BANJARBARU – Kamis (13/3) lalu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalimantan Selatan turut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah yang digelar di Kantor Polda Kalsel. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan serupa akan kembali digelar pada 20 Maret mendatang, dengan rencana pasar murah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Dinas PKP Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman, mengungkapkan bahwa dibulan ramadhan, pihaknya bersama SKPD lain akan terus bersinergi dalam meraih kebaikan, terutama dalam kegiatan pasar murah.
“Kita akan terus bersinergi untuk meraih kebaikan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Kami berharap pasar murah ini dapat membantu seluruh masyarakat,” ucap Syamsir.
Dilanjutkan Syamsir, pada kegiatan pasar murah, berbagai kebutuhan pokok akan dijual dengan harga murah. Sebagai contoh, beras jenis SHP yang biasa dijual dengan harga Rp60.500 per 5 kilogram, di pasar murah ini dijual dengan harga hanya Rp50.000, dengan subsidi sebesar Rp10.000 per 5 kg.
“Paket sembako yang seharusnya dijual dengan harga Rp70.000,00, di stand Dinas Pertanian Kalsel dijual dengan harga Rp50.000,00, bahkan lebih terjangkau lagi dengan harga Rp30.000,00 per paket,” tutup Syamsir. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru kembali akan melanjutkan Rehabilitasi Kolam Renang Idaman pada Tahun 2025.
Pelaksanaan rehab kolam renang Idaman Kota Banjarbaru tahap dua direncanakan sekitar bulan Mei atau Juni 2025 dan akan mengikuti metode sebelumnya ada area kolam yang dibuka dan ditutup secara bergantian
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda.
“Pekerjaan rehab tahap dua akan berlangsung selama kurang lebih enam bulan dan direncanakan berakhir dibulan November atau Desember 2025,” jelas Kepala Dinas PUPR, Eka Yuliesda.
Eka mengatakan, rehab tetap dengan gaya arsitektural tropikal Hindia Belanda abad ke-19 (indische).
“Dimana gaya ini adalah gaya arsitektural lama di Kota Banjarbaru, sejak didesain oleh Van der Piejl. Ini merupakan rehab lanjutan, setelah sebelumnya Dinas PUPR menyelesaikan rehab tahap satu ditahun 2024, dan telah diresmikan oleh Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.
Eka menambahkan, rehab tahap dua kolam renang Idaman Kota Banjarbaru direncanakan akan menggunakan dana APBD dengan pagu sebesar Rp6,5 milyar rupiah.
“Adapun beberapa item pekerjaan yang akan dilaksanakan pada tahap dua ini antara lain, pembangunan kolam perempuan dan area ganti khusus (yang berfungsi juga sebagai kolam latihan atlet), rehab ruangan bawah tribun, rehab kantin, pembangunan gate timur, rehab beberapa area lantai kolam, pembangunan area UMKM, rehab atap mushola, serta pemasangan kanopi tempat duduk,” ucapnya.
“Dimana keseluruhan rehab akan dibagi melalui beberapa zoning plan sebagaimana yang telah dilaksanakan pada rehab tahap satu lalu,” tambahnya.
Menurutnya, Dinas PUPR juga merencanakan akan membangun kolam anak-anak tambahan sebagai tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan bersama Komisi II DPRD, Disporabudpar dan Dinas PUPR Kota Banjarbaru beberapa waktu yang lalu sebagai langkah strategis untuk meningkatkan PAD Kota Banjarbaru melalui sektor aquatik.
“Sebenarnya Pemerintah Kota Banjarbaru telah melakukan beberapa kali rehabilitasi ringan dan sedang, sejak dibangunnya kolam renang ini pada tahun 1990. Sejak awal, kolam renang Idaman memiliki tema Sportainment, dimana pembinaan atlet olah raga renang sejalan dengan penyediaan tempat rekreasi air bagi warga Kota Banjarbaru,” tambahnya.
Menurutnya konsep tersebut kemudian dimodernisasi melalui rehab tahap satu dan dua, selain itu, Pemerintah Kota Banjarbaru juga berharap dapat menyelenggarakan pelaksanaan kompetisi renang antar klub ataupun pertandingan dalam dan antar daerah.
“Untuk itu, beberapa area yang direhab mengacu kepada standarisasi yang tercantum pada Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 636 Tahun 2014 tentang Standar Prasarana Olah Raga Berupa Bangunan Kolam Renang. Berdasarkan aturan ini tipologi kompetisi renang yang sesuai untuk kolam renang Idaman adalah Tipe C, dimana untuk menuju standar tipe C perlu dibangun satu kolam utama, satu kolam pemanasan dan satu kolam latihan, serta fasilitas pendukung lainnya seperti untuk ofisial, pengelolaan pertandingan, dan penonton,” tandasnya. (RDM/RH)
KOTABARU – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama sang istri, drg. Ellyana Trisya, menghadiri rangkaian Safari Ramadhan 1446 H/ 2025 M di Masjid Kapal Pesiar Sayyidina Ja’far Siring Laut Kabupaten Kotabaru pada Senin (17/3) petang.
Kedatangan Wakil Gubernur Kalsel dan rombongan itu disambut meriah dengan kesenian tradisional Sinoman Hadrah, yang merupakan bagian dari budaya khas Banjar.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten, Pj. Sekda Kabupaten Kotabaru, para habaib, alim ulama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan penyerahan paket secara simbolis dari Bank Kalsel Cabang Kotabaru, yang diserahkan langsung Wakil Gubernur Kalsel didampingi Wakil Bupati Kotabaru.
Wagub Kalsel saat menyerahkan bantuan Bank Kalsel
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya Safari Ramadhan sebagai ajang untuk memperkuat silaturahmi serta mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.
“Dengan adanya Safari Ramadhan ini, bukan hanya ikatan silaturahmi yang semakin kuat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat demi perbaikan ke depan. Tentunya, kita juga membangun kebersamaan untuk menata kehidupan agar menjadi lebih baik,” ujarnya.
Wagub Kalsel saat memberikan arahan saat Safari Ramadhan
Wagub juga menegaskan bahwa pembangunan yang lebih baik bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Membangun kehidupan yang lebih baik bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan dukungan masyarakat. Oleh karena itu, kami selalu mengharapkan keterlibatan masyarakat dalam membangun daerah ini, terutama dalam menjaga kondisi agar tetap aman, damai, tenang, dan tenteram,” tambahnya.
Menurutnya, berkat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Kotabaru telah mengalami perkembangan yang pesat. Ke depan, diharapkan daerah ini terus tumbuh dan semakin maju, terutama dengan adanya perhatian serius dari pemerintah pusat dan provinsi dalam pembangunan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Kotabaru.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kunjungan ini. Ia berharap momentum Safari Ramadhan dapat semakin mempererat Ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kotabaru mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wakil Gubernur. Kunjungan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk saling berbagi dan memperkuat Ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syairi juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap Kabupaten Kotabaru dalam berbagai sektor pembangunan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah sangat penting untuk memastikan pembangunan yang merata hingga ke pelosok.
“Pemprov Kalsel selalu memberikan perhatian kepada masyarakat Kotabaru di berbagai sektor. Kita terus bekerja sama untuk membangun daerah secara merata hingga ke pelosok serta mendukung program pembangunan dalam visi dan misi Gubernur Kalsel,” tutupnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, acara diisi dengan tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh habib Rifky Al Idrus.
Setelah berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.
Safari Ramadhan kali ini merupakan agenda ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, sekaligus memperkokoh nilai-nilai keislaman di Banua. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi, Muhammad Syarifuddin, mengikuti Rapat Koordinasi secara daring, penyelenggaraan pemerintahan daerah dan penandatanganan nota kesepahaman tentang sinergi tugas dan fungsi di bidang agraria/pertahanan, pemerintahan dalam negeri, kehutanan, transmigrasi dan informasi geospasial, serta pemeriksaan kesehatan gratis dan implementasi pembangunan tiga juta rumah.
Penandatanganan MoU antara sejumlah menteri terkait program lintas kementrian
Turut hadir kepala SKPD terkait di lingkup Pemprov Kalsel yang mengikuti rakor dari kediaman pribadi Gubernur, Muhidin pada, Senin (17/3) ini, diantaranya Kepala Inspektorat Akhmad Fydayeen, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Muslim, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Mursyidah Aminy dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov, Berkatullah.
Pj Sekdaprov dan sejumlah Kepala SKPD Pemprov Kalsel saat mengikuti pertemuan secara daring
Pj Sekdaprov Kalsel mengatakan, beberapa yang penting dalam rakor, akan diimplementasikan di daerah, seperti pelaksanaan pengobatan gratis, dukungan terhadap program 3 juta rumah, hingga program transmigrasi.
“Diharapkan masyarakat mendapatkan hunian yang layak,” ujar Pj. Sekdaprov Syarifuddin.
Kegiatan seperti pengobatan gratis, akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota se Kalsel. Sedangkan terkait dukungan terhadap program transmigrasi oleh pemerintah pusat, akan diperhitungkan dulu lahan yang tersedia.
Dalam rakor, juga dilakukan penguatan sinergi lima kementerian melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kehutanan, Kementerian Transmigrasi, serta Badan Informasi Geospasial (BIG).
Dengan adanya kerja sama kolaborasi ini, baik dari ATR/BPN, Kemendagri, maupun pemerintah daerah, begitu juga dengan Kementerian Transmigrasi, ditambah lagi, dikuatkan dengan BIG, maka insyaallah masalah satu-satu akan bisa kita uraikan,” kata Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid dalam rapat.
Penandatanganan ini dilakukan langsung Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kepala BIG, Muh Aris Marfai, serta Kementerian Kehutanan yang kali ini diwakili Plt. Sekjen Kementerian Kehutanan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)