Apresiasi HUT ke-26 SMAN 4 Banjarbaru, Pemprov Kalsel Dorong Sekolah Terus Berinovasi

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, menghadiri peringatan HUT ke-26 SMA Negeri 4 Banjarbaru, pada Senin (20/10).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Hadeli Rosyaidi, para guru, alumni, serta seluruh siswa-siswi SMAN 4 Banjarbaru, yang dengan penuh antusias ikut memeriahkan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ariadi Noor menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kiprah SMAN 4 Banjarbaru, yang selama 26 tahun telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi muda Banua yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor saat membacakan sambutan Gubernur

Ia berharap SMAN 4 Banjarbaru, terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing tinggi, serta mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap daerah dan bangsa.

“Usia dua puluh enam tahun menunjukkan pengalaman dan asam garam dalam menjalani setiap langkah kebijakan pendidikan. Saya yakin, kepala sekolah beserta jajarannya dapat belajar dari suka duka masa lalu dan menjadikannya pembelajaran untuk hari ini dan masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur melalui Ariadi Noor, menekankan pentingnya dunia pendidikan untuk terus beradaptasi terhadap perubahan dan pembaruan, terutama dalam menghadapi dinamika kurikulum yang terus berkembang.

Ia juga mendorong seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 4 Banjarbaru agar meningkatkan kreativitas, inovasi, serta daya saing, sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Suasana kemeriahan HUT ke-26 SMAN 4 Banjarbaru

“Saya mengapresiasi kerja keras bapak, ibu, dan adik-adik sekalian dalam mengharumkan nama sekolah, bahkan nama Provinsi Kalimantan Selatan. Semangat berprestasi harus terus dijaga, apapun tantangannya dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Ariadi juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan menebarkan hal-hal positif di lingkungan pendidikan, serta menjadikan momentum HUT ke-26 sebagai wadah memperkuat rasa persaudaraan dan keharmonisan antarwarga sekolah.

“Mari tebarkan hal-hal positif di lingkungan sekolah dan teruslah menjaga semangat berprestasi, juga merawat rasa persaudaraan,” tutupnya. (BDR/RIW/APR)

Masuk Zona Biru, Pemprov Kalsel Siap Gelar Pasar Murah untuk Tekan Inflasi

Banjarbaru – Provinsi Kalimantan Selatan berhasil menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan masuk dalam zona biru pengendalian inflasi pada Oktober 2025. Berdasarkan data inflasi bulanan (month to month), Kalsel mencatat angka 2,09 persen, lebih rendah dibanding target nasional yang ditetapkan sebesar 2,65 persen.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalimantan Selatan, Miftahul Chair menyampaikan, bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa berbagai langkah konkret yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel, seperti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan penguatan distribusi pangan, telah memberikan hasil positif dalam menjaga kestabilan harga di pasaran.

“Kalsel saat ini berada di zona biru dalam pengendalian inflasi. Artinya, kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah sejauh ini efektif dalam menjaga harga tetap stabil dan pasokan pangan terjaga,” ungkap Chair, usai menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di Command Center Setdaprov Kalsel, Senin (20/10).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran pasokan bahan pokok menjelang akhir tahun, agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan juga akan menggelar kegiatan Pasar Murah di seluruh kabupaten/kota mulai 4 November hingga 4 Desember 2025.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan menjelaskan, bahwa pasar murah akan dilaksanakan secara bergiliran di setiap daerah, menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula dengan harga di bawah pasar.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menekan laju inflasi pangan di daerah. Selain itu, pasar murah ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun, di mana permintaan bahan pangan biasanya meningkat cukup tinggi,” ungkap Bagiawan.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel (kiri), bersama Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel (Kanan)

Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah ini tidak hanya bersifat intervensi harga sesaat, tetapi juga bagian dari strategi jangka menengah untuk memperkuat rantai pasok dan menstabilkan harga bahan pokok secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di pelosok daerah pun bisa merasakan manfaatnya. Karena itu, pelaksanaan pasar murah dilakukan secara bergilir di 13 kabupaten/kota, agar distribusi barang berjalan adil dan merata,” lanjut Bagiawan.

Bagiawan juga menegaskan, bahwa keberhasilan pengendalian inflasi di Kalsel merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, Bulog, hingga masyarakat. Ia berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk menjaga ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga hingga akhir tahun.

“Dengan kombinasi strategi pengendalian harga dan upaya nyata di lapangan, kami optimistis dapat mempertahankan capaian positif inflasi sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat Banua,” tutup Bagiawan. (MRF/RIW/APR)

Resmi, Bandara Syamsudin Noor Mulai Penerbangan Perdana Internasional ke Kuala Lumpur

Banjarbaru – Bandara Internasional Syamsudin Noor, resmi membuka penerbangan perdana rute Banjarmasin–Kuala Lumpur, Senin (20/10). Rute internasional ini dinilai menjadi pintu baru yang menghubungkan Kalsel dengan dunia.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, bersama Director of Government Relations AirAsia Malaysia, Zamani bin Mohd Rafique, Ketua DPRD Kalsel, dan Wali Kota Banjarbaru.

Membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Sekda Syarifuddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan maskapai AirAsia, dan Kementerian Perhubungan yang telah membuka jalur penerbangan internasional dari Banjarmasin ke Kuala Lumpur.

Menurutnya, penerbangan internasional ini bukan sekadar pembukaan rute, tetapi simbol kesiapan Kalimantan Selatan untuk memperluas konektivitas di tingkat dunia.

“Dengan dibukanya rute Banjarmasin-Kuala Lumpur ini, Kalimantan Selatan semakin siap menjadi pintu gerbang ekonomi dan pariwisata,” ujarnya.

Syarifuddin menambahkan, penerbangan perdana kali ini mencatat tingkat keterisian penuh dengan potensi penumpang sekitar 3.500 orang dari Banua menuju Malaysia.

“Dari informasi yang beredar juga ada sekitar dua juta warga keturunan Banjar yang tersebar di 10 negara bagian di Malaysia. Mudah – mudahan banyak juga yang akan berkunjung ke Kalsel,” katanya.

Pemotongan pita penerbangan perdana Banjarmasin-Kuala di Bandara Internasional Syamsudin Noor

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menegaskan, penerbangan langsung Banjarmasin–Kuala Lumpur akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya sektor pariwisata.

“Kalimantan Selatan memiliki keunggulan pada sektor wisata religi. Rute ini akan memudahkan warga Banjar di Malaysia berkunjung ke tanah asalnya, terutama saat Haul Guru Sekumpul yang dihadiri jutaan jemaah setiap tahun,” jelasnya.

Hasnuryadi juga berharap, penerbangan ini menjadi momentum memperluas peluang kerja sama dagang, investasi, dan pengembangan UMKM lokal.

“Saya harap penerbangan ini akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” harapnya.

Penerbangan perdana AirAsia dengan nomor AK-442 disambut meriah dengan prosesi water salute di apron Bandara Syamsudin Noor. Pesawat Airbus A320-300 yang membawa 79 penumpang dari Kuala Lumpur mendarat pukul 09.30 WITA dan langsung disambut dengan tarian khas Banjar Japin Sigam.

Setiap penumpang yang tiba dikalungi kain sasirangan dan diberikan cinderamata sebagai simbol penyambutan hangat di Banua.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Terima kasih atas sinergi dan kerja keras seluruh pihak hingga penerbangan perdana internasional ini dapat terlaksana dengan lancar,” ungkapnya.

Pada penerbangan sebaliknya, sebanyak 172 penumpang diberangkatkan menuju Kuala Lumpur dengan nomor penerbangan AK-441 pukul 11.00 WITA, diiringi Tari Japin Persembahan yang menambah suasana haru dan kebanggaan.

“Harapan kami, rute ini bisa terus beroperasi dengan lancar dan menjadi awal bagi pembukaan jalur-jalur internasional lain dari Bandara Syamsudin Noor,” pungkasnya. (SYA/RIW/APR)

Pemuda Kalsel, Raih 3 Medali Pekan Kreativesia Tingkat Nasional

Banjarmasin – Kontingen Pemuda Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil meraih tiga medali, pada Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativesia) Tahun 2025 di Palembang.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi menyampaikan,
rasa syukurnya atas keberhasilan tersebut.

“Kami bangga dengan perolehan prestasi pemuda berprestasi Kalsel, pada ajang Pekan Kreativesia 2025 di Palembang,” ungkap Rokhyatin, kepada sejumlah wartawan, pada Senin (20/10).

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

Dikatakannya, pada Pekan Kretivesia Tahun 2025 di Palembang ini, Provinsi Kalimantan Selatan mengikuti sebelas cabang lomba yang dipertandingkan.

“Kontingen Kalsel mengikuti seluruh cabang yang dilombakan, dengan mengirim 8 pemuda yang berhasil menjadi juara 1 pada Pekan Kreativesia Tingkat Provinsi,” jelasnya.

Dari sebelas cabang ini, lanjut Rokhyatin, Kalsel berhasil meraih medali pada tiga cabang lomba. Yaitu medali emas berhasil diraih Aminullah pada lomba fashion, medali perak Muhammad Abi pada lomba hardware, serta meraih medali perunggu Siti Umaroh pada lomba kuliner.

“Keberhasilan ini mengulang raihan yang sama pada tahun sebelumnya,” ucapnya.

Rokhyatin berharap, keberhasilan ini dapat memacu semangat para generasi muda di Provinsi Kalimantan Selatan. untuk meningkatkan prestasinya di kancah daerah, nasional, bahkan internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Rokhyatin mengatakan, belum dapat memastikan reward apa yang akan diberikan pemerintah, kepada pemuda berprestasi, yang telah membawa nama harum, Provinsi Kalimantan Selatan dikancah nasional tersebut.

“Namun, kami masih memiliki kegiatan peningkatan wawasan pemuda kreatif, yang akan dilaksanakan di Jawa Timur,” ungkapnya lagi.

Sehingga, lanjut Rokhyatin, para pemenang Pekan Kreativesia Tahun 2025 asal Provinsi Kalimantan Selatan, akan mengikuti kegiatan Peningkatan Wawasan Pemuda Kreatif tersebut.

“Keikutsertaan pada Peningkatan Wawasan Pemuda Kreatif ini, sebagai salah satu bentuk apresiasi dari Pemprov Kalsel melalui Dispora,” tutur Rokhyatin.

Para pemenang, tambahnya, akan dikumpulkan dengan pemenang lomba pemuda lainnya, untuk mengikuti peningkatan wawasan tersebut.

“Kami berharap, dengan adanya peningkatan wawasan ini, dapat meningkatkan kualitas pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Rokhyatin. (SRI/RIW/APR)

Exit mobile version