Meriahkan Hari Jadi ke-75 Provinsi, Dinsos Kalsel Bagikan Ribuan Makanan Gratis Batamat Al-Qur’an dan Sholat Hajat

BANJARMASIN – Momen peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan yang khidmat, tetapi juga menjadi ajang kepedulian dalam berbagi dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut ditunjukkan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, yang turut mendukung kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan kegiatan Batamat Al-Qur’an dan Sholat Hajat, dengan membagikan makanan gratis, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, yang digelar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Senin (4/8).

Suasana stand wadai gratis Dinas Sosial pada kegiatan Batamat Al-Qur’an dan Sholat Hajat

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie melalui Sekretaris Dinas Sosial, Murjani menyampaikan, bahwa pembagian konsumsi ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan ribuan peserta.

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Murjani (tengah)

“Kami menghadirkan stand wadai (kue) yang disediakan khusus untuk masyarakat. Yang dibagikan antara lain berbagai gorengan, makanan ringan, serta minuman seperti kopi dan teh, dengan total sekitar 2.000 porsi,” jelas Murjani.

Ia menambahkan bahwa makanan dan minuman tersebut dibagikan langsung kepada peserta dan masyarakat yang hadir, dengan harapan dapat mempererat silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat Banua.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Kami senang bisa hadir langsung di tengah-tengah masyarakat dan turut berbagi kebahagiaan dalam momen istimewa ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Murjani menegaskan, bahwa Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat harmoni serta mempererat hubungan antarwarga di Kalimantan Selatan.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan menjadi pemicu semangat kebersamaan yang lebih kuat di Banua kita tercinta,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Batamat Al-Qur’an dan Sholat Hajat, Warnai Peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah provinsi menggelar kegiatan Batamat Al-Qur’an dan Sholat Hajat, yang berlangsung di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Senin (4/8).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin. Turut hadir pula Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, sekaligus Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalsel, Fatkhan, para Alim Ulama dan Qori, serta sejumlah jajaran instansi terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Muhammad Syarifuddin menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia menegaskan bahwa Batamat Al-Qur’an bukan hanya kegiatan seremonial, namun telah menjadi bagian dari tradisi rohani masyarakat Banua.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin saat memberikan sambutan

“Tradisi ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Banua menjadikan Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tapi sumber nilai dan arah kehidupan. Dalam tradisi masyarakat Banjar, Batamat juga menjadi tonggak pendidikan anak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Sholat Hajat menjadi bagian dari ikhtiar batin untuk memohon keberkahan dan perlindungan bagi Banua dari berbagai tantangan, baik bencana, perpecahan, maupun kemerosotan nilai-nilai moral.

“Keberhasilan pembangunan fisik harus ditopang pondasi spiritual yang kuat. Kita boleh membangun jalan tol, pelabuhan, atau kawasan industri, tapi jika anak-anak kita jauh dari nilai Al-Qur’an, semua itu akan rapuh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin mengungkapkan, bahwa kegiatan Batamat Al-Qur’an ini diikuti 6.236 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, dan berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 114 kali.

“Angka ini sesuai dengan jumlah surah dalam Al-Qur’an, yaitu 114 surah dan 6.236 ayat. Semoga momentum ini dapat membawa keberkahan bagi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Kalsel Resmi Berstatus Siaga Darurat Karhutla

BANJARBARU – Bertempat di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, pada Senin (4/8), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin.

Rakor ini juga dihadiri perwakilan kepala daerah di 13 Kabupaten Kota, yang dengan seksama berkoordinasi dalam menangani bencana di musim kemarau seperti sekarang ini.

Usai rakor, Gubernur Kalsel Muhidin, bersama seluruh Forkopimda Kalsel, BMKG Kalsel, Bupati Walikota, serta TNI – Polri, menyepakati bahwa Kalsel kini berstatus Siaga Darurat Karhutla.

Muhidin juga memerintahkan kepada seluruh kepala daerah di Kalsel, menganggarkan peralatan pemadam kebakaran untuk setiap desa.

“Dari rakor hari ini, kita menetapkan status Siaga Darurat Karhutla untuk Provinsi Kalsel, karena di Kalsel sudah ada dua Kabupaten/Kota yang menetapkan status tersebut,” ungkap Muhidin.

Muhidin juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya menjelang puncak musim kemarau yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada Agustus 2025, terutama di wilayah barat Kalimantan Selatan.

“Rakor ini menjadi momen strategis untuk memperkuat koordinasi menghadapi ancaman karhutla dan dampaknya seperti kabut asap, kekeringan, serta penurunan kualitas udara,” lanjut Muhidin.

Selain mengantisipasi karhutla, Muhidin juga menekankan perlunya pengelolaan sumber daya air selama musim kemarau. Masyarakat diminta menghemat penggunaan air, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber air alternatif seperti embung, sumur resapan, dan penampungan air hujan untuk mengurangi risiko krisis air bersih.

“Dampak lain yang diantisipasi adalah kabut asap yang berpotensi menurunkan kualitas udara, mengganggu kesehatan masyarakat, serta menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan,” tutup Muhidin. (MRF/RIW/RH)

Gelar Rapur, DPRD Banjarmasin Tetapkan 3 Perda

BANJARMASIN – DPRD kota Banjarmasin menggelar rapat paripurna Penetapan 3 Peraturan Daerah, bertempat di Ruang Rapat Paripurna, Senin (4/8)

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Isnaini mengatakan, rapat paripurna ini menetapkan raperda menjadi peraturan daerah, tentang Pemberian Insentif dan/atau Pemberian Kemudahan Investasi, Penyelenggaraan Kearsipan, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banjarmasin Tahun 2025-2029.

Isnaini berharap dengan sudah disahkannya payung hukum ini, maka perda dapat diterapkan secara maksimal nantinya.

“Perda tentang kemudahan berinvestasi, untuk semakin meningkatkan investor di kota jasa dan perdagangan,” ucapnya

Anggota Pansus Perda RPJMD Banjarmasin, Syarifah Sakinah saat membacakan hasil rapat

Disampaikan Isnaini, untuk Perda Penyelenggaraan Kearsipan dimaksudkan untuk tata kelola arsip yang baik, agar seluruh dokumen dikumpulkan sebagai arsip daerah berharga. Karena dengan pola kearsipan yang baik, maka akan mudah pula diakses. Hal ini tentunya, merupakan cerminan pengelolaan data rekam yang baik. Termasuk arsip dalam bentuk video, audio maupun digital.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, saat diwancara

“Terkait Perda RPJMD, diharapkan seluruh perangkat daerah, dapat melaksanakan pengerjaan sesuai yang sudah ditetapkan bersama-sama,” pintanya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin menambahkan, pihaknya mengapresiasi seluruh panitia khusus yang menyelesaikan pembahasan 3 raperda secara intens dan tepat waktu. Dimana, khusus Perda RPJMD, merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah, serta berpedoman pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). 

“Setelah pengesahan ini, pemko dan legislatif Banjarmasin, dapat bersama-sama mewujudkan membangun Banjarmasin maju dan sejahtera,” tutupnya

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Mathari, Muhammad Isnaini dan Sekretaris DPRD Iwan Ristianto. Rapur dihadiri langsung Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin, kalangan legislatif dan eksekutif. (NHF/RIW/RH)

Legislatif dan Setwan Kalsel Terus Bersinergi, Perkuat Peran Untuk Rakyat

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan, meminta Sekretariat Dewan (Setwan) terus bersinergi dalam memperkuat DPRD untuk rakyat di Kalsel.

Suasana rapat Komisi I DPRD Kalsel dengan Setwan Kalsel

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi I DPRD Kalsel Rais Ruhayat, akhir pekan tadi.

Rais menjelaskan, dari hasil Rapat Dengar Pendapat terkait pembahasan rancangan program kerja tahun anggaran 2026 bersama Sekretariat DPRD Provinsi, dihasilkan keputusan penting, bahwa perlu dilakukan peningkatan kualitas dukungan kelembagaan, agar aspirasi masyarakat dapat diserap secara lebih optimal.

Hal ini sejalan dengan arah pembangunan Kalsel yang menekankan pemerataan, partisipasi, dan akuntabilitas.

“RDP ini tentu memperkuat fungsi dukungan administratif, terhadap kerja-kerja kelembagaan DPRD yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ucapnya

Suasana rapat Komisi I DPRD Kalsel dengan Setwan Kalsel

Rais menyampaikan, momentum ini untuk menegaskan bahwa alokasi anggaran bukan semata-mata untuk kebutuhan internal dewan, melainkan menjadi instrumen penting dalam membangun jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami sangat apresiasi atas capaian kinerja Setwan selama ini,” ungkapnya

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini, memaparkan berbagai program strategis Setwan yang dirancang tidak hanya untuk mendukung tugas dan fungsi pimpinan serta anggota dewan, tetapi juga selaras dengan visi Gubernur Kalsel periode 2024–2029. yakyni Kalsel Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera Menuju Gerbang Logisitik Kalimantan dengan semangat “Bekerja Bersama Merangkul Semua.”

“Setwan Kalsel siap bertransformasi menjadi institusi yang lebih terbuka, adaptif, dan solutif,” jelasnya

Lebih lanjut Jaini menambahkan, pihaknya menyadari pentingnya dukungan yang efektif terhadap DPRD, karena kinerja legislatif yang kuat adalah cermin dari pelayanan publik berkualitas. Melalui koordinasi solid antara legislatif dan perangkat pendukung seperti Setwan, DPRD Kalsel dapat semakin maksimal menjalankan amanat rakyat.

“Semangat Bekerja Bersama Merangkul Semua menjadi landasan kerja kolektif dalam merumuskan kebijakan inklusif dan menjawab kebutuhan riil masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” tutupnya (ADV-NHF/RIW/RH)

Sambut Harjad Ke-75, Pemprov Kalsel Gelar Lomba Kreativesia Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, memulai lomba Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativesia) Tahun 2025 Tingkat Provinsi, di Kota Banjarmasin, Senin (4/8).

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Efendi menjelaskan, lomba Kreativesia dimulai serentak, dengan melombakan 8 kategori lomba. Yaitu, Kriya, Kuliner, Film/Fashion, Vocal, Desain Grafis, Hardware, serta Software.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Efendi

“Digelarnya lomba Kreativesia ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 75 Provinsi Kalsel, serta Hari Kemerdekaan RI”, ungkap Rokhyatin, kepada sejumlah wartawan.

Peserta mengikuti lomba dengan antusias, sehingga, diharapkan akan lahir pemuda yang handal di bidang yang dilombakan tersebut.

“Tentu diharapkan peserta lomba dapat menampilkan kemampuan terbaiknya,” ucapnya.

Lomba Kreativesia Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini, dilaksanakan di SMK Negeri 3 Banjarmasin, untuk lomba Fashion, Kriya, serta Kuliner. Sedangkan Lomba Desain Grafis, Hardware, serta Software di laksanakan di Politeknik ULM, dan Vokal dilaksanakan di RRI Banjarmasin, serta Film dilaksanakan di kawasan pesisir Sungai Martapura.

Kreativesia Kategori Kuliner, menjadi salah satu lomba yang diikuti para pemuda dengan antusias. Apalagi lomba ini menampilkan makanan tradisional olahan hasil ikan sungai khas Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada kategori kuliner ini, kami menghadirkan Tim Juri handal, yang diketuai Bebep Himawan Guru Tata Boga SMKN 3 Banjarmasin, M Willyansyah Alumni Kreativesia Indonesia 2023, dan berhasil meraih juara 2 tingkat nasional, serta Zairullah Azhari Alumni Kreativesia Indonesia 2024,” tutur Rokhyatin.

Diharapkan, lanjutnya, para juri ini dapat membagikan pengalamannya kepada para peserta. Sehingga, akan lahir pemuda yang mampu menciptakan masakan tradisional, yang modern.

“Pada kategori kuliner ini diharapkan para pemuda, dapat menghasilkan kreativitas dalam membuat makanan tradisional dengan tampilan kekinian, sesuai dengan perkembangan zaman dan disukai oleh generasi muda,” ucap Rokhyatin. (SRI/RIW/RH)

Relokasi Kantor Cabang Pembantu Pemprov Banjarbaru, Bank Kalsel Tingkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan

BANJARBARU – Bank Kalsel merelokasi Kantor Cabang Pembantu Pemprov Banjarbaru, ke lokasi baru yang lebih strategis dan representatif. Efektif mulai Senin (4/8), seluruh operasional kantor resmi berpindah dari alamat lama Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Dharma Praja 1, Kota Banjarbaru atau lantai dasar Kantor Gubernur Provinsi Kalsel, ke alamat baru Jalan Dharma Praja, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru atau bersebelahan dengan Kantor Bappenda Provinsi Kalsel.

Relokasi ini merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan nasabah. Kantor baru yang ditempati memiliki area yang mudah dijangkau serta lebih representatif untuk mendukung kelancaran aktivitas perbankan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah menyampaikan, bahwa relokasi ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun mitra pemerintah.

“Lokasi baru berada di pusat aktivitas pemerintahan provinsi dan berdampingan langsung dengan Kantor Bappenda. Dengan fasilitas yang lebih baik dan akses yang lebih mudah, kami berharap nasabah dapat merasakan pengalaman layanan yang lebih nyaman dan efisien,” ujar Firmansyah.

Seluruh layanan perbankan termasuk transaksi keuangan, pembukaan rekening, layanan kredit dan pembiayaan, hingga akses terhadap produk digital Bank Kalsel telah sepenuhnya beroperasi di lokasi baru, tanpa perubahan pada jam layanan. (ADV-RIW/RH)

Exit mobile version