Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, resmi mengukuhkan 44 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (14/8) sore.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para pelajar terpilih untuk mengemban amanah dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda di Banua.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur Muhidin menyampaikan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah terpilih dan dikukuhkan. Ia menilai, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap tugas yang mulia ini dapat dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab. Insyaallah, dengan latihan yang sudah dijalankan selama ini, anak-anak sekalian mampu menjadi pasukan yang sukses dalam mengibarkan Sang Merah Putih,” ujar Muhidin.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kemampuan berdiri tegak, melangkahkan kaki dengan seragam yang rapi, maupun melaksanakan prosesi pengibaran bendera. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan simbol kehormatan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Muhidin mengingatkan, ketika Sang Merah Putih dikibarkan, terdapat nilai persatuan dan kecintaan terhadap tanah air yang harus ikut dijunjung tinggi.
Karena itu, semangat tersebut diharapkan tidak berhenti setelah tugas pengibaran selesai, tetapi terus diterapkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Di tangan kalian nanti Merah Putih akan naik di angkasa. Namun sesungguhnya, yang harus ikut naik bersama bendera itu adalah semangat persatuan dan rasa cinta kepada tanah air,” tegasnya.
Muhidin juga menekankan bahwa terpilihnya para pelajar sebagai Paskibraka merupakan sebuah kepercayaan besar. Dari sekian banyak pelajar di Kalimantan Selatan, mereka mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari pasukan yang menjalankan tugas penting dalam peringatan kemerdekaan.
“Adik-adik dipilih dari sekian banyak pelajar untuk menampilkan yang terbaik dalam pengibaran bendera. Artinya, kalian merupakan anak-anak terbaik di Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Ia berharap, para Paskibraka mampu menunjukkan karakter positif sebagai generasi muda Banua yang berprestasi, disiplin dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
Pengalaman tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memberikan contoh baik di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
“Di balik keberhasilan para Paskibraka, saya turut mengapresiasi dukungan orang tua, guru, pelatih, pembina dan pendamping yang telah mendampingi seluruh proses persiapan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan, Ferdy Yospi Libia Erwinda mengatakan, 44 anggota Paskibraka yang dikukuhkan merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui rangkaian proses seleksi dan pembinaan.
“Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 berjumlah 44 orang, terdiri dari 22 putra dan 22 putri terbaik dari seluruh Kalimantan Selatan. Mereka telah menjalani proses seleksi, pembinaan dan pelatihan untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Ferdy.
Ia menambahkan, proses pembentukan Paskibraka tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis dalam pelaksanaan upacara, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, nasionalisme dan semangat kebangsaan para pelajar.
“Harapan kami, setelah menjalankan tugas sebagai Paskibraka, nilai-nilai yang mereka dapatkan selama pembinaan dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan dan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” tutupnya. (BDR/RIW/APR)

