BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas terlaksananya Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kalimantan Selatan Tahun 2024.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Fatkhan, dalam sambutannya saat membuka Rakorda Baznas yang digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (23/12).
Rakor yang mengangkat tema “Penguatan positioning Baznas dalam meningkatkan sinergi dan kapasitas kelembagaan untuk optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat” ini juga dihadiri Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan dan perwakilan Ketua Baznas Kab/Kota se-Kalsel.
Dalam sambutannya, Fatkhan mengatakan pentingnya peran zakat dalam Islam yang tidak hanya sebagai ibadah wajib, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
“Zakat harus dikelola dengan transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mustahik, terutama dalam upaya mengurangi angka kemiskinan,” ungkapnya.
Fatkhan juga menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara optimal untuk menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. Rakorda ini, lanjutnya, diharapkan menjadi momentum penting bagi Baznas Kalsel untuk terus memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengembangan program-program zakat produktif yang dapat memberdayakan mustahik agar bertransformasi menjadi muzakki. Program ini dapat diwujudkan melalui pelatihan keterampilan, pemberian modal usaha, serta pembentukan komunitas ekonomi yang mandiri.
Fatkhan menambahkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemanfaatan dana zakat untuk pendidikan, beasiswa, dan pengembangan kapasitas generasi muda. Hal ini diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan Kalimantan Selatan dalam jangka panjang.
“Rakorda ini adalah momentum penting untuk menyamakan visi, misi, dan langkah strategis dalam pengelolaan zakat. Saya berharap Baznas terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat luas untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, serta memastikan penyalurannya tepat sasaran,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel, Irhamsyah mengatakan tujuan rakorda Baznas se-Kalsel ini untuk melakukan pencapaian target kinerja, penguatan kelembagaan, penguatan sumber daya manusia, penguatan infrastruktur dan penguatan jaringan Baznas kabupaten/kota se-Kalsel.
“Tentunya dengan dukungan pemerintah daerah selama ini kami akan terus bersinergi, sehingga pengelolaan zakat dapat lebih optimal,” katanya.
Dalam kesempatan ini, turut dilakukan penyerahan bantuan kemanusiaan dari masyarakat melalui Baznas Kalsel untuk Palestina. Selain itu, diluncurkan program bengkel UMKM bernama Z Auto, serta penyerahan penghargaan kepada Baznas kabupaten/kota di Kalimantan Selatan atas kinerja mereka dalam pengelolaan zakat. (BDR/RDM/RH)

