BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Riset Dan Inovasi Daerah (BRIDA) menyelenggarakan penganugerahan Kalsel Innovation Award (KIA) dan Karya Tulis Ilmiah, yang dilaksanakan digedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Kamis (3/10). Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Yang diwakili Staff Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Adi Santoso.
Adi menyampaikan, kegiatan ini adalah salah satu upaya bersama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi daerah untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik, dan menjadi langkah baru dalam mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan, serta untuk meningkatkan kinerja yang profesional. Menilik mundur kebelakang, era reformasi membawa banyak perubahan terutama dalam sikap kritis masyarakat terhadap Pemerintahan, terutama peningkatan kualitas pelayanan publik serta tuntutan akan kemudahan memperoleh data dan informasi.
“Seiring dengan perkembangan waktu dan kemajuan teknologi digitalisasi yang berkembang saat ini, maka aparatur pemerintah wajib merespon dan menyesuaikan serta melakukan pembenahan pada seluruh aspek kegiatan pembangunan,” ungkap Adi.
Ia menambahkan, sebuah inovasi memerlukan kreatifitas, baik dalam pemikiran, pengembangan teknologi dan selanjutnya mencari solusi penyelesaian yang tepat. karena itu inovasi lahir dari insan-insan yang berpikir maju dan haus akan perubahan.
“Kita yakin Daerah ini (Kalsel) kaya akan sumber daya manusia yang berpotensi, selain itu sumber daya alam yang kita miliki juga memberi kesempatan untuk menciptakan terobosan-terobosan baru yang dapat membawa banua menjadi lebih maju,” lanjutnya.
Tak lupa, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turut mengajak seluruh pihak agar dapat berkolaborasi, baik pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mendorong lahirnya inovasi baru.
“Kita harapkan lahirnya inovasi-inovasi baru tersebut dapat memaksimalkan tujuan yang dicapai sekaligus memberikan banyak kemudahan, terutama layanan yang dampaknya bersentuhan langsung dengan masyarakat luas,” tutup Adi.
Untuk diketahui, juara pertama KIA 2024 lingkup Pemprov Kalsel yaitu “One Landscape Kalimantan Selatan” dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), juara pertama dari Kabupaten/kota yaitu “Aplikasi Bisa (Boejasin Information System And Application)” Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin dari Kabupaten Tanah Laut, dan Juara pertama dari Masyarakat umum Juragan Sayur dan Buah dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (MRF/RDM/RH)

