Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo: Saya Bahagia dan Terharu

BANJARBARU – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Sekolah Rakyat se-Indonesia dalam kunjungan kerjanya ke Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Peresmian nasional tersebut dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Senin (12/1).

Suasana peresmian Sekolah Rakyat (Sumber Foto:Kemensos)

Sebanyak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Panglima TNI, serta para gubernur dan bupati/wali kota dari seluruh provinsi.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menyempatkan diri menyapa langsung para murid Sekolah Rakyat Banjarbaru. Presiden juga meninjau sejumlah ruang kelas serta berbagai fasilitas penunjang pendidikan yang tersedia di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen bangsa, yang telah bekerja keras mewujudkan program Sekolah Rakyat.

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan peresmian Sekolah Rakyat

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah terobosan dan langkah berani dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, dari seluruh kementerian dan lembaga, serta semua elemen yang telah bekerja mewujudkan langkah ini. Menurut saya, ini adalah langkah terobosan dan langkah berani. Saya merasa bahagia, besar hati, bahkan terharu melihat dampak dari upaya yang kita lakukan bersama,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan, bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai instrumen strategis untuk menjangkau masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Setiap Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 murid.

“Target kita, setiap Sekolah Rakyat menampung seribu murid. Artinya, sasaran ke depan bisa mencapai 500 ribu peserta didik,” ungkap Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan cita-cita besar pemerintah untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghilangkan kemiskinan dan kelaparan.

“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk bersatu dan bekerja sama menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia,” tegasnya.

Presiden Prabowo turut mengingatkan pentingnya kepercayaan diri bangsa serta sikap optimis dalam menghadapi masa depan. Ia menegaskan keyakinannya bahwa perjuangan bangsa Indonesia telah berada di jalur yang benar.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita tidak ragu – ragu. Apa pun yang terjadi, kita akan terus berjuang demi bangsa dan rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial, beserta seluruh kementerian dan lembaga terkait yang telah mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Tak lupa, Presiden memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik yang menjadi garda terdepan dalam membina generasi penerus bangsa.

“Terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras untuk rakyat. Terima kasih anak-anakku atas semangatmu. Guru-guru dan kepala sekolah, terima kasih. Saya minta agar anak-anak ini dibina dengan sebaik-baiknya,” pungkas Presiden. (BDR/RIW/RH)

Tiba di Banjarbaru, Warga Antusias Sambut Kedatangan RI 1

BANJARBARU – Ratusan warga memadati ruas Jalan Trikora, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1), untuk menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Sejak pagi hari, warga tampak antusias menunggu dengan harapan dapat melihat langsung orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Salah seorang warga berharap bisa melihat langsung Presiden dari dekat

Salah seorang warga Guntung Manggis, Rustam Effendi, mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 08.00 WITA. Ia bersama warga lainnya memilih menunggu di tepi jalan yang akan dilalui iring-iringan Presiden.

“Dari pagi sudah menunggu. Mudah – mudahan Presiden mau melambaikan tangan menyapa warga saat melintas nanti,” ujar Rustam.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, sekitar pukul 11.30 WITA. Menggunakan mobil kepresidenan bernomor polisi RI 1, Presiden tampak menyapa dan memberikan hormat kepada warga yang telah menunggu sejak pagi.

Sontak, warga yang berada di sepanjang jalan menyambut dengan sorak-sorai.

“Pak Presiden, Prabowo!” teriak sejumlah warga sambil mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera ponsel mereka.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Banjarbaru ini, dalam rangka meresmikan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang sebelumnya putus sekolah.

Peresmian Sekolah Rakyat yang dipusatkan di kawasan BBPPKS, Jalan Trikora, Banjarbaru, turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. (SYA/RIW/RH)

KADIN Kalsel Peduli, Salurkan Paket Sembako Korban Banjir Banjar

BANJAR – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Selatan, melalui program KADIN Kalsel Peduli, kembali menunjukkan kepedulian nyata dunia usaha, dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan.

Penyaluran donasi dilaksanakan pada Minggu (11/1) dengan sasaran wilayah Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dan/atau wilayah sekitar yang terdampak banjir cukup parah.

Dalam kegiatan tersebut, KADIN Kalsel menyalurkan 340 paket sembako, serta bantuan beras sebanyak 1 ton, yang seluruhnya bersumber dari sumbangan dan solidaritas anggota KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, mitra dunia usaha, serta para donatur yang tergerak membantu masyarakat di tengah kondisi bencana yang berkepanjangan.

Ketua KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, Shinta Laksmi Dewi menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran dunia usaha di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan.

Banjir yang kembali melanda Kalimantan Selatan tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak besar terhadap kehidupan dan martabat masyarakat.

“Melalui KADIN Kalsel Peduli, kami ingin memastikan bahwa dunia usaha hadir dan mengambil peran nyata untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Shinta Laksmi Dewi.

Ia menegaskan, bahwa semangat gotong royong dan solidaritas menjadi fondasi utama gerakan KADIN Kalsel Peduli, terutama dalam merespon bencana banjir yang berulang dan semakin berat dirasakan masyarakat.

“Uluran tangan dari para pelaku usaha dan mitra KADIN ini adalah harapan bagi warga yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini juga melibatkan sejumlah unsur KADIN, relawan, serta dukungan dari Borneo Rescue, sehingga proses distribusi dapat menjangkau masyarakat secara langsung di lokasi terdampak.

Hadir pula Edy Sudarmadi, tokoh penting KADIN Kalimantan Selatan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, Komunikasi, dan Perekonomian KADIN Kalsel, sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalimantan Selatan, yang turut memberikan dukungan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ketua BPD Desa Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Saipullah menyampaikan, bahwa kondisi banjir di wilayahnya sangat memprihatinkan. Lebih dari 700 kepala keluarga terdampak, dengan sekitar 600 rumah dan 99 persen akses jalan tergenang air.

Banjir telah berlangsung lebih dari 20 hari, dengan ketinggian air yang terus meningkat sejak awal Januari 2026, dari sebelumnya setinggi selutut orang dewasa hingga kini semakin dalam. Dampak banjir juga menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh dan sekolah – sekolah terpaksa diliburkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KADIN Kalsel dan seluruh donatur atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang telah lama bertahan di tengah banjir. Semoga semua kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujar Saipullah.

KADIN Kalsel turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota KADIN, mitra dunia usaha, relawan, serta semua pihak yang telah mendukung penggalangan dan penyaluran donasi kemanusiaan ini.

Melalui program KADIN Kalsel Peduli, KADIN Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bersinergi, dan berperan aktif dalam membantu masyarakat, sejalan dengan semangat “Bersama Dunia Usaha, Kita Ringankan Beban Sesama.”

“Semoga bantuan yang disalurkan membawa keberkahan dan menjadi catatan amal bagi seluruh pihak yang terlibat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tutup Shinta Laksmi Dewi. (KADINKalsel-RIW/RH)

Exit mobile version