BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah, melakukan kunjungan, sekaligus medical check up ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Rabu (25/6).
Kedatangan Gubernur dan istri, disambut Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin, Plt Wadir Umum dan Keuangan, serta Dewan Pengawas RSUD Ulin Banjarmasin.
Muhidin menyampaikan, kunjungan kali ini bertujuan untuk melakukan medical check up, serta meninjau langsung peningkatan layanan kesehatan unggulan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.
“Kedatangan kami ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk melakukan peninjauan dan pemeriksaan kesehatan,” ungkap Muhidin.
Selama medical check up ini, Gubernur menerima layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia di RSUD Ulin Banjarmasin, salah satunya layanan CT Scan.
“Pemeriksaan tersebut, untuk tindakan selanjutnya yaitu DSA yang akan dilakukan pada 4 Juli mendatang,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan kesehatan ini, Gubernur mendapatkan hasil yang baik.
“Hasil pemerintah cukup bagus,” ucapnya.
Saat ini di RSUD Ulin sudah memiliki layanan DSA, maka masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan, tidak perlu jauh jauh lagi untuk mendapatkan layanan tersebut.
Maka dengan begitu, RSUD Ulin Banjarmasin, menerima kepercayaan dari Gubernur Muhidin, untuk memberikan layanan kesehatannya.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, RSUD Ulin Banjarmasin, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Gubernur Kalimantan Selatan, yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Ulin.
“Hasil pemeriksaan medical check up ini menunjukkan kondisi Gubernur dalam keadaan baik dan sehat,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Diauddin, Gubernur menyoroti secara khusus dua layanan. Yaitu pelayanan jantung dan pelayanan saraf, yang terus dikembangkan oleh RSUD Ulin.
“Gubernur menyampaikan apresiasi, atas upaya rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang modern dan terintegrasi untuk masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah pelayanan jantung terpadu, yang menjadi program unggulan rumah sakit. Gubernur juga meninjau pelayanan saraf neurologi, khususnya layanan neurointervensi, yang saat ini dikembangkan dan ditangani dokter Muhammad Welly Dafif, salah satu dokter spesialis saraf intervensi yang telah melakukan berbagai prosedur penanganan kasus stroke, dan kelainan pembuluh darah otak dengan teknik minimal invasif. (SRI/RIW/RH)

