BANJARMASIN – Memasuki hari terakhir Ramadan, Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel, kembali menggelar Hisab Rukyat, untuk menentukan Awal Bulan Syawal Tahun 1446 Hijriah. Hisab Rukyat kembali digelar di salah satu hotel berbintang di kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Banjarmasin, pada Sabtu (29/3).
Hisab rukyat yang biasanya dilaksanakan di bagian rooftop hotel, kali ini digelar di lantai 2. Karena kondisi hujan yang mengguyur kota Banjarmasin sejak pukul 16.00 WITA. Namun untuk proses pemantauan hilal tetap dilaksanakan di bagian rooftop tersebut.
Hadir pada Hilal Rukyat Awal Syawal ini, Gubernur Kalsel, yang diwakili Kepala Biro Kesra Pemprov Kalsel, Muhammad Fatkhan, Kakanwil Kementrian Agama Kalsel, Muhammad Tambrin, serta jajaran Tim Rukyatul Hilal serta tamu dan undangan lainnya.
Kepada wartawan, Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel, Muhammad Tambrin mengatakan, kemungkinan besar 1 Syawal 1446 Hijriah akan serentak digelar diseluruh Indonesia, pada Senin (31/3) mendatang.
“Tentunya kita menunggu pengumuman Menteri Agama setelah sidang Isbath malam ini untuk kepastiannya”, jelas Tambrin
Terkait hasil pemantauan di Banjarmasin, Tambrin memastikan, hilal tidak terlihat. Selain karena kondisi cuaca, Ijtima juga menunjukkan terjadi pada pukul 18.58 atau lewat 29 menit dari waktu terbenam matahari.
“Karena alasan ini pulalah, pemantauan hilal awal Syawal tahun ini, hanya dilakukan di 32 titik di Indonesia. Karena adanya perkiraan posisi bulan yang masih di bawah ufuk pada Sabtu, 30 Maret 2025 ini,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Penuh kekhidmatan dalam kebersamaan dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin melaksanakan Khataman Al-Qur’an bersama jajaran Pimpinan SKPD Provinsi Kalsel di kediaman pribadinya, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Banjarmasin, Jum’at (28/3) malam.
Payung kembang, juntaian bunga kenanga dan melati yang dirangkai pada tiga rangkap bulatan rotan pada tonggak palapah rumbia (pelepah enau) berdiri tepat di depan jajaran Pimpinan SKPD Kalsel yang berbusana putih muslim.
Dan turut hadir juga para jajaran Pimpinan Forkopimda Kalsel dan Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin dan sebagainya.
Suasana kehangatan dalam khataman Al-Qur’an itu terlihat Gubernur Kalsel, Muhidin tengah duduk bersila yang turut didampingi TGH. Ahmad Sanusi Ibrahim (Guru Jaro) dan Sekda Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin beserta jajarannya melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Lalu, Batamat Al-Qur’an pada 28 Ramadhan 1446 Hijriah yang digelar di Taman Nurul Muhibbin 232 Banjarmasin itu dimulai dengan membaca surat Al-Fatihah, kemudian surat Al-Baqarah, lalu dilanjutkan surat Ali Imran (surat ketiga) dan seterusnya hingga surat terakhir yakni surat An-Naas surat ke-114.
“Terimakasih Pak Danrem, Kabinda, Danlanud, Danlanal dan Kemenag hadir juga Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi dan Pj. Walikota Banjarbaru, Subhan Noor Yaumil. Dan saya hormati juga para kepala dinas yang Batamat Al-Qur’an pada malam ini,” sampai Gubernur Kalsel, Muhidin.
Di malam 28 Ramadhan ini, Gubernur, Muhidin menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan khataman Al-Qur’an yang selama Ramadan ini menggelar tadarusan bersama jajaran Pimpinan SKPD Kalsel tiap malamnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur, Muhidin pun mendoakan agar semuanya mendapat keberkahan dalam suasana Ramadhan di tahun 2025 ini.
“Dan mudah-mudahan sampai pada malam ini, kita mendapatkan taufik dan hidayah-Nya. Alhamdulillah, kita terakhir malam ini melaksanakan tarawih,” ungkap Gubernur H. Muhidin.
Kemudian, Gubernur, Muhidin memperkenalkan sejumlah kepala dinas yang melaksanakan tadarus Al-Qur’an selama ini bersamanya pada malam-malam Ramadhan.
Selama tadarusan, Muhidin mengatakan bahwa banyak sekali belajar membaca Alqur’an beserta kepala dinasnya. Dengan begitu, orang nomor satu di Kalsel itu mendorong seluruh kepala daerah juga melakukan kegiatan agama seperti ini, bahkan dilakukan jajaran pejabatnya.
“Dengan membaca Alqur’an kita bisa mendekat diri dengan Allah SWT, bahkan bisa mengajarkan ke keluarga kita. Mudah-mudahan, kita diberikan keselamatan dan keberkahan,” tandasnya.
Selepas Batamat Al-Qur’an, Gubernur Kalsel, Muhidin mempersilahkan bagi pejabat disekitarnya duduk untuk mengambil uang yang nempel di bagian payung kembang tersebut. Lalu diakhir, pihaknya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah serta momentum itu turut dalam mengabadikan foto bersama. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Diawali dengan lantunan ayat – ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Ustadz Saufi, Buka Puasa Bersama sekaligus Selamatan Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalsel berjalan penuh khidmat dan kehangatan.
Gubernur Kalsel saat tiba di rumdin Wagub Kalsel
Buka puasa dan selamatan rumah dinas Wakil Gubernur Kalsel itu dihadiri langsung Gubernur, Muhidin dan istri, Fathul Jannah dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman dan istri drg. Ellyana Trisya pada Jumat (28/3).
Suasana buka puasa bersama dan syukuran rumdin Wagub Kalsel
Tampak hadir juga pimpinan Forkompinda Kalsel seperti Ketua DPRD Prov Kalsel, Kabinda Kalsel, Kepala BNN Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Kakanwil Kemenag, Bupati dan Walikota se-Kalsel, para Habaib, alim ulama, pejabat SKPD Pemprov Kalsel dan tokoh masyarakat.
Sejak pukul 16.30 WITA, rumah dinas Wagub Kalsel ini mulai berdatangan tamu undangan silih berganti.
Sekitar pukul 17.15 WITA, secara bergantian datang Wagub Hasnuryadi dan istri selanjutnya Gubernur, Muhidin dan istri.
Setelah menyalami para undangan untuk menuju ke dalam rumah tempat acara, acara pun dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan dilanjutkan sambutan – sambutan, tausiyah dan doa.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dalam sambutannya mengatakan, rumah dinas wagub ini sudah pernah direnovasi saat Muhidin masih menjabat sebagai wakil gubernur.
“Sudah kita renovasi, namun karena anggaran tidak ada, jadi tidak maksimal. Sekarang Alhamdulillah sudah selesai, semoga rumah dinas ini berkah, mungkin ini memang rezekinya adinda Hasnur, bukan rezeki ulun saat aku jadi wagub,” tutur Muhidin saat acara Selamatan dan Buka Puasa bersama di rumah dinas Wakil Gubernur Kalsel.
Muhidin juga menyoroti sejarah renovasi rumah jabatan tersebut serta pentingnya pengelolaan aset pemerintah sesuai dengan anggaran yang tersedia, kemudian rumah jabatan ini telah mengalami renovasi bertahap selama masa pemerintahannya.
Muhidin juga menekankan bahwa setiap kebijakan, termasuk renovasi rumah jabatan gubernur, harus menunggu anggaran yang tersedia. Dan menyinggung terkait terkait tukar aset kepada Pemko Banjarmasin.
“Kalau kita ingin melakukan renovasi rumah jabatan gubernur pun, tetap harus menunggu anggaran. Kemudian, karena Ibukota provinsi pindah ke Banjarbaru, kita juga menawarkan pertukaran aset ke Pemko Banjarmasin, dimana Mahligai Pancasila, rumah dinas Gubernur dan Wakil Gubernur termasuk termasuk Gedung DPRD lebih baik diserahkan ke Pemko Banjarmasin karena Insya Allah, marwahnya luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyebutkan jika momentum syukuran dan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel serta masyarakat.
“Silaturahmi adalah modal utama dalam kehidupan bermasyarakat, kita tidak memandang suku, agama, atau latar belakang, karena yang terpenting adalah menjunjung tinggi persatuan dan ukhuwah sekeluarga di Banua tercinta,” ujarnya.
Hasnur menambahkan, dengan selesainya renovasi rumah dinas ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kami bisa amanah dalam menjalankan tugas.
“Karena ini sebenarnya merupakan rumah rakyat, kami berharap di sini bisa bermanfaat dan menyerap aspirasi rakyat dan mengemban amanah tugas sebagai Wakil Gubernur mewakili Pak Muhidin sebagai Gubernur,” tandas Hasnur.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dari Habib Rifky Alaydrus dari Kuningan, Jawa Barat. Kemudian, sholat magrib dan sholat hajat berjamaah dan buka puasa bersama yang dibarengi dengan pemotongan nasi astakona dalam memperingati milad wakil ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi yang ke-48. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)