Wujudkan Wilayah Sentra Domba Pemukiman Eks Kimtrans, Pemprov Kalsel Bagikan Hewan Ternak

BALANGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) membagikan bantuan hewan ternak untuk mewujudkan wilayah eks permukiman transmigrasi (kimtrans) di desa Desa Lajar Papuyuan Matang Hanau, Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan. Di mana, daerah ini menjadi sentra domba di Kalsel.

Pelatihan Budidaya/Pembibitan Peternakan Domba

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti melalui Kepala Bidang Transmigrasi, Inna Yuliani mengungkapkan program bantuan hewan ternak ini merupakan salah satu arahan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang sering disapa Paman Birin dalam mengembangkan infrastruktur dan kelembagaan pada kawasan transmigrasi di Kalimantan Selatan.

“Ini merupakan upaya Pemprov Kalsel dalam pemanfaatan pemukiman untuk meningkatkan perekonomian di daerah eks kimtrans,” katanya, melalui WhatsApp, Kamis (22/8).

Inna menerangkan bantuan hewan ternak kali ini sebanyak 7 ekor domba yang merupakan bibit khusus, dengan harapan bisa dibudidayakan sehingga perekonomian terus bergerak maju ke depan. Pada tahun sebelumnya, kegiatan ini juga telah sukses dilaksanakan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pembinaan dan Pembangunan Satuan Pemukiman Pugar (PPSP) Disnakertrans Kalsel, Mustapa menambahkan selain memberikan bantuan hewan ternak, pihaknya juga memberikan pelatihan pembibitan dan penggemukan ternak.

“Apabila peternakan ini bisa terus dikembangkan maka bisa meningkatkan taraf hidup di wilayah eks kimtrans khususnya Desa Lajar Papuyuan Matang Hanau, Kabupaten Balangan,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Siapkan 570 Medali, Porwanas XIV Kalsel Resmi Dibuka Paman Birin

BANJARBARU – Lagu Indonesia Pusaka berkumandang di Gedung Olahraga (Gelora) Paman Birin, saat Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah tiba di bangunan milik pemerintah provinsi Kalsel tersebut, pada Kamis (22/8). Kehadiran keduanya, ditunggu – tunggu ribuan jurnalis dari 35 Provinsi di Indonesia, untuk membuka Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV Tahun 2024.

Defile kontingen Porwanas ke-14 saat pembukaan di Gelora Paman Birin

Momen pembukaan Porwanas, ditandai dengan penyalaan obor oleh Gubernur, Sahbirin Noor didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, Raudatul Jannah, Ketua DPRD Provinsi, Supian HK, serta Ketua PWI Pusat, Hendry CH Bangun dan Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie. Selanjutnya, Paman Birin juga menerima piala bergilir Porwanas dari Ketua PWI Pusat, yang sebelumnya menerima piala dari Ketua PWI Jawa Barat, sebagai juara umum Porwanas sebelumnya.

Gubernur Kalsel menerima penghargaan dari Ketua PWI Pusat

Kepada wartawan usai pembukaan acara, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada PWI yang telah mempercayakan perhelatan tingkat nasional ini, kepada Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah.

“Ini luar biasa menggelorakan olahraga di Banua kita tercinta Kalimantan Selatan”, ujarnya.

Paman Birin berharap, melalui even nasional ini, tidak hanya kebugaran yang didapatkan para jurnalis melalui olahraga, tetapi juga ada nilai kebersamaan, persatuan dan keakraban, antara para jurnalis seluruh Indonesia.

“Dan mudah – mudahan Kalsel memberikan kesan tersendiri kepada jurnalis dari 35 provinsi yang hadir pada Porwanas tahun ini,” harapnya.

Di kesempatan pembukaan Porwanas tahun ini, Gubernur Kalsel mendapat penghargaan sebagai kepala daerah peduli olahraga. Pemberian penghargaan dilakukan langsung Ketua PWI Pusat, Hendry CH Bangun di hadapan ribuan penonton dan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada even nasional ini, disiapkan sebanyak 570 medali, yang diperebutkan pada 11 cabang olahraga dan 1 lomba karya jurnalistik. Dengan rincian masing – masing 135 medali emas dan perak, serta 300 medali perunggu. Kontingen Provinsi Kalsel sendiri, diketahui sudah mendapatkan sejumlah medali emas dari cabang olahraga tradisional masyarakat Balogo dan cabang atletik. (RIW/RDM/RH)

Atlet Jabar, Margono Kembali Didiskualifikasi Keikutsertaan Pada Cabor Atletik Porwanas di Kalsel

BANJARMASIN – Atlet PWI Jawa Barat Margono kembali didiskualifikasi dari kepesertaan pada Cabang Olahraga (Cabor) Atletik Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan.

Didiskualifikasi atlet Jawa Barat tersebut, pada pelaksanaan Technical Meeting (TM) Cabor Atletik Porwanas Tahun 2024, di Gedung PWI Kalsel, Rabu (21/8).

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria menjelaskan, didiskualifikasinya atlet PWI Jawa Barat tersebut merupakan hasil keputusan bersama pada Forum.

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria

“Keputusan tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama,” ungkap Iman.

Sementara itu, Technical Delegate Ray Melvin mengatakan, berdasarkan hasil Technical Meeting salah satu atlet PWI Jawa Barat didiskualifikasi.

Technical Delegate Cabor Atletik Ray Melvin

“Kendala kendala yang dihadapi pada Technical Meeting ini, sudah dapat diselesaikan secara bersama sama,” ucapnya.

Menurut Ray Melvin, pihaknya juga menerima keluhan dari para peserta.

“Kami menerima keluhan pada saat kualifikasi atlet ada yang tidak sesuai, namun kami kembali kepada aturan yang berlaku,” jelasnya.

Sedangkan, tambah Ray Melvin, adanya atlet PWI Jabar yang didiskualifikasi. Pihak juga berdasarkan aturan jika atlet yang bersangkutan terdaftar sebagai atlet Nasional.

“Bahkan atlet tersebut merupakan atlet Provinsi dan Nasional yang masih aktif, bahkan pada Tahun 2022 atlet tersebut meraih prestasi,” ucapnya.

Sehingga, berdasarkan hasil keputusan bersama serta aturan yang ada jika atlet yang pernah tanding ditingkatkan Nasional tidak diperbolehkan mengikuti ajang Porwanas.

Hal tersebut berdasarkan peraturan keikutsertaan pada poin ketiga. Berdasarkan aturan tersebut maka Atlet PWI Jawa Barat tersebut didiskualifikasi.

Berdasarkan pantauan pada saat TM berlangsung, sebelum dinyatakan diskualifikasi terhadap atlet Margono tersebut, peserta TM yang hadir menyatakan, Margono pada pelaksanaan Porwanas di Malang, Jatim, telah didiskualifikasi.

Didiskualifikasinya atlet PWI Jawa Barat ini, dengan bukti jejak digital jika yang bersangkutan merupakan atlet Nasional. Namun Kontingen PWI Jawa Barat memasukkan kembali Margono pada Porwanas Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Cabor Atletik Porwanas XIV di Kalsel Laksanakan Technical Meeting

BANJARMASIN – Jelang Pelaksanaan Pertandingan Cabor Atletik Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) Ke XIV di Provinsi Kalimantan Selatan, maka dilaksanakan Technical Meeting (TM) untuk bersama sama membahas peraturan pertandingan, di Gedung PWI Kalsel, Rabu (21/8).

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria menjelaskan, TM yang dilaksanakan oleh pihaknya berjalan hampir tiga jam lamanya. Untuk mencapai kesepakatan bersama, sebelum berlangsung pertandingan, pada Kamis 22 Agustus 2024, di Stadion Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Koordinator Cabor Atletik Iman Satria

“Alhamdulillah kami dapat menyelesaikan TM meski berlangsung selama tiga jam,” ungkap Iman.

Lamanya TM tersebut karena adanya kendala yang disampaikan oleh peserta dari provinsi lainnya.

“Namun, kendala tersebut dapat terselesaikan secara bersama sama,” ucap Iman.

Menurut Imam, pertandingan cabor atletik akan dimulai pada 22 Agustus 2024

“Pertandingan atletik dengan nomor 5 ribu meter, 3 ribu meter, serta estafet 400 meter,” ujar Iman.

Sedangkan Technical Delegate Ray Melvin mengatakan, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Banjarmasin, pihaknya siap mendukung pelaksanaan cabor atletik Porwanas ke XVI di Provinsi Kalimantan Selatan.

“PASI Kota Banjarmasin siap memfasilitasi pertandingan cabor atletik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengharapkan, pelaksanaan pertandingan cabor atletik ini dapat berjalan dengan aman. Tidak mengalami kendala yang berarti. Mengingat, ajang Porwanas ini untuk menambah akrab jalinan silaturahmi antar wartawan yang ada di Tanah Air.

Pada cabor atletik ini diikuti 24 provinsi yang siap memperebutkan total 18 medali. (SRI/RDM/RH)

Tim Balogo PWI Kalsel Berhasil Meraih Dua Medali Emas Pertama pada Porwanas Tahun 2024

BANJARMASIN – Tim Beregu Balogo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih medali emas pertama, pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2024 di Kalsel.

Atlet Balogo PWI Kalsel, Gazali Rahman mengatakan, pihaknya bersyukur telah berhasil meraih medali emas pada ajang Porwanas Tahun 2024 di Kalsel.

“Alhamdulillah atas diberikan kemudahan bagi kami dalam memberikan meraih medali emas beregu Cabor Balogo,” ungkapnya.

Kadispora Kalsel Hermansyah pada saat mengalungkan medali

Tim beregu Balogo PWI Kalsel berhasil mengumpulkan poin tertinggi 45 poin oleh Gazali Rahman, Muhammad Ariadi, serta Aditya Nur Robby.

Kemudian disusul Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Kalimantan Tengah dengan poin yang sama 21, tetapi NTB menang satu poin di babak “play off” sehingga berhasil meraih medali perak.
Sedangkan medali perunggu berhasil diraih Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan dengan poin 20 poin.

Sementara, Koordinator Cabor Balogo Bambang Santoso menjelaskan, di hari pertama ini dipertandingkan nomor beregu dan ganda.

“Di hari pertama Cabor Balogo mempertandingkan nomor beregu dan ganda,” ucapnya.

Pada nomor beregu ini memperebutkan total medali 12 medali, terdiri dari 3 medali emas, 3 medali perak, serta 6 medali perunggu.

Pada nomor ganda Tim Balogo PWI Kalsel kembali berhasil meraih medali emas. Yang disumbangkan oleh Gazali Rahman dan Ariadi dengan total poin tertinggi 23.

Medali emas diraih Tim Balogo Kalteng dengan total poin 19. Dan, medali perunggu diraih Tim Balogo Kaltim serta DIY dengan poin 13 dan 12. (SRI/NRH/APR)

Gelar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Payudara, Ribuan Wanita Serbu Mahligai Pancasila

Banjarmasin – Kanker leher rahim dan kanker payudara, merupakan penyakit kanker paling tinggi yang menyerang kaum perempuan di Indonesia. Data Kementrian Kesehatan RI menyebutkan, prevalensi kejadian kanker payudara mencapai 65.858 kasus. Sedangkan kanker leher rahim mencapai 36.633 kasus. Sementara di Provinsi Kalimantan Selatan, berdasarkan aplikasi Sehat Indonesiaku tahun 2024, ditemukan kasus benjolan pada payudara sebanyak 134 orang, dan positif IVA 714 orang.

Namun perlu diketahui, bahwa kedua penyakit ini dapat dicegah dan diobati lebih awal, apabila dilakukan deteksi dini secara rutin.

Alasan inilah, yang kemudian mendasari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara pada Rabu (21/8) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Dimana sasaran dari program ini, sebanyak 1.000 wanita usia subur yang sudah menikah.

“Kita sudah sebarkan link pendaftaran, dan terdata 650 orang mengisi aplikasi untuk mengikuti deteksi dini kanker leher rahim dan payudara hari ini. Sementara hari ini yang datang dan mendaftar langsung, jumlahnya 350 orang lebih” ujar Nurul Ahdani, selaku pelaksana harian Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada wartawan, Nurul memastikan, pihaknya menyiapkan paket perlengkapan deteksi dini untuk seribu orang lebih, sebagai antisipasi membludaknya jumlah peminat kegiatan ini.

Ketua TP PKK Kalsel (tengah) berfoto bersama perwakilan peserta deteksi dini kanker leher rahim dan payudara

Sementara itu, usai membuka acara, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah mengingatkan kaum perempuan Banua, pentingnya melakukan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara.

“Tindakan preventif atau pencegahan jauh lebih murah dibanding pengobatan. Karena itu deteksi dini perlu dilakukan kaum perempuan di Banua, untuk memastikan mereka terbebas dari penyakit mematikan ini,” tegas perempuan yang biasa disapa Adil Odah ini.

Acil Odah mengatakan, jikapun ditemukan sel kanker saat deteksi dini, maka langkah pengobatan menjadi lebih mudah, karena penyakit diketahui lebih awal.

Perlu diketahui, gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin diubah suai untuk memastikan seluruh wanita usia subur yang mendaftar, dapat terlayani dengan baik. Terdapat 15 bilik tertutup, yang dibuat khusus di bagian dalam gedung. Dimana di setiap bilik tersedia satu tempat tidur khusus, dan dua tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan payudara dan vagina. (RIW/NRH/APR)

Pemprov Kalsel Apresiasi DPW FKDT Atas Kontribusinya Kembangkan Pendidikan di Banua

MARTAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Kalsel atas kontribusinya dalam mengembangkan pendidikan agama di Banua.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Fatkhan saat menghadiri sekaligus membuka Rakerwil I dan pelantikan DPW FKDT masa bakti 2023-2028 yang bertempat di Islamic Center K.H. Anang Djazouliy, Martapura, Kab. Banjar, Rabu (21/8).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Fatkhan saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel

Fatkhan mengatakan keberadaan FKDT sangat penting untuk mendukung dan mengembangkan pendidikan agama yang berkualitas.

“Saya mengapresiasi FKDT dimana memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah, mudah-mudahan para pengurus dapat menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya dan membawa kemajuan bagi FKDT Kalsel,” katanya.

Fatkhan mengungkapkan dalam menghadapi era seperti sekarang ini, tantangan justru semakin berat, oleh karena itu FKDT sebagai organisas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional dan agama yang menjadi ciri khas.

“Pendidikan Diniyah adalah pondasi yang kuat dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan pemahaman agama serta mampu menghadapi tantangan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai islami,” ungkapnya.

Fatkhan berharap FKDT terus berkontribusi dalam membentuk karakter dan pengembangan keagamaan khususnya bagi generasi muda di Kalimantan Selatan.

“Melalui pendidikan yang berkualitas, saya berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki hati yang bersih serta mampu menjadi tauladan bagi masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, Fatkhan mengajak seluruh pengurus FKDT untuk senantiasa menjaga semangat pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas-tugas mulia.

“Marilah, kita bekerja dengan penuh keikhlasan dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan moral dan spiritual bangsa, khususnya di Provinsi Kalsel,” ujarnya.

Fatkhan menambahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dengan segala upaya bagi pendidikan Diniyah di Banua.

“Saya yakin dengan kerjasama antara FKDT dan pemerintah kita akan mampu serta dapat mencapai tujuan besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelantikan pengurus DPW FKDT Kalsel tersebut dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam, Kanwil Kemenag Kalsel, Ahmad Sawiti yang juga turut disaksikan oleh perwakilan Pemkab Banjar serta tamu undangan lainnya. (BDR/NRH/APR)

Tingkatkan Konsumsi Ikan, Dilautkan Kalsel Gelar Lomba Masak Ikan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel, menggelar Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalsel ke-21 Tahun 2024, di Halaman Perkantoran Setda Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, pada Rabu (21/8) siang.

Lomba tersebut diikuti oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kalimantan Selatan, dengan tiga kategori lomba, yaitu menu kudapan, menu keluarga, dan menu balita.

Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, didampingi Asisten Administrasi Umum, Ahmad Bagiawan yang mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, beserta sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel.

Ketua TP PKK Kalsel berkeliling mencicipi makanan pada lomba masak ikan

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Ahmad Bagiawan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sangat menekankan pentingnya upaya pemanfaatan sumber daya hayati perikanan dan perairan sebagai bagian integral dari pembangunan sektor perikanan di daerah tersebut.

“Pembangunan sektor perikanan memiliki nilai ekonomis yang penting dan tinggi, bahkan sangat strategis dan prospektif sebagai produk yang menjanjikan di masa mendatang,” ucapnya.

Sahbirin Noor juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan perhatian serius terhadap permasalahan stunting dan gizi buruk. Masalah ini dapat menyebabkan penurunan kualitas sumber daya manusia dan tumbuh kembang anak.

“Mengingat Banua kita yang kaya akan sumber daya perikanan serta kebiasaan masyarakat Banjar yang gemar makan ikan, tentunya ini merupakan potensi yang dapat diangkat, dikembangkan, dan dipromosikan untuk mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting di daerah kita,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa lomba masak ikan tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kebiasaan makan ikan di seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Perlu diketahui, angka konsumsi ikan di Provinsi Kalimantan Selatan sudah cukup tinggi, mencapai 65 kg per kapita per tahun. Angka ini berada di atas rata-rata nasional yang hanya sekitar 55 kg per kapita per tahun.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kalimantan Selatan sudah memiliki kesadaran yang baik terhadap pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein,” tutup Rusdi. (MRF/NRH/APR)

Gubernur Kalsel Sampaikan Penjelasan Raperda APBD-P Tahun 2024

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan penjelasan atas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Penyampaian penjelasan Raperda tersebut pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila, Rabu (21/0).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini, dalam sambutannya, mengatakan bahwa tahapan penyampaian penjelasan ini begitu penting dalam proses pembentukan raperda yang dimaksud.

“Penyampaian ini sangat penting karena memuat rencana keuangan yang digunakan Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel untuk melaksanakan pelayanan umum dalam satu tahun anggaran,” katanya

Melalui perencanaan yang matang, sambung Paman Birin, dan dengan kolaborasi antar eksekutif dan legislatif inilah, kita dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada untuk mencapai pembangunan daerah di “Banua”.

“Melalui ini, kita ingin mencapai kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan DPRD Provinsi Kalsel, atas kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasari dalam pencapaian target perencanaan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, lanjut Paman Birin, tema pembangunan Kalsel di Tahun 2024 ialah, “Peningkatan Kualitas Daya Saing Daerah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”. Tema ini memberi gambaran bahwa pembangunan Provinsi Kalsel Tahun 2024 diarahkan untuk meningkatkan daya saing daerah dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Paman Birin menambahkan adapun struktur/postur APBD yang tertuang dalam Raperda APBD Perubahan dan Rancangan Perkada Penjabaran APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024, yaitu pendapatan daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp11,470,536,243,704 dan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp13,175,256,507,020.
Terjadi defisit anggaran sebesar Rp1,704,720,263,316.

“Pada posisi penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp1,762,208,763,316 yaitu pada penggunaan sisa lebih perhitungan anggaran dan pencairan dana cadangan. Pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp57,488,500,000,” jelasnya. (NRH/APR)

384 Peserta Ikuti Kejuaraan Paman Birin Archery Open ke-3 DESDM Kalsel Competition 2024 di Banjarbaru

BANJARBARU – Paman Birin Archery Open ke-3 Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kalsel Competition 2024, resmi dibuka di Lapangan Panahan DESDM Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (21/8).

Kejuaraan yang berlangsung mulai 21 hingga 25 Agustus 2024 ini diikuti 384 peserta dari 60 klub panahan, yang berasal dari 16 Kabupaten/Kota di empat provinsi termasuk Kalsel.

Paman Birin Archery Open ke-3 terbagi dalam 10 kelas diantaranya kategori Standar Bow U-10 jarak 10meter, Bear Bow umum jarak 20meter, Vita Recap 70meter, dan Bear Bow 50meter.

Pembukaan dilakukan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso.

Membacakan sambutan Gubernur, Adi Santoso menyampaikan rasa syukurnya terhadap popularitas olahraga panahan di Kalsel, yang dibuktikan dari banyaknya minat masyarakat serta meningkatnya berbagai kompetisi panahan.

Kepala DESDM Kalsel Isharwanto (kiri) saat menyerahkan penghargaan kepada salah satu pihak swasta yang mendukung kegiatan

“Momentum baik ini harus dapat kita jaga dan kita tingkatkan lagi secara konsisten,” katanya.

Adi berharap kejuaraan ini dapat diselenggarakan secara rutin, agar olahraga panahan di Banua semakin dikenal, banyak diminati oleh masyarakat dan dapat meningkatkan prestasi olahraga di banua Kalsel.

“Saya berharap sekarang dan ke depan olahraga memanah di banua dapat terus menunjukkan eksistensinya baik dari segi pembinaan maupun raihan prestasi,” tuturnya.

Sementara, Kepala DESDM Kalsel, Isharwanto mengatakan, kejuaraan ini merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kalsel ke-74 dan HUT RI ke-79.

“Kita jadikan momentum itu untuk melahirkan atlet panahan, di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Isharwanto juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalsel dan seluruh aparat pemerintah provinsi Kalsel karena telah memberikan apresiasi dan dukungan penuh akan terselenggaranya acara ini.

“Termasuk pihak-pihak swasta yang telah membantu memberikan partisipasi dan berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (SYA/NRH/APR)

Exit mobile version