Banjarmasin – Pemilihan Pemuda Pelopor kembali digelar tahun ini, di Aula Dispora Kalsel, Selasa (27/10). Pemilihan dibuka Kadispora Kalsel Pebriadin Hapiz diwakili Plt Kabid Pengembangan Pemuda Deny Saputra.
“Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi ini digelar, untuk mendukung pemuda daerah menggali potensinya membantu masyarakat sebagai kepeloporan pemuda,” ungkap Deny.
Saat ini, jelasnya, sudah hampir mendekati tahap akhir dari Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi. Sebelumnya telah dilakukan seleksi administrasi serta memasuki seleksi penjurian.
“Pemilihan tahun ini diikuti 30 calon pemuda pelopor, dari perwakilan 13 kabupaten kota di Kalsel,” ucap Deny.
Didaerahnya masing-masing, para pemuda ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, melalui kegiatan atau bidang yang mereka lakukan.
“Sehingga, peran pemuda pelopor menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan,” tutur Deny.
Pemilihan Pemuda Pelopor ini menjadi semangat bagi pemuda di daerah, untuk terus berkarya.
Sementara itu, Kabupaten Tanah Laut mengirimkan 4 perwakilan, pada Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sam’ani didampingi Dayu Wulandari Koordinator FKPP Tanah Laut mengatakan, empat pemuda Tala berhasil lolos mengikuti pemilihan Pemuda Pelopor tahun ini.
Dimana pihaknya bersyukur, pemilihan Pemuda Pelopor tetap digelar Dispora Kalsel, meskipun Kemenpora tidak melaksanakan secara nasional. Sebab, ajang pemilihan ini, membantu pemuda daerah berinovasi demi membantu masyarakat sekitar.
“Kami bersyukur Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi tetap dilaksanakan,” ucap Sam’ani.
Adapun perwakilan pemuda dari Kabupaten Tala, yaitu, Arif Adi Putra pada Bidang Kriya dengan inovasi kostum karnaval budaya Tanah Laut, Viola Octaviani, Bidang Inovasi berupa teknologi sistem pertanian cerdas, Bambang Kurniawan, Bidang Pangan dengan inovasi Beras Harum Kembang, serta Syahda Rahmadila pada Bidang Pendidikan dengan Cakrawala Cita mentoring pemuda sebaya.
Pemilihan Pemuda Pelopor diikuti perwakilan 13 kabupaten kota, dengan melombakan 5 bidang. Yaitu Bidang Pendidikan, Bidang Agama Sosial dan Budaya, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam Lingkungan dan Pariwisata, Bidang Pangan, serta Bidang Inovasi Teknologi. (SRI/RIW/EPS)

