Peringati HUT ke-46, Muslam Kalsel Undang Purna Tugas Gelar Syukuran

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat (Muslam) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-46 Muslam Kalsel.

Syukuran yang berlangsung di Auditorium Muslam Kalsel tersebut, juga mengundang sejumlah pegawai Muslam yang sudah purna tugas. Sekaligus menyampaikan saran dan masukan untuk kemajuan museum.

Kepala Muslam Kalsel menyampaikan sambutan dalam kegiatan syukuran

“Kita juga ingin menjadikan ini sebagai ajang silaturahmi seluruh keluarga besar museum dari tenaga kontrak, ASN hingga yang sudah purna,” kata Kepala Muslam Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, di sela kegiatan, Senin (13/1).

Kepala Muslam Kalsel menyerahkan bingkisan untuk pegawai purna

Memasuki usia ke-46 tahun, Taufik Akbar berharap Muslam Kalsel bisa semakin maju dalam hal pelayanan kepada pengunjung.

Selain itu, ia juga menginginkan agar seluruh “PR” yang belum terselesaikan pada tahun-tahun sebelumnya bisa terealisasi di tahun ini.

“Tentunya dengan semangat yang lebih baik lagi, kita ingin Muslam Kalsel semakin tumbuh di hati masyarakat,” harapnya.

Di singgung soal gebrakan tahun 2025, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Muslam Kalsel, Noor Rizabuana Taupan Amin menyebut sudah menyiapkan berbagai program, termasuk program unggulan setiap tahun seperti lomba tradisional, pameran dan kunjungan ke sekolah.

“Untuk program lainnya kita akan menyesuaikan dengan pola kerja dan arahan dari Gubernur Kalsel untuk Museum Lambung Mangkurat,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Apresiasi Komitmen Profesi Mediator, Ajudikator, Konsiliator, dan Arbiter

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setdaprov Kalsel, Agus Dyan Nur, menghadiri penandatanganan pakta integritas, pengambilan sumpah, profesi mediator, ajudikator dan arbiter, disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Senin (13/1).

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan Gubernur Kalsel Muhidin, menyambut baik komitmen dan konsistensi dewan sengketa indonesia, untuk terus mengembangkan profesi profesi mediator, ajudikator, konsiliator, dan arbiter. Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, upaya peningkatan kapasitas dan integritas para profesional penyelesaian sengketa, sangat penting untuk menjamin kualitas layanan di Kalimantan Selatan.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setdaprov Kalsel, Agus Dyan Nur

“Para mediator, ajudikator, konsiliator, dan arbiter, dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem penyelesaian sengketa yang lebih baik, khususnya di wilayah hukum Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Agus.

Dilanjutkan Agus, di era transformasi bisnis atau dunia usaha yang semakin kompleks ini, kebutuhan akan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif, efisien dan profesional menjadi sangat krusial. alternatif penyelesaian sengketa (aps) hadir sebagai solusi yang menawarkan proses lebih cepat, biaya lebih terjangkau, dan pendekatan yang lebih kolaboratif dibanding jalur litigasi konvensional.

“Kepada para mediator, ajudikator, konsiliator, dan arbiter, tantangan di depan tidaklah ringan. di tengah kompleksitas sengketa yang semakin tinggi ditengah masyarakat,” tutup Agus. (MRF/RDM/RH)

Jajaki Kerjasama Program Ramah Anak, LPPL Abdi Persada FM Audiensi ke Dispersip Kalsel

BANJARMASIN – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM melakukan audiensi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan terkait pembuatan Program Ramah Anak.

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani didampingi Kepala Bidang Penyiaran dan Pemberitaan, Endah Puspita Sari diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina di ruang rapat kantor Dispersip Kalsel, pada Senin (13/1).

Syarifah Norhani menjelaskan selain mempererat silaturahmi, juga bentuk sinergitas dalam pembuatan konten program siaran yang berkualitas bagi anak. Mengingat konten-konten di radio dapat menstimulasi anak-anak untuk berkreasi dan cerita-cerita yang disampaikan dapat menjadi inspirasi dan contoh teladan untuk masa depan mereka.

“Kami ingin bekerjasama terkait program ramah anak karena di masa anak-anak ini, mereka suka mencontoh. Tentu saja dengan mendengarkan cerita-cerita, mereka bisa mengambil manfaat, misalnya cerita tentang Pangeran Antasari yang bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina memberikan apresiasi terhadap kunjungan LPPL Abdi Persada FM. Ia menyatakan pihaknya segera akan menindaklanjuti penawaran kerjasama ini dalam waktu dekat sehingga diharapkan nanti dengan adanya kerjasama ini akan lebih banyak memberi kemanfaatan bagi anak-anak di Kalsel.

“Kegiatan story telling telah dilaksanakan di Dispersip Kalsel sebanyak satu kali dalam sebulan, apabila ada kunjungan dari anak-anak PAUD, TK maupun SD. Ke depannya, mudah-mudahan kegiatan ini bisa lebih sering kita laksanakan karena berdasarkan hasil penelitian bahwa bercerita kepada anak-anak memberikan manfaat yang luar biasa bagi perkembangan otak dan pertumbuhan anak,” harapnya.

Untuk diketahui, LPPL Abdi Persada FM telah melaksanakan program-program siaran anak yang bersifat edukatif dan menghibur. Salah satunya program Dongeng Anak Hebat yang disiarkan setiap hari Sabtu pukul 16.00 wita. Bahkan LPPL Abdi Persada FM berhasil menjadi salah satu Nominasi Anugrah Penyiaran Ramah Anak yang diselenggarakan oleh KPI Pusat pada tahun 2024. (NRH/RDM/RH)

Realisasi Anggaran 2024, Diperdagin Banjarmasin Capai 90 Persen Lebih

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin berhasil mencapai realisasi anggaran sebesar 90 persen lebih di tahun 2024.

Keberhasilan ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar, Senin (13/1).

“Pada Tahun 2024 kami mendapatkan anggaran sebesar 28 miliar rupiah, dengan 10 program, 20 kegiatan, serta 48 sub kegiatan. Dengan capaian realisasi anggaran sebesar 26 miliar rupiah,” ungkap Tezar.

Untuk realisasi keuangan menurutnya, sebesar 90 persen lebih, serta realisasi fisik 99 persen lebih.

“Disperdagin Kota Banjarmasin berharap pada tahun 2025 kinerja dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin semakin meningkat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tezar juga mengungkapkan beberapa keberhasilan yang dicapai pada tahun 2024.

Salah satunya, Kota Banjarmasin ditetapkan sebagai kota tertib ukur.

“Pada Tahun 2024 Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin telah mencapai prestasi membawa Kota Banjarmasin menjadi Kota Tertib Ukur,” ujarnya.

Mengingat, pihaknya telah melakukan penertiban atau mengulang perhitungan pada tera ulang.

Di pasar pasar yang ada di Kota Banjarmasin, SPBU, serta lainnya. Pada Tahun 2024 tersebut pihaknya telah berhasil metera ulang ribuan alat timbang dan ukur di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sambut Positif Program Makan Bergizi Gratis

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menyambut positif, program makan bergizi gratis di beberapa sekolah di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Mathari, pada akhir pekan tadi mengatakan, program makan bergizi gratis dari Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional, sangatlah tepat untuk meningkatkan kesehatan bagi generasi muda terutama dalam menuntut ilmu. Ia berharap, menu yang disajikan akan disukai kalangan peserta didik mulai dari TK, SD, SMP dan SMA/SMK.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Mathari, saat memberikan komentarnya

“Kami sangat senang, ada sebanyak 14 sekolah percontohan, yang mendapatkan makan bergizi gratis,” ucapnya.

Disampaikan Mathari, agar program ini dapat terus berjalan dengan baik dan konsisten di lapangan, nantinya semua sekolah, bisa melaksanakan secara bertahap, dengan anggaran yang harus dipersiapkan oleh Pemerintah kota

“Dinas Pendidikan Banjarmasin, hendaklan secara terus menerus melakukan pengawasan,” pintanya

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani menambahkan, guna memajukan pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK), pihaknya memberikan saran Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah, dapat melibatkan para pedagang kantin sekolah masing-masing. Selain itu, jika dikelola oleh satu vendor, maka distribusi makanan tidak terlambat sampai di sekolah tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani, saat diwancara

“Kemajuan Usaha Mikro Kecil berdampak meningkatkan perekonomian,” tutupnya.

Untuk diketahui, ada sebanyak 14 sekolah yang mendapat program makan bergizi gratis, untuk di Kecamatan Banjarmasin Selatan yakni SDN Pemurus Dalam 1, SDN Pemurus Baru 2, SDN Pemurus Dalam 8, SMPN 19, SMPN 18, SMAN 9, dan SMAN 10 Banjarmasin. Sedangkan di Kecamatan Banjarmasin Utara yaitu TK Trisula II Perwari, TK Adhyaksa XIV, SDN Pangeran 3, SMPN 24, SMP 21, SMPN 13 dan SMKN 4 Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Resmi Dibuka Plh Gubernur, Tercatat 71 Pejabat Se Kalsel Ikuti Asesmen di Dinas Psikologi TNI AU

JAKARTA – Plh. Gubernur Kalsel Roy Rizali Anwar secara resmi membuka asesmen pejabat lingkup Pemerintahan Provinsi Kalsel di Dinas Psikologi TNI AU Haim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (13/1) pagi.

Penandatanganan Pakta Integritas para peserta asesmen

Asesmen ini diikuti sebanyak 38 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 33 pejabat Administrator. Selain pejabat dari lingkup Pemprov Kalsel, asesmen juga diikuti pejabat dari Pemko/Pemkab se-Kalsel.

Pada pembukaan oleh Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar, tampak hadir juga Kepala Dinas Psikologi TNI AU, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Zamzani.

Plh. Gubernur Kalsel Roy Rizali Anwar dalam sambutan pembukaan menyampaikan, bahwa Pemprov Kalsel memandang profesionalisme ASN merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Pemprov Kalsel berupaya memastikan setiap aparatur dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal demi kemajuan Kalsel, melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan,” sampai Roy.

Sesuai undang – undang dan peraturan pemerintah, penilaian uji kompetensi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas ASN.

“Pelaksanaan penilaian kompetensi ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan kompetensi manajerial para pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator, sebagai bagian dari pemetaan kompetensi ASN yang komprehensif,” lanjut Roy.

Di akhir sambutan, Roy menyampaikan harapan agar pelaksanaan uji kompetensi dengan assesment center dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal.

“Diharapkan melalui assessment center ini kita dapat menilai kompetensi, potensi dan kinerja saudara-saudara sekalian secara objektif dan terukur. Semoga kita dapat memilih pemimpin-pemimpin yang tidak hanya unggul, tapi juga memiliki integritas, dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kalsel,” harap Roy.

Sementara itu, Kepala Dinas Psikologi TNI AU, Marsekal Pertama TNI Zamzani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Pemprov Kalsel untuk mengadakan uji kompetensi dengan assessment center di Dispsiau Halim Perdana Kusuma.

“Kami berkomitmen untuk melaksanakan uji kompetensi para pejabat Pemprov Kalsel ini sebaik – baiknya, seobjektif mungkin dan seprofesional mungkin. Kepada para peserta, kami harapkan dapat mengikuti sebaik – baiknya dan semoga melalui uji kompetensi ini dapat meningkatkan kinerja bapak dan ibu secara profesional,” sampai Zamzani.

Uji kompetensi ini akan dilaksanakan selama dua hari, pada 13 dan 14 Januari 2025, diikuti seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup Pemprov Kalsel, serta beberapa dari Pemkab/Pemko wilayah Kalsel.

Adapun tahapan yang harus dilalui untuk para peserta Eselon II adalah Psikotes, CAT Assessment, Tes Tertulis, serta Pengerjaan DCI dan Pembuatan Paparan Analisis Kasus.

Sedangkan untuk para peserta Eselon III adalah Pembuatan Materi Paparan Analisis Kasus, Pembuatan DCI, Leaderless Group Discussion (LGD) dan wawancara.

Diakhir pembukaan juga dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas antara Plh Gubernur Kalsel dengan perwakilan peserta, yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan, Sulkan dan Inspektur Pembantu IV, Yuni Indriaswary Barito dari Inspektorat. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Rehabilitasi Kolam Renang di Banjarbaru Diharapkan Tingkatkan Daya Tarik Wisata dan Ekonomi Masyarakat

BANJARBARU – Kota Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor pariwisata dan olahraga dengan diresmikannya rehabilitasi kolam renang yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan lokal, khususnya dari Kalimantan Selatan.

Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin menjelaskan kolam renang yang telah diperbarui ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Banjarbaru.

“Melalui fasilitas baru ini, prestasi olahraga terutama di bidang aquatic dapat meningkat. Selain itu, kolam renang yang kini telah diperbaiki diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik yang datang untuk berolahraga maupun untuk bersantai menikmati fasilitas rekreasi yang disediakan,” jelasnya usai meresmikan renovasi kolam renang Idaman Minggu (12/1).

Menurutnya dengan meningkatnya jumlah wisatawan, diharapkan akan terjadi perputaran ekonomi yang signifikan di sekitar kawasan tersebut.

Ia juga berharap berbagai usaha lokal, mulai dari pedagang makanan hingga penginapan, akan merasakan dampak positif dari kedatangan wisatawan, ini diyakini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperkuat ekonomi kota Banjarbaru.

“Proyek rehabilitasi ini belum selesai sepenuhnya. Tahap pertama telah rampung, namun tahap kedua yang mencakup pembangunan kolam renang untuk perempuan, renovasi loker, fasilitas ganti baju, dan kantin, direncanakan akan dilanjutkan dalam waktu dekat. Diharapkan, perbaikan fasilitas ini akan membuat pengunjung semakin nyaman dan aman saat menikmati fasilitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Eka Yuliesda mengatakan renovasi tersebut dengan konsep bagunan Hindia Belanda yang diinisiasi oleh Wali Kota Banjarbaru.

“Konsep dari renovasi ini tentunya mengedepankan kenyamanan dan juga menjadi ruang publik baik untuk pertemuan masyarakat,” jelasnya.

Eka juga menekankan pentingnya kerjasama antara petugas pengelola dan masyarakat untuk menjaga kebersihan serta merawat fasilitas ini.

“Keamanan dan kenyamanan pengunjung akan terus dijaga, dengan pengawasan medis serta fasilitas yang memadai untuk memastikan pengalaman yang aman dan menyenangkan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kolam renang ini bisa menjadi salah satu ikon pariwisata dan olahraga di Banjarbaru yang turut mendukung kemajuan ekonomi lokal,” pungkasnya. (RDM/RH)

Gelar Audiensi dan Soft Launching, Sekdaprov Kalsel Dukung Penuh HPN

BANJARMASIN – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melakukan audiensi dengan Plh Gubernur Kalsel Dr Roy Rizali Anwar ST MT sekaligus soft launching HPN, Jumat (10/01/2025) di Banjarmasin.

Soft launching dihadiri panitia HPN dari PWI Pusat yakni Ketum PWI Hendry CH Bangun, Sekjen PWI M
Iqbal, bendahara umum M Nasir dan pengurus lainnya.

Turut hadir Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie didampingi sejumlah pengurus.

Pada audiensi dan soft launching ini, Sekdaprov Roy Rizali Anwar juga membawa beberapa kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muhammad Muslim, Asisten III Setdaprov Ahmad Bagiawan, Kepala Dinas Koperasi UKM Gusti Yanuar Rifai, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan H Berkatullah.

Roy menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel selalu siap mendukung kegiatan bertaraf nasional seperti HPN ini.

Menurut Roy, dengan keberadaan kegiatan seperti HPN, akan berdampak pada perekonomian masyarakat Kalsel.

Sebab, banyak masyarakat dari luar daerah yang datang, berbelanja serta mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kalsel.

Menurut Roy lagi, pengalaman sebagai tuan rumah HPN 2020 akan menjadi modal untuk menyelanggarakan kegiatan serupa yang lebih baik.

Soft Launching HPN 2025 ditandai dengan penyerahan foto logo dan maskot HPN dari Ketum PWI Hendry CH Bangun kepada Sekdaprov Roy Rizali Anwar.

Puncak acara HPN 2025 mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Untuk Kemandirian Bangsa”, yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.

Ketua HPN 2025 Raja Pane dalam laporannya menyebutkan, pihaknya sudah melakukan persiapan cukup matang untuk penyelanggaraan kegiatan nanti, termasuk melayangkan surat ke pengurus PWI di 34 provinsi.

Raja Pane dibantu tim lain, juga memaparkan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan pada tanggal 9-12 Februari nanti.

HPN 2025 akan diisi dengan seminar bertema “Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara” yang akan mengundang Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Gubernur Kalsel H Muhidin, dan narasumber terkait lain.

Seminar lain terkait teknologi AI dan media massa yang mengundang para narasumber berkompeten di tingkat nasional dan lokal.

Kemudian seminar investasi terkait dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Selain itu, direncanakan sederet menteri kabinet Merah Putih akan menjadi narasumber seminar-seminar nasional.

Salah satunya Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid sebagai narasumber seminar “Pers Penumpang Gelap”.

Selanjutnya, Ketum PWI Hendry CH Bangun menambahkan, persiapan terus dimatangkan oleh tim untuk kesuksesan pelaksanaan HPN 2025.

Hendry juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kalsel atas segala dukungan yang selalu diberikan kepada jajaran PWI dalam setiap kegiatan. (PWI.KALSEL/RDM/RH)

Pendaftaran PPPK Tahap II Kembali Diperpanjang Hingga 15 Januari 2025

BANJARBARU – Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali mengumumkan perpanjangan waktu pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Non-ASN Tahap II hingga 15 Januari 2025.

Suasana seleksi PPPK di lingkup Pemprov Kalsel

Perpanjangan tersebut tertulis dalam surat keputusan yang dikeluarkan Plt. Kepala BKN Nomer : 55/B-KS.04.01/SD/K/2025 tertanggal 6 Januari 2025 tentang penyesuaian kembali jadwal penerimaan PPPK Tahap II TA. 2024.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah mengatakan perpanjangan ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi Tenaga Non-ASN yang belum melakukan pendaftaran seleksi PPPK.

“Khususnya di lingkup Pemprov Kalsel, Tenaga Non-ASN yang belum mendaftar segera melakukan pendaftaran yang sebelumnya di tutup pada 7 Januari, kini hingga 15 Januari pukul 23.59 WITA,” ucap Dinansyah, Jumat (10/1).

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah saat diwawancara

Ia juga menyebutkan bahwa kesempatan ini diharapkan dapat dimaksimalkan oleh tenaga Non-ASN lingkup Pemprov Kalsel yang memenuhi kriteria persyaratan, mengingat bagi para peserta yang nantinya tidak lolos seleksi dimungkinkan akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

“Mengenai pengangkatan PPPK paruh waktu, hingga saat ini Pemprov Kalsel masih menunggu regulasi dari kemenPAN RB, namun untuk menjadi PPPK paruh waktu tersebut harus mengikuti tes yang telah dibuka pada tahap I dan II ini, tanpa mengikuti tes tidak bisa menjadi PPPK penuh ataupun paruh waktu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Mashudi menjelaskan, seleksi PPPK tahap II ini diperuntukkan bagi Non-ASN yang sudah bekerja selama 2 tahun berturut-turut di lingkup Pemprov Kalsel namun tidak terdata pada database Non-ASN BKN, sehingga dalam pelaksanaannya masih ada Non ASN yang tidak mendaftar pada seleksi PPPK tahap I.

“Perpanjangan ini untuk membuka peluang kembali bagi Non-ASN database BKN yang tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi saat mendaftarkan diri seleksi CPNS dan PPPK tahap I yaitu sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 364 Tahun 2024,” ungkapnya.

Formasi PPPK Pemprov Kalsel yang dibuka pada tahap ke II ini merupakan Formasi yang sama pada tahap I yakni sebanyak 1.493 Formasi.

“Kecuali untuk peserta Non-ASN Database BKN dengan kualifikasi pendidikan SD/SMP Sederajat akan muncul formasi baru yaitu Jabatan Pengelola Layanan Operasional sehingga Non-ASN yang tidak dapat melamar pada Tahap I karena tidak ada pendidikan yang sesuai dapat mengikuti seleksi PPPK tahap II ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk tahapan seleksi selanjutnya tetap mengikuti surat Plt. Kepala BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/E/2024 tanggal 27 September 2024 perihal jadwal seleksi pengadaan PPPK TA 2024.

“Oleh karena itu, dengan adanya perpanjangan kembali ini diimbau bagi Non-ASN Pemprov Kalsel untuk melakukan pendaftaran secara online sebelum mendekati batas waktu penutupan pendaftaran,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

HUT ke-46, Museum Lambung Mangkurat Gelar Apel

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan apel dalam rangka peringatan HUT Museum Lambung Mangkurat Kalsel ke-46, Jumat (10/1).

Apel berlangsung di halaman Museum Lambung Mangkurat Kalsel, dipimpin Kepala Museum Lambung Mangkurat Muhammad Taufik Akbar, dan diikuti oleh seluruh pegawai museum.

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar

Dalam amanatnya, Taufik Akbar menyampaikan rasa bangga kepada seluruh pegawai Museum Lambung Mangkurat yang telah berdedikasi tinggi untuk memajukan museum, baik pada jumlah kunjungan maupun kesuksesan dalam berbagai program kegiatan.

“Terima kasih untuk semua pegawai baik yang berstatus tenaga kontrak maupun para ASN,” katanya.

Memasuki usia ke-46, Taufik Akbar berharap museum kebanggaan Banua ini bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi ke pengunjung.

Tentunya hal itu, menurutnya harus di dukung oleh tingkat kedisiplinan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik lagi di banding tahun-tahun sebelumnya.

“Kita akan terus meningkatkan kualitas layanan. Saya harap SDM museum bisa lebih meningkatkan pelayanan, kerjasama dan disiplin,” pintanya.

Taufik Akbar juga berharap, museum di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel ini, kedepannya bisa menjaga dan meningkatkan kerjasama dengan sekolah maupun perguruan tinggi.

“Tentunya agar kunjungan ke museum juga lebih meningkat,” jelasnya.

Selain apel, peringatan HUT ke-46 Museum Lambung Mangkurat Kalsel juga akan dirangkai dengan syukuran pada Senin (13/1) nanti, dengan mengundang para pegawai yang sudah purna.

“Meski sederhana, kita ingin rasa kekeluargaan antar pegawai museum tetap terjaga meskipun sudah memasuki masa purna,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version