PWI Kalsel Mantapkan Persiapan Porwanas 2024

BANJARMASIN – PWI Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi dan pemantapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional Tahun 2024, Selasa (2/7).

Suasana Rapat di Sekretariat PWI Kalsel Banjarmasin

Kepada Abdi Persada FM, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, melalui Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, disela rapat mengatakan, berbagai saran dan masukan sangat penting oleh seluruh Panitia Porwanas, seperti venue tempat perlombaan diselenggarakan, karena tidak hanya di kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, agar kegiatan berjalan lancar dan sukses dimulai tanggal 19 – 26 Agustus 2024. Terkait, pembukaan Porwanas akan digelar 20 Agustus mendatang.

Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, memberikan komentarnya

“Pihaknya mengundang Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka,” ucapnya

Disampaikan Toto, dari hasil koordinasi dengan berbagai pihak dan sudah mendapatkan lampu hijau ketersediaan Gibran untuk berhadir. Dengan demikian, di pertengahan bulan Juli, beberapa orang dari PWI dan Pemprov Kalsel akan berangkat ke Solo untuk mengantarkan undangan secara langsung kepada Wakil Presiden RI terpilih.

“Dalam gelaran Porwanas 2024 juga direncanakan olahraga santai yaitu Jalan Kaki bersama Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Gibran Rakabuming Raka, dan Kepala Daerah dari seluruh Provinsi,” jelasnya

Lebih lanjut Toto menambahkan, hingga saat ini gelaran event olahraga Nasional tersebut, disambut antusias yang sangat tinggi terbukti kini sudah masuk 33 Provinsi menyatakan siap mengikuti Porwanas ini di Kalsel , dan pihaknya masih membuka pendaftaran hingga 7 Juli mendatang.

“Rakor terus dilakukan sebelum dilaksanakan Porwanas pada Agustus mendatang,” tutupnya

Untuk diketahui, PWI Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pemantapan Panitia Porwanas tahun 2024, dipimpin Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie didampingi Sekretaris PWI Kalsel Toto Fachrudin dan Ketua SIWO Kalsel Irwansyah, Wakil Ketua Bidang, Para Koordinator Cabor, dan Tim Media Center/Humas Porwanas, bertempat di Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pelaku Usaha Kecil di Kota Banjarmasin Dibina Untuk Menjalankan Usahanya

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan sosialisasi program inkubasi usaha mikro kepada ratusan pengusaha kecil di kota tersebut, bertempat di salah Satu Hotel, di Banjarmasin, Selasa (2/7). Dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Ibnu Sina mengatakan, dilaksanakannya Sosialisasi Program Inkubasi Usaha Mikro ini, untuk pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Program Inkubasi ini merupakan andalan dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk melahirkan pelaku usaha mikro,” ungkapnya.

Karena Kota Banjarmasin merupakan Kota Jasa dan Perdagangan.

“Sehingga, Pemko Banjarmasin melakukan pengawalan selaka 6 bulan bulan kepada para pelaku usaha baru yang terdaftar, pada program kawal inkubator,” jelasnya.

Selain itu, pengawalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui dinas terkait, pada saat menghasilkan produk, menjual produk, serta pada saat mempertahankan usaha agar tetap berjalan.

“Alumni kawal inkubasi yang telah dihasilkan pada program Pemerintah Banjarmasin, saat ini sudah berhasil menjalankan usahanya,” ucap Walikota.

Diharapkan, pada program selanjutnya dapat berjalan sukses seperti sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari mengatakan, pada kegiatan ini diikuti sebanyak 100 lebih pelaku usaha kecil, yang ada di Kota Banjarmasin.

“Program kawal inkubasi ini berlangsung hingga Oktober mendatang,” ucapnya.

Pada program tersebut, pelaku usaha diberikan pemahaman awal, manajemen berkelanjutan dari usaha yang mereka tekuni. (SRI/RDM/RH)

Acil Odah Sapa Ramah Masyarakat Pelosok, Sosialisasikan Dampak Perubahan Cuaca

KOTABARU – Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah atau yang akrab disapa Acil Odah giat mensosialisasikan program keluarga tangguh bencana (Katana).

Katana adalah sebuah program edukasi membangun ketangguhan keluarga dari ancaman potensi bencana.

Bersama Gubernur H Sahbrin Noor atau Paman Birin melalui kegiatan turun ke desa (Turdes) Menjemput Aspirasi Menembus Batas ke 10, di hari kedua dari enam hari direncanakan, sejak 1 Juli 2024, momen bertemu masyarakat dimanfaatkan Acil Odah untuk turut mensosialisasikan pentingnya setiap keluarga mengenal potensi bencana di daerah tempat tinggal masing-masing.

“Moment pertemuan bersama masyarakat hari ini kita manfaatkan untuk mensosialisasikan pentingnya edukasi mitigasi bencana di lingkungan keluarga. Salah satunya adalah edukasi tentang perubahan iklim seperti kita alami sekarang,” terang Acil Odah , saat bersilaturahmi dengan warga Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru,Senin (2/7) pagi.

Dikatakan istri Gubernur Kalsel, dampak fenomena peralihan cuaca dari El Nino ke La Nina mulai dirasakan oleh masyarakat dari sejumlah daerah di Indonesia.termasuk Kalimantan Selatan

Dampak peralihan cuaca ke La Nina memicu peningkatan hujan hingga berpotensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir  angin puting beliung, atau tanah longsor.

Menurut Acil Odah, mitigasi atau upaya pengurangan risiko dari dampak bencana perlu disosialisasikan kepada masyarakat terus menerus oleh segenap unsur termasuk PKK.

Tujuannya agar setiap keluarga mengetahui cara sederhana melakukan mitigasi mandiri sebelum ada bantuan dari instansi penangulangan bencana.

Dijelaskan Acil Odah, Informasi penting yang perlu diketahui anggota keluarga, agar terhindar dari risiko bencana lebih besar, antara lain menyimpan nomor instansi penanggulangan bencana, mempersiapkan tas siaga bencana yang di dalamnya berisi obat- obatan, makanan ringan cukup satu.minggu, dan sejumlah uang.

Sementara itu berdasarkan pengamatan, setiap desa yang dikunjungi oleh Acil Odah selalu.disambut hangat masyarakat. Terlebih saat ia menyempatkan bercengkrama dengan para ibu rumah tangga dan anak anak.

Sapa ramah dan tutur kata yang berkesan dari perempuan yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel itu mengundang simpatik masyarakat.

“Terus rajin belajar Ya nak, betbakti kepada orangtua, sayangi keluarga dan teman. Insya Allah nanti menjadi anak sukses menjadi kebanggaan kedua orangtua,” doa Acil Odah sambil memberikan bingkisan makanan ringan kepada Angga, warga Desa Kemuning, Kecamatan Pulau Laut. Kotabaru.

Siti Aminah warga, Desa Aru mengaku senang bisa bersilaturahmi dengan Acil Odah.

Perempuan berusia 35 tahun ini juga menngungkapkan terkesan dengan kesederhanaan dan semangat Acil Odah dalam menginspirasi kiat sukses.

“Alhamdulillah hari ini bisa bertemu langsung dengan Istri Paman Birin. Sosok beliau perempuan sederhana dan bersahaja,” tutur Aminah. (RILIS/RDM/RH)

Paman Yani Apresiasi Turdes Menembus Batas ke-10

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengapresiasi upaya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang melakukan aksi Turun ke Desa (Turdes) dalam rangka memaksimalkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menuju Indonesia Emas 2045.

Apresiasi itu disampaikan wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani, saat mengikuti turdes hari pertama bersama rombongan Pemprov Kalsel, di Tanah Bumbu, Senin (1/7).

Suasana Turdes di Gedung 7 Februari, Pagatan, Tanah Bumbu, Senin (1/7)

Paman Yani menilai, Turdes Menembus Batas ke-10 itu, sangat relevan dengan misi pemerintah untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalsel yang mampu bersaing.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) mendampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (peci), saat meninjau pelaksanaan sunatan massal

Terlebih, kegiatan mulai 1-6 Juli 2024 ini di setiap titik lokasi diisi penyerahan berbagai bantuan dan aksi sosial, mulai paket sembako, sunatan massal, penanaman pohon, bantuan hibah Bumdes, bantuan sekolah, paket pertenakan dan perkebunan, hingga pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita.

“Upaya melalui kegiatan seperti yang dilakukan Pemprov Kalsel dibawah kepemimpinan Gubernur, Sahbirin Noor, membuktikan bahwa pemerintah kita sangat peduli terhadap peningkatan kualitas SDM. Apalagi sebentar lagi Ibu Kota Nusantara (IKN) akan pindah ke Kalimantan,” kata Paman Yani.

Disisi lain, kebijakan Gubernur akrab disapa Paman Birin dalam program relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Kendaraan Bermotor (BBNKB) II, menurut Paman Yani, juga membuktikan bahwa Pemprov Kalsel sangat perduli dengan kondisi ekonomi masyarakat.

“Program ini jelas meringankan beban sekaligus juga meningkatkan ketaatan masyarakat dalam membayar Wajib Pajak (WP). Apalagi hasil pajak yang dibayarkan juga untuk pembangunan daerah,” jelas Paman Yani.

Paman Yani berharap program yang digelar mulai 1 Juli – 9 Desember 2024 ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kalsel terutama daerah konstituennya yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Pajak itu dari rakyat dan untuk rakyat. Sebab itu masyarakat harus memanfaatkan keringanan yang sudah disediakan oleh Pemprov Kalsel ini. Terlebih pemprov Kalsel juga sudah mendirikan Samsat Keliling di hampir seluruh titik Turdes khususnya Tanah Bumbu dan Kotabaru,” pungkas Paman Yani.

Untuk diketahui, hari pertama Turdes Menembus Batas ke-10, rombongan Paman Birin yang juga didampingi Ketua TP PKK, Raudhatul Jannah, menyambangi Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, setelah sebelumnya telah menyerahkan bantuan di Desa Kurau, Tanah Laut.(SYA/RDM/RH)

Exit mobile version