Banjarbaru – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan, menegaskan komitmennya memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.
Pada tahun 2026, fokus pembinaan diarahkan pada pengembangan Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh kabupaten/kota.
Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Iwan Ristianto, melalui Kepala Seksi Pengembangan Lembaga Kemasyarakatan, Renny Anggraeni menyampaikan, bahwa kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya, dengan penajaman sasaran, pasca prestasi nasional yang diraih Tim Pembina Posyandu Kalsel.
“Secara garis besar kegiatannya masih berkelanjutan dengan tahun 2025. Namun di tahun 2026 ini, arahan pimpinan lebih menekankan pada pembinaan posyandu 6 bidang SPM,” ujar Renny, Senin (2/2) siang.
Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan setiap kabupaten/kota dapat membentuk minimal tiga proyek percontohan (growth project) Posyandu 6 Bidang SPM. Target tersebut diharapkan mampu mendorong penguatan pelayanan dasar yang lebih terpadu dan merata.
“Kami ingin di setiap kabupaten itu paling tidak ada tiga pilot project posyandu 6 bidang SPM. Jadi arah kami lebih kepada pembinaan dan penguatan,” lanjut Renny.
Selain pembinaan, pihaknya juga akan menggelar Lomba Posyandu 6 Bidang SPM untuk pertama kalinya pada tahun 2026. Lomba ini menjadi pembeda dari tahun sebelumnya, yang masih menilai posyandu dari satu bidang, yakni kesehatan, di bawah koordinasi Dinas Kesehatan.
“Kalau tahun 2025 lombanya masih satu bidang, tahun 2026 ini kita melaksanakan lomba posyandu 6 bidang SPM di Dinas PMD,” ungkap Renny.
Dinas PMD Kalsel juga tetap melaksanakan kegiatan rutin, seperti pembinaan PKK dan lembaga kemasyarakatan desa lainnya, sinkronisasi data, serta penguatan kelembagaan LKD yang meliputi posyandu, PKK, RT/RW, dan LPM. Selain itu, terdapat agenda baru berupa Jambore Kader Posyandu dan Jambore Kader PKK.
Untuk pembinaan langsung ke daerah, PMD Kalsel akan menyasar kabupaten/kota yang belum mendapatkan pendampingan Posyandu 6 Bidang SPM pada tahun 2025. Beberapa daerah yang menjadi fokus pembinaan tahun ini antara lain Barito Kuala, Tanah Laut, Kotabaru, Tanah Bumbu, Balangan, Tabalong, dan Hulu Sungai Tengah.
“Kami berharap kabupaten yang kami bina ini nantinya juga mampu menghadirkan minimal tiga pilot project posyandu 6 bidang SPM,” tutup Renny. (MRF/RIW/EPS)

