Banjarmasin – RSGM Gusti Hasan Aman, menguatkan Komitmennya, untuk penguatan tata kelola dan pelayanan kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan lima Indikator Kinerja Utama (IKU), meliputi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), inovasi pelayanan publik, peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta Indeks Pelayanan Publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) GHA, drg. Mashuda,
menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang profesional, aman, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan RSGM GHA dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat, mutu layanan kesehatan, serta keselamatan pasien sebagai prioritas utama.
“Penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi juga kebutuhan masyarakat. RSGM GHA berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin responsif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya akhir pekan tadi.
Disampaikan drg, Mashuda, berbagai program strategis RSGM GHA turut diselaraskan dengan 10 Janji Gubernur. Diantaranya mendukung Universal Health Coverage (UHC) melalui bantuan jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu dan tokoh agama, serta berkontribusi dalam penurunan angka stunting melalui edukasi dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut secara promotif, preventif, hingga kuratif.
“RSGM GHA juga berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan kesehatan, dengan menyediakan dukungan sarana dan wahana praktik bagi mahasiswa kedokteran gigi (coass), sekaligus mendorong Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari upaya preventif di bidang kesehatan,” jelasnya.
Lebih lanjut drg. Mashuda menambahkan, memasuki tahun 2026, RSGM GHA memfokuskan pelaksanaan kegiatan pada program prioritas dengan pagu anggaran terbesar, seperti kerja sama melalui MOU, Promosi Kesehatan (Promkes), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), serta Bakti Sosial, yang disusun selaras dengan arah kebijakan dan kebutuhan masyarakat.
“Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan kinerja internal, RSGM GHA optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, demi mendukung peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (RSGMKALSEL-NHF/RIW/EPS)

