Museum Lambung Mangkurat Gelar Ceramah dan Dialog “Permuseuman” di Tanah Laut

TANAH LAUT – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Ceramah dan Dialog “Permuseuman dan Pendidikan Karakter” di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut, Selasa (17/6).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut, para kepala bidang, staf, serta para guru dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Museum Lambung Mangkurat dalam memperluas jejaring kemitraan dengan dunia pendidikan, sekaligus memperkuat peran museum sebagai mitra strategis dalam penguatan pendidikan karakter di Kalimantan Selatan.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel (kanan) menyerahkan cinderamata kepada Disdikbud Tala.(foto:MuslamKalsel

Taufik Akbar menekankan pentingnya peran museum sebagai pusat pembelajaran dan media pendidikan karakter. Ia menyampaikan, museum bukan sekadar tempat penyimpanan benda bersejarah, melainkan sarana edukasi yang dapat menanamkan nilai-nilai budaya, nasionalisme, serta jati diri bangsa kepada peserta didik.

“Dalam konteks pendidikan karakter, museum memiliki peran penting sebagai media edukasi yang menyentuh langsung aspek afektif dan moral peserta didik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka ruang dialog antara para pendidik agar mampu mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam koleksi museum ke dalam proses pembelajaran.

“Hal ini jelas krusial dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, mencintai tanah air, dan menghargai warisan budaya bangsa,” jelasnya.

Taufik Akbar juga berharap agar kegiatan ceramah dan dialog ini dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para guru untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi dunia pendidikan kita,” pungkasnya. (MuslamKalsel-SYA/RIW/RH)

Barito Putera Legend, Raih Piala Gubernur Kalsel U-45

BANJARMASIN – Tim Sepakbola Barito Putera Legend berhasil keluar sebagai juara pada Festival Sepakbola U-45 Piala Gubernur Kalsel Muhidin, di lapangan Kayu tangi, Senin Sore (16/6).

Kemenangan tersebut diraih, setelah pada babak final Tim Sepakbola Barito Putera Legend mengalahkan Tim Sepakbola Munthe Allstar.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi mengatakan, Festival Sepakbola U-45 Piala Gubernur Muhidin resmi berakhir, dan telah menghasilkan juara.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi

“Semangat dari para juara ini dapat dicontoh bagi pemain sepakbola muda yang ada di Banua,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Para juara berhak mendapat hadiah uang pembinaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Berhasil meraih juara 1 Barito Putera Legend, juara 2 Munthe Allstar, Juara 3 Berkah FC, serta juara 4 Puma Legend, Top Score berhasil diraih Sofyan Murhan serta Best Player Fachrudin Arhab.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya saat ini, terus melakukan pembinaan peningkatan prestasi olahraga sepakbola pada usia muda.

“Dalam peningkatan pembinaan sepakbola usia muda tersebut, saat ini tengah berlangsung kejuaraan sepakbola Suratin U-13 di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Fitri.

Sehingga, lanjutnya, pada tiga bulan ke depan, bersamaan dengan diluncurkannya Lapangan Sepakbola 17 Mei sebagai salah satu tempat pelaksanaan Liga 2, berlangsung pula final Piala Suratin.

“Final Piala Suratin tersebut akan dilaksanakan di Lapangan Sepakbola 17 Mei Banjarmasin,” ucapnya.

Diharapkan, tambah Fitri, pada tahun 2026 mendatang di masing masing kabupaten dan kota dapat menyelenggarakan pertandingan sepakbola, yang finalnya dilaksanakan di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version