah di tingkat nasional diminta untuk menjaga semangat, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan selama menjalankan tugas negara,” pesannya.

Ia juga berharap, keberhasilan dua pelajar tersebut, dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kalimantan Selatan untuk terus berprestasi dan mencintai Tanah Air.

“Semoga Dimas dan Alvina dapat memberikan penampilan terbaik saat mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka nanti. Ini adalah kesempatan yang sangat istimewa dan menjadi kebanggaan bagi Banua,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Gerakan Pangan Murah, Bukti Sinergi TNI dan Bulog, Wujudkan Ketahanan Pangan

BANJARMASIN – Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menghadiri acara Penyerahan Bantuan Pangan serta Gerakan Pangan Murah di halaman KCM, Belitung Darat, Banjarmasin Barat, pada Kamis (24/7).

Acara yang mengusung tema “TNI dan Bulog Bersinergi Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Melalui Program Gerakan Pangan Murah Beras SPHP dan Penyaluran Banpangan” ini, merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

‎Sekitar 70 orang turut hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA ini, termasuk Kepala Kanwil Bulog Kalsel, Muhamad Akbar Said, Walikota Banjarmasin, Muhammad Yaminz serta jajaran pejabat TNI dan Polri lainnya.

‎Acara diawali dengan video conference (Vicon) bersama Menteri Pertahanan, Letnan Jenderal (Pur) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kabulog RI, Kahmad Rizal Ramadahani.

Dalam Vicon tersebut, Menhan RI menekankan pentingnya distribusi beras yang tepat sasaran, dan mengajak seluruh jajaran TNI maupun Polri untuk mengonsumsi beras SPHP.

Sementara itu, Kabulog RI menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional dan memastikan penyaluran dilakukan dengan pengawasan lintas instansi.

‎Setelah Vicon, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyerahan bantuan beras secara simbolis, dan sesi foto bersama.

Sebanyak 159.654 penerima manfaat di seluruh Kalimantan Selatan, akan mendapatkan bantuan beras 10 kilogran per orang.

‎Selain penyerahan bantuan, masyarakat juga antusias menyerbu bazar pangan murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau:

‎Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan Bulog. Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. (Penrem101/Ant-RIW/RH)

Hari Anak Nasional 2025, Provinsi Kalsel Gelar Peringatan di SMKN 3 Banjarbaru

BANJARBARU – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 di Kalimantan Selatan, digelar dengan nuansa berbeda. Tidak lagi terpusat secara nasional, peringatan tahun ini diarahkan untuk dilaksanakan secara sederhana di sekolah-sekolah, oleh masing-masing daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalsel, Husnul Hatimah menyampaikan, bahwa kebijakan desentralisasi HAN ini merupakan arahan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Kepala DPPPAKB Kalsel, Husnul Hatimah

“Kalau sebelumnya dipusatkan, tahun ini dilaksanakan langsung di daerah masing-masing, khususnya di sekolah-sekolah,” ujar Husnul, di Banjarbaru, Rabu (23/7).

Husnul menyebut, peringatan HAN 2025 di Kalimantan Selatan telah dilaksanakan di SMK Negeri 3 Banjarbaru, dipimpin Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan disinergikan dengan program – program lainnya. Seperti pemberian makanan tambahan bergizi untuk pencegahan stunting, serta pelayanan posyandu enam pelayanan dasar.

“Pelaksanaannya memang sederhana, tetapi tetap menyentuh substansi penting terkait perlindungan dan pemenuhan hak anak,” jelasnya.

Untuk tingkat provinsi, peringatan HAN direncanakan berlangsung pada akhir Agustus atau awal September mendatang.

Terkait perlindungan anak, Husnul juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Menurutnya, anak-anak yang menjadi korban maupun pelaku tetap merupakan tanggung jawab bersama.

“Anak adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya pemerintah, tapi juga keluarga, masyarakat, dan organisasi. Kita harus hadir untuk memberikan layanan, pendampingan, serta edukasi agar anak tidak menjadi korban, apalagi pelaku kekerasan,” tegasnya. (SYA/RIW/RH)

Hingga Triwulan II 2025, Lab K3 Kalsel Capai PAD Hampir 50 Persen

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil mencapai pendapatan asli daerah hampir 50 persen, pada Triwulan II Tahun 2025.

Kepada Abdi Persada FM, di ruang kerjanya, Kamis (24/7) Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel Noorlianisyah menjelaskan, untuk pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja bagi perusahaan saat ini, pihaknya telah mencapai pendapatan sebesar Rp1,2 miliar dari target Rp2,5 miliar.

“Dengan Sumber Daya Manusia yang profesional dan peralatan yang dimiliki Laboratorium K3 Kalsel, kami optimis target tahun 2025 akan tercapai pada akhir tahun nanti,” ucapnya

Pengujian Lingkungan Kerja Faktor Fisika, Emisi Genset, Kesehatan Kerja, di PT Kalimantan Prima Persada Site Sungai Puting Kab Tapin, sumber (HumasLabK3Kalsel)

Disampaikan Noorlianisyah, untuk jumlah yang dilayani hingga saat ini ada sekitar 152 perusahaan . Bentuk pelayanan berupa pengujian lingkungan kerja dan kesehatan kerja meliputi iklim kerja, kebisingan, pencahayaan, getaran seluruh tubuh dan juga kualitas udara baik didalam serta luar ruangan.

“Layanan kita juga mencakup kesehatan kerja meliputi audiometri, sphirometri, ergonomi, kelelahan kerja, dan higiene sanitasi perusahaan,” ungkapnya

Pengujian lingkungan kerja dan ergonomi di PT Sebuku Iron Lateritic Ores, sumber (HumasLabK3Kalsel)

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan,
Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, tahun 2025 ini kembali menerima sertifikat re-akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional.

Dimana,
re-akreditasi dilaksanakan setiap lima tahun sekali, untuk memastikan pelayanan bermutu bagi perusahaan, sudah diberikan secara maksimal. Diantara layanan yang diberikan Laboratorium K3 saat ini, adalah pengujian faktor fisika dan kimia lingkungan kerja, udara ambien dan emisi sumber tidak bergerak, serta kesehatan kerja.

“Dengan adanya sertifikat ini, pihaknya termotivasi mempertahankan dan meningkatkan mutu layanan bagi perusahaan, yang tersebar tidak hanya di 13 kabupaten kota, juga lintas provinsi yaitu Kalimantan Tengah,” tutupnya. (NHF/RIW/RH)

RDP Bersama Dinas PUPR, Komisi III DPRD Kalsel Bahas Progres Fasilitas Publik

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, membahas progres fasilitas publik, melalui perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Suasana rapat Komisi III DPRD Kalsel

Dalam pernyataannya, usai rapat, Rabu (23/7), Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Maulana menegaskan, bahwa pembahasan kali ini merupakan tindak lanjut dari ketuk palu perubahan APBD, yang telah dilakukan pada Juli ini.

“Titik beratnya hari ini yang saya tekankan adalah penggunaan beberapa sarana, yang menurut pandangan umum sudah selesai. Namun, kami ingin memastikan pelaksanaannya di lapangan agar berjalan sesuai prospek yang direncanakan,”
ujarnya.

Suasana rapat Komisi III DPRD Kalsel

Salah satu sorotan penting dalam pembahasan, adalah kesiapan penggunaan beberapa fasilitas umum yang telah selesai dibangun. Termasuk Masjid Muhammad Arsyad Al-Banjari. Menurut informasi dari Plt. Kepala Dinas PUPR, masjid tersebut dalam waktu dekat sudah dapat difungsikan. Namun, terkait peresmian dan launching, akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

“Masjid ini bukan hanya akan difungsikan sebagai tempat ibadah, tapi juga akan dikembangkan sebagai destinasi wisata religi,” jelas Maulana.

Selain itu, isu yang dibahas adalah penyelesaian kawasan Titik Nol Kilometer. Ia menjelaskan bahwa meskipun secara kasat mata terlihat sudah selesai, terdapat bagian atas yang tampak rongga, yang ternyata bukan merupakan kekurangan dalam pengerjaan, melainkan untuk arus angin.

“Tadi sudah ditekankan oleh Plt. Kepala PUPR bahwa penyelesaian Titik Nol KM akan dituntaskan tahun ini. Penganggaran dimurni kemarin itu untuk penyelesaian 100 persen di akhir tahun,” pungkasnya. (ADV-NHF/RIW/RH)

TMMD di Kuin Kecil, TNI dan Pemko Banjarmasin Dukung Infrastruktur Sektor Pertanian

BANJARMASIN – Walikota Muhammad Yamin, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, di Kuin Kecil Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (23/7).

Pada kunjungan tersebut, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, didampingi Dandim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko, dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi.

Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin didampingi Dandim 1007/Banjarmasin serta Kapolresta Banjarmasin

“Peninjauan langsung ke lokasi TMMD ini, menjadi salah satu bukti bahwa TNI dan masyarakat, saling mendukung dan siap bergotong royong untuk membangun,” ucap Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Pada pelaksanaan TMMD Tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin mengucurkan dana sebesar Rp1,5 miliar, untuk pengerjaan fisik. Jumlah ini ditambah Rp125 juta, dari Dinas PMD Provinsi Kalsel, untuk sasaran tambahan.

“Pemko Banjarmasin berharap adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di Kuin Kecil Mantuil dapat terpenuhi,” ucap Yamin.

Sementara itu, Komandan Kodim 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko menjelaskan, Kodim 1007 Banjarmasin akan mengerjakan pembangunan pada TMMD, dengan sasaran pembangunan fisik dan non fisik. Salah satunya perbaikan jalan, dengan tujuan mendukung sektor pertanian setempat.

“Pada TMMD ini akan melakukan peningkatan dan pembuatan jalan, jembatan, gorong gorong, RTLH hingga perbaikan mushola, termasuk MCK dan sanitasinya,” ucapnya.

Sedangkan untuk non fisik, menyasar program penyuluhan, mulai dari bidang kesehatan hingga ranah pertanian.

“Kami berharap pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Selain itu, tambah Sigit, TMMD kali ini diutamakan pekerjaan jalan di sektor pertanian, disesuaikan dengan program prioritas Presiden soal Swasembada Pangan.

“Sebagian besar masyarakat di Desa Kuin Kacil bertani, sehingga jalan tersebut untuk memudahkan petani mengirimkan hasil panennya,” ucap Sigit. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version