Harga Bawang Merah di Banjarmasin Naik

BANJARMASIN – Pasca Lebaran Idul Fitri, harga bawang merah mengalami kenaikan cukup tinggi. Kenaikan harga bawang merah ini terpantau di Pasar Tradisional Pekauman, Kota Banjarmasin, Rabu (11/5).

Norma salah satu penjual bawang merah di Pasar Pekauman mengatakan, naiknya harga bawang merah ini sudah terjadi sejak 4 hari lalu, atau setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu.

“Sudah 4 hari ini harga bawang merah mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Menurut Norma, kenaikan harga bawang merah saat ini bekisar Rp45 ribu perkilo. Sebelumnya harga bawang merah dijual dikisaran Rp35 ribu perkilo.

Hal senada juga dikatakan Siti pedagang lainnya. Harga bawang merah untuk per karung atau masih kotor berkisar Rp35 ribu perkilo. Sedangkan, sebelumnya dijual berkisar Rp18 ribu perkilo.

“Sekarang harga bawang merah bersih dijual berkisar 45 ribu rupiah perkilo,” ucapnya.

Sehingga kenaikan harga saat ini cukup signifikan di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norahim mengatakan, kosongnya pasokan bawang merah tersebut disebabkan, kekosongan bawang merah dari Setra Produksi.

“Penyebab kenaikan harga bawang merah di Kota Banjarmasin, salah satunya kosongnya pasokan bawang merah dari daerah setra produksi akibat belum masa panen,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rakhman, naiknya harga bawang juga disebabkan transportasi yang mengalami kendala di Pulau Jawa.

“Kami berharap, kenaikan harga bawang merah ini dapat segera berlalu, dan harga bawang merah dapat normal kembali,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Ribuan PPPK Jabatan Fungsional Guru SMA Sederajat di Kalsel Ucap Sumpah Jabatan

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengambilan sumpah jabatan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional guru SMA, SMK, dan SLB, di SMA Banua Kalsel, Kabupaten Banjar, pada Rabu (11/5) pagi.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (kanan), saat mengambil sumpah jabatan PPPK guru

Dalam sambutannya, Sahbirin mengucapkan selamat dan sukses kepada para pegawai yang telah mengambil sumpah jabatan. Terutama kepada PPPK di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala, yang mengikuti pengambilan sumpah di SMA Banua Kalsel ini.

Menurutnya, baik PPPK maupun PNS sama pentingnya sebagai motor utama dalam pelaksanaan roda pemerintahan, terlebih di sektor pendidikan sebagai guru.

“Kita ketahui, guru merupakan ujung tombak dari suksesnya program pendidikan di negeri kita,” ucap Paman Birin (sapaan akrabnya).

Kesuksesan pembentukan generasi penerus bangsa, serta kesuksesan pembangunan dan kemajuan peradaban sebuah bangsa pun diakuinya, juga tidak terlepas dari dunia pendidikan.

Sehingga, Paman Birin berpesan kepada seluruh PPPK yang baru saja mengambil sumpah, agar dapat menjadi sumber teladan bagi bagi peserta didik.

“Jadilah guru yang profesional, berintegrasi, inovatif dan kreatif, serta jadilah teladan yang baik,” pesannya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun, mengapreasiasi Gubernur Kalsel, yang telah menyempatkan diri disela kesibukannya, untuk melakukan pengambilan sumpah tersebut.

“Alhamdulillah proses ini berjalan dengan cepat, dan Gubernur langsung yang melantiknya,” ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan di tiga wilayah berbeda, diantaranya SMA Banua Kalsel, SMAN 1 Pelaihari, dan SMAN 1 Rantau, serta diikuti oleh sebanyak 1171 PPPK jabatan fungsional guru SMA, SMK, dan SLB dari seluruh kabupaten/kota se Kalsel.

Setelah mengikuti pengambilan sumpah, selanjutnya seluruh PPPK tersebut akan mulai bertugas sesuai penempatan yang telah ditetapkan oleh BAKN. (SYA/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Buka Pelatihan CPNS Tahun 2022

BANJARBARU – Pembukaan pelatihan II dan III CPNS dilakukan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Aula Graha Kampus I Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel pada Rabu (11/5), yang didampingi oleh Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Mujiyat.

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel menyampaikan apresiasinya kepada BPSDMD Provinsi Kalsel yang telah menyelenggarakan Pelatihan dasar CPNS Golongan III angkatan I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, dan Golongan II angkatan I tahun 2022 Lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota Se-Kalsel. Menurut gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, perkembangan zaman selalu berubah dari tahun-ketahun, dan ditahun 2022 ini merupakan era digitalisasi yang dapat memudahkan sejumlah pekerjaan. Oleh karena itu BPSDM Provinsi Kalsel harus dapat menghadirkan Kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman bagi peserta pelatihan.

Gubernur Kalsel saat memberikan kalung tanda dimulainya pelatihan peserta CPNS

“Pekerjaan kita akan lebih cepat dengan menggunakan digitalisasi, namun disisi lain digitalisasi seperti pedang bermata dua sehingga harus digunakan dengan sebenar-benarnya,” ungkap Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, bagi Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti pelatihan, diharapkan akan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lebih propesisional, memiliki loyalitas yang tinggi, disiplin, dan memiliki Integritas. Sehingga Calon Pegawai Negeri sipil (CPNS) dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati dikarenakan tugas para Aparatur sipil negara (ASN) adalah memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan kopetensi dan kemampuannya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Mujiyat menyampaikan, peserta pelatihan dasar CPNS Golongan III angkatan I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, dan Golongan II angkatan I tahun 2022 Lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota Se-Kalsel, terdiri dari sebanyak 397 peserta yang berasal dari 323 peserta golongan III dan 32 golongan II lingkup Provinsi Kalsel, ditambah sebanyak 34 golongan III dan 8 golongan II darj Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). (MRF/RDM/RH)

RSD Idaman Banjarbaru Luncurkan Layanan Unggulan Thalasemia

BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman kota Banjarbaru kini memiliki layanan unggulan untuk para pasien Thalamessia. Layanan Hematologi Onkologi Anak ini diluncurkan dalam acara Hari Thalassemia Sedunia sekaligus peluncuran Layanan Hematologi Onkologi Anak (Thalasemia) RSD Idaman, Rabu (11/5).

Kepada sejumlah wartawan, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah yang didampingi Komandan Yonif 623/BWU Mayor inf Dimas Yamma Putra, Direktur Poltekes Banjarmasin Mahpolah, dan Plt. Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana menyampaikan pihaknya bersama-sama saling bergandengan agar bisa memenuhi kebutuhan darah untuk pasien Thalasemia.

“Hari ini kami ingin memperlihatkan kepedulian kita kepada kota Banjarbaru bahkan Kalimantan Selatan, bahwa kita peduli terhadap pasien Thalassemia. Dan hari ini kita berkomitmen bekerjasama mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para pasien Thalasemia. Terutama persoalan kurangnya stok darah untuk mereka,” jelas Said.

Menurutnya, kebutuhan akan darah yang jumlahnya mencapai 120 -160 kantong perbulan ini, tidak bisa diatasi sendiri oleh RSD Idaman Banjarbaru. Ketidakmampuan ini dapat diatasi jika adanya kerjasama seluruh pihak.

“Seluruh komponen di Banjarbaru, baik instansi vertikal, lembaga-lembaga pendidikan, atau komponen masyarakat lainnya, mari kita bekerjasama untuk turut peduli mengatasi persoalan pasien thalasemia ini,” ajaknya.

Hal senada juga disampaikan Plt. Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana. Menurutnya RSD Idaman merupakan satu dari dua rumah sakit di Kalimantan Selatan yang secara konsen menangani pasien Thalassemia.

“Jika melihat data di RSD Idaman, kebutuhan akan darah untuk pasien ini perminggunya bisa mencapai 30-40 kantong. Dan pasien kita tidak hanya dari Banjarbaru, tapi juga dari luar kota bahkan luar provinsi. Hal inilah kemudian kita tindak lanjuti dengan beberapa kali rapat, bahkan studi banding ke daerah yang memiliki layanan thalasemia, hingga akhirnya kita resmi membuka layanan ini yang ditunjang dengan adanya kita miliki dokter ahli yang menangani penyakit ini,” jelasnya.

Danny berharap, dengan tersedianya layanan Hematologi Onkologi Anak (Thalassemia) yang termasuk dalam layanan unggulan di RSD Idaman Kota Banjarbaru ini, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami berharap, layanan unggulan yang kami berikan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya, apabila memiliki masalah dengan gangguan darah seperti Thalasemia ini. Walau sebenarnya tidak hanya thalassemia yang ada dilayanan Hematologi Onkologi Anak ini, tapi juga persoalan Anemia Defisiensi Besi pada anak-pun ada di RSD Idaman ini,” harapnya. (RDM/RH)

Bangunan Tahap II SPAM Regional Banjarbakula Direncanakan Beroperasi Pekan Depan

BANJARBARU – Sejak selesai dibangun pada akhir 2021 lalu, kepemilikan konstruksi bangunan tahap II SPAM regional Banjarbakula masih di tangan Kementerian PUPR. Karena itu, hingga saat ini bangunan berkapasitas 500 liter per detik itu belum dapat dioperasikan.

Menurut Kepala Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Muhammad Berty Nasir, melalui Konsultan Individual Pengelolaan Air, Ahmad Suriansyah, belum adanya serah terima dari pihak kepada Pemprov Kalsel akibat jadwal yang cukup padat oleh Kementerian PUPR.

Kendati demikian, Suriansyah mengungkapkan, Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula tahap II tersebut akan beroperasi mulai pekan depan, melalui pengoperasionalan sementara oleh Kementerian PUPR kepada Pemprov Kalsel.

Konsultan Individual BPAM Banjarbakula, Ahmad Suriansyah

Jika tahap II tersebut sudah beroperasi, sebanyak 350 liternya akan didistribusikan ke PDAM Intan Banjar.

“Total distribusi kepada PDAM Intan Banjar nantinya sebesar kurang lebih 600 liter perdetik,” terangnya kepada wartawan, Selasa (10/5).

Tambahan kapasitas sebesar 500 liter per detik ini, membuat total kapasitas yang dapat dihasilkan oleh SPAM Banjarbakula mencapai 750 liter per detik.

Dengan adanya tambahan kapasitas sebesar itu, menurut Suriansyah, maka jumlah Sambungan Rumah (SR) juga dapat meningkat sebanyak 40.000 SR kepada tiga wilayah layanan, yaitu Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Kota Banjarbaru.

“Jadi, ini dilakukan untuk mengembangkan dan meningkatkan pelayanan masyarakat kita di wilayah Banjarbakula,” jelasnya.

Setelah dilakukan uji coba pada Desember 2021 lalu, Suriansyah mengakui, konstruksi tahap II masih perlu disempurnakan lagi.

“Mungkin sambil beroperasi nanti kita benahi,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Pererat Silaturahmi, Dispar Kalsel Gelar Halal Bi Halal

BANJARMASIN – Guna mempererat tali silaturahmi, pasca libur dan cuti lebaran, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar halal bi halal, di Aula kantor Dispar Kalsel, Jalan S Parman, Selasa (10/5).

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, momentum ini diikuti seluruh jajaran Dinas Pariwisata dan juga mengundang pejabat Dispar Kalsel yang telah di mutasi atau promosi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin

“Kita akan terus menjaga hubungan ini, bukan hanya dengan jajaran Dispar, namun pejabat yang mutasi ataupun mendapat promosi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, memberikan bingkisan sebagai kenang-kenangan bagi pejabat yang mutasi untuk promosi

Disampaikan Syarifuddin, dengan sudah berakhirnya libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini, pihaknya meminta kepada seluruh jajaran Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, untuk terus meningkatkan kinerja dalam rangka memajukan sektor pariwisata di Banua.

“Dengan dipererat tali silaturahmi, dapat memberikan kinerja lebih baik lagi, terutama di sektor pariwisata, agar perekonomian terus bangkit dan berjalan normal sedia kala,” tutur mantan Pjs Bupati Kotabaru.

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan, saat ini masing-masing Kabupaten dan Kota sudah memberikan rekomendasi perwakilan Putra Putri Pariwisata. Namun masih kurang koutanya, sehingga dibuka audisi untuk umum yang dimulai 9 – 17 Mei 2022 mendatang.

Selain itu, pihaknya mulai mempersiapkan materi dan konsep bagi 20 pasangan Putra Putri Pariwisata Kalsel yang terpilih nanti, diantaranya pembekalan berbagai macam pengetahuan khusus tentang Geopark Meratus, serta mengundang Putri Pariwisata Indonesia, untuk memberikan coaching clinic, terkait pengetahuan kecantikan dan pembentukan karakter.

“Rencananya ada 40 peserta terdiri dari 20 putra, 20 putri untuk mengikuti kompetisi, setelah nanti terpilih 20 pasangan peserta, kita akan adakan karantina terbuka dan tertutup bagi Putra Putri Pariwisata Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Di RSUD Ulin Banjarmasin, Tidak Ditemukan Pasien Hepatitis Jenis Baru

BANJARMASIN – Belum ditemukan adanya, pasien hepatitis jenis baru atau tidak dikenali, di RSUD Ulin Banjarmasin.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar.

“Kabar gembira sampai saat ini tidak ada pasien hepatitis tersebut di RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Izzak, WHO pun belum mengetahui jenis virusnya. Namun, yang pasti penyakit tersebut merupakan penyakit hati yang sering disebut Hepatitis.

Untuk jenis Hepatitis yang ada saat ini Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, serta Hepatitis E.

“Untuk Hepatitis jenis baru tersebut memiliki ciri khas gejala yang sama dengan Hepatitis pada umumnya. Seperti, diare atau gangguan pencernaan, disertai mual, muntah, serta demam,” tutur Izzak lebih lanjut.

Oleh karena itu, masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu panik. Namun, cukup mewaspadai serta mengetahui gejala dari penyakit tersebut.

“Apabila ditemukan gejala tersebut, maka hendaknya segera ke rumah sakit atau tempat layanan kesehatan terdekat. Untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : PPKM Diperpanjang Prokes Jangan Kendor

BANJARMASIN – Kalangan legislatif Banjarmasin mengharapkan, meski dilakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), warga kota ini jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

Harapan itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Sukrowardhi, kepada wartawan, Senin (9/5), menurutnya dengan adanya kebijakan Pemerintah pusat kembali memutuskan perpanjangan masa PPKM di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang, warga haruslah tetap disiplin prokes.

“Perpanjangan PPKM di luar Jawa Bali mulai berlaku 10 hingga 24 Mei mendatang,” ucapnya

Sukrowardhi mengatakan, ada beberapa yang terpenting menjadi perhatian dalam masa PPKM, yaitu 3M harus dimaksimalkan dalam kehidupan sehari-hari dari tetap membiasakan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

“Warga haruslah meningkatkan herd imunity dan mengkonsumsi makanan yang bergizi,” pintanya

Lebih lanjut Politisi Golkar DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, dalam menjalani kehidupan dengan suasana pandemi COVID-19 ini, perilaku prokes sebaiknya menjadi budaya, dan tetap melakukan program vaksinasi tahap pertama, kedua dan melanjutkan vaksin ketiga.

“Kita dukung capaian vaksinasi, agar memenuhi target,” tutup Sukro.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat resmi melakukan perpanjangan PPKM, di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarbaru Apresiasi ATCS Milik Pemko dan Minta Dipasang Dititik Rawan Macet

BANJARBARU – Meski masih ujicoba, pengoperasian Automatic Traffic Control System (ATCS) milik pemerintah kota Banjarbaru yang terintegrasi melalui ruang kontrol di Command Centre Dinas Perhubungan setempat, mendapat apresiasi dari DPRD Banjarbaru. Apresiasi ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Napsiani Samandi.

Menurut Napsiani, sistem ATCS seperti ini sangat bagus diterapkan di kota Banjarbaru, mengingat kota Banjarbaru kini merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang mobilitas pengendara juga akan semakin padat.

“Kita mengapresiasi langkah pemerintah kota dalam pengaturan lalu lintas. Terlebih bersinergi dengan kepolisian dalam hal menertibkan pengguna jalan agar selalu taat berlalu lintas. Sehingga ATCS ini dipandang perlu bahkan menjadi kebutuhan kota ini dalam hal menjaga keamanan dan kelancaran pengendara,” ucap Napsiani kepada Abdi Persada FM, Senin (9/5).

Dari informasi yang didapatkan pihaknya, menurut Napsiani sudah ada dua titik lokasi yang dipasang ATCS ini, yakni di area lampu lalu lintas atau trafic light di jalan A Yani Km 33 dan trafic light depan Mako Brimob Polda Kalsel. Diharapkannya kedepan ada penambahan titik lokasi lagi.

“Saya kira di bundaran simpang empat Banjarbaru itu juga perlu penempatan ATCS ini, karena kalau kita lihat, setiap akhir pekan, apalagi bila ada hajatan di area sana, kemacetan kerap terjadi, dan tidak ada petugas yang mengaturnya,” pungkasnya. (RDM/RH)

Pengendara di Ruas Jalan Utama Kota Banjarbaru Kini Diawasi ATCS

BANJARBARU – Pengawasan lalu lintas di persimpangan dan ruas jalan utama Kota Banjarbaru melalui Automatic Traffic Control System (ATCS) yang terpusat di Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru dapat dikatakan efektif.

Hal ini terbukti, sejak diujicobakan 6 Mei lalu, sistem ini dapat memonitor pergerakan para pengendara sebagai pengguna jalan. Bukan hanya itu, keberadaan ATCS ini juga dapat dengan cepat mengurai kemacetan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Ahmad Syarief Nizami menjelaskan, sistem pengendalian lalu lintas ini terintegrasi melalui ruang kontrol di Command Centre Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.

“Dengan adanya sistem pengendalian lalu lintas ini, semoga dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban serta kelancaran dalam berlalu-lintas di Kota Banjarbaru,” katanya kepada Abdi Persada FM, Senin (9/5).

Selain dapat memonitor dijelaskan Nizam, sistem ini juga dilengkapi dengan pengeras suara yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengendara. Dan ATCS ini sendiri, menurut Nizam masih memonitor jalan di dua titik yaitu di trafic light A Yani Km 33 dan trafic light depan Mako Brimob Polda Kalsel. Sementara setiap harinya, akan stanby 5 personel  yang memonitor layar, dari jam 07.00 – 23.00 WITA.

“ATCS ini akan segera diresmikan Wali Kota, kita lagi menyiapkan kelengkapan sarana prasarananya dan kestabilan jaringan, setelah itu baru diresmikan beliau,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ATCS ini merupakan gagasan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. Yang diharapkan mampu menjadi solusi utama dalam mengurai kondisi kemacetan jalan di kota Banjarbaru yang sekarang telah resmi menjadi ibu kota provinsi Kalimantan Selatan.

Gagasan itu, disampaikan Wali Kota Banjarbaru bersama Kadishub sebelumnya, saat melakukan kunjungan ke Kementerian Perhubungan RI. Dan beruntung, langsung direspon baik oleh Kemenhub, dengan pemberian ATCS ini. Sehingga untuk pendanaan alat dari pusat. Sementara untuk sarana penunjang seperti listrik dan internet dari pemerintah kota Banjarbaru sendiri. (RDM/RH)

Exit mobile version