Banjarbaru – Serapan realisasi belanja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mencapai lebih dari 72 persen. Capaian tersebut tercatat lebih baik dibandingkan realisasi pada tahun 2025.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin mengatakan, capaian realisasi belanja tersebut menunjukkan pelaksanaan anggaran di lingkungan Pemprov Kalsel berjalan cukup baik.
Peningkatan serapan dibandingkan tahun sebelumnya juga menjadi bagian yang perlu dipertahankan hingga akhir tahun anggaran.
“Setiap SKPD perlu terus didorong untuk melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan,” ungkap Muhidin, saat Rapat Koordinasi Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis, (1/10).
Pelaksanaan kegiatan secara tepat waktu penting agar anggaran yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Muhidin menekankan, percepatan pelaksanaan program dan kegiatan perlu dilakukan terutama terhadap anggaran yang masih belum terealisasi.
“Masing-masing SKPD harus memperhatikan target pelaksanaan kegiatan sehingga tidak terjadi penumpukan realisasi menjelang akhir tahun,” lanjutnya.
Selain mengejar peningkatan serapan anggaran, pelaksanaan program juga diharapkan tetap memperhatikan ketentuan serta tata kelola anggaran.
“Dengan demikian, belanja daerah tidak hanya terealisasi secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” lanjutnya.
Muhidin berharap realisasi belanja Pemprov Kalsel terus meningkat hingga akhir tahun.
Optimalisasi anggaran diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, penyelenggaraan pemerintahan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (MRF/RIW/EPS)

