Festival Gerbang Nusantara Museum Lambung Mangkurat Terbuka Untuk Umum, Catat Jadwalnya

BANJARBARU – Festival Gerbang Nusantara Budaya Banua Kalimantan Selatan (Kalsel), di Museum Lambung Mangkurat Kalsel akan diselenggarakan pada 1 – 4 Oktober nanti.

Jadwal dan rangkaian kegiatan Festival Gerbang Nusantara di Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Festival yang menampilkan beragam kesenian, adat, budaya dan kearifan lokal Banua itu merupakan hasil kerjasama Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel melalui Museum Lambung Mangkurat.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar menjelaskan, hari pertama festival dimulai pada Selasa (1/10), dengan agenda pembukaan pameran temporer pada pagi hari dan dilanjutkan lomba menyanyi lagu Banjar di sore harinya.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar

Berikutnya, Rabu (2/10), Museum akan menggelar lomba tari tradisional dan belajar bersama di Museum dengan praktek menganyam perlengkapan prosesi Baayun Maulid.

Puncaknya, tepat pada hari ketiga, Kamis (3/10), Museum Lambung Mangkurat Kalsel, akan menggelar budaya tahunan yakni Baayun Maulid dengan menyediakan 4.000 kuliner dan kudapan khas Kalsel.

“Pada hari terakhir tepatnya Jumat malam, kita akan mengadakan pagelaran wayang Banjar,” ungkap Akbar.

Selain beragam festival kebudayaan itu, museum juga akan menggelar bazaar UMKM dan lomba video profile Museum Lambung Mangkurat selama kegiatan.

“Untuk lomba video hasil penilaian akan kita umumkan di hari terakhir,” jelas Akbar.

Akbar juga mengundang seluruh masyarakat di Kalsel untuk turut memeriahkan festival yang mereka laksanakan selama hampir sepekan.

“Siapapun yang ingin datang kami persilakan, tidak dipungut biaya apapun, bahkan kami juga siapkan snack dan minuman bagi masyarakat,” imbuh Akbar.

Akbar berharap dengan festival yang mereka laksanakan, bisa mewujudkan kecintaan masyarakat Kalsel terhadap seni, adat dan budaya Kalsel.

“Ini wujud dukungan kami terhadap keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang meminta museum agar lebih dicintai oleh masyarakat,” pungkas Akbar. (SYA/RDM/RH)

Penguatan Pengawasan Daerah di Era Digital, Gubernur Kalsel Buka Rakorwasda 2024

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) 2024 dengan mengusung tema “Penguatan Pengawasan Daerah Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel di Era Digital” bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Rabu (25/9).

Suasana Rakorwasda 2024

Kegiatan tersebut menghadirkan Narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Yusephus Nugroho, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi, Ely Kusumastuti serta Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Ayi Riyanto.

Foto bersama usai pembukaan Rakorwasda 2024

Dalam sambutannya yang dibacakan, Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Sahbirin Noor juga menekankan pentingnya sinergi dalam meningkatkan kualitas pengawasan daerah guna mewujudkan pemerintahan yang lebih baik dan responsif di tengah dinamika era digital.

“Penguatan pengawasan daerah merupakan langkah penting menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, terutama di era digital yang penuh tantangan. Teknologi seperti big data dan kecerdasan buatan bisa menjadi alat yang efektif untuk pengawasan lebih komprehensif dan real-time,” ungkap Roy.

Sahbirin Noor juga mendorong seluruh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan literasi digital dan kompetensi teknologi, seraya tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengawasan, diharapkan transparansi tata kelola pemerintahan di Kalimantan Selatan akan terus meningkat, sehingga mampu menghadapi tantangan era digital secara optimal,” ujarnya.

Sehingga, Rakorwasda 2024 diharapkan menghasilkan strategi inovatif yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan pengawasan daerah, sekaligus mendukung sistem pemerintahan yang lebih efisien dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu, Inspektur Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Fydayeen, menguraikan dasar pelaksanaan Rakorwasda ini, yaitu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, serta agenda tahunan Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia juga menegaskan bahwa hasil dari Rakorwasda 2024 ini akan menjadi bahan masukan penting dalam penyusunan peta pengawasan 2025, yang nantinya akan disampaikan pada Rapat Koordinasi Pengawasan Nasional.

“Tujuan Rakorwasda ini adalah untuk menyamakan persepsi dan menyelaraskan fokus serta jadwal pelaksanaan pengawasan antar APIP, sehingga pengawasan di setiap daerah dapat berjalan lebih sinergis dan terkoordinasi,” ujar Fydayeen.

Untuk diketahui Rakorwasda ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati dan Walikota se-Kalimantan Selatan, Kepala SKPD Provinsi Kalimantan Selatan, dan Inspektur Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Job Fair Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Job Fair yang dilaksanakan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, di kawasan Siring Menara Pandang, Rabu (25/9).

Acara yang dibuka Asisten Administrasi Umum Setdakot Banjarmasin Muhammad Makhmud, didampingi Kepala Disnakertrans Irfan Sayuti diwakili Kasi Penempatan Tenaga Kerja Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kalsel Humaidi Sya’ban, Kepala Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarmasin Isa Anshari.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Bidang Pembinaan Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan Humaidi Sya’ban menyampaikan, dengan adanya pelaksanaan job fair di Kota Banjarmasin tentunya membuka peluang kerja untuk pencari kerja setempat.

Kasi PTKBPPPPTK Disnakertrans Kalsel Humaidi Sya’ban

“Pemprov Kalsel memberikan dukungan dan mengapresiasi Job Fair Banjarmasin,” ungkapnya.

Diharapkan, adanya job fair ini dapat dimanfaatkan warga setempat yang ingin mendapatkan pekerjaan.

“Untuk peluang kerja yang ada di Job Fair Kota Banjarmasin cukup banyak. Dari bidang jasa, industri, serta lainnya,” ucapnya.

Karena itu, Humaidi berpesan kepada perusahaan memberikan kerja untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pencari kerja yang datang ke Job Fair Banjarmasin ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menghimbau agar pemerintah daerah di 13 kabupaten dan kota di Banua, untuk dapat melaksanakan Job Fait di daerah masing masing.

“Kegiatan job fair ini tentunya membantu para pencari kerja. Sehingga, kegiatan ini membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Diharapkan, dengan adanya job fair di daerah seperti di Kota Banjarmasin ini, dapat dicontoh daerah lainnya di Provinsi kalimantan Selatan.

“Diharapkan, dengan dilaksanakan job fair di 13 kabupaten dan Kota maka angka pengangguran di Banua semakin menurun,” ucap Humaidi. (SRI/RDM/RH)

Dislutkan Kalsel Lepas Tukik Dan Transplantasi Terumbu Karang Di Pulau Denawan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan)nya melaksanakan kegiatan pelepasan ratusan tukik serta transplantasi terumbu karang, di kawasan Pulau Denawan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kotabaru.

Kepala Dislutkan Kalsel Rusdi Hartono menjelaskan, pihaknya melakukan peninjauan tempat bertelurnya penyu, pelepasan tukik, serta transplantasi terumbu karang, di kawasan Pulau Denawan, Kecamatan Pulau Sembilan.

“Pelepasan tukik serta transplantasi terumbu karang tersebut telah kami lakukan pada Minggu 22 sampai Senin 23 September 2024,” ungkap Rusdi, kepada Abdi Persada FM, Rabu (25/9).

Pelepasan tukik ini tentunya, untuk kelestarian penyu di Pulau tersebut. Begitu juga untuk terumbu karang.

“Untuk terumbu karang yang ditransplantasikan sebanyak 100 lebih,” ucapnya.

Kegiatan ini, lanjut Rusdi, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk kelestarian sumber kelautan di Banua.

“Pemprov Kalsel terus berkomitmen untuk kelestarian laut di Banua ini,” ucap Rusdi.

Sehingga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak Pemerintah Daerah, LSM, masyarakat pesisir, serta lainnya, untuk bersama sama melakukan pelestarian sumber kelautan dan perikanan tersebut.

“Dengan menjaga kelestarian tersebut, maka dapat peningkatan perekonomian masyarakat pesisir dapat meningkatkan dengan hasil laut yang melimpah,” ucap Rusdi berharap. (SRI/RDM/RH)

Sukses Gelar AKSEL Virtual Run 2024, Bank Kalsel Buktikan Komitmen Penanaman 7.400 Bibit Mangrove

TANAH LAUT – Sebagai rangkaian dari event AKSEL Virtual Run 2024 yang sukses digelar, maka pada Rabu (25/9) Bank Kalsel bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, menutup kegiatan dengan aksi penanaman 7.400 bibit mangrove di Pantai Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Seluruh pendukung acara penanaman berfoto bersama

Acara penanaman ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Kartika Lisa, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah, Kepala Bank Kalsel KC Pelaihari, Andhy Andriyawan, Perwakilan Babinsa dan TNI AL Kabupaten Tanah Laut, serta Perwakilan Komunitas Lari (Banua Run, Gubernur Run dan South Borneo Runner). Kegiatan ini merupakan puncak dari kampanye #SehatDiriBumiLestari yang diusung Bank Kalsel dalam rangka Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebelumnya, lebih dari 1.000 pelari dari berbagai daerah telah berpartisipasi dalam event virtual run yang berlangsung dari 24 Juli hingga 14 Agustus 2024. Setiap kilometer yang ditempuh para peserta, dikonversikan menjadi satu bibit mangrove untuk ditanam, sehingga terkumpul total 7.400 bibit mangrove yang ditanam hari ini.

Dalam sambutannya, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Mitra Damayanti menyampaikan, bahwa AKSEL Virtual Run 2024 bukan hanya sekadar ajang lari, tetapi juga sebuah gerakan kolektif untukmemberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Penanaman 7.400 bibit mangrove hari ini adalah bentuk nyata dari kontribusi kita bersama untuk menjaga kelestarian alam. Kami berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, serta kepada stakeholders dan komunitas yang mendukung penuh kegiatan ini,” ungkapnya.

Senada dengan Mitra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, sangat mengapresiasi inisiatif Bank Kalsel menyelenggarakan kegiatan yang menggabungkan antara promosi gaya hidup sehat dengan upaya nyata pelestarian lingkungan.

“Penanaman mangrove ini sangat penting untuk menjaga ekosistem pesisir kita dari abrasi dan perubahan iklim. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan,” harap Hanifah.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Kartika Lisa, turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menyelenggarakan kegiatan ini.

“Semoga melalui sinergi dan kolaborasi antara Bank Kalsel dengan DLH Provinsi Kalsel yang telah memilih Desa Tanjung Dewa sebagai tempat penanaman mangrove, memberikan manfaat luar biasa untuk lingkungan kita. Kami juga berpesan kepada masyarakat agar menjaga tanaman mangrove yang sudah ditanam ini,” tuturnya.

Sebagai komunitas yang peduli akan kesehatan, tak lupa Rizqa Monada dari South Borneo Runners mengungkapkan rasa bangga bisa menjadi bagian dari AKSEL Virtual Run 2024.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berlari untuk kesehatan diri, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan. Semoga inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lari lainnya untuk melakukan kegiatan serupa yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan AKSEL Virtual Run 2024 ini, Bank Kalsel dan para peserta berharap dapat terus menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan menerapkan gaya hidup sehat. Penanaman mangrove hari ini bukanlah akhir, tetapi awal dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kelestarian bumi kita. (ADV-RIW/RDM/RH)

Anggota DPRD Kalsel 2024-2029 Ikuti Orientasi dan Dalami Tupoksi

JAKARTA – Orientasi Bagi Anggota DPRD Provinsi Angkatan XII resmi dibuka, seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan masa jabatan 2024-2029 aktifmengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut.

Suasana Orientasi Pendalaman Tupoksi DPRD Kalsel

Kegiatan yang merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pedoman Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kabupaten Kota ini berlangsung selama lima hari sejak tanggal 23 hingga 27 September 2024.

Sebanyak 55 anggota DPRD Provinsi Kalsel mendapatkan pembekalan materi yang diberikan dalam beberapa sesi, diantaranya tentang Wawasan Kebangsaan yang dilandasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, Sistem Pemerintahan Indonesia, hingga Penguatan dan Penegakan Peraturan Perundang-undangan.

Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Haryono, dalam pemaparan materi usai membuka langsung masa orientasi DPRD ini, menyampaikan bahwa BPSDM Kemendagri selaku pelaksana berharap setelah mencermati seluruh substansi materi dalam orientasi, Anggota DPRD Provinsi Kalsel dapat meningkatkan kapasitas untuk dapat semakin memperkuat kemampuan atau kompetensi sebagai anggota dewan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Sementara itu, usai mengikuti kegiatan orientasi hari pertama, Selasa (24/9), Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalsel, Kartoyo mengapresiasi kegiatan yang membahas lebih dalam terkait bagaimana seorang wakil rakyat dalam menjalankan tiga fungsi DPRD, yakni Budgeting (Anggaran), Controlling (Pengawasan), dan Legislation (Penyusunan Peraturan Perundang-undangan).

“Memang sudah sering kita pelajari, tapi aplikasinya ke masyarakat hari ini lebih jelas, mudah-mudahan dalam menjalankan tugas kami lebih tajam lagi untuk kepentingan masyarakatnya, tujuannya tetap untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Tingkatkan SDM di Balangan, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan Pokdarwis

TABALONG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata di kabupaten/kota bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdawis) di Kabupaten Balangan, dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)

Plh Kadispar Kalsel didampingi Kasi Pengembangan Masyarakat Dispar Kalsel Musrefinah Lediya dan Narsum

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin melalui Plh Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Noor, dalam rilisnya pada Rabu (25/9) mengatakan, dengan adanya pelatihan ini dapat semakin meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) karena Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi faktor utama guna mendukung kemajuan sektor pariwisata Banua khususnya di Kabupaten Balangan.

Plh Kepala Dispar Kalsel Muhammad Noor, saat memberikan sambutan

“Kami berharap pelatihan ini dapat diimplementasikan di setiap objek wisata oleh Pokdarwis,” pintanya

Disampaikan Muhammad Noor, selama pelatihan ini para peserta diberikan materi tentang SOP mitigasi bencana di objek wisata, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, dan story telling. Dimana, peran Pokdarwis sangat diperlukan untuk memajukan pariwisata dan mengembangkan perekonomian.

“Pokdarwis ini merupakan ujung tombak yang dapat memahami dalam mengelola objek wisata,” jelasnya

Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan,
dengan banyaknya destinai di Banua, diantaranya mempromosikan keindahan alam, budaya tradisional, maupun bangunan dan peninggalan bersejarah, tentu akan membuat wisatawan menjadi betah dan nyaman untuk berada di tempat wisata.

“Tingginya wisatawan, membuat maju destinasi wisata serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,” tutupnya

Untuk diketahui, dalam pelatihan menghadirkan Narasumber dari Kepala Disporapar Balangan, Novyandi Saputra, menyampaikan materi tentang Tata Kelola Pariwisata dan perwakilan PT Adaro dengam tema “CSR dalam Pengembangan Pariwisata”. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Gema Maulid Malam ke 21, Paman Birin : Teruslah Berkhidmat kepada Nabi Muhammad SAW

BANJARMASIN – Rangkaian Gema Maulid 40 Malam yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, terus mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat hingga malam ke- 21, pada Selasa (24/9). Acara yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota Banjarmasin.

Pada malam ke-21 ini, Gubernur dalam sambutannya yang diwakili oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB), Sri Mawarni menyampaikan komitmen Paman Birin dalam menjaga marwah Kalimantan Selatan sebagai wilayah yang religius. Komitmen Paman Birin dalam membangun Banua yang religius juga diwujudkan melalui kegiatan shalawatan rutin yang digelar setiap bulan.

“Acara ini selain kita bisa bersilaturrahmi yang lebih utama adalah sebagai wujud syukur kepada tuhan YME,” ungkap Mawar.

Dalam kegiatan Gema Maulid, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menegaskan pentingnya menjaga identitas religius Kalsel melalui kegiatan keagamaan yang masif dan berkelanjutan.

“Pada kesempatan ini saya mengajak kepada kita semua untuk meneladani sifat sifat Rasulullah dan menerapkannya kedalam keseharian kita terutama dalam berkerja dan melayani masyarakat,” tutup Mawar.

Untuk diketahui, pada Gema Maulid 40 Malam pada malam ke- 21, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menghadirikan Al Habib Hasan Bin Ali Al Idrus sebagai penceramah, dimana ceramah beliau didengar dengan khidmat oleh ratusan jema’ah yang berhadiri. (MRF/RDM/RH)

Pelantikan Pj Sekdako Banjarbaru Mendadak Batal, Nurliani : Ada Kendala Teknis

BANJARBARU – Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru yang terjadwal pada Selasa (25/9) pukul 13.00 Wita, di Aula Gawi Sabarataan mendadak batal.

Kesiapan acara Pelantikan Pj Sekdako Banjarbaru, Rabu (25/9)

“Ada kendala tekhnis sedikit,” ucap Pjs. Wali Kota Banjarbaru, Nurliani, singkat.

Menurut Bunda Nunung (sapaan akrabnya) undangan pelantikan yang Ia tandatangani sudah tersebar, perangkat acara sudah lengkap. Namun acara tak kunjung dimulai hingga waktu menunjukkan pukul 15.00 Wita.

“Penyebabnya tidak bisa saya sebutkan, tapi SK sudah di tangan. Kini kita menunggu waktu yang tepat,” tambahnya.

Untuk nama pejabat yang dilantik, Bunda Nunung tidak bisa menyebutkan, meski SK sudah ada.

“Kita tunggu saja, siapa yang akan dilantik nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, beberapa pejabat eselon 2, ketika ditanya, mengaku tidak tahu menahu penyebabnya.

“Kami tidak tahu, kami hanya undangan,” ungkap salah seorang Kepala Dinas.

Dari pantauan Abdi Persada sejak pukul 13.00 Wita, sebelumnya sejumlah pejabat lingkup Kota Banjarbaru, seperti para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten, dan seluruh Kepala Perangkat Daerah (Inspektur, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Satpol PP, Sekretaris Dewan dan Camat) Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru, Direktur RSDI dan para Kabag Setdako Banjarbaru terlihat rapi memakai PSL memenuhi Aula Gawi Sabarataan.

Bukan hanya pejabat lingkup Pemko, terlihat pula unsur pimpinan Forkopimda ada di ruangan tersebut.

Mereka menunggu kurang lebih dua jam, hingga akhirnya diumumkan, bahwa acara dibatalkan. (RDM/RH)

Exit mobile version