BANJARMASIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menilai, pentingnya pengadaan dan instalasi listrik bagi rumah tangga miskin. Hal itu disampaikan, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Mustaqimah, belum lama tadi.
Mustaqimah menjelaskan, belum lama tadi pihaknya menggelar rapat dengan mitra kerja membahas program kerja tahun 2026. Diantaranya bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), UPTD Laboratorium Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel.
Khusus Dinas ESDM, lebih banyak membahas tentang penganggaran pengadaan dan pemasangan instalasi listrik bagi rumah tangga miskin.
“Dari usulan 1.500 unit, disetujui 550 unit kWh meter, karena sangat penting bagi
rumah tangga miskin,” ungkapnya
Mustaqimah menilai, program ini berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik memadai. Oleh karena itu, pemasangan instalasi listrik ini bukan hanya soal penerangan.
“Instalasi listrik bagi RTM menyangkut peningkatan kualitas hidup, seperti kesehatan, pendidikan anak, hingga produktivitas di malam hari,” jelasnya.
Sementara itu, pembahasan bersama Bappeda Provinsi Kalsel, lebih menitikberatkan pada sinkronisasi program, dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalsel.
“Kami ingin memastikan setiap usulan program dari mitra kerja benar-benar selaras dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah, sehingga lebih efektif, terukur, dan tidak tumpang tindih,” tutup Mustaqimah. (ADV-NHF/RIW/RH)

