Dorong Hilirisasi Perikanan, Disperin Kalsel Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan IKM

Banjarmasin – Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi membuka Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Hasil Sumber Daya Alam Perikanan se – Kalimantan, sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sektor perikanan sekaligus memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM).

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (4/5), yang dilatarbelakangi besarnya potensi hasil perikanan di Kalimantan Selatan, yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Miftahul Chair

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair menyampaikan, bahwa tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah masih tingginya ketergantungan pada penjualan bahan mentah serta belum optimalnya pemanfaatan hasil samping produksi.

Dengan kekayaan sumber daya perairan, baik sungai maupun laut, serta kualitas hasil tangkapan yang unggul, sektor perikanan dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui inovasi produk olahan.

“Selama ini kita masih terlalu bergantung pada penjualan ikan dalam bentuk segar. Padahal tanpa diversifikasi, nilai ekonomi produk perikanan akan tetap rendah, mudah rusak, dan belum memberikan keuntungan maksimal bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, para pelaku IKM dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi berbagai produk bernilai tambah tinggi, sekaligus diperkenalkan dengan teknologi pengolahan yang tepat guna.

“Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong transformasi sektor perikanan dari hulu ke hilir agar lebih inovatif, produktif, dan berdaya saing,” lanjut Chair.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi produk berbasis kearifan lokal Kalimantan Selatan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas dalam membangun ekosistem industri pengolahan perikanan yang berkelanjutan.

“Sinergi sangat penting. Kita tidak hanya bicara soal banyaknya hasil tangkapan, tetapi bagaimana kreativitas dalam hilirisasi mampu meningkatkan daya saing produk kita di tingkat nasional,” tambahnya.

Dinas Perindustrian Kalsel juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi IKM, khususnya dalam peningkatan kapasitas produksi, standarisasi mutu, hingga pemanfaatan teknologi pengolahan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan sektor perikanan di Kalimantan tidak hanya kuat dari sisi produksi, tetapi juga unggul dalam pengolahan, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” tutup Chair. (MRF/RIW/EPS)

Exit mobile version