Tabalong Pintu Gerbang IKN, Supian HK : Kepala Desa Harus Maksimalkan Capaian Pembangunan

TANJUNG – Berhelat sepekan setelah Hulu Sungai Tengah, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK kembali menghadiri pengukuhan Kepala Desa di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tabalong bertempat di Gedung Pendopo Bersinar pada Senin (29/7).

Sebanyak 119 Kepala Desa dikukuhkan langsung Oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin.
Upacara pengukuhan tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menyebutkan Kades memegang jabatan selama delapan tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

Supian HK mengingatkan perpanjangan masa jabatan ini harus diiringi dengan komitmen kerja yang lebih baik. Lebih lanjut menurutnya, bertambahnya masa jabatan ini menjadi kesempatan para kades untuk menyempurnakan capaian pembangunan desa mengingat Tabalong merupakan pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN).

“Melalui perubahan masa jabatan ini, semoga para kades bisa berkomitmen untuk memaksimalkan pembangunan dan memimpin desanya menjadi lebih baik lagi pada masa jabatan yang lebih panjang ini, apalagi Tabalong sebentar lagi jadi gerbang IKN,” ucapnya.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya berpesan untuk selalu berinovasi dalam membangun desa, memberikan pelayanan yang cepat dan efisien serta transparan dalam pengelolaan keuangan desa.

“Jangan ragu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan, libatkan elemen masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan pembangunan desa agar dana desa bisa efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah serta penyerahan piagam penghargaan kepada Syarifah Syifa Anang Syakhfiani atas karya bakti dan pengabdian selama menjabat sebagai ketua TP PKK Kabupaten Tabalong masa bakti 2019-2024. (ADV-NRH/RDM/RH)

Kemenpora Berikan Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di Banjarmasin

BANJARMASIN – Kemenpora RI memberikan pelatihan pengembangan Kewirausahaan pemuda, untuk mendukung penciptaan ekosistem Kewirausahaan di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (30/7).

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora Hendro Wicaksono mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja dari Kemenpilora untuk pemuda yang ada di Kabupaten dan Kota di Tanah Air

Assisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI Hendro Wicaksono

“Saat ini pelatihan dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan tujuan meningkatkan wirausaha muda, sehingga pemuda setempat semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya.

Hendro berharap, sehingga kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan roda perekonomian di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Pemko Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora RI.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor didampingi Sekretaris Disbudporapar Banjarmasin Fitriah

“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi dengan digelar pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora,” ucap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Pemuda di Kota Banjarmasin diharapkan, tidak mudah menyerah dalam menjalankan usahanya.
Pemuda juga diminta, untuk tidak mudah menyerah, serta dapat menemukan peluang usahanya, agar dapat terus maju.

Sedangkan, Sekretaris Disbudporapar Kota Banjarmasin Fitriah mengatakan, pemuda Kota Banjarmasin yang mengikuti kegiatan Pelatihan dari Kemenpora ini, merupakan perwakilan pemuda dari wilayah ekstrim kemiskinan.

“Dengan melibatkan pemuda setempat pada pelatihan tersebut, maka kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan perekonomian mereka,” ucap Fitriah. (SRI/RDM/RH)

Pelindo Perluas Penerapan Autogate Pass ke-34 Pelabuhan

BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan perluasan penerapan pengoperasian autogate pass (gerbang masuk otomatis) ke-34 pelabuhan yang secara resmi akan berlaku serentak pada 1 Agustus 2024. Implementasi gerbang masuk otomatis ini sesuai dengan rencana penerapan transaksi non-tunai (cashless) di semua layanan pelabuhan, dimana sampai akhir tahun 2024 ditargetkan dapat terwujud di 59 pelabuhan.

“Tahun ini kami upayakan autogate pass dapat diterapkan di 35 Pelabuhan dan hingga bulan ini sudah mencapai 34 Pelabuhan. Pengimplementasiannya akan Go Live pada 1 Agustus 2024,” kata Putut Sri Muljanto, Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Putut menambahkan, pengoperasian gerbang masuk otomatis ini dapat memperlancar arus operasional kendaraan yang memasuki pelabuhan karena adanya proses pembayaran secara non tunai yang lebih cepat.

Dengan penerapan gerbang masuk otomatis tersebut, akses ke pelabuhan akan menggunakan kartu uang elektronik, dimana sebelumnya transaksi pembayaran dilakukan secara tunai berubah menjadi non tunai (cashless). Perubahan proses ini juga lazim disebut elektronifikasi transaksi keuangan.

“Implementasi sistem gerbang masuk otomatis pada pelabuhan oleh Pelindo sejalan dengan salah satu program kerja Bank Indonesia dalam mendorong elektronifikasi sistem pembayaran pada sektor ritel dan transportasi. Sinergi dan kolaborasi antara Pelindo, Bank Indonesia dan ekosistem sistem pembayaran terkait seperti perbankan dan penyedia infrastruktur sistem pembayaran, menjadi suatu keharusan dalam mewujudkan dan memperluas akses masyarakat pada ekonomi keuangan digital yang inklusif,” kata Amat Yunus, Deputi Direktur Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia dalam rapat koordinasi bersama Pelindo beberapa waktu lalu.

Tercatat pada 2024, Pelindo mengoperasikan gerbang masuk otomatis pada sejumlah pelabuhan. Yakni Gunung Sitoli, Sibolga, Tanjung Balai Asahan di Sumatera Utara, Lhokseumawe di Aceh, Bengkulu, Palembang di Sumatera Selatan, Tanjung Pandan di Bangka Belitung.

Selain itu, gerbang masuk otomatis juga diterapkan di Banten, Cirebon di Jawa Barat, Sunda Kelapa di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Intan, Tegal di Jawa Tengah, Pelabuhan Tanjung Tembaga, Gresik, Tanjung Perak, Tanjung Wangi, Kalianget di Jawa Timur, Pelabuhan Kotabaru, Batulicin, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Pelabuhan Sampit di Kalimantan Tengah.

Pada wilayah Indonesia Timur, gerbang masuk otomatis diimplementasikan di pelabuhan Manokwari, Jayapura, Biak, Fakfak, Tolitoli dan Pantoloan di Sulawesi Tengah, Gorontalo, Waingapu (Sumba), Maumere (Flores) di NTT, Bima, Ende-Ippi, Kalabahi dan Labuan Bajo.

“Selanjutnya, akan ada satu lagi pelabuhan yang akan menerapkan autogate pass yaitu Pelabuhan Merauke Papua. Dengan demikian, pada tahun 2024 ini seluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo akan menerapkan gerbang masuk otomatis.” ungkap Putut.

Menurut Putut, penerapan gerbang masuk otomatis ini berpotensi untuk menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa pelabuhan pada saat transisi. Misalnya dikarenakan belum familiar dengan uang elektronik, atau masih adanya pengguna jasa yang belum mempersiapkan kartu uang elektroniknya sehingga menimbulkan kepadatan antrian masuk ke pelabuhan.

“Kami meminta maaf apabila timbul ketidaknyamanan pada awal penerapan autogate pass ini. Perubahan cara pembayaran secara elektronik ini merupakan salah satu upaya Pelindo untuk memberikan layanan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pelindo menyiapkan petugas di gerbang untuk membantu para pengguna jasa yang membutuhkan bantuan di masing-masing pelabuhan selama 30 hari setelah Go Live. (Pelindo-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Kreativitas Pelaku Seni, Pemprov Kalsel Sukses Gelar FKTD 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian, sukses menggelar Festival Karya Tari Daerah (FKTD) 2024, pada Sabtu (27/7).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, baru-baru tadi mengatakan, Festival Karya Tari Daerah (FKTD) merupakan agenda rutin tahunan dari Bidang Kebudayaan Seksi Kesenian, dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kreatifitas pelaku seni di Banua. Ia berharap, pembinaan kesenian daerah ini dapat membuat seniman khususnya seni tari untuk terus berkarya.

Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, saat diwancara

“FKTD 2024 memiliki nilai positif sebagai pembinaan generasi muda di Kalsel,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Seksi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho menambahkan, Festival Karya Tari Daerah (FKTD) tahun 2024 ini mengangkat tema tentang “Jelajah Mantra Nusantara” diikuti 9 Kabupaten turut berpartisipasi, dengan menampilkan berbagai tarian khas daerah masing-masing.

Kasi Kesenian Disdikbud Kalsel, Sunjaya Adhiarsho, saat memberikan komentarnya

“Kami berharap, masyarakat secara luas dapat semakin mengenal karya seni khas Kalsel,” jelasnya

Lebih lanjut Sunjaya menambahkan, tema tentang “Jelajah Mantra Nusantara”diangkat salah satu jenis puisi tertua di dunia yang digunakan untuk ritual yang memiliki kekuatan. Di mana, Mantra diyakini oleh masyarakat tradisional khususnya di Nusantara bertujuan seperti menolak kesejahteraan bala, penyembuhan, bahkan percintaan. Mantra Nusantara merupakan gambaran perjalanan spiritual dan pencarian makna dalam kehidupan yang diungkapkan melalui gerakan tari. Menari dalam Mantra mengajarkan untuk hidup dengan penuh keselarasan, mengalir irama alam, mengikuti alur kehidupan dengan lembut, menemukan kebahagiaan, dan kedamaian dalam setiap gerakan.

“Juara 1 FKTD 2024, akan diikutkan ke event Kesenian Tari di Tingkat Nasional mewakili Kalsel, serta tampil pada parade Tari Nusantara Oktober mendatang,” tutupnya

Festival Karya Tari Daerah (FKTD) tahun 2024 menghadirkan Dewan Juri yakni, Setyastuti Dosen Pengajar Seni Pertunjukan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Heriyadi Haris, Gita Kinanthi dan Firhansyah Praktisi Seni Tari, Lupi Anderiani Praktisi Seni Musik Tradisi dan Budi Kurniawan, Jurnalis serta Pemerhati Seni Budaya.

Untuk diketahui, Juara I dalam Festival Karya Tari Daerah (FKTD) tahun 2024 diraih dari Kabupaten Tanah Bumbu, kegiatan dipusatkan di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Jelang Porwanas 2024, PWI Kalsel Lakukan MoU Dengan Media Massa

BANJARMASIN – Menjelang Pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XIV 2024, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menjalin kerjasama dengan Media Massa.

Kepada sejumlah wartawan, disela acara penandatanganan di Kantor Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Senin (29/7) mengatakan, dalam rangka menyukseskan Porwanas ke XIV tanggal 19 – 26 Agustus mendatang, pihaknya melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 39 media massa baik cetak, elektronik dan online. Ia berharap, event besar ini dapat berjalan lancar dan sukses nantinya.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie saat memberikan komentarnya

“Melalui kerjasama ini, akan semakin publikasi rangkaian kegiatan ke masyarakat secara luas,” ucapnya

Disampaikan Helmi, saat ini untuk persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional sendiri sudah mencapai 80 persen, mulai dari venue, hotel dan transportasi, karena ada sekitar 1600 wartawan yang akan datang ke Kalimantan Selatan termasuk official atlet.

“Ada sebanyak 34 Provinsi yang akan datang dan bertanding, bahkan dari 4 Provinsi baru yaitu Papua,” ungkapnya

Suasana sosialisasi persiapan Porwanas 2024

Lebih lanjut Helmie menambahkan, Porwanas XIV Tahun 2024 ini memiliki perbedaan dari pelaksanaan sebelumnya, yakni bernuansa baru dengan menghadirkan Cabang Karya Jurnalistik. Di mana, akan dipertandingkan
Lomba Kategori Fotografi, Karya Tulis, Videografi dan Reportase Radio, dengan mengangkat tema “Geopark Meratus”.

“Kami ingin membedakan, tidak hanya olahraga, tetapi mempertandingkan Karya Jurnalistik,” tutupnya

Adapun pertandingan yang akan dilombakan pada Porwanas ke – XIV 2024 diantaranya, Atletik, Biliar, Bulutangkis, Bridge, Catur, Tenis Meja, Tenis Lapangan, E-Sport, Futsal, Domino, Olahraga tradisional Balogo, Karya Jurnalistik, dan Karaoke (untuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia – IKWI). (NHF/RDM/RH)

Paman Birin dan Acil Odah Berpesan ke Pembakal se- Kabupaten Tabalong Terus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

TABALONG – Pemerintahan desa bukan hanya sebagai unit administratif terkecil, tetapi merupakan pondasi utama dalam struktur pembangunan bangsa. Kemajuan desa adalah cerminan dari kemajuan negara secara keseluruhan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong dan Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong di Kompleks Pendopo Bersinar Tanjung, Senin (29/7) pagi.

Gubernur Kalsel saat mengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa se Kabupaten Tabalong

Menurut Paman Birin, dari pemerintahan desa lah, sebagian pelayanan publik itu dimulai, dan dari desa pula, cukup banyak sektor ekonomi yang bergulir dan menopang perekonomian daerah.

“Karena itu, dalam kesempatan ini saya berpesan kepada para kepala desa agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jadikan kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan. Teruslah berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan,” ujar Gubernur dua periode itu.

Seluruh Kepala Desa Kabupaten Tabalong berfoto bersama Paman Birin dan Acil Odah

Paman Birin berpesan kepada 119 kepala desa yang diperpanjang masa jabatannya itu, untuk terus melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan dengan baik, dan jangan ragu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan.

Tidak hanya itu, suami dari Acil Odah itu juga mengajak kepada para kepala desa untuk melibatkan secara langsung masyarakatnya dalam membangun desanya masing-masing.

“Libatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan. kelola keuangan desa dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ungkapnya.

Maka dari itu, Paman Birin berpesan untuk menggunakan dana desa seefektif dan seefisien mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Dan harus menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dengan mengedepankan integritas dalam pengambilan kebijakan.

Apalagi, perpanjangan masa jabatan sebagai kepala desa kini resmi diperpanjang selama 2 tahun. Paman Birin berharap hal tersebut menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kinerja dan pencapaian.

“Tetaplah dahaga akan prestasi dan inovasi. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru yang dapat membawa kemajuan bagi desa,” pesan Paman Birin.

Paman Birin juga berpesan dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024, agar para kepala desa untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayahnya masing-masing.

“Untuk itu, saya mengimbau agar saudara-saudara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat. dorong partisipasi politik yang cerdas dan bertanggung jawab. Selain itu, jadilah figur pemersatu di tengah masyarakat. Tunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dalam menjembatani perbedaan pandangan politik di masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, dalam pelantikan perpanjangan masa jabatan kepada desa itu, juga dilaksanakan pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong berdasarkan SK Ketua TP PKK Provinsi Kalimanatan Selatan Nomor:03/KEP/PKK.PROV/VII/2024 Tanggal 22 Juli Tahun 2024.

Seusai melantik Pj Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong, Lis Sulastrini, Acil Odah juga memberikan piagam penghargaan kepada Syarifah Syifa Anang Syakhfiani selaku ketua TP PKK Kabupaten Tabalong periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Pj. Bupati Tabalong, Hamidah Munawarah, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Pj Sekda Tabalong Fitri Hernadi, Guru Supian Al-Banjari, jajaran Forkopimda Kabupaten Tabalong, Ketua Ikatan dan Organisasi Kewanitaan di Kabupaten Tabalong, Seluruh Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan, Pengurus PKK Kabupaten Tabalong, dan Seluruh Kepala Desa dan ketua TP PKK Desa se Kabupaten Tabalong. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Meriah! 5.000 Peserta Ikuti Jalan Santai Bergerak Menuju Indonesia Emas, HUT ke-24 Abdi Persada

BANJARMASIN – Meriah dan penuh kegembiraan. Inilah suasana di halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Minggu (28/7), saat 5.000 lebih peserta mengikuti jalan sehat yang bertemakan, “Bergerak Bersama Radio Abdi Persada Menuju Indonesia Emas”, yang digelar LPPL tersebut untuk memeriahkan hari jadinya ke-24 tahun ini.

Sejak pukul 06.30 WITA, ribuan peserta ini memenuhi halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, menunggu dikibaskan nya bendera start oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Ketika akhirnya bendera tanda dimulainya jalan sehat dikibaskan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, mewakili Gubernur, para peserta inipun dengan antusias menjalani rute lomba dari titik gedung Mahligai Pancasila, menuju mengelilingi komplek masjid raya Sabilal Muhtadin, dan kembali ke titik awal.

Antusiasme ini bukan tanpa alasan, karena hadiah senilai lebih dari ratusan juta rupiah menanti mereka. Mulai dari tas sekolah, jam dinding, penanak nasi, setrika, dispenser, kompor gas, smart tv, televisi LED 32 inchi, mesin cuci, kulkas, sepeda, dukungan dari seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, dan hadiah utama sepeda motor dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi, Muhammad Yani Helmi.

Tidak hanya bertabur hadiah, para peserta juga dapat menikmati sejumlah layanan. Yakni layanan Samsat Keliling, pemeriksaan kesehatan, dan juga donor darah. Pihak Abdi Persada FM juga menyediakan stand khusus bagi UMKM binaan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Pada kesempatan ini, Abdi Persada yang sudah memasuki usia ke-24 tahun ini, memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintah dan swasta.

Yakni untuk SKPD paling informatif kepada LPPL Abdi Persada FM tahun 2024, diberikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Dinas Kominfo Provinsi serta Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel.

Penghargaan juga diberikan kepada BAZNAS Provinsi Kalsel, sebagai mitra pada program Ramadhan 2024, Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel, sebagai mitra pada program Info Haji 2024, dan Bank Kalsel, sebagai mitra penunjang kegiatan LPPL Abdi Persada FM.

Dalam laporannya, Direktur Abdi Persada FM, Syarifah Norhani memaparkan, bahwa lebih dari 5.000 kupon yang telah dibagikan untuk masyarakat Kalimantan Selatan.

“Kami sangat senang masyarakat begitu antusias, mengikuti kegiatan Jalan Sehat Germas Banua, dalam rangka HUT ke-24 Abdi Persada FM. Dan ini juga menjadi rangkaian hari jadi ke-74 Provinsi Kalsel,” jelasnya.

Tidak lupa, Syarifah juga mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor dan mitra yang telah mendukung acara Jalan sehat tersebut.

“Semoga acara hari ini, membawa manfaat yang baik bagi kita semua, dan menjadi langkah awal menuju hidup yang sehat,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Dispora Kalsel Serahkan Bantuan Wirausaha Muda Pemula di Banua

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyerah bantuan kepada 70 Wirausaha Muda Pemuda (WMP) yang ada di 13 Kabupaten/Kota di Banua.

“Untuk tahun ini, penyerahan bantuan yang diberikan berbeda dengan tahun lalu,” ungkap Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah, Jumat (26/7).

Anugrah menjelaskan, untuk tahun ini bantuan diserahkan langsung ke penerima bantuan di Dispora Kabupaten/Kota setempat.

“Masing masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 10 juta,” ucapnya.

Bantuan ini, tambah Anugrah, diharapkan menjadi stimulasi bagi para pemuda dalam merintis usahanya.

“Dispora Kalsel memberikan dukungan kepada para pemuda untuk mengembangkan usaha, serta membuka peluang kerja bagi pemuda lain di daerahnya.

Menurutnya, bantuan untuk Wirausaha Muda Pemuda ini dianggarkan setiap tahunnya. Dengan tujuan, untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha para pemuda tersebut.

“Dengan berhasilnya para pemuda menjalankan usaha, maka akan menjadi contoh bagi pemuda lain di daerahnya agar termotivasi ikut berwirausaha,” tutur Anugrah.

Selain memberikan bantuan kepada WMP, Dispora Kalsel juga menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada pemenang Pemuda Pelopor Tahun 2024.

“Penghargaan diberikan kepada 15 pemuda, yang berhasil masuk 3 besar pada masing masing bidang yang dilombakan,” ujar Anugrah.

Hadiah yang diberikan, berupa uang pembinaan juara 1 sebesar Rp7,5 Juta, juara 2 sebesar Rp5 juta, serta juara 3 sebesar Rp2,5 juta.

“Penyerahan bantuan, penyerahan penghargaan kepada pemuda tersebut, tentunya berdasarkan arahan pesan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar pemuda tidak hanya mengukir prestasi, para pemuda diminta untuk ikut serta berperan membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan,” ucap Anugrah. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Tingkatkan Layanan Di Masyarakat, Dinsos Kalsel Apresiasi TKSK Dan PSM Berprestasi

BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan apresiasi kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Banua.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Surya Fujianorochim melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Kesejahteraan Sosial dan Kelembagaan Sosial, Dion Mulia Anggara Putra, kepada wartawan, Kamis (25/7).

Dion menyebutkan Dinsos Kalsel telah menggelar kegiatan seleksi TKSK dan PSM Berprestasi Tingkat Provinsi Tahun 2024 selama tiga hari yaitu 10 – 12 Juli 2024. Kegiatan tersebut, lanjutnya, dimaksudkan sebagai wujud perhatian Pemerintah Provinsi Kalsel untuk meningkatkan pelayanan TKSK dan PSM yang berkualitas dalam rangka kepentingan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam penyelengaaraan kesejahteraan sosial, meningkatkan peran masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, serta terbina dan terjalinnya peningkatan kerjasama/kemitraan antar pelaku penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Dion menambahkan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 24 orang yang terdiri dari pemenang TKSK sebanyak 13 orang dan PSM sebanyak 11 orang tingkat kabupaten se Kalimantan Selatan.

“Ada dua kabupaten yang tidak mengirimkan perwakilan PSM karena terkendala di daerahnya yaitu Kabupaten Kotabaru dan Tapin,” ungkapnya.

Dion menambahkan untuk pemenang dari seleksi TKSK Berprestasi yaitu Juara 1 dari Kabupaten Tabalong, Juara 2 dari Kabupaten Tapin, Juara 3 dari Kota Banjarmasin. Sedangkan untuk PSM Berprestasi yaitu Juara 1 dari Kabupaten Tabalong, Juara 2 dari Kota Banjarbaru, Juara 3 dari Kabupaten Tanah Laut.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan kompetensinya dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. (NRH/RDM/RH)

Sambut Harjad Kalsel, Kembali Digelar Kalsel Expo 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perdagangan Kalsel, kembali akan menggelar Kalsel Expo 2024 dengan melibatkan 200 Stand lebih. Kepada wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan, pada Kamis 25 Juli 2024 mengatakan, dalam rangka memeriahkan Hari Jari Provinsi Kalimantan Selatan ke 74 tahun, pihaknya kembali menggelar event tahunan yakni pameran Kalsel Expo 2024, mulai tanggal 11 – 15 September mendatang yang akan diikuti 200 stand lebih, berlokasi di Lapangan Murjani kota Banjarbaru.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan, saat diwancara

“Para peserta antar provinsi minimal lima stand, kemudian diikuti internal Provinsi Kalsel baik swasta maupun perorangan serta Luar negeri,” ucapnya

Ia menyampaikan, pameran Kalsel Expo 2024 ini dapat meningkatkan produk unggulan kearifan lokal juga untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) membuka jaringan pasar Nasional dan Global, serta memberikan coaching clinic untuk packaging produk lokal.

“Selama Kalsel Expo akan hadir narasumber dari Kemendag, Praktisi produk ekspor, serta Workshop Kewirausahaan UMKM Naik Kelas,” jelasnya

Salah satu Produk UMKM, dalam gelaran Kalsel Expo 2023

Lebih lanjut Sulkan menambahkan, dalam arahan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau dikenal Paman Birin, Kalsel Expo 2024 ini dapat lebih ditingkatkan kualitas dan volumenya dari kegiatan sebelumnya. Sosialisasi masih terus dilakukan, terkait yang akan dipamerkan serta waktu pelaksanaan nanti.

“Dengan terjalin mitra bisnis, tentu semakin meningkat pertumbuhan ekonomi di Banua,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version