Komisi III DPRD Kalsel Tindaklanjuti Permasalahan Perempatan Handil Bakti ke Kemenhub RI

JAKARTA – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalsel dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel berkunjung ke Direktorat Prasarana Transfortasi Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI), Jum’at (12/1).

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti hasil monitoring Komisi III DPRD Kalsel di perempatan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada Rabu (3/1) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya sepakat mengusulkan pembangunan lampu lalu lintas untuk mengurai kemacetan di perempatan Handil Bakti tersebut.

“BPTD Kelas II Kalsel ada melakukan kajian terkait kondisi lalu lintas di tempat tersebut dan akhirnya kajian tersebut kami dorong dan sampaikan dari DPRD Provinsi dan Dishub untuk kita tindak lanjuti secara menyeluruh. Jadi kita berharap kesemrawutan permasalahan lalulintas di simpang empat handil nanti bisa kita tangani,” harapnya.

Lebih lanjut, Sahrujani berharap usulan pembangunan lampu lalulintas di perempatan Handil Bakti tersebut bisa segera terealisasi.

“Kita akan membuat surat untuk dukungan supaya program ini bisa dilaksanakan paling tidak di tahun 2024. Kalau bisa pengeseran melalui APBN dan kalau memang tidak ya di tahun 2025,” terangnya.

Di lain sisi, Kepala Sub Direktorat Perlengkapan Jalan Direktorat Prasarana Transfortasi Jalan Kemenhub RI, Suhendro Wagiyono menyambut baik kedatangan rombongan dari Kalsel untuk membahas mengenai permasalahan perempatan ini.

“Jadi saya setuju saja kalau misalnya ini menjadi prioritas untuk menangani simpang empat,” ungkapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Potensi Alam di Banua, Komisi II DPRD Kalsel Gali Ilmu ke Biro APSDA Setda DIY

YOGYAKARTA – Diawal tahun 2024 ini, Komisi-komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung memadatkan beberapa agenda kegiatan. Salah satunya menggali informasi untuk meningkatkan potensi Sumber Daya Alam yang ada di Kalsel.

Atas dasar inilah, Komisi II DPRD Kalsel melakukan kaji tiru ke Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA ) Sekretariat Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (12/01).

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke Biro APSDA Setda DIY

Rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannoor diterima langsung oleh Kepala Biro APSDA Sekretariat DIY, Yuna Pantawati beserta jajarannya.

Kepala Biro APSD Setda Yogyakarta, Yuna Pantawati menyampaikan beberapa potensi lokal sudah mengalami peningkatan sesuai instruksi Gubernur Nomor 27/INSTR/2022 terkait Kolaborasi dan Sinergi Pentahelix Pengembangan Potensi Lokal untuk seluruh kabupaten/kota. Hal ini sebagai dasar pengembangan potensi lokal khusunya ke pelosok daerah untuk mewujudkan pertumbunhan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan.

“UMKM yang sudah terdata di di Platform “SiBakul” sebanyak kurang lebih 340 ribu yang tersebar di kabupaten/kota. Platform ini tidak hanya pendataan saja, tetapi juga pembinaan dan pendamingan dari dinas Koperasi UMKM dan stakeholder,” jelasnya.

Sementara , Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor menuturkan bahwa potensi SDA di Kalsel tak perlu diragukan lagi. Tak hanya sektor perkebunan, daerah ini juga memiliki potensi tanaman pangan, hortikultura serta peternakan yang sangat berpotensi bila diolah dengan baik.

“Salah satu alternatif untuk mendukung pengembangan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam yang ada di suatu wilayah dapat dilakukan melalui penyusunan Neraca Sumber Daya Alam,” terangnya.

Iqbal menerangkan penyusunan neraca sumber daya alam ini berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya alam yang dapat menguntungkan baik secara ekonomi dan lingkungan serta adanya kelangsungan bagi kesejahteraan masyarakat untuk generasi sekarang dan generasi penerusnya.

“Neraca ini tidak mengarah kepada SDA saja, sektor kelautan dan UMKM itu juga kita tingkatkan dua kali lipat,” tambahnya.

Iqbal berharap kedepannya, dengan adanya optimalisasi neraca perkonomian ini, potensi lokal di Banua dapat meningkat dan kesejahteraan para pelaku UMKM juga semakin meningkat. Itu juga beimbas pada SDA yang melimpah dan dipergunakan secara baik.

“SDA kita sudah cukup ya baik, hanya pengolahannya saja yang kita tingkatkan,” tegasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Gandeng Pemko Banjarbaru, Salurkan Bantuan Haul ke-19 Guru Sekumpul

BANJARBARU – Bank Kalsel terus berperan aktif mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, salah satunya kegiatan haul ke-19 Guru Sekumpul, yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari 2024 mendatang.

Bersama Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai salah satu pemegang saham Bank Kalsel, dan selalu bergandengan tangan dalam mensukseskan kegiatan Haul Guru Sekumpul setiap tahunnya. Di momen tahun ini Bank Kalsel menyerahkan satu ekor sapi melaui Program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung dan membantu untuk kelancaran acara tersebut. Penyerahan bantuan secara langsung dilakukan Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Arifin, kepada Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, yang didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa.

Acara ini berlangsung di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu (10/1).

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, menyampaikan bahwa sumbangan satu ekor sapi adalah wujud konkret dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam mensukseskan Haul ke-19 Guru Sekumpul tahun ini.

“Semoga berkah, semoga bermanfaat, tidak hanya untuk jamaah tapi juga untuk petugas yang ada di posko-posko haul,” ungkap Aditya.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan pada hari tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.

“Kami menyerahkan bantuan ini melalui Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, kepada Panitia Haul Guru Sekumpul yang berada di sekitar Landasan Ulin. Hal ini diharapkan dapat dibagikan kepada para jamaah yang sedang dalam perjalanan menuju kegiatan tersebut,” ungkap Khairunnisa.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan satu ekor sapi yang diberikan kepada pihaknya.

“Insya Allah, bantuan ini akan kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan makanan jamaah Haul Guru Sekumpul di sekitar wilayah dapur umum,” pungkas Abdullah.

Sebagai informasi tambahan, selain pembagian sapi, rencananya juga akan turut dibagikan snack sebanyak 2.000 box di halaman kantor, khususnya bagi jamaah Haul Guru Sekumpul dari Banjarmasin menuju Martapura. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version