Beragam Benda Koleksi dipamerkan Museum Wasaka Kalsel Melalui Pameran Temporer

BANJARMASIN – Untuk memperkenalkan beragam benda-benda koleksi peninggalan bersejarah di Kalimantan Selatan, Museum Wasaka menggelar Pameran Temporer.

Pemaparan materi tentang pengenalan Museum oleh Slamet triyanto, dalam Belajar Bersama di Museum

Kepada wartawan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Raudati Hildayati, usai pembukaan pada Kamis (20/6) mengatakan, Pameran Temporer ini bekerjasama dengan Museum Kayuh Baimbai kota Banjarmasin, Museum Candi Agung dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, Museum Rakyat Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Museum Makam Sultan Suriansyah Banjarmasin dan Komunitas Wasaka, gelaran dilaksanakan selama enam hari, sejak 20 – 25 Juni mendatang.

Foto bersama

“Kami ingin Pameran Temporer tidak hanya memperkenalkan dan mempublikasikan kepada generasi muda, tetapi dapat dimanfaatkan untuk rekreasi, interaksi baik sesama pengunjung dan komunitas di Banua,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Arry Risfansyah menyampaikan, selama Pameran Temporer berlangsung pihaknya menggelar Belajar Bersama di Museum selama tiga hari tanggal 20, 21 dan 24 Juni, bagi peserta didik dari 6 sekolah, yakni SMA PGRI 1, SMAN 5, SMKN 3, SMKN 5, SMA DAN SMK Sabilal Banjarmasin, satu sekolah diikuti 30 siswa dan siswi, dengan menghadirkan narasumber Slamet triyanto.

“Kita juga gelar Lomba Drama Petilan Perjuangan tanggal 21 dan 22 Juni malam Jam 19.00 WITA. Sedangkan Lomba Mewarnai untuk anak usia 7 – 8 tahun pada Minggu 23 Juni 2024, kegiatan dipusatkan di halaman Museum Wasaka Kalsel, Jalan Kampung Kenanga Ulu Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara,” jelasnya

Lebih lanjut Arry menambahkan, untuk kegiatan Belajar Bersama di Museum ini dimaksudkan, generasi muda dapat semakin melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya yang ada di Kalimantan Selatan, agar dikenal masyarakat secara luas. Para peserta didik tidak hanya diberikan materi tentang pengenalan Museum secara umum, tetapi melihat langsung berbagai benda-benda koleksi peninggalan bersejarah.

“Mereka mengunjungi ke stand-stand Pameran Temporer, ke pandai besi, dan pengumpangan, serta ke Museum Wasaka Kalimantan Selatan,” tutupnya

Untuk diketahui, Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka) dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Pameran Temporer, dibuka secara resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Muhammadun, diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, didampingi Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, dan jajaran Museum Wasaka Disdikbud Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version