Banjarmasin – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, kembali menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan sosial berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pelita Warna.
Program ini diwujudkan melalui bantuan pendampingan pelatihan serta sarana dan prasarana penunjang bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin, sebagai upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan seremonial penyaluran bantuan dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin dan dihadiri Wali Kota Banjarmasin M. Yamin, Subregional Head Kalimantan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sugiono, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Heriansyah, Kepala BNN Kota Banjarmasin Wuryantono, Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin yang diwakili AKP Siswadi, selaku Kasat Sabhara Polres Banjarmasin, serta Amrullah, selaku Camat Banjarmasin Barat.
Melalui Program Pelita Warna, Pelindo memberikan bantuan berupa pelatihan keterampilan sekaligus dukungan sarana dan prasarana penunjang kegiatan. Program ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada warga binaan agar mampu lebih mandiri dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Adapun pelatihan yang diberikan meliputi pelatihan bordir dan jahit sasirangan, sablon kaos metode sublimasi heat press, pemanfaatan sampah organik, serta kerajinan batok kelapa.
Masing-masing pelatihan diikuti 30 peserta sehingga total penerima manfaat dalam program ini mencapai 120 warga binaan.
Seluruh pelaksanaan program turut didampingi Ekosistem Berdaya Lestari Indonesia sebagai mitra pelaksana dan pendamping program.
Dalam sambutannya, Subregional Head Kalimantan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Sugiono menyampaikan, bahwa Pelindo sebagai bagian dari ekosistem Danantara memiliki komitmen untuk terus menghadirkan program – program sosial yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui Program Pelita Warna ini, kami berharap para warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mampu menumbuhkan kreativitas, semangat kewirausahaan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendukung kemandirian dan membuka peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sugiono.
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin mengapresiasi sinergi antara Pelindo, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait, menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya warga binaan.
Menurutnya, program seperti ini menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.
Pelindo berharap Program Pelita Warna dapat menjadi langkah awal terciptanya kolaborasi berkelanjutan dalam mendorong pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ke depan, Pelindo akan terus menghadirkan berbagai program TJSL yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung terciptanya pembangunan yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. (RIW/EPS)

