Hadiri Pembinaan dan Pemberian Proteksi Asuransi Bagi UMKM, Ini Harapan Wamen UMKM RI

Banjarmasin – Wakil Menteri UMKM RI Helvi Moraza, menghadiri Pembinaan dan Pemberian Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha Bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin, yang digelar di Pasar Antasari, Selasa (21/4).

Kegiatan ini juga dihadiri Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, serta Dinas Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.

Ket foto : Wamen UMKM RI Helvi Moraza saat memberikan keterangan

Wamen Helvi menyampaikan apresiasi, atas dilaksanakannya kegiatan ini, dalam rangka menaikkan kelas UMKM, berdasarkan arahan Presiden RI, agar pemerintah memberikan dukungan terhadap peningkatan pelaku usaha UMKM di daerah masing masing.

“Berbahagia kita hari ini bersama Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, dalam menjalankan amanat dari Presiden RI,” ungkap Wamen Helvi.

Pemerintah Pusat, lanjutnya, menitikberatkan dua hal utama dalam pengembangan UMKM. Yakni pembukaan akses pasar dan fasilitasi permodalan.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Banjarmasin, yang telah berinisiatif mengakomodir perlindungan kepada pelaku UMKM, khususnya di kawasan Pasar Sentra Antasari.

“Alhamdulillah, Wali Kota Banjarmasin telah menginisiasi perlindungan bagi teman teman UMKM di Pasar Sentra Antasari, sehingga memberikan rasa tenang dalam menjalankan usaha,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ia berharap berbagai fasilitas yang telah diberikan pemerintah daerah dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM, untuk terus berkembang dan naik kelas.

Dalam arahannya, Wamen UMKM juga menekankan pentingnya pengelompokan atau klasterisasi UMKM di Banjarmasin.

Menurutnya, langkah ini akan mempermudah akses terhadap pembiayaan maupun pasar.

“Banjarmasin perlu mulai mengelompokkan UMKM ke dalam beberapa sektor. Dengan begitu, akan lebih mudah membuka akses permodalan dan pasar,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan UMKM akan diarahkan sebagai penunjang ekosistem industri nasional. Pemerintah pusat pun telah menyiapkan berbagai program strategis yang melibatkan UMKM, seperti program makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, sektor perikanan nelayan, hingga program perumahan.

“Semua program tersebut membutuhkan peran UMKM sebagai penyedia bahan pokok, baik makanan, material, maupun kebutuhan lainnya,” katanya.

Selain itu, Kementerian UMKM juga tengah mendorong peningkatan sektor produksi dalam pengembangan UMKM nasional.

“Saat ini kami terus mendorong sektor produksi, yang sudah mencapai 61 persen pada tahun 2025. Karena sektor ini mampu membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Banjarmasin menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Rakyat Indonesia, atas inisiatif dan kontribusinya memberikan bantuan polis asuransi kepada pelaku UMKM di Kota Banjarmasin.

“Pemerintah Kota Banjarmasin menyambut baik dan memberikan apresiasi tukasnya tingginya atas bantuan polis asuransi ini. Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi serta keberlanjutan usaha UMKM di Banjarmasin,” ujar Yamin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, yang telah hadir dan memberikan perhatian terhadap pembinaan serta pengembangan UMKM di Banjarmasin.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk perlindungan usaha, tetapi juga mampu mendorong semangat pelaku UMKM untuk terus berkembang.

“Kami berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usahanya,” tutup Yamin. (PEMKOBJM-SRI/RIW/EPS)

Exit mobile version