Paman Birin Didampingi Acil Odah, Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Pambakal se-Kabupaten HSS

HULU SUNGAI SELATAN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah atau Acil Odah, mengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa (Pambakal) dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Gubernur dan Acil Odah berfoto bersama seluruh kepala desa yang dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya

Bertempat di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, sebanyak 139 Pambakal dan 810 Anggota BPD dikukuhkan langsung oleh gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, pada Rabu (31/7) siang.

Selain ucapkan selamat, Paman Birin juga berpesan bahwa jabatan adalah sebuah amanah untuk melanjutkan pengabdian di desa masing-masing.

“Kepada seluruh Kades dan Anggota BMD yang dikukuhkan, saya ucapkan selamat. Perpanjangan masa jabatan ini merupakan suatu amanah dan sekaligus kesempatan dalam melanjutkan tugas dan pengabdian untuk rakyat di desa masing-masing,” sampai Paman Birin.

Kedudukan dan jabatan Kades dan Anggota BPD, ujar Paman Birin memiliki ,peran yang sangat strategis dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Dari desa lah sebagian pelayanan publik dimulai. Dan dari desa juga banyak sektor ekonomi yang berputar dan menopang ekonomi daerah,” terang Paman Birin.

Oleh karena itu, Paman Birin berpesan agar para kades dan anggota BMD selalu mengembangkan diri untuk memberikan pelayanan yang memuaskan bagi rakyat.

“Jadikan kepuasan rakyat sebagai tolak ukur utama dalam keberhasilan pembangunan. Berinovasi dalam memberikan pelayanan yang efektif, efisien dan transparan. Lanjutkan program pembangunan yang telah berjalan dengan baik,” pesan Paman Birin.

Jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, tak lupa Paman Birin juga berpesan agar para perangkat desa selalu aktif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi politik.

“Peran Kades sangat krusial dalam menjaga kestabilan daerah, terutama jelang Pilkada 2024 yang akan datang. Laksanakan edukasi politik, jaga wilayah selalu dalam suasana kondusif aman dan nyaman. Ciptakan pesta demokrasi situasi kegembiraan. Kalau hal itu dilaksanakan, maka akan lahir juga pemimpin yang akan membawa kegembiraan bagi rakyat,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Pj Bupati Hulu Sungai Selatan, Hermansyah, turut sampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Paman Birin dalam acara ini.

“Terima kasih kepada Paman Birin dan Acil Odah, atas dukungan dan kehadiran langsung dalam mengukuhkan perpanjangan Kades dan Anggota BMD Kabupaten HSS. Semoga kehadiran Paman Birin dapat membangkitkan semangat Kades dan Anggota BMD HSS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Kukuhkan Kepala Kanreg VIII BKN, Ini Harapan Paman Birin

BANJARMASIN – Jam dinding di Mahligai Pancasila Banjarmasin, menunjukkan jam 09.00 WITA, saat Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor berdiri di tengah ruangan, untuk mengukuhkan Soni Sultana sebagai Kepala Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin yang baru, pada Rabu (31/7). Pengukuhan yang berlangsung sekitar 5 menit itu, turut disaksikan plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, Ketua DPRD Provinsi, Supian HK dan juga sejumlah perwakilan unsur Forkopimda Provinsi Kalsel.

Kepala Kanreg VIII BKN yang dikukuhkan (paling tinggi) berfoto bersama Plt Kepala BKN (kanan) dan Gubernur serta Ketua DPRD Provinsi Kalsel

Acara yang berlangsung khidmat ini, juga dihadiri para pejabat lingkup Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara Banjarmasin di Banjarbaru, serta sejumlah kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, mengucapkan terima kasih kepada pejabat sebelumnya, yang sudah berdedikasi tinggi dengan jabatan yang diembannya. Ucapan selamat datang pun diucapkan Paman Birin, kepada Soni Sultana yang baru saja dikukuhkan.

Paman Birin berharap, Soni Sultana yang menggantikan pejabat sebelumnya, Darmuji, dapat semakin memantapkan sinergi dan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalsel, dalam menyelenggarakan pengelolaan pemerintahan di Banua.

“Sebagaimana pejabat terdahulu yang menjalankan tugasnya dengan sukses, kita harapkan yang sama atau lebih sukses lagi,” harapnya.

Lebih lanjut, Paman Birin mengapresiasi kinerja jajaran Kanreg VIII BKN, yang selama ini telah mendampingi dan memfasilitasi berbagai upaya pemerintah daerah dalam melakukan kegiatan pemerintahan, guna menghadirkan berbagai inovasi penyelenggaraan manajemen pemerintahan daerah.

Sinergi yang telah terbangun antara BKN dengan pemerintah daerah, telah memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas aparatur pemerintahan.
Kerjasama mulai dari penyusunan formasi pegawai yang lebih tepat sasaran, proses rekrutmen yang transparan, hingga pengembangan kompetensi ASN yang berkelanjutan.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan Soni Sultana, kantor regional delapan dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepegawaian di wilayah Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sebelum proses pengukuhan, plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto menyampaikan terimakasih kepada Paman Birin, atas kesediaannya mengukuhkan Kepala Kanreg VIII BKN, Soni Sultana, yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN.

Kanreg BKN mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian tugas dan fungsi BKN di bidang pembinaan dan penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara di wilayah kerjanya, yang kewenangannya masih melekat pada pemerintah sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan. (RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel : BUMDesa Expo 2024 Ajang Perkuat Ekonomi Desa

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa Expo) 2024 yang dilaksanakan dilapangan Murdjani, Kota Banjarbaru. Pembukaan BUMDesa Expo dibuka langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Selasa (30/7) Sore.

Paman Birin (sapaan gubernur Kalsel) menyampaikan, program BUMDesa ini merupakan langkah menjadi bagian dari pilar untuk menunjang perekonomian warga. Sebagaimana bentuk upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam mendorong serta memberikan ruang BUMDesa untuk mempromosikan produk unggulannya.

“Kalsel telah memiliki 1.705 BUMDesa dari total 1.864 desa yang tersebar di 11 kabupaten,” ungkap Paman Birin.

Ia mengaku gembira dilaksanakannya BUMDesa Expo, yang dapat meningkatkan dan mengenalkan produk – produk BUMDesa di 10 Kabupaten di Kalsel.

Dengan mengangkat tema “BUMDesa – Dari Desa Untuk Kalsel Maju” Gubernur Kalsel mengharapkan BUMDesa di Banua ini siap dan mampu berdaya saing, serta dapat melakukan berbagai inovasi.

“BUMDesa merupakan skala prioritas pemerintah dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian masyarakat perdesaan, dan mewujudkan kesejahteraan,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah menyampaikan, BUMDesa Expo dilaksanakan mulai 30 Juli hingga 3 Agustus 2024, dengan maksud ajang promosi dan publikasi BUMDesa serta memperluas pangsa pasar pelaku BUMDesa yang ada di Kalsel.

“Kalsel merupakan wilayah yang memiliki BUMDesa tertinggi secara nasional dengan proporsi sekitar 91 persen,” ungkap Faried.

Ia menambahkan, pada BUMDesa Expo 2024, terdapat 75 stand yang meramaikan Expo kali ini, dimana stand BUMDesa sebanyak 11 unit, Stand TP PKK berjumlah 1 unit, stand Bank Kalsel berjumlah 1 unit, dan stand UMKM sebanyak 66 stand.

“Berkat Raudatul Jannah Sahbirin Noor sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, sepanjang 1 tahun belakangan dapat meningkatkan anggaran BUMDesa, dan tahun 2024 ini telah mengucurkan dana APBD senilai 1 Milyar,” tutup Faried.

Pembukaan BUMDesa Expo 2025 dihiasi dengan berbagai penampilan, salah satunya Tarian dayak kreasi dari Sanggar Saruga Tuah asal Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, yang berhasil tampil memukau dihadapan masyarakat saat opening ceremony BUMDesa Kalsel 2024 itu dengan mengusung tema: “BUMDesa, Dari Desa untuk Kalsel Maju.” bahkan tarian tersebut mendapat pujian langsung dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. (MRF/RDM/RH)

Upaya Penguatan Literasi Siswa, Perpusnas RI dan Dispersip Kalsel Laksanakan Gerakan Indonesia Membaca

BANJARMASIN – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia (RI) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkolaborasi melaksanakan kegiatan Gelar Wicara Gerakan Indonesia Membaca dan Workshop Sepekan 1 (satu) Buku.

Gelar Wicara Program Gerakan Indonesia Membaca di Kalsel

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka upaya penguatan budaya baca dan peningkatan kecakapan literasi masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan ini berlangsung di salah satu hotel berbintang selama dua hari yaitu 31 Juli – 1 Agustus 2024.

Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Sri Sumekar mengatakan salah satu yang melatarbelakangi digagasnya Gerakan Indonesia Membaca ini yakni masih rendahnya indeks literasi masyarakat Indonesia.

“Berdasarkan penelitian PISA 2022 lalu, skor kemampuan membaca kita sebesar 359 atau di peringkat 71 dan ini masih belum ada peningkatan. Selain itu, presentasi siswa yang mencapai kompetensi minimum literasi juga masih rendah yakni SMP 59 persen dan SMA 49,26 persen,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Sri diperlukan gerakan yang masif untuk memotivasi masyarakat Indonesia khususnya kalangan pelajar yang salah satunya melalui Gerakan Indonesia Membaca Sepekan Satu Buku ini.

“Gerakan ini kita laksanakan di 12 Provinsi dan Kalsel menjadi Provinsi yang ke-11. Saat ini sudah ada 2.084 siswa yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Sri juga mengungkapkan, dilihat dari aktivitas literasi membaca pelajar di Kalsel menempati peringkat 16 dan ini menjadi PR bagi Pemerintah Provinsi Kalsel untuk meningkatkannya.

“Secara nasional masuk dalam kategori sedang, namun kita harapkan nilai ini bisa ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie menyatakan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel untuk meningkatkan literasi membaca pelajar di Banua.

“Kami siap berkolaborasi karena peningkatan minat baca siswa ini masuk dalam ranah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel,” tegasnya

Nurliani sendiri juga mengaku bahwa pihaknya selama ini telah melaksanakan program perpustakaan keliling secara rutin baik itu menggunakan mobil perputakaan keliling dan trail pustaka untuk menyambangi sekolah-sekolah di daerah pelosok guna meningkatkan literasi mereka.

“Kita dari Dispersip menyediakan fasilitas baik itu baca buku di tempat (Perpustakaan Palnam dan Piere Tendea) dan perpustkaan keliling,” tuturnya.

Selain itu, Nurliani mengaku bahwa pihaknya secara rutin mengundang Duta Baca Indonesia dan Pendongeng, baik nasional maupun lokal untuk memotivasi masyarakat Banua, khususnya para generasi muda untuk mencintai perpustakaan dan juga buku.

“Kami sudah sering mendatangkan duta baca sejak duta baca Andrea Hirata, Najwa Shihab dan lainnya untuk memotivasi generasi muda kita” tukasnya.

Gelar Wicara Program Gerakan Indonesia Membaca Sepekan 1 Buku di Kalsel yang diikuti ratusan siswa, siswi, guru pendamping dan pustakawan ini menghadirkan narasumber yaitu Pustakawan Utama Perpusnas RI, Sri Sumekar, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie, dan Kepala SMAN 1 Martapura, Eko Sanyoto pada 31 Juli 2024.

Kemudian dilanjutkan Workshop Membaca Nyaring pada hari berikutnya 1 Agustus 2024, menghadirkan tiga pembicara yaitu Pustakawan Ahli Pertama Perpusnas, Hurin Anindia Aghnia, Co- Founder Komunitas Read Aloud Kalsel, Waluyo Agus Widodo dan Komunitas Reading Bugs, Julia Budihardja. (NRH/RDM/RH)

Santri TPQ/LPTQ Kota Banjarmasin Diharapkan Amalkan Al Qur’an

BANJARMASIN – Santri dan Santriwati TPQ dan LPTQ Kota Banjarmasin diharapkan tetap mengamalkan Al Qur’an meski telah diwisuda.

Wisuda ini dilaksanakan, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (31/7).

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan apresiasi atas digelarnya Khataman dan wisuda santri TPQ dan LPTQ ini,” ungkap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, kepada sejumlah wartawan usai mewisuda santri.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Sehingga, lanjutnya, anak anak ini tumbuh menjadi pribadi yang cinta Al Qur’an.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

“Pemko Banjarmasin mengucapkan terimakasih, kepada penyelenggara yang telah berhasil mengantarkan santri dan santriwati menyelesaikan pendidikan Al Quran hingga khatam,” ucap Arifin.

Pada kegiatan khatam Al-Quran dan wisuda ini diikuti sebanyak 112 santri dan santriwati di Kota Banjarmasin.

“Pemko Banjarmasin memberikan dukungan untuk peningkatan pendidikan cinta Al Qur’an di kota tersebut,” ujarnya.

Mengingat, pendidikan cinta Al Qur’an ini, sangat bermanfaat untuk anak anak kedepannya. Sehingga, perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dengan adanya pendidikan cinta Al Qur’an ini, maka diharapkan anak didik TPQ dan LPTQ dapat menjadi pribadi yang memiliki akhlak yang mulia,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

BSI Ajak 140 Anak Yatim Belanja, Ajarkan Literasi Transaksi Syariah

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkolaborasi dengan 7 (tujuh) Lembaga Amil Zakat (LAZ), menyelenggarakan acara Lebaran Anak Yatim untuk berbagi kebahagiaan berupa belanja bersama di Department Store daerah Bumi Serpong Damai (BSD), pada Sabtu (27/7).

Jumlah anak yatim yang mengikuti acara ini mencapai 140 anak yang berasal dari berbagai LAZ. Ketujuh LAZ tersebut adalah BSI Maslahat, Dompet Dhuafa, DT Peduli, Griya Yatim dan Dhuafa, LAZISMu, Rumah Yatim, dan Rumah Zakat.

Momen BSI mengajak anak yatim berbelanja di pusat perbelanjaan modern

Dalam siaran persnya, yang diterima Abdi Persada FM pada Rabu (31/7), SEVP Digital Banking BSI, Saut Parulian Saragih mengatakan, Perseroan ingin memberikan experience kepada anak yatim untuk berbelanja bersama BSI yang juga menjadi sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual bagi sesama.

Pada Muharram ini, BSI bersama LAZ kerjasama memberikan kesempatan belanja di supermarket menggunakan layanan BSI yakni BSI Mobile dan QRIS. Apresiasi ini juga sebagai bentuk syukur atas capaian transaksi Donasi Anak Yatim di BSI Mobile telah menghimpun dana sebesar Rp3 miliar.

Sementara itu, hingga Juni 2024, transaksi ZISWAF di BSI Mobile mencapai Rp4٫8 juta transaksi dengan volume penghimpunan dana mencapai Rp70 miliar.

BSI selalu memberikan laporan penyaluran dana ZISWAF dari para mitra LAZ sebagai bentuk tata kelola perusahaan yang baik. BSI juga menyediakan portofolio ZISWAF bagi nasabah yang ingin melihat penyaluran donasi sebagai bentuk transparansi.

“Untuk menambah kemanfaatan bagi masyarakat, beberapa strategi BSI dalam meningkatkan penghimpunan ZISWAF di BSI Mobile diantaranya adalah bekerja sama dengan mitra LAZ yang terverifikasi Depertemen Agama. BSI pun menyediakan menu program-program donasi tematik yang dibutuhkan masyarakat, dan melakukan kampanye peningkatan awareness ZISWAF di BSI Mobile,” tutup Saut. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version