Resmi Digelar, Ratusan Siswa SD dan SMP Ikuti O2SN Tingkat Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), untuk jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, pada Selasa (2/6). Kegiatan yang berlangsung sejak 2-4 Juni 2026 ini, menjadi bagian dari program Kementerian Pendidikan yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan, O2SN tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan positif dan produktif.

Ket foto : Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama

“Program ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam membina karakter siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan prestasi pelajar,” ungkap Ryan.

Dijelaskannya, O2SN Tingkat Kota Banjarmasin diikuti hampir 300 peserta dari tingkat SD dan SMP. Para atlet muda akan bertanding pada lima cabang olahraga, yakni renang, pencak silat, bulu tangkis, serta atletik.

“Sebanyak hampir 300 peserta dari tingkat SD dan SMP mengikuti ajang ini,” ucap Ryan.

Para peserta merupakan perwakilan sekolah yang telah melalui proses seleksi sebelumnya.

Atlet terbaik nantinya akan mewakili Kota Banjarmasin pada O2SN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, dengan harapan dapat melaju hingga tingkat nasional.

“Ajang ini untuk menyeleksi minat bakat pelajar agar kreativitas dan bakat membuahkan prestasi, “katanya

Menurut Ryan, penyelenggaraan O2SN memiliki nilai strategis di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pelajar saat ini.

Kegiatan olahraga dinilai mampu menjadi ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan energi, mengembangkan potensi diri, sekaligus membangun sportivitas dan disiplin.

“Kita berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap perilaku pelajar. Belakangan ini kita sering melihat berbagai perilaku berisiko yang melibatkan anak-anak dan remaja. Melalui kegiatan positif seperti O2SN, kita ingin mencegah dan mengurangi hal-hal tersebut,” katanya.

Pemerintah berharap ajang ini semakin mendorong sekolah, aktif mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan olahraga, sehingga lahir generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. (PEMKOBJM-SRI/RIW/EPS)

Exit mobile version