BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setiap tahunnya secara konsisten menggelar pelaksanaan Gema Maulid Nabi Muhammad SAW.
Seperti yang disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin diwakili Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Suparmi, pada saat membaca sambutan pada Gema Maulid 40 Malam ke 28, di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa (2/10).
Kadis Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi
“Alhamdulillah tahun ini bersama Paman Birin kita melaksanakan Gema Maulid 40 malam, dan saat ini sudah memasuki malam ke 28,” ungkap Suparmi.
Diharapkan dengan adanya pelaksanaan Gema Maulid ini 40 malam ini dapat memupuk rasa cinta dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan ini Gubernur juga meminta maaf kepada seluruh jamaah apabila terdapat kesalahan dalam penyelenggaraan kegiatan Gema Maulid 40 Malam ini.
Pada Gema Maulid 40 Malam ini dimulai dengan pembacaan Maulid Habsyi oleh grup Maulid Syababul Muttaqin dari Kelayan B Gang 6 Silaturahmi, Kota Banjarmasin dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qoriah M Robbyannur.
Kemudian tausiyah disampaikan penceramah Tuan Guru Juhran,
Turut hadir pada malam ke 28 Gema Maulid ini, antara lain pejabat, karyawan dan karyawati SKPD lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Nakertrans, Dinas PMPTSP, Inspektorat, Kesbangpol, Sekwan, serta RSJ Sambang Lihum. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Tiga Pemuda Pelopor Pemenang Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan terpilih, untuk mengikuti seleksi tingkat nasional oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Plt Dispora Kalsel Diauddin mengatakan, untuk seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2024 ini, hanya Tiga pemuda pelopor Kalimantan Selatan yang mendapatkan panggilan untuk mengikuti seleksi nasional.
Plt Kadispora Kalsel Diauddin
“Tiga Pemuda Pelopor tersebut, Pemuda Pelopor Perwakilan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Tanah Laut, serta Banjarbaru,” ungkap Diauddin.
Mewakili Bidang Seni Budaya, Pendidikan, serta Sumber Daya Alam dan lingkungan.
Diauddin berharap, wakil pemuda pelopor dari Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat memberikan prestasi terbaik mereka diajang nasional tersebut.
“Kami berharap wakil dari Provinsi Kalimantan Selatan ini, dapat memberikan prestasi pada tingkat nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Diauddin juga mengatakan, jika Pemprov Kalsel terus mendorong pemuda untuk dapat membuka peluang usaha menjadi wirausaha muda.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya, memberikan dukungan kepada para pemuda di Banua untuk menjadi wirausaha muda,” ucapnya.
Bantuan yang diberikan seperti, adanya pelatihan pelatihan kewirausahaan serta lainnya.
“Maka dengan begitu pemuda dapat membuka peluang usahanya sendiri. Dan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung para pemuda tersebut,” ujar Diauddin. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel kembali menggelar lomba paduan suara tingkat SLTA sederajat dan perguruan tinggi se Kalsel.
Penampilan Juara I Lomba Padus dari SMA Freter Don Bosco
Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina mengatakan, lomba ini merupakan salah satu upaya Dispersip Kalsel dalam mengenalkan perpustakaan palnam dan meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina
“Tujuan lomba ini adalah untuk lebih mengenalkan perpustakaan palnam kepada anak-anak sekolah dan mahasiswa. Dengan adanya lomba ini, mereka jadi datang kesini. Yang tadinya belum pernah berkunjung ke perpustakaan, jadi hadir ke lingkungan perpustakaan. Jadi ini salah satu cara untuk menarik minat anak-anak sekolah lebih dekat lagi dengan perpustakaan,” jelasnya, usai membuka lomba di aula Dispersip Kalsel, Rabu (2/10).
Adethia mengungkapkan lomba ini diikuti 18 tim SMA Sederajat dan 8 tim Perguruan Tinggi se Kalsel. Para peserta wajib menyanyikan lagu wajib dengan aransemen yang telah disediakan oleh panitia.
“Lagu wajib yang mereka bawakan adalah lagu Mars Perpustakan Nasional dan Mars Kearsipan Indonesia dan satu lagu pilihan yang bertemakan lagu daerah Nusantara atau lagu Banjar,” ungkapnya.
Dalam lomba ini, Dispersip Kalsel menyiapkan total hadiah sebesar Rp45 juta beserta trofi dan juga sertifikat bagi pemenang lomba.
Lomba Padus untuk tingkat SMA Sederajat yang dilaksanakan pada Rabu (2/10) ini dimenangkan oleh SMA Frater Don Bosco Banjarmasin sebagai Juara I, disusul SMAN 7 Banjarmasin Juara 2 dan SMAN 1 Banjarbaru Juara 3, Juara Harapan 1 MAN 2 Kota Banjarmasin, Harapan 2 SMAN 3 Banjarbaru, Harapan 3 SMAN 11 Banjarmasin.
Sementara untuk tingkat Perguruan Tinggi akan dilaksanakan pada Kamis, (3/10). (NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (Paman Birin) yang diwakili Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono kembali menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara Virtual bertempat di Command Center, Setda Prov. Kalsel, Banjarbaru, Rabu (2/10).
Rakor yang juga dihadiri oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel tersebut dalam rangka pembahasan langkah konkrit mengenai pengendalian inflasi di daerah Tahun 2024.
Kepada awak media, Plt Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel Rusdi Hartono mengatakan pada awal oktober 2024 ini Provinsi Kalsel termasuk 15 Daerah dengan angka inflasi terendah se-Indonesia.
“sebagaimana arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, kami terus menekankan upaya pengendalian inflasi di Kalsel. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ungkap Rusdi.
Ia melanjutkan, dengan adanya jalinan kerjasama antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalsel, bersama Tim Pengendali Inflasi Nasional (TPIN), maka komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah, akan terlaksana dengan baik.
“Upaya ini juga tidak lepas dari peran Gubernur Kalsel, Paman Birin yang mendorong agar terus menjaga kestabilan harga demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” lanjut Rusdi.
Seperti diketahui, Perkembangan kondisi inflasi Kalsel hingga awal oktober ini, tetap aman terkendali. Bahkan, Provinsi Kalsel masih menduduki 15 besar daerah dengan angka inflasi terendah se-Indonesia. Secara keseluruhan inflasi wilayah Kalsel aman terkendali, termasuk juga dengan adanya penurunan harga bahan pokok seperti bawang merah, cabai hingga daging ayam dan lain-lain. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Acara Jambore Nasional Generasi Hijau ke-10 yang diselenggarakan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, resmi ditutup di Aula Gawi Sabarataan, Kantor Walikota Banjarbaru, Selasa (1/10) malam.
Kegiatan yang diikuti oleh 183 peserta dari 27 Provinsi, 99 Kabupaten/Kota dan 152 sekolah dari seluruh Indonesia ini digelar dari 28 September – 1 Oktober 2024 dengan berbagai rangkaian kegiatan dan materi seputar lingkungan.
Dalam sambutannya sekaligus menutup kegiatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili oleh Plt. Asisten Perekonomian Setdaprov Kalsel, Rusdi Hartono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan antusias dari para peserta yang luar biasa.
“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik dari awal hingga penutupan. antusiasme dan sikap kalian menjadi kunci kesuksesan acara ini,” ucapnya.
Sahbirin Noor meyakini bahwa peserta Jambore memiliki tekad yang kuat untuk menjadi aktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Tujuan mulia dari kegiatan ini, yaitu mencetak generasi muda sebagai agen perubahan terhadap lingkungan, semoga dapat tercapai,” tambahnya
Ia juga berpesan agar ilmu yang didapat selama Jambore dapat diterapkan dan dikembangkan di daerah asal masing-masing.
“Pastinya, banyak inspirasi dan ide-ide baru yang bisa kalian bawa pulang. Kekompakan dan kebersamaan akan memberikan banyak pelajaran yang bermanfaat,” ujarnya.
Selain itu, Sahbirin Noor juga mengajak peserta untuk mengemas kampanye peduli lingkungan dengan cara kreatif dan inovatif.
“Kalau perlu, kita jadikan kecintaan pada lingkungan sebagai tren positif di kalangan anak muda,” harapnya.
Ia juga mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan dengan aksi nyata, meskipun kecil akan berdampak positif bagi masa depan bumi.
“Semoga kalian mendapatkan pengalaman dan kesan terbaik selama berada di Kota Banjarbaru, Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan,” tutupnya.
Foto Bersama usai penutupan Jambore Nasional Generasi Hijau Ke-10
Untuk diketahui, Pada kesempatan ini juga diserahkan berbagai penghargaan kepada para peserta dari berbagai kategori. Di malam penutupan Jambore Nasional ini Perwakilan dari Bali dan Jakarta dianugerahi titel Putra Putri Generasi Hijau Indonesia 2024. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Tim Penggerak Lingkungan Kecamatan Banjarmasin Utara, memberikan edukasi secara luas.
Kepada Abdi Persada FM, Koordinator Tim Penggerak Lingkungan Kecamatan Banjarmasin Utara Normansyah, disela kegiatan pada Rabu (2/10) mengatakan, pihaknya melaksanakan gotong royong dalam bentuk membersihkan lingkungan sekitar, yang tersebar di masing-masing Kelurahan, seperti Sungai Andai, Sungai Jingah, Surgi Mufti Alalak Selatan dan Tengah, guna memberi edukasi kepada masyarakat sekitar, arti pentingnya menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan asri.
Koordinator Tim Penggerak Lingkungan Kecamatan Banjarmasin Utara Normansyah, saat diwancara
“Kita akan terus lanjutkan ke Kelurahan yang belum khusus wilayah Banjarmasin Utara,” ucapnya
Disampaikan Normansyah, jumlah tim yang turun ke lapangan berkisar antara 20 hingga 30 orang, untuk Shift 1 dari Jam 08.00 -12.00 WITA dan Shift 2 Pukul 13.00 – 17. 00 WITA. Norman berharap, warga akan memiliki kesadaran yang tinggi, untuk membersihkan lingkungan di tempat tinggal masing-masing, dengan memanfaatkan waktu terutama dihari libur.
“Kegiatan kami biasanya menebas rumput, menebang pohon, dan membersihkan sisa-sisa sampah yang ada disekitaran jalan,” jelas Norman.
Suasana Tim Penggerak Lingkungan Kecamatan Banjarmasin Utara saat menebang pohon
Sementara itu, Ketua Dewan Kelurahan Sungai Andai Suriansyah menilai, langkah yang dilakukan oleh Tim Penggerak Lingkungan Kecamatan Banjarmasin Utara patutlah diapresiasi, untuk menjadikan gotong royong sebagai kebiasaan di masyarakat sekitar, agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.
“Mari bersama-sama jadikan lingkungan yang segar dan menyehatkan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
JAKARTA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan selamat sekaligus menaruh harapan kepada 11 anggota DPR RI asal provinsi ini, ditambah 4 anggota DPD RI yang resmi dilantik di Gedung Nusantara MPR/DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (1/10).
Selanjutnya, dilakukan pelantikan anggota MPR setelah anggota DPR dan DPD, yang dipandu pimpinan sementara, Guntur Sasono (anggota MPR tertua) dan Larasati Moriska (anggota MPR termuda).
Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, dan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK berharap para legislator ini mampu mengemban amanat yang dipercayakan masyarakat Kalsel lima tahun kedepannya, dengan memperjuangkan berbagai aspirasi mereka.
“Saya harap mereka dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat, Seperti persoalan lapangan pekerjaan, perbaikan ekonomi, pengembangan UMKM hingga masalah ketenagakerjaan yang banyak dialami kalangan muda di daerah,” ujarnya.
Para anggota DPR RI dan DPD RI diharapkan bisa bekerja ikhlas dan lebih maksimal untuk kepentingan masyarakat di Banua.
Pernyataan ini disampaikan Paman Birin, usai mengikuti langsung prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah 580 anggota DPR dan 152 anggota DPD masa jabatan 2024-2029 yang dipandu Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin.
Adapun 11 anggota DPR asal Kalsel itu yakni Sandi Fitrian Noor (Golkar), Bambang Heri Purnama (Golkar), Rifqinizamy Karasayuda (NasDem), Habib Aboe Bakar Al Habsyi (PKS), Muhammad Rofiqi (Gerindra), dan Pangeran Khairul Saleh (PAN), yang semuanya dari Dapil 1. Ada pula Endang Agustina (PAN), Rikwanto (Golkar), Mariana (Gerindra), Machfud Arifin (NasDem), dan Sudian Noor (PAN), dari dapil 2 Kalsel.
Dari nama-nama diatas, terdapat beberapa anggota muda, salah satunya, Sandi Fitrian Noor, putra Paman Birin dan Acil Odah yang berhasil meraih 106.724 suara dalam Pileg 2024.
Selain anggota DPR, dilantik juga empat senator DPD RI periode 2024-2029 asal Kalsel yakni Habib Zakaria Bahasyim, Muhammad Hidayattollah SPd, Gusti Farid Hasan Aman dan Caleg Habib Hamid Abdullah. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
JAKARTA – Di era kepemimpinan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, Pemerintah Provinsi Kalsel kembali meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A Tahun 2024 untuk ke-5 kalinya.
Istimewanya lagi, Pemerintah Provinsi Kalsel merupakan 5 terbaik untuk Provinsi se- Indonesia dengan Predikat SAKIP A (Memuaskan) dengan urutan Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah dan DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi Kalsel juga menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Kalimantan atau di luar Pulau Jawa yang mendapatkan SAKIP A.
Penghargaan SAKIP Predikat A yang diterima Pemprov Kalsel ini, atas keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan yang diterima Gubernur Paman Birin melalui Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel Galuh Tantri Narindra dari Menteri PAN RB Azwar Anas pada Acara SAKIP Award 2024 “Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Akuntabilitas Untuk Indonesia Maju” di Jakarta pada Rabu (2/10).
Jajaran Biro Organisasi Kalsel berfoto bersama usai menerima SAKIP Award 2024
Raihan penghargaan SAKIP predikat A yang ke-5 kalinya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) Republik Indonesia ini, menjadi komitmen dan bukti Tata Kelola Pemerintahan yang sangat memuaskan di masa kepemimpinan Gubernur Paman Birin.
Gubernur Kalsel saat memimpin apel di Banjarbaru
“Alhamdulilah, Pemerintah Provinsi Kalsel, selama 5 tahun berturut-turut meraih Predikat A SAKIP dari Kementerian PAN RB,” sampai Paman Birin.
Dengan mempertahankan Predikat A sejak 2020 hingga 2024, Gubernur Paman Birin mengajak semua birokrasi di Pemprov Kalsel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat banua pada semua sektor.
“Penghargaan Predikat A ini menjadi semangat dan motivasi terus Pemprov Kalsel untuk meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada semua bidang. Dan tentunya masyarakat Banua semua harus terlayani dan merasakan pembangunan,” ungkap Paman Birin.
Pada kesempatan itu pula, Gubernur Paman Birin juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada ASN, karyawan/karyawati pada SKPD dan unit kerja di lingkup Pemprov Kalsel yang terus berkerja dengan sangat baik melayani masyarakat dan penuh semangat melakukan inovasi untuk kesejahteraan rakyat Banua. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso menghadiri acara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, pada Rabu (2/10) di kawasan jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pengukuhan Fadjar Majardi sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan ini, dilakukan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta. Fadjar Majardi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Grup Departemen Komunikasi, menggantikan Wahyu Pratomo yang memasuki masa purna tugas setelah memimpin KPwBI Kalimantan Selatan sejak Desember 2022.
Gubernur yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik berfoto bersama Deputi Gubernur BI serta pejabat KPw BI yang baru dan digantikan
Dalam sambutannya, yang dibacakan Adi Santoso, Gubernur berharap, Fadjar Majardi dapat melanjutkan kinerja pimpinan terdahulu.
“Saya berpesan kepada Kepala BI Kalsel yang baru, agar cepat beradaptasi dan menyambung koordinasi dengan mitra-mitra, lanjutkan kinerja yang sudah bagus, dan sempurnakan dengan terobosan-terobosan yang lebih baik lagi,” ujar Paman Birin.
Pada pengukuhan ini, Gubernur juga tidak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada Fadjar Majardi, yang telah dipercaya untuk memimpin KPw BI Kalsel, juga ucapan terima kasih kepada Wahyu Pratomo, atas dedikasinya selama memimpin dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Saya berharap, bapak Fadjar Majardi dapat menunjukkan kinerja terbaiknya sebagai pimpinan tertinggi di BI Kalsel, rekam jejak pengalaman dalam memimpin kantor perwakilan di daerah – daerah sebelumnya, niscaya dapat menjadi modal untuk menghadapi tantangan perekonomian di Banua, Kalsel Babussalam,” lanjutnya.
Selanjutnya, Paman Birin mengajak kepala perwakilan yang baru, beserta seluruh direksi untuk mengoptimalkan perannya bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan mitra strategis lainnya, meningkatkan koordinasi dan kolaborasi guna menangani pengendalian inflasi, mendorong elektronifikasi transaksi pembayaran, hingga mengawasi aktivitas perbankan dan keuangan di daerah.
Sementara itu, dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kontribusi Wahyu Pratomo selama masa jabatannya.
“Di bawah kepemimpinannya, sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah berhasil memperkuat stabilitas ekonomi Kalimantan Selatan,” pujinya.
Salah satu pencapaian yang patut diapresiasi adalah keberhasilan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dalam menekan laju inflasi. Pada Triwulan II 2024, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kalimantan Selatan turun menjadi 2,34 persen (yoy), lebih rendah dibanding Triwulan I 2024 yang mencapai 2,58 persen (yoy).
“Atas prestasi dalam pengendalian inflasi daerah, Kalimantan Selatan meraih penghargaan TPID Award sebagai TPID Provinsi dengan Kinerja Terbaik se-Kalimantan selama dua tahun berturut-turut, yang menjadi salah satu bukti nyata kolaborasi Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” urainya.
Dalam kesempatan tersebut, Filianingsih juga menggarisbawahi lima fokus utama Bank Indonesia di daerah sebagai sebagai strategic advisor pemerintah daerah. Yakni pengendalian inflasi, pengembangan ekonomi daerah, akselerasi ekonomi dan keuangan terutama bidang sistem pembayaran, penyediaan uang Rupiah berkualitas, serta penguatan tata kelola dan kepemimpinan. Di bidang sistem pembayaran, perkembangan digitalisasi dan elektronifikasi di Kalimantan Selatan telah menunjukkan hasil sangat positif dan tumbuh dengan pesat.
“Hal ini tercermin dari penggunaan QRIS oleh 400 ribu merchant dan lebih dari 700 ribu pengguna,” tambahnya.
Filianingsih kemudian memperkenalkan Fadjar Majardi sebagai pemimpin baru yang diharapkan mampu melanjutkan prestasi ini dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan ekonomi Kalimantan Selatan.
Dengan pengalamannya yang luas, termasuk sebagai Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Daerah di KPwBI DKI Jakarta serta keterlibatannya dalam bidang Moneter dan Komunikasi di Kantor Pusat BI, Fadjar diyakini akan memperkokoh sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait. (RIW/RDM/RH)