BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, mulai melakukan perbaikan Jalan Titian di Kawasan Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur.
“Jalan Titian Kampung Hijau mulai diperbaiki,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, Selasa (9/9).
Suri menjelaskan, prioritas pekerjaan adalah pada jalan titian yang mengalami kerusakan, agar kawasan disekitarnya dapat tersambung kembali.
“Pekerjaan perbaikan jalan titian tersebut, sudah mencapai 30 persen, atau 52 meter dari total perbaikan jalan titian sepanjang 88 meter,” ujarnya.
Dijelaskan Suri, rencananya jalan titian tersebut akan dicor dengan beton tipis, yang disesuaikan dengan fondasi dari kayu Ulin dibawahnya.
“Kami akan menyesuaikan dengan kekuatan fondasi, serta angkutan yang melintas di jalan titian, seperti roda dua, pada saat pengecoran beton,” ucapnya.
Dengan rencana pekerjaan pada tahan pertama, pembuatan jalan titian, kemudian pada tahap kedua memasuki tahapan pengecoran.
“Untuk pekerjaan jalan titian Kampung Hijau ini, sama seperti titian di Mantuil,” ujarnya.
Dikatakan Suri, untuk pekerjaan perbaikan jalan titian tersebut, akan terus terus berjalan. Sehingga diharapkan dapat selesai sesuai dengan waktunya.
“Pekerjaan perbaikan jalan titian Kampung Hijau ditarget dapat selesai pada akhir Desember atau pada pekan ketiga Desember,” ungkapnya lagi.
Sehingga, lanjut Suri, pihaknya berharap para pekerja dapat melakukan percepatan pekerjaan, agar jalan titian ini dapat segera dimanfaatkan warga setempat.
“Meski terdapat kendala untuk pengangkutan bahan baku seperti kayu ulin ke lokasi pekerjaan, namun semua dapat diatasi,” ucapnya.
Namun, lanjut Suri, percepatan pembangunan tersebut tetap memperhatikan mutu atau kualitas yang dihasilkan.
“Selama perbaikan jalan titian ini, untuk aktivitas warga telah dibuatkan akses jalan darurat,” ujarnya.
Seperti ketahui, jalan titian Kampung Hijau di Kelurahan Sungai Bilu, mendadak ambruk pada Rabu (6/8) lalu.
Kondisi jalan titian tersebut, diketahui memang sudah mengalami kemiringan sejak lama. Untungnya, pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. (SRI/RIW/RH)

