Pemprov Kalsel Gelar Sosisalisasi KKS Tahun 2025

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS) melakukan sosialisasi persiapan penilaian KKS Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan setiap tahun ganjil.

Rapat berlangsung di Ruang Ismet Ahmad, kantor Bappeda Kalsel, Senin (20/1), dengan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam tim pembina KKS Kalsel.

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kalsel, Rahmiyanti Janoezir

Kepala Bappeda Kalsel melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Rahmiyanti Janoezir mengatakan, rapat lanjutan tersebut bertujuan untuk memastikan dan memenuhi kriteria KKS, sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Kami ingin memberikan masukan kepada seluruh OPD yang menjadi anggota tim pembina KKS terkait fungsi masing-masing dalam mewujudkan Kabupaten Kota Sehat di Kalsel,” katanya.

Rahmiyanti menjelaskan, KKS memiliki 9 tatanan utama yaitu, Kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, Permukiman dan fasilitas umum, Pendidikan, Pasar, Pariwisata, Transportasi dan tertib lalu lintas, Perkantoran dan industri, Perlindungan sosial, serta Penjagaan dan penanganan bencana.

“Setiap tatanan mencakup indikator pokok dan pendukung yang harus dipenuhi untuk mencapai kategori penghargaan Swasti Saba atau Padapa, Wiwerda, hingga Wistara,” jelasnya.

Namun demikian, persyaratan utama untuk memenuhi kriteria yakni 80 persen individu di suatu Kabupaten/Kota harus terbebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Penelaah Teknis Kesehatan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yulida Rahmi, mengungkapkan, Kalsel sendiri mengalami peningkatan dalam penilaian KKS tahun ini.

Jika tahun 2023 lalu hanya dua Kabupaten/Kota yang memenuhi syarat, Yulida mengaku tahun ini ada 10 Kabupaten/Kota di Kalsel yang masuk kriteria penilaian.

“Tiga Kabupaten yang masih belum memenuhi yaitu Barito Kuala, Tanah Laut dan Balangan. Kita akan coba maksimalkan agar setidaknya salah satu dari tiga daerah itu juga bisa ikut dalam penilaian November nanti,” tuturnya. (SYA/RDM/RH)

Jelang Ramadhan, Dinas PKP Kalsel, akan Gelar Gerakan Pangan Murah

BANJARBARU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Ketahanan Pangan memiliki program Gerakan Pangan Murah (GPM) pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono menyampaikan, bahwa GPM akan didanai oleh APBN dan APBD. Sedangkan Kabupaten dan Kota pelaksanaan GPM secara mandiri.

“Jadi Program GPM tahun 2025 ini direncanakan berlangsung dua kali sebulan, dengan total 24 kali dalam setahun,” ucap Saptono di ruang kerjanya, baru – baru tadi.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas PKP Kalsel, Saptono.

Kegiatan GPM Tahun ini, akan dimulai pada bulan Februari, menjelang Ramadan, dan akan melibatkan beberapa SKPD seperti Dinas Perikanan, Dinas Kehutanan, dan Dinas Perkebunan.

“Kita nanti akan melibatkan Dinas terkait pada kegiatan gerakan pangan murah pada bulan Ramadan ,” lanjut Saptono.

Tujuan utama GPM, yakni untuk mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga pangan cenderung meningkat. Diharapkan dengan pelaksanaan GPM, harga bahan pokok di pasar dapat stabil dan pengendalian inflasi di Kalsel dapat tercapai.

“Apalagi Saat ini, harga cabai masih tinggi, meskipun secara keseluruhan kondisi pangan di Kalsel masih dalam batas aman,” tutup Saptono. (MRF/RDM/RH)

2024, Kunjungan di Museum Wasaka Kalsel Alami Peningkatan

BANJARMASIN – Selama tahun 2024, Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka), di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, untuk jumlah kunjungan mengalami peningkatan sangat tinggi.

Suasana menonton film di ruang audio visual, Museum Wasaka Kalsel

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun, melalui Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, baru-baru tadi mengatakan, total jumlah pengunjung ke Museum Wasaka tahun 2024, mencapai sekitar 15.000 pengunjung. Sedangkan tahun 2023 lalu ada sebanyak 8.000 lebih pengunjung. Dengan demikian, tahun 2025 ini pihaknya akan terus berupaya untuk semakin meningkatkan kunjungan, seperti nantinya penambahan film di ruang audio visual dan photo booth bertema “Penempaan Senjata Masa Lampau”, di halaman Museum Wasaka Kalsel.

“Alhamdulillah jumlah kunjungan ke Museum Wasaka Kalsel, setiap tahun selalu mengalami peningkatan,” ucapnya

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

Arry menyampaikan, sejak diresmikan tanggal 10 November 1991 lalu, Museum Wasaka ini merupakan sebuah Museum Perjuangan di Kalimantan Selatan. Dimana, ada sekitar 500 lebih benda-benda bersejarah diantaranya mesin tik kuno, kamera, cermin, tombak, parang, senjata api dan beberapa dokumen arsip.

“Para pengunjung tidak hanya dari peserta didik seperti Taman Kanak-Kanak (TK), SD, SMP, SMA/SMK, kalangan Mahasiswa-Mahasiswi, dan masyarakat umum, peneliti bahkan wisatawan Mancanegara,” ungkapnya

Lebih lanjut Arry menambahkan, untuk kegiatan di Museum Wasaka Kalsel sendiri, pihaknya juga menggelar berbagai lomba seperti Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D tingkat pelajar SMA, Lomba Melukis kategori usia 10-12 tahun, Lomba Drama Petilan Perjuangan, Lomba Mewarnai umur 7 – 8 tahun, dan Lomba Video Pendek Cagar Budaya, Museum Wasaka untuk kategori umum.

“Event tahunan kami selalu melaksanakan Pameran Temporer,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

PBFI Kalsel Bertekad Terus Tingkatkan Prestasi Atlet Binaraga Banua

BANJARMASIN – Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kalimantan Selatan menggelar musyawarah provinsi (Musprov) Tahun 2025, serta bertekad untuk terus meningkatkan prestasi atletnya, di Banjarmasin, Minggu (19/1).

Pada Musprov tersebut terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum PBFI Kalsel Mustohir Arifin.

“Untuk kedepannya olahraga binaraga fitness di Kalsel akan semakin maju lagi,” ungkap Mustohir.

Ketum PBFI Kalsel Mustohir Arifin

Saat ini menurutbya, jumlah atlet binaraga fitness semakin meningkat di Banua ini. Sehingga, ke depannya semakin banyak lagi atlet berprestasi lahir dari olahraga ini.

“Akan semakin banyak lagi kegiatan lomba binaraga fitness yang akan dilaksanakan di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, cabor Binaraga Fitness akan segera melakukan penjaringan atletnya untuk dapat mengikuti Porprov Kalsel Tahun 2025.

“Pada pelaksanaan Porprov Tahun 2025 mendatang di Kabupaten Tanah Laut (Tala) kami akan mempertandingkan nomor nomor sesuai yang ditandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON),” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya akan segera melakukan penjaringan atlet atlet agar dapat mengikuti Porprov tersebut.

“Dengan ikutnya olahraga binaraga fitness di Porprov mendatang, binaraga akan semakin dikenal lagi di Banua,” ucap Mustohir. (SRI/RDM/RH)

Hadiri Munas, KADIN Kalsel Siap Mendukung Program Ketua KADIN Baru

BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) baru saja menggelar Munas, pada Kamis (16/1), disalah satu hotel berbintang di Jakarta. Pada acara ini, Anindya Novyan Bakrie, dikukuhkan Presiden, Prabowo Subianto sebagai Ketua KADIN yang baru, menggantikan Ketua KADIN periode sebelumnya, Arsjad Rasjid. Hadir pada Munas ini, perwakilan KADIN seluruh Indonesia, termasuk KADIN Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada Abdi Persada FM pada Senin (20/1), Ketua Umum KADIN Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Anindya Novyan Bakrie sebagai ketua KADIN yang baru, dan berharap kepemimpinannya dapat melanjutkan tradisi baik yang telah dibangun.

“Kami yakin, di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie, dan dukungan Ketua Dewan Pertimbangan, pak Arsjad, KADIN Indonesia akan semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” harapnya.

Shinta menekankan, pentingnya soliditas organisasi dalam mendukung dunia usaha dan memperkuat kepercayaan investor. Oleh karena itu, KADIN Indonesia harus tetap menjadi mitra strategis pemerintah demi menjaga stabilitas dan kepastian usaha.

“Kami percaya, KADIN sebagai mitra strategis, dapat meningkatkan kepercayaan investor dan dunia internasional, sehingga dunia usaha semakin maju dan berdaya saing. Dengan begitu, target ekonomi sebesar delapan persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai,” tambah Shinta.

Tidak lupa, Shinta mewakili seluruh jajaran pengurus KADIN Provinsi Kalsel, mengucapkan terima kasih atas dedikasi Arsjad Rasjid selama ini, yang sudah membukukan banyak prestasi.

“Salah satu kontribusi penting KADIN di bawah kepemimpinan pak Arsjad, adalah pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong dan Rumah Oksigen Gotong Royong saat pandemi COVID-19 tahun 2021. Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara KADIN, pemerintah, dan dunia usaha”, urai Shinta.

Selanjutnya menurut Shinta, tahun 2022, KADIN Indonesia juga berhasil menjadi tuan rumah G20, dan memainkan peran strategis dalam memajukan agenda ekonomi internasional. Selanjutnya, pada tahun 2023, KADIN memimpin ASEAN Business Advisory Council sekaligus menyusun peta jalan Indonesia Emas 2045, yang telah diserahkan kepada pemerintah sebagai panduan pembangunan jangka panjang.

Pada 2024, KADIN melanjutkan perannya dengan menyelenggarakan dialog calon presiden (capres) untuk membahas kebijakan ekonomi. Selain itu, KADIN menyusun White Paper Arah Kebijakan Pembangunan Bidang Ekonomi 2024-2029 sebagai panduan untuk pemerintahan baru. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version