Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II Kembali Diperpanjang Hingga 20 Januari

BANJARBARU – Pemerintah pusat resmi kembali memperpanjang pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap ke II yang sebelumnya berakhir pada 15 Januari, kini hingga 20 Januari 2025.

Pemantauan Verifikasi Seleksi Administrasi PPPK Pemprov Kalsel oleh BKD Kalsel

Keputusan perpanjangan waktu pendaftaran PPPK tersebut tertulis dalam surat keputusan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Nomor 1291/B- KS.04.01/SD/K/2025 Tanggal 15 Januari 2025 Tentang Perpanjangan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah diwakili Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian Dan Informasi Kepegawaian BKD Kalsel, Mashudi didampingi Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, Muhammad Randi mengatakan selain masih banyaknya tenaga non-ASN di daerah yang belum mendaftar, perpanjangan ini juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah Pusat untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada tenaga non-ASN.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Kalsel, Mashudi (kanan) dan Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, M. Randi

“Untuk kriteria pendaftar PPPK tahap dua ini telah diatur dalam peraturan KemenPAN-RB nomor 364 tahun 2024 sebagai berikut yakni pelamar berstatus tenaga non-ASN yang terdaftar dalam database BKN, pelamar tidak lulus atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada tahap seleksi administrasi penerimaan PPPK tahap pertama maupun penerimaan CPNS,” kata Mashudi, Kamis (16/1).

Selain persyaratan diatas, KemenPAN-RB juga menambahkan dua persyaratan baru terkait kriteria peserta pendaftaran PPPK Tahap II ini yaitu, tenaga non-ASN yang terdata di Database BKN yang tidak hadir pada seleksi CPNS dan PPPK Tahap I lalu bisa mendaftar kembali di seleksi PPPK Tahap II.

“Selain itu, tenaga non-ASN yang terdata di database BKN namun tidak lulus SKD dan SKB pada seleksi CPNS kemarin mereka bisa dipertimbangkan untuk ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu. Silahkan peserta yang terdata di Database dan sesuai kriteria tersebut bisa log in ulang di website ssacn untuk mendaftar di seleksi PPPK tahap II,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait formasi yang tersedia di Pemprov Kalsel pada seleksi penerimaan PPPK tahap I ini masih sama dengan formasi pada Tahap I.

“Pada tahap II ini, Pemprov Kalsel kembali membuka 1.493 formasi, termasuk tambahan formasi baru bagi tenaga Non-ASN dengan pendidikan SD atau SMP sederajat sebagai Pengelola Layanan Operasional,” imbuhnya.

Lebih jauh Mashudi menjelaskan bahwa salah satu syarat TKK agar bisa dipertimbangkan menjadi PPPK paruh waktu yakni mereka yang telah mengikuti tahapan seleksi penerimaan PPPK baik itu tahap I ataupun tahap II.

Untuk itu, ia mengimbau agar seluruh tenaga non-ASN atau TKK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel bisa segera melakukan pendaftaran seleksi penerimaan PPPK tahap kedua ini.

“Kami mengimbau bagi TKK yang telah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan KemenPAN-RB diharapkan segera mendaftar, karena tanpa ikut seleksi bisa menutup kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu ataupun paruh waktu” tutupnya.

Sebagai informasi, per 16 Januari 2025, BKD Kalsel telah mencatatkan jumlah tenaga non-ASN atau TKK di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah melakukan pendaftaran seleksi penerimaan PPPK tahap ke II yakni PPPK Guru sebanyak 241 orang, PPPK Nakes sebanyak 91 orang, dan PPPK Teknis sebanyak 2.653 orang. (BDR/RDM/RH)

Perbaikan Kawasan Perdesaan di Banua, Terus Dilakukan Melalui TMMD

BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Pengembangan Kawasan Perdesaan sedang mempersiapkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk tahun 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan TNI untuk pembangunan sarana dan prasarana kawasan pedesaan.

Kepala Dinas PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antara pemerintah dan TNI, serta mendukung program TMMD yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama

“Pada tahun 2025, direncanakan ada delapan lokasi yang akan menjadi fokus TMMD, dibagi dalam empat angkatan yaitu TMMD 123, 124, 125, dan 126,” ucap Andie, baru – baru tadi.

Ditambahkan Andie, TMMD angkatan 123
akan dilaksanakan di Kabupaten Kotabaru. TMMD 124 mencakup dua kabupaten, yaitu Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tanah Laut. TMMD 125 direncanakan untuk triwulan III di Kodim Banjar dan Kota Banjarmasin. TMMD 126 akan berlangsung pada triwulan terakhir di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kodim Barito Kuala (Batola). Adapun proses persiapan TMMD mencakup survei lokasi desa dan penentuan sasaran kegiatan. TNI juga akan menyusun paparan untuk pimpinan mereka serta mengadakan diskusi dan sharing untuk memastikan kesiapan pelaksanaan TMMD.

“Setelah kegiatan berlangsung selama satu bulan, akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara bersama-sama dengan Mabes TNI,” lanjut Andie.

Selain itu, Sarana dan prasarana yang didukung melalui TMMD yaitu pembuatan MCK untuk meningkatkan sanitasi di desa yang masih ODF (Open Defecation Free), rehabilitasi tempat ibadah, dan penyediaan air bersih melalui sumur bor.

“Dengan dukungan ini, diharapkan masyarakat desa dapat menikmati fasilitas yang lebih baik dan mendukung kesehatan serta kesejahteraan masyarakat pedesaan,” tutup Andie. (MRF/RDM/RH)

Atlet SOIna Kalsel Wakili Indonesia Pada Spesial Olympic World Games di Italia

BANJARMASIN – Atlet Sport Dance Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Kalimantan Selatan atas nama Siti Nazwa mewakili Indonesia bertanding pada ajang Internasional Spesial Olympic World Winter Games Tahun 2025 di Italia.

Pelatih Soina Kalsel Rima Lutfiyanti menjelaskan, tahun 2025 ini satu atlet Sport Dance SOIna Kalsel akan mengikuti pertandingan tingkat internasional di Italia.

Pelatih Sport Dance SOIna Kalsel Rima Luthfiyanti dan atlet Siti Nazwa

“Provinsi Kalimantan Selatan mengirim 1 atlet sport dance ke Italia,” ungkapnya, Jumat (17/1).

Karena itu, lanjut Rima, pihaknya terus melakukan latihan secara rutin untuk dapat menghasilkan prestasi terbaik, apa ajang tersebut.

“Latihan terus dilaksanakan di daerah, sebelum para atlet masuk latihan nasional dua minggu sebelum waktu keberangkatan ke Italia,” ucapnya.

Pada pertandingan olahraga internasional tersebut, atlet sport dance akan menampilkan tarian Dayak serta Papua.

“Karena berasal dari Kalsel maka tarian yang akan ditampilkan salah satunya tarian Dayak,” ujarnya.

Sedangkan, waktu pelaksanaan pertandingan di Italia pada Maret 2025 mendatang.

“Kalsel mengirimkan tiga orang terdiri dari pelatih, tenaga medis, serta atlet,” jelasnya.

Diikutsertakan tenaga medis tersebut, sebagai salah satu persyaratan karena di Italia sedang musim dingin saat ini.

“Sehingga kemungkinan terserang hypothermia bisa saja terjadi, karena itu tenaga medis diperlukan, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora dengan SOIna telah berkolaborasi untuk peningkatan prestasi atlet disabilitas.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Saat ini telah banyak kegiatan pembinaan yang telah dilakukan oleh Dispora Kalsel, untuk atlet disabilitas dibawah binaan SOIna Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Dukungan yang diberikan oleh Dispora Kalsel dengan pemberian dana hibah, serta kegiatan tahunan pekan olahraga Soina di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh seluruh SOIna di seluruh kabupaten/kota di Kalsel,” ucap Budiono.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya berharap, peningkatan prestasi atlet SOIna Kalsel akan terus meningkat. (SRI/RDM/RH)

Sekretariat Dispar Kalsel Gelar Evaluasi Kinerja

BANJAR – Jajaran Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Evaluasi Kinerja. Kegiatan digelar, Kamis (16/1).

Suasana Rapat Evaluasi Kinerja Dinas Pariwisata Kalsel

Plh. Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, sekaligus Sekretaris Dispar Kalsel, Tanwiriah, melalui rilisnya mengatakan, pesan yang selalu ditekankan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Syarifuddin, untuk selalu meningkatkan kinerja. Apalagi tugas pokok dan fungsi dari sekretariat merupakan penunjang utama kegiatan di seluruh bidang Dinas Pariwisata.

Plh. Kadispar yang juga Sekretaris Dinas Pariwisata, Tanwiriah, saat memimpin Rapat Evaluasi Kinerja

“Pelayanan sekretariat itu baik keuangan, perencanaan aset dan umum serta kepegawaian harus selalu ditingkatkan, karena berdampak terhadap kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi di masing-masing bidang teknis,” ucapnya

Disampaikan Tanwiriah, dari konsolidasi dengan Bappeda Kalsel, hasil Survei kepuasan terhadap pelayanan Kesekretariatan sudah cukup baik. Namun, tetap harus selalu dibuktikan melalui kinerja terbaik, agar hasil penilaian benar-benar dapat semakin dipertanggungjawabkan kualitasnya. Dimana, menjadi salah satu target penilaian realisasi rencana kerja Dinas Pariwisata.

“Mari bersama-sama kita ditingkatkan keberhasilan tahun 2025 ini,” pintanya

Lebih lanjut Tanwiriah menambahkan, selama Rapat Evaluasi Kinerja, pihaknya juga melaksanakan diskusi seluruh pegawai di Sekretariat, terkait beberapa permasalahan dalam pelaksanaan tugas. Dimana, sebelumnya dikomunikasikan bersama-sama untuk dicarikan formulasi penyelesaiannya. Selain itu, beberapa inovasi yang telah dikerjakan yaitu tentang pelayanan kepegawaian dan wadah peningkatan kompetensi melalui Internal Corporate University.

“Kami minta untuk di-share kepada seluruh Pegawai dan dimaksimalkan pemanfaatannya,” tutupnya

Untuk diketahui, Rapat ini dipimpin Plh. Kadispar yang juga Sekretaris Dinas Pariwisata, Tanwiriah, didampingi Kasubbag Umpeg, Sofya Rizky Destiana, Plh. Kasubbag PKA, Hafizi. Dalam rapat diikuti oleh seluruh pegawai lingkup Sekretariat, baik dari Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, maupun dari Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset bertempat di Aula Rapat Dinas Pariwisata Kalsel. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Kunjungan Masyarakat ke Perpustakaan Palnam Meningkat Setiap Tahun

BANJARMASIN – Kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Palnam milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan setiap tahun.

Kunjungan pelajar ke Perpustakaan Palnam

Ha itu disampaikan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina kepada wartawan, di ruang kerjanya, pada Jum’at (10/01).

Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina

Adethia mengatakan, berdasarkan data statistik, baik melalui sistem maupun manual, Dispersip Kalsel mencatatkan tingkat kunjungan masyarakat naik sekitar 2 sampai 3 persen di tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Menurutnya, kunjungan didominasi oleh pemustaka dari rentang usia remaja (10-18 tahun) hingga dewasa awal (20-40 tahun).

“Kita bisa berbangga namun juga masih perlu peningkatan agar tingkat kunjungan masyarakat ke layanan perpustakaan bisa terus meningkat,” katanya.

Adethia menjelaskan, tingkat kunjungan yang meningkat ini memberikan dampak positif terhadap Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kalsel pada 2024 lalu yakni sebesar 81,16 poin dan ini diatas dari target nasional.

“Jadi kita berbangga karena di tahun 2024 nilai IPLM masuk zona hijau dan diatas target nasional. Secara peringkat kita berada pada peringkat 5 nasional naik dari peringkat tahun sebelumnya yang berada pada peringkat 13,” tuturnya.

Nilai IPLM yang tinggi ini, lanjut Adethia, menunjukan bahwa peran pemerintah daerah telah optimal dalam memenuhi sarana dan prasarana, serta penyusunan program peningkatan literasi masyarakat.

Peningkatan IPLM inipun juga diiringi dengan peningkaran Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Provinsi Kalsel yang naik pada posisi sedang dengan nilai diatas target nasional.

“Ini juga kita patut berbangga dan diharapkan pada tahun ini TGM Provinsi Kalsel bisa masuk zona hijau atau diatas 80 poin,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Wisuda ASMI Citra Nusantara, Gubernur Kalsel Dorong Lahirkan Lulusan Berkualitas dan Profesional

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khotimah menghadiri Wisuda XV Program Diploma 3 Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia Citra Nusantara (ASMI CINUS) pada Kamis (16/1), di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Staf Ahli Pemprov Kalsel saat mewakili Gubernur menghadiri wisuda ASMI CINUS

Muhidin dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, ucapan selamat dan sukses dan mengharapkan para wisudawan dapat tumbuh menjadi SDM yang berkualitas.

“Ilmu yang diperoleh menjadi tantangan besar bagi kalian untuk tumbuh menjadi SDM yang berkualitas untuk Banua yang kita cintai ini,” ucap Muhidin.

Muhidin mengatakan, di negara dan bangsa manapun, pendidikan selalu menjadi ujung tombak kemajuan dan perubahan. Setiap agama juga memandang pendidikan sebagai kebutuhan yang tidak boleh diabaikan.

“Dalam konteks inilah, Pemerintah Provinsi Kalsel terus berupaya secara maksimal untuk memajukan pendidikan. Khusus pendidikan tinggi, dukungan dari perguruan tinggi sangatlah dibutuhkan untuk mensukseskan pembangunan pendidikan,” jelas Muhidin dalam sambutan tertulisnya.

Maka dari itu, Muhidin berharap, seluruh perguruan tinggi di Kalsel tanpa kecuali ASMI CINUS Banjarmasin, dapat lebih banyak lagi melahirkan lulusan yang berkualitas dan profesional, dengan membangun suasana akademis dan arah pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Keberadaan perguruan tinggi dengan para lulusannya menjadi tumpuan yang diharapkan dalam membangun SDM yang berkualitas. Dan mereka yang mendapat gelar kelulusan, hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kemegahan pribadi dan institusi, tetapi juga menjadi individu yang kita harapkan dapat mengembangkan keilmuan dan intelektual. Serta menjadi orang yang mampu memberdayakan dirinya sendiri dan memberikan sumbangan pemikiran bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa terutama Banua Kalsel,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur ASMI CINUS, Chandra Hariandi dalam sambutannya menyampaikan, dalam wisuda kali ini pihaknya akan mewisuda sebanyak 53 orang.

Dirinya juga menyampaikan harapan agar para wisudawan/wisudawati dapat menggunakan ilmu yang telah didapatkan sebagai bekal untuk menghadapi tantangan kedepan.

“Semoga segala ilmu yang didapatkan bermanfaat sebagai bekal untuk menghadapi tantangan baru. Pergunakan bekal yang sudah didapat semasa berkuliah di ASMI CINUS sebagai modal dalam menghadapi semua tantangan dengan kerja keras,” ungkapnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Kapolres Banjarbaru Gelar Coffe Morning dengan Awak Media

BANJARBARU – Polres Banjarbaru menggelar silaturahmi dan coffee morning bersama awak media, yang bertempat di Aula Joglo Polres Banjarbaru, Jum’at (17/1).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, didampingi para PJU dan Kapolsek jajaran, serta para awak media di Kota Banjarbaru.

“Setelah seminggu resmi menjabat, Alhamdulillah Kapolres Banjarbaru mengajak kami beramah tamah. Kami awak media sangat senang dengan silaturahmi ini, semoga kerjasama dan koordinasi antar awak media dan Polres Banjarbaru dapat berlangsung baik,” ucap salah satu awak media yang kerap disapa Rini.

“Harapan kami semoga kedepannnya Kapolres Banjarbaru dapat merespon cepat terkait informasi yang diinginkan awak media. Baik terkait kamtibmas serta hal-hal lain yang merupakan kewenangan Kepolisian di kota ini,” ujar wartawan LPPL Abdi Persada FM ini.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh awak media yang dapat berhadir pada undangan kami dalam rangka silaturahmi dan tatap muka hari ini.

“Tentunya dalam momentum ini kita dapat saling kenal sehingga ke depannya kita dapat mudah menjalin komunikasi untuk bertukar informasi, dan mudah – mudahan kegiatan silaturahmi ini ke depan dapat dilakukan secara kontinyu, baik secara formal maupun informal,” tutupnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini kemitraan yang dalam hal ini Polres Banjarbaru dan para awak media di Kota Banjarbaru dapat terjalin dengan baik dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. (POLRES.BJB/RDM/RH)

Persiapan Haji Hampir Selesai, Jemaah Indonesia Tidak Tempati Mina Jadid

JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, persiapan layanan haji di Arab Saudi hampir selesai. Sejumlah persiapan seperti layanan konsumsi, pemondokan, transportasi, hingga penyiapan layanan Masyair sudah memasuki tahap final. Hal ini disampaikan Menag Nasaruddin setibanya di Bandara Soekarno-Hatta usai kunjungan kerjanya ke Arab Saudi dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M.

“Kami baru saja turun dari pesawat setelah menyelesaikan tugas negara, yaitu melakukan lobi-lobi dan penandatanganan MOU dengan pemerintah Arab Saudi. Alhamdulillah, semua target yang kami bawa ke sana tercapai. Bahkan, kunjungan ini kami persingkat demi penghematan dan karena banyak urusan lain yang harus diselesaikan di Tanah Air,” ujar Menag di Gedung VVIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (16/1/2025).

“Secara umum, semua sudah selesai, tinggal menyelesaikan beberapa detail kecil. Selanjutnya kita akan berfokus pada persiapan di tanah air,”imbuh Menag yang juga didampingi Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Hilman Latief.

Menag menuturkan, salah satu kabar baik yang diperoleh dari kunjungannya ke Arab Saudi adalah kepastian lokasi penempatan jemaah haji di Mina. “Kami juga mengajukan permintaan (kepada Pemerintah Arab Saudi) agar jemaah haji Indonesia ditempatkan tidak di lingkungan Mina Jadid, untuk menghindari perdebatan terkait masalah khilafiah. Walaupun secara mazhab modern tidak ada masalah, kami tetap meminta penempatan di Mina sebagai prioritas,” jelasnya.

Sebagaimana tahun sebelumnya, pada musim haji yang akan datang jemaah haji Indonesia rencananya akan menempati zona 3 dan 4 yang berada dalam wilayah Mina.

Menag juga berkomitmen untuk menjalankan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M secara profesional. Ia juga memastikan tidak ada praktik-praktik yang menyimpang. “Kami berusaha memenuhi harapan masyarakat dan konstitusi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa,” lanjutnya

“Terkait harapan Presiden agar biaya haji lebih murah dan pelayanan lebih baik tahun ini, Insya Allah dapat terwujud,” tambahnya.

Siapkan Fisik dan Pelajari Manasik

Empat bulan menjelang keberangkatan ibadah haji 2025, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan tiga pesan penting kepada calon jemaah haji.

Pertama, Menag mengingatkan agar jemaah haji dapat menyiapkan kondisi fisiknya untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan di Arab Saudi. Perubahan cuaca menjadi tantangan sendiri dalam pelaksanaan ibadah haji.

Kedua, Menag juga menekankan pentingnya mematuhi arahan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. “Saya mohon kepada para jemaah untuk mengikuti imbauan petugas haji, terutama terkait barang bawaan. Fokuskan niat hanya untuk beribadah, bukan untuk hal-hal lain,” tegasnya.

Ketiga, dalam upaya meningkatkan pemahaman jemaah, Menag menyatakan bahwa pemerintah telah memperbarui materi manasik haji. “Insya Allah, kami akan memperbaiki manasik haji dengan menambahkan nilai filosofis, tasawuf, dan fikih, sekaligus informasi teknis yang perlu diingat oleh jemaah. Dengan demikian, pelaksanaan ibadah haji tahun ini diharapkan melahirkan haji yang mabrur,” tuturnya. (KEMENAG.RI/RDM/RH)

Tingkatkan Profesionalisme, BKD Kalsel Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas 2025

BANJARBARU – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas, Perjanjian Kinerja dan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2025, bertempat di Aula BKD Kalsel, Banjarbaru, pada Kamis (16/1).

Penandatanganan tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala BKD Kalsel, Dinansyah serta diikuti seluruh pegawai dilingkup BKD Kalsel.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melakukan penandatanganan pakta integritas Tahun 2025

Dinansyah mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Penandatanganan Pakta Integritas adalah manifestasi dari niat tulus kita untuk bekerja dengan penuh integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, dan menjadikan akuntabilitas sebagai dasar dari setiap tindakan yang kita ambil,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Perjanjian Kinerja yang ditandatangani merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, pencanangan Zona Integritas menjadi bagian dari upaya BKD Kalsel dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Menurut Dinansyah, keberhasilan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga komitmen kolektif seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Komitmen ini tidak cukup hanya dituangkan dalam dokumen, tetapi harus benar-benar diimplementasikan dalam setiap aspek pekerjaan kita. momen ini sebagai titik awal untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah kita,” lanjutnya.

Dinansyah berharap semangat integritas serta pelayanan prima dapat terus terinternalisasi dalam budaya kerja BKD Kalsel.

“Ini adalah sebuah komitmen kita bersama untuk terus memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Keberhasilan pembangunan zona integritas ini bergantung pada kontribusi kita semua,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Program Karya Bakti TNI, Pemprov Kalsel Kembali Buka Jalan Terisolir di HST

BANJARBARU – Desa Atiran adalah salah satu desa di kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Desa ini menjadi salah satu desa yang terisolir yang masuk dalam program Karya Bakti TNI, hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Korem 101 Antasari, yang didalamnya dilakukan perbaikan dan pembukaan jalan menuju desa Atiran tersebut.

Pembukaan jalan terisolir di desa Atiran, HST

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah, melalui Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama menyampaikan, pada program Karya Bakti TNI tahun 2024 yang lalu, pihaknya berhasil mewujudkan pembukaan jalan menuju desa atiran. Bahkan, dengan dilakukannya pembukaan jalan menuju akses desa Atiran, dua desa lainnya, yakni desa desa batu perahu dan desa juhu aing bantai, turut dapat dilalui dikarenakan ketiga desa tersebut saling terhubung.

“Dengan dibukanya jalan terisolir di desa atiran menuju desa batu perahu yang selama ini terisolir di kaki pegunungan meratus, juga akan berdampak ke dua desa lainnya, yakni menuju desa batu perahu dan desa juhu aing bantai. Ketiga desa tersebut akan saling terhubung, dengan lebar jalan mencapai 8 meter,” ungkap Andie saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/1).

Dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, Pemprov Kalsel melalui Dinas PMD Kalsel bersama Korem 101 Antasari, telah berhasil membuka ruas yang selama ini terisolir sepanjang 2,8 KM dengan lebar 8 M. Ini menjadi suatu hal yang menggembirakan bagi warga – warga yang ada di kaki pegunungan meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Karena ini menjadi jalan pembuka antara beberapa desa yang terisolir di Kecamatan Batang Alai Timur, HST, yaitu desa Atiran, desa Aing Bantai, desa Batang Perahu dan desa Juhu, yang dahulunya status desa desa ini adalah desa tertinggal,” lanjut Andie.

Dengan adanya peningkatan status Indeks Desa (ID), desa desa di Kalsel terus mengalami peningkatan statusnya. Dan dengan adanya pembukaan jalan ini, diharapkan adanya kemajuan baik dari akses transportasi maupun akses ekonomi.

“Dahulunya para warga warga di desa terisolir mereka hanya berjalan kami dikarenakan tidak adanya transportasi. Dengan adanya kerjasama ini kami harapkan tetap sinergis untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat antar desa,” tutup Andie. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version