Gubernur Muhidin Resmikan Gedung Rektorat Uniska, Simbol Kemajuan dan Mencerdaskan Masyarakat Kalsel

BATOLA – Gubernur Kalsel, Muhidin, meresmikan sekaligus menandatangi prasasti Gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (UNISKA MAB) Banjarmasin, pada Jumat (13/6), di Kampus III Jalan Trans Kalimantan – Handil Bhakti Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala.

Gubernur menandatangani prasasti peresmian gedung rektorat UNISKA MAB

Menurut Gubernur Muhidin, keberadaan gedung rektorat baru ini sebagai simbol kemajuan dan komitmen yang kuat seluruh jajaran UNISKA MAB yang saat ini memiliki sekitar 18.000 mahasiswa dan 450 dosen.

Gubernur didampingi Bupati Batola meninjau gedung rektorat baru UNISKA MAB

“Ini menandakan Universitas Islam Kalimantan MAB maju, dan mudah mudahan bisa mencerdaskan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Gubernur Muhidin kepada wartawan usai peresmian.

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalsel, Gubernur Muhidin menyampaikan selamat atas terbangunnya gedung ini disertai harapan, dapat dimanfaatkan segala sarana yang ada dan difungsikan sebagai mana mestinya.

Gubernur juga menyatakan dukungan atas upaya UNISKA MAB untuk memperkuat fasilitas dan menyelenggarakan pendidikan dalam menghadapi tantangan global kedepannya.

Diingatkan juga agar gedung ini dijaga dan memanfaatkannya sebagai rumah ilmu dan rumah pembinaan karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Gubernur Muhidin menyampaikan harapan agar pihak UNISKA MAB ini menjalankan segala kegiatan akademik sesuai prosedur atau aturan yang berlaku, termasuk menjalani proses mendapat gelar guru besar bagi para dosen.

“Jadi harus selektif, jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari,” pesan Gubernur.

Pada kesempatan itu, Rektor UNISKA MAB, Mohammad Zainul mengatakan, kehadiran Gubernur Muhidin untuk meresmikan gedung empat lantai ini, merupakan wujud apresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap pihaknya dan menjadi spirit jajarannya untuk terus berbuat yang terbaik lagi dalam rangka memacu kemajuan UNISKA kedepan.

“Dengan gedung rektorat yang baru ini, mudah mudahan kami mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Zainul.

Turut hadir dalam kegiatan, para ulama dan tokoh agama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Muhammad Tambrin, Bupati Batola, Bahrul Ilmi, Forkopimda Kabupaten Batola, Direktur Bank Kalsel Fahrudin, dan jajaran UNISKA MAB Banjarmasin.

Peresmian gedung rektorat ditandai dengan pemotongan pita untaian melati dan penandatanganan prasasti didampingi Rektor dan Ketua Yayasan UNISKA MAB Banjarmasin. (Biroadpim-RIW/RH)

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kalsel Gelar Seminar Kesehatan Penyakit Jantung dan Metabolik

BANJARBARU – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polda Kalimantan Selatan menggelar Seminar Kesehatan Interaktif Penyakit Jantung dan Metabolik, bertempat di Ruang Rupatama Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Jumat (13/6).

Kegiatan ini dibuka langsung Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, dan turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM mewakili Gubernur Kalsel, Husnul Hatimah, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan.

Foto bersama usai pembukaan seminar kesehatan

Seminar kesehatan menghadirkan narasumber spesialis jantung, dr. Agung Hadi Susanto, dan diikuti personel Polda Kalsel, Bhayangkari, serta jajaran Polres se-Kalsel secara virtual.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel menegaskan pentingnya kesadaran terhadap penyakit jantung dan metabolik, terutama bagi personel kepolisian yang dituntut tetap prima dalam menjalankan tugas.

“Kesehatan adalah pilar utama dalam kehidupan, terlebih di era modern saat ini. Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Oleh karena itu, menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan bukan hanya kebutuhan personal, tetapi juga kewajiban profesional dan moral sebagai anggota Polri. Tanpa kesehatan, segalanya tidak berarti,” tegas Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Ia juga menekankan, bahwa seminar ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan sebagai bagian penting dari peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing.

“Kesadaran akan pola hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri. Pencegahan penyakit, khususnya yang berkaitan dengan jantung dan metabolik, memerlukan kedisiplinan dalam menjaga pola makan, olahraga teratur, dan kontrol kesehatan berkala,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Kapolda menyampaikan harapan agar seluruh jajaran Polda Kalsel semakin peduli terhadap kesehatannya, baik secara fisik maupun mental.

“Saya berharap seluruh personel Polda Kalsel bisa lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya masing-masing. Karena dengan tubuh dan mental yang sehat, kita bisa memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan semakin humanis kepada masyarakat,” pungkas Kapolda. (BDR/RIW/RH)

Raker PGI Kalsel, Dukung Peningkatan PAD

BANJARMASIN – Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dalam upaya peningkatan prestasi serta mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor olahraga tersebut.

Raker dilaksanakan di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Jumat (13/6). Dipimpin Ketua PGI Kalsel Arifin Noor.

Arifin menyampaikan, raker kerja yang dilaksanakan ini, dihadiri Perwakilan Pengurus PGI yang ada di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi, serta Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Sumianto.

Ketua PGI Kalsel Arifin Noor

“Raker ini tidak hanya membahas peningkatan prestasi atlet golf, tetapi juga potensi lapangan yang dimiliki pemerintah provinsi, serta daerah,” ungkap Arifin.

Seperti Lapangan Golf Swargaloka yang asetnya milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan organisasi yang terstruktur dalam pengelolaan aset tersebut, dapat menghasilkan PAD yang transparan, sehingga dapat dilihat oleh Gubernur Kalsel,” ungkapnya.

Dalam hal ini, menurut Arifin, PGI berkoordinasi dengan Dispora Kalsel, terkait penggunaan aset pemerintah tersebut.

Seperti, tempat latihan para atlet golf tidak dikenakan tarif pada saat berlatih atau diberikan tarif khusus.

“Jika bisa gratis untuk para atlet berprestasi dan atlet pemula,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi mengatakan, pihaknya mendukung Raker PGI Tingkat Provinsi tersebut.

Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernandi

“Sehingga kami banyak menerima masukan yang selama ini tidak termonitor oleh Dispora Kalsel,” ungkap Fitri.

Akhirnya pada raker ini pihaknya dapat membuka kolaborasi bagaimana pengelolaan lapangan golf tersebut.

“Agar para atlet dapat berlatih, berkembang, serta dapat mengikuti kompetisi tingkat nasional,” ucap Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri juga berharap, olahraga golf ini dapat lebih dikenal luas masyarakat, tidak hanya disukai orang yang menyukai golf saja.

“Dengan semakin ramainya penyuka golt tersebut, untuk Pemprov dapat meningkatkan PAD dari lapangan golf Swargaloka,” ucap Fitri. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version