BANJARMASIN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi, melalui UPTD Taman Budaya Kalsel menggelar Lomba Menyanyi Lagu Anak Bahasa Banjar, pada Rabu (16/7).
Kepada sejumlah wartawan disela lomba, Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti mengatakan, lomba ini digelar untuk menciptakan generasi muda mencintai dan melestarikan bahasa daerah, karena maraknya lagu-lagu dewasa yang populer di kalangan anak-anak. Diharapkan dengan gelaran lomba ini, lagi Banjar dapat semakin dikenal, dan setiap lagunya akan dinikmati semua kalangan.
“Kami apresiasi lomba yang diikuti 30 peserta,” ucapnya
Disampaikan Suharyanti, Lomba Menyanyi Lagu Anak Bahasa Banjar, menghadirkan dewan juri kompeten. Yakni Sirajudin, dikenal sebagai Ketua PAPPRI Kalsel sekaligus musisi dan Komposer. Kemudian Maryanto, dosen seni Musik FKIP ULM Banjarmasin, dan Ridho Pangestu atau (Pandaz), musisi muda Banua yang memodernisasi musik Banjar melalui kanal YouTubenya.
“Dengan adanya lomba ini, menjadi wadah bagi anak-anak menyalurkan bakat melalui lagu yang sesuai usia,” jelas Yanti
Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, lomba ini merupakan bentuk tindak lanjut sebelumnya, dari pelaksanaan Lomba Cipta Lagu Anak Bahasa Banjar yang sudah dilaksanakan UPTD Taman Budaya Kalsel. Dimana, peserta wajib membawakan lagu berjudul Anak Pipit dan satu lagu pilihan.
“Untuk lagu pilihan ada tiga, di antaranya Ulun Babakti ciptaan Suryani, Anak Paasian ciptaan Adhisty Eka Handriani, dan Kuda Gipang ciptaan Sri Helma Naila,” tutupnya
Lomba Menyanyi Lagu Anak Bahasa Banjar, dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan Galuh Tantri Narindra, melalui Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, didampingi Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi, Nitta Aulia, serta Kasubbag TU Muntik Wadaf’i Massa, bertempat di Gedung Balairung Sari Banjarmasin. (NHF/RIW/RH)

