DPRD Banjarmasin Dukung Pasar Murah yang Diadakan Selama Ramadhan

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mendukung gelaran Pasar Murah, yang digelar Pemerintah Daerah, selama bulan suci Ramadhan.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Heriyadi, Senin (10/3) menjelaskan, gelaran pasar murah di kantor Kecamatan sangatlah tepat untuk memenuhi keperluan bahan pokok bagi masyarakat dan mengantisipasi terjadinya kenaikan harga di pasaran. Selain juga, terhindar dari kelangkaan barang, karena tingginya permintaan selama bulan Ramadhan.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Heriyadi, saat memberikan komentarnya

“Kami ingin Pasmur dilaksanakan di semua Kecamatan,” ucapnya

Disampaikan Faisal, biasanya beberapa bahan pokok yang ramai dibeli masyarakat seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan pasar murah selama Ramadhan, akan membantu menghemat biaya dapur.

“Agenda rutin tahunan ini terus kita support,” jelasnya

Faisal mengimbau, bagi masyarakat dapat memanfaatkan dan berbelanja di pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Daerah. Kemudian, hendaklah membeli sesuai keperluan tidak melakukan aksi memborong bahan pokok tersebut.

“Dengan membeli sesuai kebutuhan, tentu ketersediaan stok dan kestabilan harga di pasar tetap terjaga,” tutup Faisal. (NHF/RDM/RH)

Ramadan, Atlet Pelajar SPOBNAS dan SPOBDA Kalsel Tetap Jalani Latihan

BANJARMASIN – Atlet pelajar yang tergabung pada Sentra Pembinaan Olahraga Berjenjang Nasional (SPOBNAS) dan Sentra Pembinaan Olahraga Berjenjang Daerah (SPOBDA) di Provinsi Kalimantan Selatan tetap latihan selama Bulan Ramadhan berlangsung.

“Untuk para atlet pelajar yang menjadi binaan SPOBNAS dan SPOBDA di Provinsi Kalimantan Selatan tetap melakukan latihan di Bulan Ramadhan,” ungkap Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel Asfia Urrahman, kepada sejumlah wartawan, Senin (9/3).

Kasi Pengelolaan Olahraga Penduduk dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel Asfia Urrahman

Latihan tersebut, lanjut Asfia, tentunya untuk menjaga perfoma para atlet tersebut. Mengingat, pada Bulan Mei 2025 mendatang akan dilaksanakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kemudian dilanjutkan dengan kejuaraan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional,” ucapnya.

Selain menjelang pelaksanaan POPDA, para atlet pelajar ini juga akan mengikuti Kejuaraan Provinsi serta lainnya.

“Sedangkan untuk latihan yang diberikan kepada para atlet selama berpuasa ini, tahap awal untuk menjaga stamina,” ujarnya.

Berupa, tambah Asfia, latihan jogging yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan. Dengan durasi latihan lari sekitar 40 menit.

” Latihan pertama di bulan puasa lari 40 menit, dan alhamdulillah anak anak masih mampu melakukan latihan tersebut, meski dengan kondisi berpuasa,” ucap Asfia. (SRI/RDM/RH)

2025, Disnakertrans Kalsel Akan Gelar TTG dan TKM

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melaksanakan program Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di enam kabupaten/kota di Kalsel pada tahun 2025. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendukung penciptaan wirausaha baru.

Pelaksanaan Program TTG dan TKM di Tahun 2024

Kepala Disnakertran Kalsel, Irfan Sayuti diwakili Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati, menyampaikan bahwa program TTG dan TKM ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalsel melalui kegiatan Mobile Training Unit (MTU).

Kabid P4TK Disnaketrans Kalsel, Indah Fajarwati

“Harapan kami, setelah pelatihan dari BLK, masyarakat yang mengikuti program ini akan difasilitasi dengan sarana bantuan usaha. Jadi, tidak ada alasan lagi setelah pelatihan mereka tidak mempunyai peralatan untuk berwirausaha. Kami berharap 100 persen dari pelatihan ini bisa berlanjut ke usaha formal atau menjadi wirausaha baru,” ungkapnya, Senin (10/03).

Indah menjelaskan bahwa terdapat enam paket pelatihan yang akan dilaksanakan di berbagai kabupaten/kota di Kalsel. Di antaranya adalah pelatihan menjahit pakaian dasar di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Barito Kuala, dan Kota Banjarbaru; tata boga pembuatan frozen food di Kabupaten Tanah Laut; tata boga pembuatan pastry dan bakery di Kabupaten Hulu Sungai Tengah; serta service sepeda motor injeksi di Kabupaten Kotabaru.

“Paket-paket pelatihan ini berdasarkan pengajuan proposal dari masyarakat atau desa yang meminta fasilitasi sarana bantuan usaha lanjutan setelah mengikuti pelatihan MTU,” jelas Indah.

Selain itu, para peserta pelatihan juga akan mendapatkan tambahan penguatan selama tiga hari untuk mempersiapkan mereka dalam menjalankan program TTG dan TKM. Setiap kegiatan akan diikuti oleh 16 orang, yang juga akan mendapatkan fasilitas sarana bantuan usaha. Namun, untuk pengelolaan aset, Disnakertrans menyerahkannya kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang akan bertanggung jawab untuk melaksanakan, memonitor, serta mengevaluasi kebutuhan peserta.

“Apabila peserta ingin berwirausaha, mereka akan diberikan pinjam pakai sarana bantuan usaha yang telah kami berikan,” tambah Indah.

Program TTG dan TKM ini direncanakan akan berlangsung dari April hingga Mei 2025 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dan berakhir pada Agustus hingga September 2025 di Kabupaten Kotabaru.

Indah juga menjelaskan bahwa program TTG memanfaatkan potensi lokal di setiap daerah. Misalnya, di Kabupaten Tanah Laut, yang kaya akan ikan, pelatihan tata boga pembuatan frozen food dipilih sebagai alternatif agar memberikan nilai tambah produk hasil perikanan dan bisa dipasarkan lebih luas. Sementara itu, melalui program TKM ini diharapkan akan melahirkan pelaku-pelaku usaha baru sehingga mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan perekonomian di Kalimantan Selatan.

“Dengan adanya sarana bantuan usaha ini, kami berharap dapat membantu masyarakat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka melalui kewirausahaan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan BAZNAS Award 2025

BANJARMASIN – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Piagam Penghargaan pada BAZNAS Award 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi Bank Kalsel dalam mendukung program pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dikelola secara profesional dan transparan. Penghargaan diserahkan secara langsung Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin kepada Direktur UPZ Bank Kalsel, Fajri Muhtadi, yang mewakili manajemen, dalam acara Festival Cahaya Ramadhan 2025 yang digelar di Atrium Q Mall Banjarbaru.

Festival Cahaya Ramadhan 2025 sendiri merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membangun ekonomi umat.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan edukasi bagi masyarakat tentang manfaat zakat dalam mengurangi kesenjangan sosial.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan ini.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Bank Kalsel dalam mendukung program – program keumatan, khususnya dalam hal pengelolaan zakat. Melalui UPZ Bank Kalsel, kami berupaya memudahkan masyarakat maupun karyawan, untuk menunaikan kewajiban zakat serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Bank Kalsel telah lama aktif dalam pengelolaan zakat melalui UPZ yang terintegrasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar zakat, tetapi juga mendukung distribusi dana zakat kepada mustahik (penerima zakat) secara tepat sasaran.

“Bank Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan peran serta dalam program – program sosial keagamaan, termasuk pengelolaan zakat, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan upaya mendukung pembangunan ekonomi masyarakat yang lebih Sejahtera,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Safari Ramadan Perdana, Wagub Kalsel Berbuka Puasa Bersama di Masjid Jami At-Taqwa Nurul Iman Gambut

BANJAR – Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, bersama sang istri, drg. Ellyana Trisya, hadiri Safari Ramadan 1446 H yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Acara ini berlangsung di Masjid Jami At-Taqwa Nurul Iman, Jalan Ahmad Yani Kilometer 12, Gambut pada Sabtu (8/3) petang, yang bertepatan dengan 8 Ramadan 1446 H.

Wagub Kalsel saat menghadiri Safari Ramadan di Gambut Kabupaten Banjar

Keduanya tiba di lokasi acara sekitar pukul 17. 30 WITA dan disambut hangat Bupati Banjar, Saidi Mansyur dan Istri, Nurgita Tiyas, Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar, para habaib, ulama, dan masyarakat setempat.

Tampak hadir pula, perwakilan Forkopimda Kalsel, sejumlah Pimpinan SKPD lingkup Kalsel dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Banjar menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman turut menyaksikan langsung prosesi penyerahan bantuan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan pesan Ramadan serta harapan bagi kemajuan Kalsel.

“Ulun atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Kalsel, mengucapkan Marhaban ya Ramadan, selamat menunaikan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan suci ini kepada seluruh jemaah,” ucapnya.

Hasnuryadi juga menyampaikan salam dari Gubernur Kalsel, Muhidin, serta mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk memimpin Banua selama lima tahun ke depan.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kami. InsyaAllah, sebagaimana tekad kami ‘Bekerja Bersama Merangkul Semua’, kami mengajak seluruh pihak, termasuk bubuhan pian, untuk turut serta dalam pembangunan Banua demi kesejahteraan masyarakat Kalsel,” lanjutnya.

Selain itu, Hasnuryadi menekankan pentingnya masukan, saran, dan kontribusi positif dari berbagai pihak untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah dalam lima tahun ke depan.

Di penghujung sambutannya, Ia mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan keberkahan bagi Banua, ulama, serta para pemimpin daerah agar diberikan kekuatan dalam mengemban amanah.

“Ulun memohon doa kepada seluruh masyarakat agar ulun bersama Pa Gubernur, Muhidin diberikan kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam membangun dan memajukan kalsel,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Banjar, Saidi Mansyur dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebersamaan antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Banua.

“Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Banjar memiliki tujuan yang sama untuk terus memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa manfaat yang nyata bagi warga,” ujar Saidi Mansyur.

Saidi Mansyur juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kedamaian dan ketenangan.

“Marilah kita bersama-sama menjaga ketenteraman selama bulan suci ini, beribadah dengan khusyuk, serta memanfaatkan setiap momen Ramadan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Dengan begitu, kita dapat meraih kemenangan sejati di hari raya Idul Fitri nanti,” tambahnya.

Acara kemudian ditutup dengan tausiyah agama yang disampaikan Habib Fahmi Ba’bud, diikuti dengan doa bersama sambil menunggu waktu berbuka puasa oleh Habib Rifky Alaydrus.

Momen ini menjadi wujud rasa syukur dan harapan agar keberkahan senantiasa tercurah bagi seluruh jamaah yang hadir. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version