Anggota DPRD Kalsel Dapil V Hadiri Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan, Usung Semangat “Balangan Baharat”

Balangan – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan yang digelar meriah pada Rabu (8/4).

Momentum bersejarah ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan daerah.

Anggota DPRD Kalsel Dapil V, Firman Yusi, (ditengah)

Anggota DPRD Kalsel Dapil V, Firman Yusi mengatakan, kehadiran para wakil rakyat ini menjadi simbol kuat sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Dengan mengusung tema “Balangan Baharat”, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan juga refleksi mendalam atas perjalanan panjang pembangunan daerah yang sarat dengan nilai kebersamaan, kearifan lokal, dan semangat gotong royong masyarakat.

“Momentum hari jadi ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga refleksi atas perjalanan pembangunan serta komitmen bersama untuk terus memajukan daerah,” ucapnya.

Firman menilai, memasuki usia ke-23, Kabupaten Balangan diharapkan semakin matang dalam tata kelola pemerintahan, semakin kuat dalam daya saing daerah, serta semakin sejahtera masyarakatnya.

Semangat “Balangan Baharat” diharapkan terus menjadi energi kolektif dalam melangkah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Tariankebersamaan mewarnai peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan

Tema “Balangan Baharat” sendiri memiliki makna filosofis yang kuat. “Baharat” menggambarkan semangat kebersamaan yang hangat, harmoni dalam keberagaman, serta daya juang masyarakat dalam menghadapi dinamika pembangunan.

“Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga identitas daerah di tengah arus modernisasi yang semakin pesat,” katanya.

Firman menambahkan, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui perwakilannya juga menegaskan komitmen, untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mendukung program-program prioritas daerah di wilayah Dapil V.

Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Peringatan ini pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Balangan optimis mampu menjawab tantangan zaman dan meraih peluang di masa depan.

“Kami mendorong potensi daerah, baik di sektor ekonomi, pariwisata, maupun budaya, dapat terus dikembangkan secara optimal. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan partisipasi aktif masyarakat, Balangan diyakini mampu menjadi salah satu daerah unggulan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (ADV-NHF/RIW/EPS)

Bank Kalsel Bersama OJK Implementasikan Project GMEKI di Pasar Budaya Rancah Mampulang Desa Balida Balangan

BALANGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2023 ini berkomitmen untuk menginisiasi program Generic Model Ekosistem Keuangan Inklusif (GM EKI) di Wilayah Perdesaan dengan melibatkan kementerian atau lembaga, perwakilan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan stakeholders terkait. Khusus untuk wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui OJK Regional 9 Kalimantan, pilot project GM EKI Wilayah Pedesaan direncanakan dapat diimplementasikan pada Desa Balida Pasar Budaya Rancah Mampulang Kabupaten Balangan, bekerja sama dengan Bank Kalsel.

“Project GM EKI di wilayah pedesaan ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya pemerintah daerah dalam pengembangan dan pemberdayaan desa secara terpadu untuk mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa. Selain itu melalui program ini juga dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah perdesaan,” ungkap Kepala OJK Regional 9 Wilayah Kalimantan Darmansyah disela kunjungannya ke Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida usai kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) implementasi GM EKI di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan baru-baru tadi.

Dirinya pun berharap, melalui Project GM EKI kedepannya Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida dapat menjadi wisata unggulan yang ada di Kabupaten Balangan, sekaligus juga bisa menjadi wadah ekosistem keuangan yang baik di sektor pariwisata.

Sementara itu, di kesempatan terpisah, Direktur Utama Bank Kalsel Fachruddin menambahkan, Bank Kalsel merasa terhormat dapat menjadi bagian dalam suksesnya Project GM EKI pada Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida di Kabupaten Balangan.

Pihaknya berkomitmen untuk bisa mensukseskan Project GM EKI tersebut, melalui berbagai terobosan, diantaranya bantuan pengelolaan keuangan desa, UMKM, masyarakat umum hingga pelajar yang ada disekitar Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida. Lalu penyediaan layanan QRIS untuk memudahkan transaksi dan akuntabilitas laporan keuangan desa serta UMKM. Terakhir yaitu ketersediaan permodalan yangterjangkau dan mudah bagi UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya dan terhindar dari rentenir.

Melalui berbagai terobosan tadi Bank Kalsel optimis dapat mendukung semakin berkembangnya Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida di Kabupaten Balangankedepannya.

“Selain itu melalui cara ini kami juga bisa mendukung program Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor dalam mentransformasi ekonomi Provinsi Kalsel dari ketergantungan pada komoditas bahan mentah atau setengah jadi, ke sektor pertanian, kehutanan, pariwisata dan hilirisasi industri,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/EYN)

Pemkab Balangan dan Bank Kalsel, Luncurkan Kartu Balangan Pintar

BALANGAN – Bank Kalsel melakukan sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Balangan, dengan meluncurkan kartu Balangan Pintar melalui Tabungan Simpel Bank Kalsel. Acara Launching Kartu Balangan Pintar dilaksanakan pada Kamis(19/05), saat Puncak Perayaan Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-19 di Halaman Kantor Bupati Balangan.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Balangan, Abdul Hadi; Wakil Bupati Balangan, Supiani, Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Sutikno, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Kalsel, Sulkan, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalsel, Junita Sitorus, Plt. Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah, Komisaris Independen Bank Kalsel, Syahrituah Siregar; Direktur
Business Bank Kalsel, Fahcrudin dan Kepala Cabang Paringin, Agus Setiawan; beserta
tamu undangan.

Bupati Balangan, Abdul Hadi mengatakan, digitalisasi melalui Kartu Balangan Pintar merupakan program unggulan Pemkab Balangan melalui Dinas Pendidikan, bekerjasama dengan Tabungan Simpel Bank Kalsel. Program ini bertujuan memberikan bantuan kepada siswa/i Sekolah Dasar (SD/setara) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP/setara) yang merupakan golongan menengah ke bawah dalam
bentuk dana pendidikan.

“Program Kartu Balangan Pintar ini dilaksanakan 1 tahun sekali yang dimana penyalurannya diberikan setiap 6 bulan ,untuk kategori siswa/i Sekolah Dasar (SD/Setara) mendapatkan Rp550 ribu dan untuk kategori siswa/i Sekolah Menengah Pertama (SMP/Setara) mendapatkan Rp750 ribu, yang digunakan untuk membeli alat tulis guna membantu kalangan menengah ke bawah dalam proses belajar,” terang Abdul Hadi

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Fachrudin mengungkapkan, Bank Kalsel senantiasa mendukung dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui digitalisasi.

“Kolaborasi Bank Kalsel Bersama Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas
Pendidikan dilakukan dalam rangka digitalisasi pembayaran non tunai melalui Tabungan
Simpel Bank Kalsel. Hal ini juga diharapkan sebagai upaya dukungan Bank Kalsel terhadap
Program Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/SA)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Balangan; Selimuti Diri Dengan Keempat Pilar Literasi Digital

BALANGAN – Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional untuk wilayah Kabupaten Balangan Provinsi Kalsel, Rabu (17/11) pagi dengan tema “Selimuti Diri Dengan Dengan Keempat Pilar Literasi Digital”

Salah satu narasumber M. Syafiq menjelaskan definisi tentang internet adalah suatu jaringan komunikasi yang terhubung antara suatu jaringan dengan jaringan lainnya dengan cepat dan tepat, jaringan komunikasi tersebut akan menyampaikan informasi melalui transmisi sinyal atau frekuensi yang telah disesuaikan.

“Jaman sekarang ini internet sangat penting sekali, untuk suatu aktifitas kita di luar sana, apalagi pas pada masa Pademi seperti ini, kita sangat membutuhkan sekali internet untuk wadah mencari informasi dan sangat membantu” ujar Syafiq.

“Di Indonesia merupakan pengguna internet terbanyak urutan ketiga di Asia, kemudian internet juga mempunyai banyak manfaat dikehidupan sehari – hari, diantaranya manfaat pada bidang bisnis, industri kreatif lainnya, ketika kita membuka bisnis maka lebih efektif jika menggunakan media internet, kemudian juga internet memberikan manfaat di bidang pendidikan dimana seperti kita ketahui banyak metode pembelajaran online selama masa Pendemi”jelasnya.

“Tapi kita jangan sampai lengah dan mengambil seluruh informasi yang ada di internet harus kita cerna dan pilah kembali mana yang baik dan memberikan sisi positif serta memberikan manfaat bagi kita” ungkapnya.

Kemudian Rofikatul Qarimah menjelaskan internet yang memiliki sisi positif dan negatif maka kita perlu peningkatan pada pola pikir kita ketika menggunakan internet untuk meningkatkan kecakapan digital di dunia internet.

“Kemudian teknologi dalam pengelolaan informasi dalam bentuk digital dengan kecakapan digital maka kita akan bisa membuat konten yang positif, ada hal yang bisa dilakukan di dunia maya diantaranya bisa berkompetisi di dunia digital dan peningkatan kualitas diri” pungkasnya.

Webinar Literasi Digital bersama Kominfo RI dengan menghadirkan
KEYNOTE SPEECH H. Supian Wakil Bupati Balangan, Moderator Ovi Darin, Key Opinion Leader Nadya Diptya – MC, Singer, & Announcer NARASUMBER:

  1. M. Syaqif Co Founder Pemikirancu
  2. Rofikatul Karimah, Widyaiswara Kemenag
  3. Handy Priya Utama Guru. (RILIS)

Literasi Digital Balangan; Masuki Dunia Digital Dengan Literasi Yang Tepat

BALANGAN – Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema “Masuki Ruang Digital Dengan Literasi Yang Tepat” pelaksanaan untuk wilayah Kabupaten Balangan Kalsel, Rabu (10/11) pagi.

Salah satu narasumber Norlatipah dengan tema “Masyarakat Digital Yang Berbudaya” menjelaskan saat ini dari data Kompas.com yang menggunakan dan aktif di sosmed saat ini ada sekitar 190 juta jiwa, artinya sebanyak 61,8% total dari populasi di Indonesia aktif bersosial media, jumlah ini juga sangat meningkat pada tahun 2021 dan lebih meningkat lagi juga yaitu data pengguna Mobile phone, yaitu 68,5 juta jiwa, artinya para penduduk Indonesia banyak menggunakan Mobile phone untuk mengakses sosial media.

“Sosial Media yang digunakan saati ini paling banyak adalah Youtube, kemudian WhatsApp, menyusul Instagram, Fecebook, Twitter dan lainnya.Kemudian jika dilihat dari individu pengguna sosmed wanita lebih banyak dibandingkan laki2, dari sini dapat dilihat karakter wanita yang lebih banyak menggunakan perasaan, sehingga dapat dilihat akan ada beberapa hal atau fenomena yang akan terjadi karena sifar perasa wanita, jadi ketika ada yang membuat ketersinggungan di sosmed maka respon wanita lebih responsif sehingga banyak fenomena yang terjadi di media sosial”ucapnya.

“Pengguna Media Sosial juga banyak dari kalangan anak SD dan SMP yang mana kita ketahui bersama pengetahuan tentang budaya pada mereka belum terlalu banyak, belum dikuasai secara utuh, bisa dibayangkan ketika anak- anak menggunakan sosmed akan banyak fenomena tentang budaya yang terjadi”ungkapnya.

Norlatipah Menekankan, generasi milineal adalah generasi utama pengguna gedget, artinya banyak pengguna media sosial adalah usia produktif, usia remaja, usia yang bersemangat, usia yang punya jiwa ingin tau dan mencoba, sehingga muncul adanya miss informasi di dunia digital saat di media sosial, kemudian juga bisa muncul fenomena ujaran kebencian yang bertebaran dengan maksud tertentu, jadi sedari sekarang perlunya anak ini tadi mendapatkan budaya dalam dunia digital yang sesuai dengan budaya ketimuran atau budaya kita, ketika menggunakan dan masuk ke dunia digital dan mempertahankan budaya Indonesia di dunia digital agar tak tergerus oleh kemajuan jaman dan budaya luar.

Webinar Literasi Digital bersama Kominfo RI dengan Topik : “Masuki Ruang Digital dengan Literasi yang Tepat”menghadirkan
KEYNOTE SPEECH H. Abdul Hadi, Bupati Balangan ,Moderator Ronald Andretti Key Opinion Leader Novi Andrianty – Miss Indonesia Gorontalo 2011
Narasumber

  1. Norlatipah, Guru SMPN 1 Paringin
  2. Dr. Iskandar Tsani, Dosen IAIN
  3. Puryanto, Staff Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Balangan. (RILIS)

Monitoring Vaksinasi Bergerak Di Balangan, Ini Pesan Paman Birin

Balangan – Meski kasus terkonfirmasi postif COVID-19 di Kabupaten Balangan sudah mulai terkendali, namun masyarakat diingatkan untuk tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini dikemukakan Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel) saat meninjau Vaksinasi Bergerak di RTH Batu Mandi, Kamis (4/11).

“Walaupun kasus COVID-19 di Balangan sudah mulai terkendali, namun kita harus tetap waspada, jangan lengah,” ucap Paman Birin.

Gubernur Kalsel saat memberikan arahan di Balangan

Pandemi COVID-19 telah membelenggu masyarakat di Banua,
salah satu strategi untuk mengendalikan pandemi COVID-19 adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi merupakan usaha atau ikhtiar bersama untuk mewujudkan kekebalan rakyat Banua dari COVID-19.

Wakil Bupati Balangan H Supiani mengatakan, Vaksinasi Bergerak merupakan upaya nyata yang dilakukan Paman Birin untuk melindungi masyarakat Banua dari pandemi COVID-19.

Dirinya melaporkan, saat ini kasus aktif sebanyak 1 orang yang masih dalam perawatan di Rumah Sakit.

Gubernur Kalsel saat memberikan arahan di Balangan

“Dalam satu bulan kasus positif relatif terkendali, hanya 1 orang, mudah mudahan segera sembuh dan menjadi orang yang terakhir terapapar,” katanya.

Dirinya mengatakan, capaian vaksinasi dosis pertama sudah di angka 35 persen dan dosis kedua baru mencapai 22 persen. (Biroadpim-RIW/HDR)

Exit mobile version