BANJARBARU – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Survei Penilaian Integritas (SPI).
Menurutnya, forum ini sangat penting untuk memperluas wawasan, menumbuhkan inisiatif, serta mendorong kerja bersama demi pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang lebih optimal di Kalimantan Selatan.
Syarifuddin menegaskan, hasil SPI merupakan cerminan kualitas tata kelola Pemerintahan dan pelayanan publik. Melalui SPI, pemerintah dapat melihat risiko korupsi, sekaligus mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemerintahan.
“Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalsel memandang peningkatan indeks SPI akan memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang serius berkomitmen menjalankan reformasi birokrasi, menjunjung transparansi, dan menegakkan tata kelola lemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ungkap Syarifuddin, saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi SPI, di gedung Idham Chalid, Selasa (19/8).
Syarifuddin juga menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel mendukung penuh langkah KPK, memperluas keterlibatan responden SPI. Bukan hanya dari kalangan ASN dan birokrasi, namun juga melibatkan pengguna layanan, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil.
“Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen terus memperkuat integritas aparatur melalui pembinaan, pelatihan, dan penegakan aturan,” lanjut Syarifuddin.
Syarifuddin juga mengakui masih ada tantangan, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan dasar masyarakat.
“Oleh karena itu, melalui koordinasi dan forum ini, kami berharap akan muncul rekomendasi yang terarah dan dapat diaplikasikan untuk perbaikan ke depan,” tutup Syarifuddin. (MRF/RIW/EYN)

